Anda di halaman 1dari 9

Episode 18

Yi Gak menuju Apartemen Tae Mu. Ia masuk menggunakan kunci yang ditimggalkan Se Na. Se NA didalam sedang minum dan mengoceh mengenai kematian nenek. Ia melihat kebelakang dan ternyata ada Tae Yong disana. Se Na terkejut. TAe Yong masuk dan kaget melihat Tae Yong. Tae Yong marah dan memukul Tae Mu, ia berkata Tae Mu bajingan, telah menyebabkan nenek meninggal. Te Yong berkata ia akan memastikan Tae Mu membayar semuanya.

Yi Gak menuju kamar Tae Yong asli dirawat. Ia minta maaf karena tak bisa melindungi nenek. Ia berkata akan memastikan semua orang yang bersalah akan ia tangkap dengan tangannya sendiri. Ia minta Tae Yong bertahan.

Yi Gak duduk dan mengingat semua momen kebersamaannya dengan Nenek.

Park Ha datang dan mereka duduk bersama. Yi Gak berkata satu masalahnya telah teratasi, bahwa Park Ha memang saudara kandung Se Na. Seandainya Park ha tahu lebih awal, maka ia tak akan mengalami kesepian. Park Ha juga berkata jika mereka kenal satu sama lain lebih awal, tentu itu akan baik.

Park Ha berdiri dan menangis. Yi Gak memeluknya dari belakang. Lalu Yi gak menyadari kalau perlahan ia mulai menghilang. Yi Gak terkejut. Park ha bertanya ada apa. Yi Gak berbohong dan berkata tak apa-apa. Yi Gak menjauh dari Park Ha.

Park Ha mengikutinya. Yi Gak berkata kalau tangannya mulai menghilang hingga ia tak bisa memeluk Park Ha. Park Ha bertanya kau melihatnya? Yi Gak menyadari kalau Park Ha sudah tahu sebelumnya. PArk Ha mengangguk. Ia bertanya mengapa Park Ha tak mengatakannya. Park Ha mulai menangis. Mereka berpelukan T_____T

Yi Gak dan Park HA duduk berdua. Yi Gak berkata tubuhnya menghilang dan kemudian muncul lagi, itu tandanya ia akan segera kembali ke Joseon. Yi Gak

berkata alasannya ke Seoul mungkin untuk bertemu Park Ha. Yi Gak berkata dsini ia menyukai Park Ha. Park Ha berkata Yi Gak harus mencari tahu apa yang terjadi pada Hwa Yong dan juga pada Nenek.

F3 Joseon sedang menunggu Yi Gak. Man Bo mengatakan kalau polisi sedang menyelidiki kematian Nenek, mereka merasa itu bukan sebuah kecelakaan. Chi San berkata kemungkinan itu adalah perbuatan Tae Mo, tapi tak ada bukti. Yi Gak membenarkan, mereka harus mencari bukti, sebelum polisi menemukannya. Yi Gak berkata ia akan mengurusnya.

Pengacara mengatakan wasiat nenek, bahwa ia akan memberikan warisannya pada Tae Yong. Namun saat itu Tae Yong menghilang sehingga nenek memutuskan Tae Mu akan mendapat semuanya. Tapi sekarang Tae Yong kembali sehingga tae Yong yang akan mendapatkan semuanya. Tae Mu dan ayahnya marah. Mereka berdiskusi mengenai hal itu.

Tae Mu dalam kekesalannya ingat bagaimana Tae Yong mengatakan kalau ia adalah pembohong dan pembunuh. Ia menyadari ada yang salah dan tahu kalau Tae yong yang sekarang adalah Yi Gak. Ia menonton kembali rekaman saat Tae Yong siuman, dan melihat Yi Gak menyembunyikan tangannya.

Se Na sedang di apartemen Tae Mu. Polisi datang dan bertanya apakah dia adalah Hong Se Na. Se Na meniyakan. Polisi berkata ia ingin menanyai Se Na mengenai kecelakaan nenek. Se Na gugup tapi ia akhirnya bertanya tentang apa?

