Anda di halaman 1dari 4

LABORATORIUM PENGUJIAN BAHAN BANGUNAN, BIDANG BINA MANFAAT,

DINAS BINA MARGA DAN TATA RUANG PROVINSI BANTEN


Suyanto, SST

PENDAHULUAN Laboratorium Pengujian Bahan Bangunan, Bidang Bina Manfaat, Dinas Bina Marga dan Tata Ruang Provinsi Banten adalah laboratorium konstruksi bidang kebinamargaan yang melaksanakan kegiatan penyelidikan, pengukuran dan pengujian kualitas terhadap material konstruksi baik pengujian di lapangan maupun pengujian di laboratorium yang disiapkan terutama untuk pekerjaan bidang jalan dan jembatan. Keberadaan laboratorium ini menjadi tolok ukur bagi pencapaian kualitas pekerjaan fisik konstruksi yang dihasilkan pada kegiatan pekerjaan di bidang kebinamargaan. Dalam melaksanakan tugas dan fungsinya, Laboratorium Pengujian Bahan Bangunan, Bidang Bina Manfaat, Dinas Bina Marga dan Tata Ruang Provinsi Banten berusaha untuk melayani pemohon baik dari internal maupun eksternal dengan dilakukan secara cepat dan akurat untuk memberikan pelayanan yang terbaik. Untuk menunjang pelaksanaan pekerjaan di bidang jalan dan jembatan, baik yang dilaksanakan oleh Dinas Bina Marga dan Tata Ruang Provinsi Banten maupun dari instansi lain termasuk

dari pihak swasta, Laboratorium Pengujian Bahan Bangunan, Bidang Bina Manfaat, Dinas Bina Marga dan Tata Ruang Provinsi Banten melaksanakan tugas dan fungsinya sesuai spesifikasi teknis dan petunjuk teknis berupa Norma, Standar, Pedoman dan Manual (NSPM) yang berlaku. Dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan dan produk hasil uji, Laboratorium Pengujian Bahan Bangunan, Bidang Bina Manfaat, Dinas Bina Marga dan Tata Ruang Provinsi Banten, secara terus menerus melakukan perbaikan internal, baik berupa prasana, sarana penunjang, peralatan uji dan kinerjanya. Untuk mendukung rencana tersebut, Laboratorium Pengujian Bahan Bangunan akan mengupayakan untuk dapat menerapkan sistem standar mutu sesuai dengan pedoman menurut ISO/IEC 170252008 (SNI 19-17025-2008) menuju laboratorium pengujian kualitas bahan yang terakreditasi oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN). Sehingga nantinya dengan diperolehnya sertifikat akreditasi ini akan dapat menjamin pelayanan dan produk hasil uji sesuai dengan acuan internasional.

PELAYANAN UJI LABORATORIUM Laboratorium Pengujian Bahan Bangunan, Bidang Bina Manfaat, Dinas Bina Marga dan Tata Ruang Provinsi Banten, disiapkan terutama untuk melayani permintaan uji kualitas pada pekerjaan konstruksi jalan dan jembatan. Uji kualitas ini bertujuan untuk membuktikan kesesuaian batas minimal nilai ukur (parameter) dari bahan bangunan yang akan dan telah sedang dilaksanakan termasuk bahan maupun campuran bahan yang telah terpasang, yang dituangkan melalui dokumen spesifikasi teknis pekerjaan. Pelayanan uji bahan Laboratorium Pengujian Bahan Bangunan, meliputi uji kualitas material di bidang aspal, bidang beton dan bidang tanah. Perlengkapan peralatan dan sumber daya manusia diadakan dan disusun sedemikian rupa disesuaikan dengan kebutuhan uji di ketiga bidang tersebut yang diperlukan terhadap pekerjaan konstruksi terutama untuk pekerjaan jalan dan jembatan. a. Bidang Aspal. Pengujian bidang aspal meliputi uji kualitas aspal, uji kualitas bahan untuk campuran aspal dan uji campuran beraspal. b. Bidang Beton. Pengujian bidang beton meliputi uji kualitas semen, uji kualitas bahan campuran beton dan uji mutu beton. c. Bidang Tanah. Pengujian bidang tanah meliputi uji kualitas tanah dan properties-nya.

