Anda di halaman 1dari 50

ESENSI NUTRISI

By : Herniyatun, S.Kp

Fungsi Nutrisi
Membentuk

dan memelihara jaringan

tubuh Menghasilkan energi Mengatur pekerjaan / proses kimiawi di dalam tubuh memelihara tubuh terhadap serangan penyakit

Karbohidrat

Senyawa yang terdiri dari Karbon, Hidrogen, dan Oksigen Terdiri dari karbohidrat sederhana dan kompleks Merupakan sumber energi yang paling ekonomis dan paling banyak tersedia Karbohidrat merupakan penghasil energi yang cepat dan menghasilkan serat 1 gr KH = 4 Kcal atau 17 joule Katabolisme KH = energi, CO2 dan air Anabolisme = glikogen yang disimpan di hati dan otot

Jenis Karbohidrat

Monosakarida : glukosa, fruktosa dan galaktosa dapat diserap langsung ke pembuluh darah Disakarida : sukrosa, maltosa dan laktosa Polisakarida : kanji dan selulosa

Monosakarida

Jenis gula yang paling umum di dalam tubuh adalah glukosa Hypoglikemi / hyperglikemi berhubungan dengan kadar glukosa dalam darah Sumber glukosa ; madu, buah - buahan, dan beberapa jenis sayuran Fruktosa / levulosa : sangat manis fruktosa dan galaktosa biasanya terdapat dalam jenis makanan yg sama Galaktosa merupakan hasil akhir dari pencernaan susu Sumber fruktosa ; madu, buah - buahan

Disakarida

Frutosa + glukosa = Sukrosa Sukrosa dapat berbentuk gula merah, pemanis dalam sirup, dan berbagai jenis makanan Sumber : Sugar beet, tebu, buah - buahan dan sayur - sayuran Laktosa hanya terdapat dalam susu Laktosa dipecah dengan enzim galakto transferase menjadi glukosa dan galaktosa

Pada umumnya bayi dapat mencerna laktosa laktose intolerance : tubuh tidak bisa mencerna laktosa menjadi glukosa dan galaktosa Jika tubuh kekurangan galaktosa bisa menyebabkan retardasi mental
Laktose intolerance lebih sering terjadi pada orang kulit hitam dan orang asia dibanding kulit putih Pengidap laktose intolerance bisa manggunakan susu yang sudah dicerna oleh bakteri : Yogurt, keju

Polisakarida

Kanji : sumber KH utama dalam diit Sumber kanji : padi, akr - akaran, ubi - ubian, dan biji - bijian. Selulosa : tidak bisa larut dan tidak bisa dicerna, banyak mengandung serat. Sumber selulosa ; kulit biji - bijian, seluruh biji bijian padi, sayuran berserat, dan buah - buahan. Glikogen : cadangan KH yg disimpan di hati Jika tubuh hipoglikemi, glikogen akan dirubah menjadi glukosa dengan dirangsang oleh hormon glukagon yang dikeluarkan oleh sel alfa pankreas.

Lemak

Lemak terdiri dari : Karbon, hidrogen dan aksigen Tidak larut air tetapi larut dalam pelarut organik : kloroform, eter, dan petrolium. Sumber : lemak hewani dan lemak tumbuhan ; kelapa, sawit, jagung dll Fungsi :
mempertahankan fungsi struktur jaringan tubuh

khususnya jaringan syaraf , pelindung terhadap luka mekanik dan untuk mempertebal lapisan sekitar organ penting seperti ; jantung, ginjal, payudara, dan usus mempertahankan suhu tubuh

Fungsi lemak yang lain

Meminyaki saluran cerna sehingga memperlancar defekasi Membuat makanan menjadi lebih enak dan dapat mencegah lapar Pelarut vitamin ADEK

