Anda di halaman 1dari 21

Bab 21

Kimia Inti

Reaksi-reaksi Inti

Beberapa inti tidak stabil. Inti-inti ini disebut radioaktif dan memancarkan partikel dan biasanya radiasi elektromagnetk energi-tinggi (sinar gamma) pada saat yang bersamaan.
Reaksi inti yang lain melibatkan pemboman inti dengan partikel-partikel seperti neutron, proton, atau inti lainnya.

Nomor atom (Z) = jumlah proton dalam inti


Nomor massa (A) = jumlah proton + jumlah neutron = nomor atom (Z) + jumlah neutron
nomor massa nomor atom

A ZX elektron 0b 0e atau -1 -1

Unsur

proton neutron 1p 1H 1n atau 0 1 1

positron 0b 0e atau +1 +1

partikel a 4He 4a atau 2 2

A Z

1
1

1
0

0
-1

0
+1

4
2

21.1

Menyetarakan Persamaan Inti


1. Kekekalan nomor massa (A).
Jumlah proton plus neutron dalam produk harus sama dengan jumlah proton plus neutron dalam reaktan.
235 92 U

+1 0n

138 55 Cs

96 37 Rb

+ 21 0n

235 + 1 = 138 + 96 + 2x1

2. Kekekalan nomor atom (Z) atau muatan inti.


Jumlah muatan inti dalam produk harus sama dengan jumlah muatan inti dalam reaktan.
235 92 U

+1 0n

138 55 Cs

96 37 Rb

+ 21 0n
21.1

92 + 0 = 55 + 37 + 2x0

Peluruhan 212Po karena emisi alpha. Tulis persamaan inti setimbang untuk peluruhan 212Po.
4a He atau partikel alpha - 4 2 2 212Po 84 4He 2

+A ZX

212 = 4 + A 84 = 2 + Z
212Po 84 4He 2

A = 208 Z = 82 + 208 82Pb

21.1

Kestabilan Inti dan Peluruhan Radioaktif


Peluruhan Beta
14C 6 40K 19 14N 7 0b + n +-1 0b + n + -1 1n 0 1p 1

jumlah neutron turun 1 jumlah proton naik 1


0b + n + -1

40Ca 20

Peluruhan Positron
11C 6 38 19K 11B 5 0b + n ++1 0b + n ++1 1p 1 1n 0

jumlah neutron naik 1 jumlah proton turun 1


0b + n ++1

38Ar 18

n dan n memiliki A = 0 dan Z = 0

21.2

Kestabilan Inti dan Peluruhan Radioaktif


Penangkapan elektron
37Ar 18 55Fe 26 0e + -1 0e + -1 37Cl 17

+n +n
0e + -1

jumlah neutron naik 1 jumlah proton turun 1


1n 0

55Mn 25 1p 1

+n

Peluruhan alpha
212Po 84 4He 2

+ 208 82Pb

jumlah neutron turun 2 jumlah proton turun 2

Fisi spontan
252Cf 98 1n 2125 In + 2 49 0

21.2

n/p terlalu besar peluruhan beta X

n/p terlalu kecil peluruhan positron atau penangkapan elektron


21.2

Kestabilan Inti
Inti yang mengandung proton atau neutron sebanyak 2, 8, 20, 50, 82, atau 126 lebih stabil dibandingkan inti-inti lainnya Seperti jumlah elektron dalam gas mulia (e- = 2, 10, 18, 36, 54 dan 86) yg lebih stabil dibanding unsur lainnya Inti yang jumlah proton dan jumlah neutronnya genap lebih stabil dibanding yang ganjil Semua isotop dari unsur dengan nomor atom lebih dari 83 adalah isotop radioaktif Semua isotop Tc dan Pm bersifat radioaktif

21.2

Energi ikatan inti (BE) energi yg dibutuhkan untuk memecah inti menjadi komponen-komponennya, proton dan neutron. BE + 19 9F
1n 91 p + 10 0 1

E = ( m)c2
BE = 9 x (p massa) + 10 x (n massa) 19F massa BE (sma) = 9 x 1,007825 + 10 x 1,008665 18,9984

BE = 0,1587 sma BE = 2,37 x 10-11J

1 sma = 1,49 x 10-10 J

Energi ikatan Energi ikatan per nukleon = Jumlah nukleon 2,37 x 10-11 J = 1,25 x 10-12 J = 19 nukleon
21.2

Energi ikatan inti per nukleon vs nomor massa

Energi ikatan inti nukleon

Kestabilan inti
21.2

Kinetika peluruhan radioaktif A DA laju = Dt anak laju = k A

DA =kA Dt

A = A0exp(- k t) lnA = lnA0 k t


A = jumlah atom pada waktu t A0 = jumlah atom pada waktu t = 0 k adalah kostanta peluruhan

ln2 k = t
21.3

Kinetika Peluruhan Radioaktif


[A] = [A]0exp(-kt) ln[A] = ln[A]0 - kt

ln [A]

[A]

21.3

Umur batuan K-40 meluruh menjadi Ar-40 dengan waktu-paruh 1,2 x 109 years. Penarikhan Uranium-238
238U 92 206Pb 82 4a + 6 0b +82 -1

t = 4,51 x 109 tahun

21.3

Transmutasi Inti

14N 7

4a +2

17O 8

+1 p 1
1n +0

27 13 Al

4a +2

30P 15

14N 7

1p +1

11C 6

+4 a 2

Pemercepat partikel siklotron


21.4

Transmutasi Inti

21.4

Fisi Inti

235U 92

1n +0

90Sr 38

1n + Energy + 143 Xe + 3 0 54

Energi = [massa235U + massa n (massa90Sr + massa143Xe + 3xmassa n )] x c2

Energi = 3.3 x 10-11J per 235U


= 2.0 x 1013 J per mol 235U Pembakaran 1 ton batubara = 5 x 107 J
21.5

Fisi Inti
Reaksi fisi
235U 92 1n +0 90Sr 38 1n + Energi + 143 Xe + 3 0 54

21.5

Fisi Inti
Reaksi rantai inti serangkaian reaksi inti yang dapat berlangsung sendiri. Massa minimum dari material terfisikan yang diperlukan untuk memicu reaksi rantai inti disebut massa kritis.

Massa subkritis

Massa kritis
21.5

Fusi Inti
Reaksi Fusi 2 2 3 1 1 H + 1H 1 H + 1H
2H 1 3H +1 4He 2

Energi yg Dilepaskan

6,3 x 10-13 J
2,8 x 10-12 J 3,6 x 10-12 J

+1 0n

6Li 3

2H +1

4He 2

Butuh suhu yg tinggi. Mengapa? Tokamak, sungkup plasma magnetik

21.6

Radioisotop dalam kedokteran


24Na,
131I, 123I,

t = 14,8 jam, pemancar b, merunut aliran darah

t = 8 hari, pemancar b, menguji aktivitas kelenjar tiroid t = 13,3 jam, pemancar sinar-g, menangkap citra otak

18F,

t = 1,8 jam, pemancarb+, tomografi emisi positron


t = 6 jam, pemancar sinar-g, zat diagnostik

99mTc,

Citra otak dengan senyawa 123I


21.6