Anda di halaman 1dari 7

SUSPENSI SULFUR PREITATUM

Tujuan:
1. 2. Mengenal dan memahami cara pembuatan dan komposisi bahan dalam sediaan suspensi Mengenal pengaruh bahan pembasah dari pensuspensi terhadap karakteristik fisik suspensi Data preformulasi: A. Zat Aktif Sulfur Precipitatum ( FILV : 771, martindale 28:504; 35 : 1452 ) Pemerian Kelarutan : Serbuk amoik / serbukhablur renik, sanagt halus, warna kuning pucat, tidak berbau dan tidak berwarna. : praktis tidak larut dalam air, sangat mudah lrut dalam karbondisulfida, sukar larut dalam minyak zaitun, praktis, tidak larut dalam etanol. Stabilitas Dosis OTT Khasiat : Dapat breaksi dengan logam, perak dan tembaga : sampai dengan 10% : Logam logam seperti perak dan tembaga : obat jerawat ( DI 88:2048 )

Penyimpanan : Dalam wadah tertutup rapat B. Zat Tambahan Veegum ( evapient hal. 166) Pemerian Kelarutan Konsentrasi : serbuk halus, putih, tidak berbau, tidak berwarna : tiadak larut dalam air dan dalam alkohol : 1% - 10%

Kegunaan

: suspending agent

Penyimpanan : Dalam wadah tertutup baik Gliserin ( excipient : 123 ) Pemerian Kelarutan Stabilitas OTT : cairan jernih seperti sirup, tidak berwarna, rasa manis dan tidak berbau : dapat bercampur dengan air setanol, tidak larut dalam kloroform,eter,minyak lemak : bersifat hiogroskopis, mengalami dekomposisi dgn pemanasan : gliserin dapat meledak jika dicampur ? bercampur dengan oksidator kuat seperti kloroform trioksida, kalium klorat Kegunaan dan : 3-15% sebagai wettimg agent Konsentrasi BJ : 1,26 > gr/cm2 kering. Na.Benzoat ( FI.IV= 584; excipient : 433 ) Pemerian Kelarutan Stabilitas OTT Konsentrasi Kegunaan : Serbuk hablur/glanur, tidak berbau, agak higroskopis : mudah larut dalam air, agak sukarlarut dalam etanol : stabildi udara, bila terkena sinar matahari lanbgsung dapat berbuah warna. : gelatin, garam besi, garam ca, logam berat seperti timah dan merkuri. : 0.02-0.05% : pengawet Penyimpanan :simpan dalam wadah kedap udara di tempat sejuk dan

Penyimpanan : dalam wadah tertutup baik, terlindung cahaya

Essence orange ( martindale : 680 ) Pemerian Kegunaan : cairan berbau harum : flavoring agent

Sunset yellow ( excipient 133) Pemerian Kelarutan Kegunaan : serbuk kuning, dalam larutan berwarna orange : mudah larut dalam air dan gliserin, agak sukar larutdalam Aseton : Coloring agent

I. TUJUAN PERCOBAAN 1. Mengenal dan memahami cara pembuatan dan komposisi bahan dalam sediaan suspensi. 2. mengamati pengaruh bahan pembasah dan pensuspensi terhadap karakteristik fisik suspensi. II. Teori Dasar Suspensi adalah sediaan yang mengandung bahan obat dalam bentuk halus dan tidak larut, terdispersi dalam cairan pembawanya. Menurut FI edisi IV, suspensi adalah sediaan cair yang mengandung partikel padat tidak larut yang terdispersi dalam fase cair. Suspensi merupakan system heterogenyang terdiri dari 2 fase yaitu fase kontinyu atau fase luar dan fase terdispers atau fase dalam. Fase kontinyu atau fase luar umumnya merupakan cairan atau semipadat, dan fase terdispersi atau fase dalam terbuat dari partikel-partikel kecil yang pada adasarnya tidak larut, tetapi terdispersi seluruhnya dalam fase kontinyu. Alas an pembuatan suspensi oral antara lain: Karena obat-obat tertentu tidak stabil secara kimia bila ada dalam larutan, tetapi stabil bila di suspensi Untuk beberapa pasien, bentuk cair lebih disukai disbanding bentuk padat karena mudahnya menelan cairan dan keluwesan dalam pemberian dosis Mudah diperiksa untuk anak-anak, juga mudah diatur penyesuaian dosis untuk anak Sifat yang diinginkan dalam sediaan suspensi farmasi: 1. suatu suspensi farmasi yang dibuat dengan tepat mengendap secara lambat dan harus rata lagi bila dikocok.