Klasifikasi lemak

Lemak sederhana : asam lemak dan trigliserida lemak kompleks : fosfolipid dan lipoprotein derifat lemak : sterol seperti kolesterol
Menurut sumbernya lemak dibagi ;
lemak nabati : banyak mengandung asam lemak tak

jenuh ganda atau tunggal, kecuali lemak yang berasal dari kelapa lemak hewani : banyak mengandung lemak jenuh seperti Asam miristat (C14), asam palmitat (C16), dan asam stearat (C18)

Asam Lemak Esensial

Tubuh tak mampu mensintesis : asam linoleat dan linolenat. Harus diperoleh dari makanan tubuh juga membutuhkan asam arachidonat yang didapat dari sintesis asam linolenat. Sumber : mentega, daging, telur, kuning telur, kacang kedelai, jagung dan minyak zaitun

Fungsi asam lemak esensial

Membantu metabolisme kolesterol memelihara fungsi dan stabilitas membran sel membantu pembentukan beberapa hormon jika kekurangan asam lemak esensial : eksim, dermatitis, dan rash. Kebutuhan : 3 - 4 % dari total kalori, meningkat kebutuhannya pada remaja dan dewasa muda

Kolesterol

Kolesterol ditemukan di semua jaringan tubuh, khususnya hepar, darah, otak dan jaringan syaraf.Kolesterol berguna untuk memproduksi hormon kortison dan hormon lain, Vitamin D, dan cairan empedu. Kolesterol dalam darah dihasilkan dari ; diit / kolesterol eksogen, 25 - 50% bisa diserap, sisanya dibuang hasil sintesa dalam tubuh / kolesterol endogen, sintesis akan ditekan jika masukan dari luar banyak

Masukan lemak berlebih akan menyebabkan timbunan kolesterol abnormal dan menyebabkan timbunan lemak di pembuluh darah yang mengakibatkan aterosclerosis atau penyakit jantung bawaan Jika LDL (Low Density Lipoprotein) tinggi, maka resiko penyakit jantung koroner meningkat Jika HDL tinggi maka resiko penyakit jantung bawaan menurun

Pencernaan Lemak
Lemak tidak dicerna dalam keadaan asam ( lambung ), lemak hanya bisa dicerna dalam suasana basa, sehingga lemak hanya bisa dicerna di usus halus karena telah mendapat sekret basa dari pankreas dan empedu kelbihan konsumsi lemakdisimpan dalam bentuk jaringan adiposa / lemak, bisa mengakibatkan obesitas dan erat kaitannya dengan penyakit kardiovaskuler

Protein

Protein merupakan pembangun jaringan tubuh Protein terdapat pada : otot, kelenjar, organ dalam, otak, syaraf, kulit, rambut, kuku, enzim dan hormon

Klasifikasi protein

Protein Sederhana : hanya mengandung asam amino dan derivatnya, Contoh ; albumin : lactalbumin(susu), dan serum albumin dalam darah albuminoid : keratin dalam rambut dan kulit, gelatin globulin : ovoglobulin (telur), serum globulin dalam darah Glutein : gluten dalam gandum prolamin : zein dalam jagung dan gliadin dalam gandum

Senyawa protein

Chromoprotein ( protein dan chromorpat ) : hemoglobin glikoprotein dan mukoprotein ( protein dan Karbohidrat ) : mucin lipoprotein (protein dan trigliserida atau asam lemak lainnya ): kolesterol dan phosfolipid Nukleoprotein ( protein dan asam nukleat ) : purin

Fungsi Protein

Menjaga proses fifiologi tubuh karena bahan utama pembentukan hormon ( insulin ), protein plasma ( hemoglobin dan albumin ), antibodi dan kromosom. Pertumbuhan, pemulihan dan memelihara struktur tubuh metabolisme tubuh ; enzim keseimbangan asam basa : buffer sumber energi penawar racun / detoksifikasi

Kebutuhan protein

Kebutuhan pada orang dewasa rata - rata 0,8/kg BB/hari kebutuhan meningkat pada :
orang yang mempunyai ukuran tubuh lebih

besar ibu hamil dan menyusui anak - anak ( masa pertumbuhan, butuh 2 - 3 kali kebutuhan dewasa ) pubertas