Tae Mu kerumah nenek dan melihat mobil Yi Gak. Ia memasukkan uang kedalam mobil itu. (Mau memfitnah lagi!!!!!).

Yi Gak sedang berfikir dan Park Ha mengikutinya di belakang. Park Ha menggenggam tangan Yi Gak.Yi Gak minta maaf karena ia tak bisa memberi perhatian pada Park ha padahal mereka sedang bersama. Mereka berdua sedikit bercanda. Yi Gak melihat iklan kotak hitam untuk keselamatan. Yi Gak bertanya apa setiap mobil memilikinya? Park Ha berkata iya. Yi Gak ingat ada kecelakaan didepan rumah nenek waktu itu. Siapa tahu kotak hitam mobil itu

merekam siapa yang lewat didepan rumah nenek waktu itu.

Park Ha dan Yi Gak ke bengkel mobil. Mereka bertanya pada montirnya apakah ada mobil yang mengalami kecelakaan. Mereka berkata tidak. Tapi akhirnya Park Ha dan Yi Gak menemukan mobil itu. Park Ha bertanya apakah mobil itu memiliki kotak hitam? Wanita itu berkata ya, tapi ada ditempat yang jauh. Park ha meminta alamatnya.

Park Ha dan Yi Gak minum Yoghurt bersama^^. Park Ha berkata mereka mendapatkan alamatnya dan mereka harus segera mencarinya. Tiba-tiba polisi datang dan bertanya apakah Yi Gak adalah Yong Tae Yong. Yi Gak menjawab ya dia adalah tae Yong. Polisi bertanya lagi. Yi Gak menjawab dia adalah Yong tae Yong. Polisi menangkap Yi Gak yang menyamar menjadi Tae Yong dan menyebabkan kematian nenek. Park ha terkejut dan berkata Tunggu dulu. Yi Gak mengatakan kalau bukan ia yang melakukannya. Park ha juga berkata kalau Yi Gak adalah Yong Tae Yong.

Yi Gak diintrogasi di kantor polisi. Yi gak tetap menjawab dia adalah Yong Tae Yong. Polisi minta ia jujur. Yi Gak berkata jika didepannya adalah Yong Tae Yong lalu kau bertanya dimana Yong Tae Yong, apa yang harus ku jawab? Polisi menunjukkan bukti yang dimasukkan Tae Mu. Polisi berkata Yi Gak menyamar menjadi Yong Tae Yong, masuk ke dalam rumah dan membunuh Nenek, mengambil uang perusahaan dan akan melarikan diri. Semua bukti ada kenapa kau mengelak. Yi Gak terkejut dan berkata kalau ia tak tahu apa itu dan ia pertama kali melihatnya.

Tae Mu tiba dan duduk disebelah Yi Gak. Yi Gak mengatakan hari itu ia minum dnegan Tae Mu di bar, Yi Gak minta Tae Mu mengatakannya. Tapi Tae Mu malah mengaku sebaliknya bahwa hari itu ia bersama Se Na di kantornya. Yi Gak terkejut dan berkata kalau hari itu bahkan Tae Mu menahannya di bar. Tae Mu berkata jika butuh saksi tentang apa yang ia katakan maka ia akan memanggil Se Na. Polisi mengucapkan terima kasih dan menyuruhnya pergi. Yi Gak dan Tae Mu sempat adu mulut.

Polisi memasukkan Yi Gak ke dalam jeruji. Yi Gak mengatakan bukan dia, Tae Mu brengsek itu yang membunuh nenek. Ia menempatkannya disini agar ia bisa mendapatkan perusahaan, kalau ia tak pergi sekarang maka semua akan

berakhir. Yi Gak kembali berteriak minta keluar. Polisi mengingatkan kalau Yi Gak akan didenda kalau tidak diam.