2. karakteristik suspensi harus sedemikian rupa sehingga ukuran partikel dari suspensi tetap agak konstan untuk waktu yang lama pada penyimpanan. 3. suspensi harus bias dituang dari wadah dengan cepat dan homogen. Suspending agent yang digunakan dalam pembuatan suspensi digolongkan dalam 3 kelompok, yaitu: 1. 2. 3. Suspending agent dari alam. Contohnya : PGA, Tragakan, Bentoit,PGS. Suspending agent dari bahan sintetis. Contohny : Tylose, CMC, HPMC. Suspending agent dari bahan organic polimer. Contohnya : carbaphol 934 Syarat-Syarat suspensi yang baik, yaitu: 1. 2. 3. Pengendapan perlahan-lahan dan bila dikocok akan homogen kembali. Mempunyai ukuran partikel yang konstan pada jangka waktu lama dan pada penyimpanan tidak rusak. Mudah dihitung dengan segera, untuk itu viskositas tidak boleh terlalu tinggi. Rheologi Suspensi Suspensi yang ideal akan memberikan viskositas tinggi pada kecepatan aliran yang rendah dan pentimpanan partikel-partikel yang akan mengendap sangat perlahan, pada kecepatan aliran tinggi, misalnya dengan adanya pengocokan pada sediaan suspensi maka viskositas akan menurun dan produk dapat dihitung dari bobotnya. Penggolongan sifat aliran : 1. Sifat aliran Newton ( kekentalan aliran )

Viskositas ini memiliki suatu koefisien konstan, yang tidak tergantung dalam jumlah absolute tegangan geser yang terdapat atau dari turunnya geseran yang berkuasa. 2. Sifat Aliran Bukan Newton ( kekentalan struktur ) Viskositas ini memiliki suatu ketergantungan yang lebih atau kurang tampak dari parameter D dan T. Menurut jenis alirannya dapat dibedakab : 1. Psendoplastis Pada bekerjanya gaya geser yang lebih tinggi, aliran yang mula-mula terhambat ( bagian kurva konveks ) beralih menjadi sikap aliran ideal atau hamper ideal viskositas turun dengan menaikan kebutuhan geser, system tersebut menjadi lebih cair. 2. Dilatan Mekanisme alirannya dalam keadaan diam patikel-partikel bahan padat dikelelengi oleh suatu selubung solvate, melalui kerja gesekan terjadi suatu pengurangan atau kehilangan selubung cairan yang meluncur sehingga partikel lebih padat dan diikuti kenaikan viskositas. 3. Plastis Dinyatakan sebagai eksistensi suatu batas aliran yang mempunyai system yang elastis. 4. Jika aliran berlangsung kekentalan ideal disebut tubuh bingham atau tubuh plastis ideal Jika aliran berlangsung kekentalan struktur disebut tubuh casson atau tubuh plastis tak ideal. Tikrotopik Diartiaka asotherm sehingga menyebabkan penurunan viskositas bolakbalik. Contohnya : salep, sifat aliran ini berkaitan pada eksistensi suatu struktur perendah bagian dalam.

Factor yang mempengaruhi suspensi yaitu viskositas atau kecepatan mengendapnya partikel yang terdapat dalam hokum stokes : Rumus ga bias nulisnya Bahan suspensi dikelompokan menjadi 2, yaitu: 1. 2. Alam : acacia (gorn arab) , chondrus, tragakan, tanah liat. Sintetis : Derivat Selulosa : metal selulosa, CMC, HPMC Golongan organic Polimer : carbophol 934