Pencernaan protein

Pencernaan mekanik dimulai di mulut, lambung dan usus pencernaan kimiawi dimulai di lambung labung mengeluarkan enzim :
pepsin : memecah protein menjadi proteosis, pepton

dan polipeptida HCl : dihasilkan sel parietal lambung berfungsi untuk mengubah pepsinogen yang tidak aktif menjadi pepsin, HCl juga berfungsi sebagai katalisator pencernaan protein Renin : diperlukan bayi untuk mencerna susu, berkurang pada dewasa Protein juga dicerna di usus halus dengan produk akhir asam amino

Sumber protein

Protein hewani Protein nabati

asam amino esensial yang penting bagi tubuh : valin, leusin, threonin, methionin, lysin, isoleusin, phenylalanin, dan tryptophan

Vitamin

Dibutuhkan dalam junlah sedikit Tubuh dapat mensintesis sedikitnya 3 dari 13 jenis vitamin yaitu A,D,dan niasin Vitamin dikategorikan menjadi 2 yaitu larut dalam air dan larut dalam lemak Vitamin larut dalam air yaitu C,B1,B2,B6,niasin, asam folat,vitamin B12, asam pantotenik dan biotin. Istilah B kompleks artinya semua vitamin yang lardalam air kecuali vitamin C

Vitamin C

Fungsi untuk proses perombakan protein (asam amino), pembentukan jaringan kolagen, mempengaruhi absorbsi ginjal Kebutuhan 45 mg/hari Sumber : buah segar, stawbery,tomat. Gelala kekurangan : scurvy ( kumpulan gejala penyakit meliputi kerusakan tulang, pecahnya pembuluh darah, perdarahan gusi, infeksi, hematedan melena.

Vitamin B1 / Thiamin

Kebutuhan : 1,5 mg/hari Fungsi : untuk metabolisme Karbohidrat dan asam amino Sumber : hati, biji gandum,susu, daging babi Gejala kekurangan : beri - beri

Vitamin B2 / Riboflavin

Kebutuhan :1,8 mg/hari Fungsi : membantu proses oksidasi di dalam tubuh, memelihara jaringan tubuh Sumber : susu, hati, jantung, gimjal, brokoli, padi, keju

Vitamin B6 / Piridoksin

Kebutuhan : 2 mg/hari Fungsi : pembentukan asam amino, mempengaruhi kerja membran sel Sumber : gandum, ragi, ikan, hati, dan daging babi Tanda defisiensi : kejang, dermatitis, gangguan saluran cerna seperti mual dan muntah

Vitamin B9 / asam folat, asam pteroilglutamat

Kebutuhan : 0,4 mg/hari Fungsi : meningkatkan pertumbuhan, reproduksi sel sel genetika, pematangan sel sel darah. Sumber : sayuran hijau, daging, hati, ikan, kacang kacangan Tanda defisiensi : anemia megaloblastik dan anemia makrositik

Asam Pantotenat

Kebutuhan perhari tidak diketahui Fungsi : Membantu pembentukan acetil CoA dari asam pirufat sehingga membantu metabolisme karbohidrat dan lemak. Sumber : hati, kuning telur, ragi, biji gandum. Tanda defisiensi : penurunan metabolisme karbohidrat dan lemak

Vitamin B12 / Cobalamin

Kebutuhan : 3 mg/hari Fungsi : meningkatkan pertumbuhan, mematangkan sel darah merah, berperan dalam sintesis rNA dan DNA Sumber : hati, ginjal, sayuran hijau, asparagus. Tanda kekurangan : anemia pernisiosa, penurunan sensasi perifer, dan paralisis

Vitamin A

Kebutuhan : 500 IU (International Unit ) Fungsi : menjaga penglihatan agar tetap normal, memelihara kulit dan membran mukosa dan memelihara pertumbuhan sel Sumber : hati, wortel, kentang manis, bayam, brokoli, semangka, labu. Tanda defisiensi : kulit bersisik, kegagalan pertumbuhan, kerusakan kornea dan buta

