Anda di halaman 1dari 6

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Pemicu Pada presentasi kasus para dokter muda sedang membahas salah satu pasiennya yaitu bayi berumur 2 hari, jenis kelamin lakilaki yang pada pemeriksaan radiologi terdapat gambaran usus besar yang melebar. Penyakit ini ditandai dengan tidak adanya selsel ganglion otonom pada lapisan mienterik dan submukosa usus besar. Pada kasus ini terjadi gangguan migrasi sel-sel saraf (sel Krista neuralis) pada prose embriogenesis. Para dokter muda berdiskusi mengenai proses gagalnya migrasi sel-sel Krista neuralis menuju organ target pada masa embriogenesis 1.2 Klarifikasi Dan Definisi Masalah 1. Megakolon kongenital atau Hirschsprung disease Sebuah kelainan kongenital dimana kolon membesar atau berdilatasi secara abnormal 2. Sel Krista neuralis Sel-sel saraf yang berasal dari ektoderm yang akan bermigrasi setelah terjadi pembentukan tabung saraf 3. Embriogenesis Proses pembelahan sel dan diferensiasi sel dari embrio manusia yang terjadi pada saat tahap-tahap awal dari perkembangan manusia (Langman, 2000). 4. Radiologi Cabang ilmu kesehatan yang berkaitan dengan zat-zat radioaktif dan energi pancaran serta dengan diagnosis dan pengobatan penyakit dengan memakai radiasi pengion maupun bukan pengion (kamus kedokteran Dorland, 2010). 5. Ganglion Kumpulan badan sel neuron yang terletak dibagian luar sistem saraf pusat. 6. Kongenital Telah ada pada saat kelahiran. 7. Lapisan mienterik Lapisan yang terdapat pada 2 lapisan otot, terdapat serabutserabut saraf beserta ganglion.

8. Submukosa Lapisan jaringan ikat di bawah mukosa. Keyword a. Embriogenesis b. Hirschsprung disease c. Kongenital d. Bayi laki-laki berumur 2 hari e. Sel Krista neuralis 1.3 Rumusan Masalah Bagaimana proses embriogenesis yang terjadi sehingga terjadi kelainan Hirschsprung disease? 1.4 Analisis Masalah Bayi laki-laki 2 hari Neuroembriogenesi s SSP SST

Radiologis

Hirschsprung disease

Gagalnya migrasi sel-sel Krista neuralis ke organ target

ANATOMI, FISIOLOGI, HISTOLOGI, BIOKIMIA

Definisi

Proses

Gangguan Definisi Jenis Manisfestasi Pencegahan

1.5 Hipotesis Penyakit Hirschsprung diakibatkan karena gagalnya proses migrasi sel-sel Krista neuralis menuju organ target dalam tahap gastrula pada proses neuroembriogenesis. 1.6 Pertanyaan Diskusi 1. Bagaimana proses neuroembriogenesis? 2. Apa pengertian Krista neuralis dan proses migrasi Krista neuralis? 3. Apa pengertian ganglion dan jenis-jenis ganglion? 4. SSP dan SST a. Anatomi b. Fisiologi c. Histologi 5. Bagaimana biokimia pada neuroembriogenesis? 6. Kelainan congenital a. Definisi b. Etiologi c. Jenis d. Epidemiologi e. Patofisiologi f. Tatalaksana g. Pemeriksaan penunjang 7. Megakolon kongenital a. Definisi b. Etiologi c. Diagnosis d. Faktor resiko 8. Apa saja penyebab gagalnya migrasi sel Krista neuralis? 9. Mengapa penyakit Hirschsprung lebih sering terjadi pada bayi laki-laki? 10. Bagaimana gambaran histopatologi pada bayi normal dengan bayi yang menderita penyakit Hirschsprung?

BAB II PEMBAHASAN

BAB III KESIMPULAN

DAFTAR PUSTAKA