TAe Mu dan Se Na makan bersama. Se Na tak makan sehingga Tae Mu menyuruhnya makan. Semua sudah berakhir dan perusahaan akan menjadi milik mereka. Se Na bertanya sungguh ? Tae Mu menyuruh Se Na jangan khawatir.

Yi Gak masih dipenjara dan mengingat kata-kata Tae Mo tadi.

Yi Gak berdiri dan berteriak lagi agar ia dibiarkan pergi satu jam saja. Tapi ia disuruh diam.

Di Rooftop, bunga teratai telah mekar. Park Ha melihat sapu tangan Yi Gak dan menemukan sesuatu tersulam disana. Ada namanya.

Park Ha mengunjungi Yi Gak di penjara. Yi Gak mengatakan tak ada hal yang bisa ia lakukan. Park Ha memintanya jangan terlalu khawatir. Park Ha menunjukkan huruf yang ada disapu tangan itu dan bertanya pada Yi Gak apa artinya. Yi Gak membacanya dan artinya Bu Yong. Yi Gak terkejut dan ingat kalau putri mengatakan ia yang membuat itu, padahal Bu Yong yang membuatnya. Yi Gak sedih kenapa selama ini ia tak tahu. Tiba- tiba Yi Gak menghilang lagi. Polisi datang sehingga Park Ha pura-pura menelpon seseorang. Ia kembali. Yi Gak juga masuk telihat seperti masuk kedalam.

Yi Gak kabur dari penjara. Park Ha sudah menunggunya dan mereka keluar dari kantor polisi bersama-sama. Park Ha minta Yi Gak segera bergegas ke perusahaan dan hati-hati.

Hampir setengah hari. semuanya sudah berkumpul. Tapi Tae Yong belum datang. Ayah Tae Mo tersenyum dan menyuruh pengacara untuk memulainya. Pyo mengingatkan masih 3 menit tersisa. Pengacara berkata ia akan memulainya secara hukum. Yi Gak berlari dengan cepat, ia menuju lift, tapi kemudian ia memutuskan menaiki tangga darurat saja.

Pengacar mulai memperkenalkan pengacara lain. Mereka mulai pembagian warisannya. Warisan nenek diberikan kepara Tae Yong. Ia bertanya apa Tae Yong ada? Ayah Tae Mo tertawa. Pengacara berkata karena Tae Yong tak ada maka ia akan memberikannya pada Tae Mu. Pengacara memberikan dokumen agar diperiksa oleh Tae Mu. Tepat sebelum Tae Mu memberikan cap stempelnya, Yi Gak masuk.

Yi Gak berteriak tunggu sebentar. Yong Tae Yong ada disini. Tae Mu terkejut dan mengatakan kalau Tae Yong palsu. Tae Yong berkata kalau ia palsu kenapa ia ada disini? Aku adalah Yong Tae Yong.

Pyo senang Tae Yong kembali dan bertanya bagaimana ia bisa keluar dari penjara. Pyo mengatakan mereka bisa melindungi warisan nenek, dan semuanya ada dipihak mereka. Selanjutnya mereka harus mengurus Tae Mu dan juga mengungkapkan kematian nenek.

Yong Sul memberikan kotak hitam itu pada Yi Gak. mereka menontonnya. Setelah melihat, Yi Gak memanggil Yong Sul.

Tae Mu keluar dari gedung. Yong Sul datang menyekapnya dan memasukkanya dalam mobil.

Yi Gak menyuruh Tae Mu memanggil Se Na. Tae Mu mengancam berkata apa Yi Gak pikir ia akan baik-baik saja jika melakukan ini? Yi Gak memukul kepala Tae Mu dan menyuruhnya menghubungi Se Na.