Vitamin D

Kebutuhan : 400 IU Fungsi : Meningkatkan absorpsi kalsium dari saluran cerna, dan membantu pembentukan tulang Sumber : susu dan minyak hati ikan, dibuat oleh kulit dengan bantuan sinar matahari. Tanda defisiensi ; riketsia / kelainan bentuk dan ukuran tulang

Vitamin E

Kebutuhan : 15 IU Fungsi : membantu memelihara struktur sel, dan pembentukan sel darah merah Sumber : gandum, sayur hijau, dan minyak sayuran Tanda defisiensi : dapat menyebabkan kemandulan pada hewan jantan, sering disebut vitamin anti kemandulan

Vitamin K

Kebutuhan : tidak diketahui secara pasti Fungsi : membantu pembentukan prothombin dalam hepar untuk pembekuan darah. Sumber : sayuran hijau, hati, kacang kedelai. Tanda defisiensi : tidak aplikabel / not aplicable Vitamin K disintesis oleh bakteri dalam kolon

Mineral

Mineral diklasifikasikan berdasarkan jumlah yang diperlukan oleh tubuh. Jika kebutuhan lebih dari 100mg/hari disebut macronutrient ( kalsium, fosfat, natrium, klorin, kalium, sulfur, dan magnesium ) Jika kebutuhan tubuh kurang dari 100mg/hari disebut micronutrient Fungsi ; pembentukan tulang, gigi, membantu pergerakan otot, mengatur proses fisiologi tubuh, keseimbangan asam basa , pembentukan sel baru / pertumbuhan bayi dan balita.

Kalsium
Kadar normal serum ion kalsium : 4,5 5,3 m Eq/L dan kadar total kalsium serum sebesar 8,5 10,5 mg/dl. Fungsi : transmisi neural, pengaturan sistem enzim dan coenzim dalam pembentukan darah, pembentukan tulang dan gigi, kontraksi otot. Sumber : susu, keju. Defisiensi : gigi jarang dan riketsia, gangguan tulang dan gigi ibu hamil, pembekuan darah lambat, gangguan kontraksi otot dan penghantaran impuls syaraf.

Hiperkalsemia dapat terjadi pada : hiperparathyroidisme, hiperthyroidisme, myeloma multipel, penyakit ginjal, paralisis otot rangka, sarcoidosis, insufisiensi kelenjar anak ginjal. Tanda dan gejala hiperkalsemia ; kelemahan, ataksia, nyeri pada tulang dan sendi, hipotonik, penurunan refleks tendon, letargi , apatis, dan depresi.

Natrium / Sodium

Na merupakan kation utama ekstra sel dan bertanggung jawab terhadap tekanan osmotik. Fungsi :mengatur volume cairan tubuh, berperan dalam konduksi neuromuskular, penyebaran impuls saraf, keseimbangan asam basa / pH Sumber ; garam dapur Kadar normal Na serum ; 135 145 m Eq/L Kadar normal Na Intrasel : 10mEq/L

Analisa serum elektrolit

Na + = 135-145 mEq/l K+ = 3,5-5,0 mEq/l Cl- = 100-106 mEq/l HCO3- = 24-32 mEq/l Kreatinin serum =0,6-1,5 mg/100 mol Hitung platelet : 150,000-350,000 /mm3

Hiponatremi terjadi karena : matruka Na kurang, malnutrisi berat, perdarahan, luka bakar, penghisapan cairan lambung, muntah, diare, peritonitis, gangguan fungsi ginjal, dan insufisiensi kelenjar anak ginjal. Hipernatremi dapat terjadi karena : poliuri pada pasien diabetes insipidus, penggunaan obat diuretik seperti manitol, penyakit ginjal, PJKongestif, atau karena therapi infus natrium yang berlebihan.