Untuk mendapatkan pelayanan pada Laboratorium Pengujian Bahan Bangunan, Bidang Bina Manfaat, Dinas Bina Marga dan Tata Ruang Provinsi Banten maka pemohon supaya melalui tahapan-tahapan sebagai berikut : a. Membawa surat permohonan yang ditujukan kepada Kepala Dinas Bina Marga dan Tata Ruang Prov. Banten. b. Untuk permohonan penyelidikan, penelitian dan pengukuran di lapangan, membawa surat permohonan seperti point (a). Sedangkan permohonan uji di laboratorium, pemohon membawa surat pemohonan seperti point (a) dan contoh benda uji. c. Laboratorium Pengujian Bahan Bangunan melaksanakan jenis pelayanan uji yang diminta. d. Laboratorium Pengujian Bahan Bangunan menyerahkan hasil layanan kepada pemohon. PENYELIDIKAN LAPANGAN DAN PENGUJIAN LABORATORIUM Penyelidikan lapangan adalah kegiatan penelitian, pengukuran, dan pengujian terhadap bahan uji yang dilaksanakan di lapangan sehingga didapatkan data-data uji atau berupa benda uji, untuk penyelesaian pengujian dan pembuatan laporan hasil uji dilakukan di laboratorium. Pengujian laboratorium adalah kegiatan pengujian kualitas bahan yang seluruh pekerjaan pengujiannya dilakukan di laboratorium termasuk pembuatan laporan hasil ujinya.

1. Penyelidikan lapangan. Penyelidikan lapangan yang banyak dilakukan untuk menunjang kebutuhan pengujian kualitas di bidang kebinamargaan diantaranya : a. Dutch Cone Penetrometer (sondir) Penyelidikan lapangan ini adalah untuk memperoleh parameter atas nilai perlawanan konus (qc), perlawanan geser (fs), dan angka banding geser (rf). Hasil tes sondir dapat digunakan untuk mengetahui kemampuan daya dukung tanah dasar dan bagian dari data disain pondasi.

c. Core drill. Penyelidikan lapangan ini adalah untuk mendapatkan ukuran tebal material terpasang yang kondisi bahannya menjadi satu kekuatan (terpasang).

Core drill

d. Sand Cone (kerucut pasir). Penyelidikan lapangan ini adalah untuk mendapatkan nilai kepadatan lapisan tanah, agregat A, agregat B di lapangan.
Sondir

b. DCP (Dynamic Cone Penetrometer). Penyelidikan lapangan ini adalah untuk mengetahui nilai CBR (California Bearing Ratio) di lapangan.
Sand cone

DCP

2. Pengujian laboratorium Pengujian laboratorium setelah benda uji diterima yang dilakukan untuk menunjang kebutuhan pengujian kualitas di bidang kebinamargaan diantaranya :

a.

Kuat tekan beton. Pengujian ini berguna untuk mengetahui kemampuan beton menerima beban tekan sehingga diperoleh nilai kuat tekan beton dan mutu beton.

d. Analisa saring (sieve shaker) berguna untuk mengetahui komposisi dan jumlahnya pada ukuran butir tertentu dari suatu bahan.

Kuat tekan beton

Analisa saring

b. CBR Laboratorium ini berguna untuk mendapatkan nilai CBR dari bahan tanah dan agregat yang telah dipadatkan di laboratorium pada variasi kaddar air tertentu.

e.

Abrasi dengan mesin Los Angles berguna untuk mengetahui tingkat kekuatan agregat.

Abrasi CBR laboratorium

c.

Uji bahan Aspal Pengujian ini berguna untuk mengetahui kualitas dan kestabilan kondisi kualitas apal dan karakteristiknya.

Secara lebih rinci dan lebih lengkap terhadap properties pengujian dari suatu bahan, akan dilakukan di Laboratorium Pengujian Bahan Bangunan sesuai dengan kebutuhan ataupun permintaan.

Penetrasi