Yi Gak menunjukkan video itu. Ada Se NA disana keluar dari rumah nenek membawa laptop. Se na membela diri dia selalu melakukan itu jadi apa yang salah? Yi Gak berkata bagaimana pengakuan Tae Mu berbeda dengan bukti yang ada. Yi Gak meminta Tae Mu berhenti dari perusahaan, mengembalikan uang perusahaan dan berhenti melakukan hal bodoh. Jika yidak Tae Mu akan merasakan akibatnya. Yi Gak memberikan satu lagi kesempatan bagi mereka.

Mereka lalu meninggalkan Yi Gak.

SE Na khawatir karena wajahnya terekam ada disana. Ia takut kalau ia akan ditangkap polisi. Tae Mu marah dan kesal, ia mengatakan ia akan membunuh Yi Gak.

Yi Gak sedang tidur dikamarnya. Park HA duduk diluar dekat pintu kamar Yi Gak. Park Ha memanggil Yang MUlia, Yi Gak menjawab ini sudah larut dan menyuruh PArk Ha tidur. Park Ha masih duduk disana dan berkata : Babo! apa kau benar-benar tidur? Yi GAk menjawab ya. Park ha bertanya bagaimana orang yang tidur bisa bicara? Yi Gak bangun dan melihat Park Ha diluar. Park Ha berkata ia takut kalau Yi Gak tiba-tiba menghilang lagi. Yi Gak lalu menarik Park Ha kedalam kamarnya.

Hoooooooooooooaaaaaaaa,,,, Mereka berbaring ditempat tidur yang sama. Yi Gak memegang tangan PArk Ha. Park Ha berkata jika Yi Gak tak hilang, Yi Gak akan bisa melindungi perusahaan, tapi Yi Gak akan kembali ke joseon untuk mengungkap pembunuhan puteri. Apakah Yi Gak akan kembali? Yi Gak berkata ia merasa tersiksa karena tak tahu kapan mereka akan berpisah. tapi ia memutuskan hanya akan memikirkan saat ini, saat ia bersama PArk HA. Ia berkata akan membuat momen indah bersama Park Ha. Ia menyuruh PArk Ha tidur. Park Ha lalu menutup matanya.

Tae Mu dan Se Na ada disebuah danau. Tae Mu memberitahu Se Na untuk menghapal tempat itu dengan baik. Se Na berkata ok. TAe Mu meminta Se Na membawa Yi Gak kesana bagaimanapun caranya.

Se Na datang ke Rooftop dan berkata ia punya sesuatu untuk dibicarakan. Park Ha mengajaknya masuk.

Se Na kembali berakting yang membuat aku merasa risih. Se Na menangis

minta maaf tentang semuanya dan bla bla bla. Uggghhh, dan lagi, Park Ha begitu mudahnya percaya setelah semua yang dilakukan Se Na. Park Ha berkata ia akan mengambilkan sesuatu untuk dimanakan.

Se Na mengetahui ada pesan dari Yi Gak untuk Park Ha. Yi Gak tanya apakah Park Ha masih belum memutuskan kemana mereka akan pergi malam ini. Se Na mengambil ponsel dan pergi ke kamar mandi. Ia membalas dan meminta bertemu didanau malam itu untuk memancing malam. Yi Gak membalas kalau ia setuju dan minta Park Ha memakai baju pasangan yang ia letakkan dilemari, it milik Chi San. Ia ingin PArk Ha memakainya agar kelihatan cantik.

Se Na kembali dan meletakkan ponsel Park Ha ditasnya. PArk Ha datang dengan buah dan memberitahu Se Na untuk makan. Se Na mengatakan ia akan pergi saja. Se NA tak lupa membawa baju pasangan itu.

SE Na masuk kemobilnya. PArk HA menghentikannya dan masuk juga. Ia berniat membawakan Se Na makan malam. Tapi Se Na berkata tak perlu. Park Ha melihat navigasi mobil Se Na menuju ke danau. Ia bertanya untuk apa kedanau? kau tak berfikir macam-macam kan? Se Na mengatakan ia memasukkan tempat yang salah. Se Na berkata tak usah mengkhawatirkannya. Ponsel PArk Ha berdering. Park Ha terkejut, SE Na berkata kalau itu ponselnya. PArk Ha berkata nadanya sama dengan ponselnya, apakah kau tak akan menjawabnya?