Kalium / Potasium

Merupakan kation utama dalam sel Fungsi : penghantaran listrik pada otot dan kerja jantung, memelihara tekanan osmotik intrasel, memlihara keseimbangan asam basa, sintesa protein dan metaboloisme KH Nilai normal 3,5 5,0 mEq/L Hipokalemi dapat terjadi pada diabetes asidosis, nefritis, terapi penicilin natrium dosistinggi, penyalahgunaan laksatif, peradangan usus besar, anoreksia nervosa dan diit tinggi natrium Hiperkalemi dapat terjadi pada retensi kalium karena penurunan ekresi ginjal, hipovolemi, pemberian kalium yang berlebih, kemoterapi sitotoksik, asidosis metabolis dan anoreksia.

Fosfor, klorin, Magnesium, Sulfur

Fosfor tedapat pada susu dan daging Berfungsi dalam pembentukan tulang dan gigi,digunakan dalam struktur sel, dan membantu penggunaan glukosa. Fosfor adalah suatu komponen dari senyawaATP berenergi tinggi yang merupakan bentuk energi yang dapat digunakan oleh tubuh.

Fosfor berkontribusi dalam 1% BB dan dan 80 % dalam tulang dan gigi

Klorin

Terdapat dalam garam dapur Berperan dalam pembentukan HCl, dan mengatur cairan tubuh bersama natrium Klorin bersama dengan natrium, kalium, magnesium, berperan dalam memelihara tekanan osmotik antara sel dan cairan disekelilingnya, memelihara keseimbangan asam basa, dan mempertahankan fungsi otot pernapasan

Magnesium

Berperan dalam relaksasi otot setelah berkontraksi, metabolisme KH, sekresi hormon paratiroid, membantu pengangkutan natrium, dan kalium melewati membran sel, berperan dalam sintesis protein dan asam nikleat. Nilai normal 1,8 3,0 atau 1,5 2,5

Hipomagnesia dapat terjadi pada pembedahan/reseksi kolon, sindrom malabsorpsi, penghisapan cairan lambung dalam waktu lama, alkoholisme kronik, toksemia pada kehamilan dan terapi obat obatan yang mempengaruhi keseibangan magnesium seperti aminoglikosida(gentamicin, tobramicyn)anti fungal(amphotericin),agen kemotherapi(cisplatin),dan overdosis kalsium atau vitamin D.

Hipermagnesia dapat terjadi karena penurunan fungsi ginjal, masukan atau penyerapan magnesium yang berlebihan, diabetes ketoasidosis yang tidak tertangani, diare kronik dan penyakit penyakit yang mempengaruhi absorpsi lambung. Sulfur merupakan mineral penting dalam sintesa asam amino dan terdapat dalam jumlah banyak pada tulang, rambut dan kuku, semua sel tubuh.

Micronutrien

Iodium dan zat besi. Jumlah sedikit tetapi kelenjar tiroid tidak dapat berfungsi tanpa iodium Iodium diperlukan untuk pembentukan hormon tiroksin Pencegahan defisiensi dengan suplemen garam beriodium Kebutuhan zat besi sedikit tetapi merupakan bahan baku hemoglobin Hb merupakan senyawa dalam sel darah merah sebagai pengangkut oksigen Anak balita, remaja, wanita hamil dan menyusui memerlukan zat besi yang lebih banyak dari pada pria.

Trace mineral

Diperlukan sangat kecil Penting untuk berbagai proses fisiologis tubuh Jenis mineral : chromium, tembaga, seng, arsenic, almunium, cobalt, fluor, manganese, nikel, molybdenum, silicon, dan selenium. Mineral ini berperan dalam absorpsi dan sintesis mineral lain, pembentukan enzim dan proses metabolisme.

Air
60 70 % dari BB orang dewasa 80% dari BB bayi Pada orang dewasa akan kehilangan air kira kira 2,37 liter dalam setiap hari melalui keringat, ginjal dsan pernapasan