F4 Joseon membeli peralatan memancing. Mereka memilih mana yang bagus, untuk Yi Gak dan PArk Ha. Yi Gak berkata memncing juga bisa dilakukan malam hari. Chi San berfikir lain dan berkata kencan malam hari? Yong Sul yang mendengar itu merasa khawatir dan menawarkan diri untuk ikut. Tapi Yi Gak menolaknya. Yong Sul terus memaksa ikut sehingga Man Bo dan Chi San menahannya. Yi Gak menelpon Park Ha tapi masih tak diangkat. Yi Gak bertanya apa mereka akan menonton baseball? mereka menjawab ya. Yi Gak minta maaf karena ia meminta baju pasangan Chi SAn. Chi SAn berkata tak apa-apa. Sesaat ia menyadari tiketnya tinggal dirumah. Ia memutuskan mengambilnya dulu dan menyuruh Man Bo dan Yong Sul duluan ke lapangan. Yi Gak mengatakan pada mereka untuk bersenang-senang. Man Bo menuju Yi Gak dan mengatakan semoga memiliki malam yang baik, wkwkkwkwk^^

Se Na meninggalkan PArk Ha di restoran, ia mengatakan ia tak punya waktu makan. Sementara Yi Gak di danau menyusun peralatan memancingnya.

Park Ha pulang dan mencari ponselnya. Tapi tak ketemu. Chi San amsuk dan mendapatkan tiketnya. Chi San bertanya apa Park Ha tak pergi memancing? Park Ha bingung. Vhi San berkata Yi Gak sudah duluan, ia mengatakan agar Park Ha bersenang-sennag. Park Ha masih bingung dan menyadarai bagaimana Se NA bertindak aneh. Bagaimana nada ponsel Se Na yang sama, juga navigasi Se Na yang menuju danau. Park Ha merasa ada sesuatu yang tak beres.

Yi Gak menunggu kedatangan PArk Ha dan bertanya-tanya kenapa Park Ha belum datang. Ia juga berfikir mengapa Park Ha memilih lokasi yang jauh.

Park Ha sedang dalam perjalanan menuju danau dan menyuruh Sopir Taksi cepat.

Yi Gak masih menunggu Park Ha, ia menelpon lagi, tapi ponsel Park Ha mati, ia fikir baterainya habis. Yi Gak berjalan dan melihat seseorang berbaju kuning, ia pikir itu adalah PArk Ha, padahal itu adalah Se Na yang menyamar. Yi Gak memanggilnya dan berkata kenapa Park ha begitu telambat. Se Na melambai dan berlari, Yi Gakl berfikir Park Ha sedang main-main. Yi Gak mengejarnya, tunggu aku sampai mengangkatmu.

Tae Mu menunggu di dalam mobilnya. Dia menghidupkan mesinnya.

Park Ha keluar dari taksi dan mencari Yi Gak. Park Ha terus mencari.

Se Na terus berlari dan Yi Gak mengikutinya. Se Na bersembunyi disemaksemak. Yi Gak mengatakan candaan Park Ha sudah terlalu jauh. TAe Mu melihat Yi Gak berdiri disana dan mulai menggerakkan mobil diam-diam. PArk Ha melihat Yi Gak berdiri disana dan sebuah mobil menuju Yi Gak.

PArk Ha memanggil Yi Gak dengan 'Yang Mulia!'. Yi Gak melihat Park Ha. Ia tersenyum. Park Ha mendekatinya. YI Gak melihat mobil melaju emnuju jalan, tapi terlambat untuk menghindarinya. Park Ha berlari menuju Yi Gak dan mendorongnya menjauh dan PArk Ha tepat didepan mobil itu OMG!!!!