Anda di halaman 1dari 91

SISTEM ADMINISTRASI NEGARA REPUBLIK INDONESIA

RAHAYU KUSUMADEWI, SE., SIP., MSi

BAB I
PENDAHULUAN

PENGERTIAN SISTEM
Menurut Pramudji :
Sistem adalah suatu kebulatan atau keseluruhan yang kompleks atau terorganisir, suatu himpunan atau pepaduan hal-hal atau bagianbagian yang membentuk suatu kebulatan atau keseluruhan yang kompleks atau utuh

Menurut Prajudi

Sistem adalah suatu jaringan dari prosedur-prosedur yang berhubungan satu sama lain menurut skema atau pola yang bulat untuk menggerakan suatu fungsi yang utama darin suatu usaha atau urusan Menurut Poerwadarminta Sistem adalah sekelompok bagianbagian (alat atau sebagainya) yang bekerja bersama-sama untuk

Menurut Sumantri

Sistem adalah sekelompok bagianbagian yang bekerja bersama-sama untuk melakukan suatu maksud, apabila salah satu bagian rusak atau tidak dapat menjalankan tugasnya maka maksud yang hendak dicapai tidak akan terpenuhi atau setidaknya sistem yang sudah terwujud akan mendapat gangguan.

Menurut Musanef

Sistem adalah suatu sarana yang menguasai keadaan dan pekerjaa agar dalam menjalankan tugas dapat teratur. Jadi sistem adalah kesatuan yang utuh dari suatu rangkaian, yang kait-mengait satu sama lain. Bagian atau anak cabang dari suatu sistem menjadi induk dari rangkaian selanjutnya. Begitulah seterusnya sampai pada bagian terkecil. Rusaknya salah satu bagian akan mengganggu kestabilan sistem itu sendiri.

Robert Dahl memberikan pengertian

untuk sistem politik sebagai berikut : A political system is any persistent pattern of human relationship that involves teh significant extent, power, rules or authority. Dengan demikian menurut Robert Dahl sistem politik mencakup dua hal , yaitu pola yang tetap dari hubungan antarmanusia, kemudian melibatkan sesuatu yang luas tentang

Menurut Gabriel Almond, sistem

adalah the political system is that system of interactions to be found in hall independent societies, which performs the functions og integration and adaption Jadi menurut Gabriel Almond sistem politik antara lain adalah merupakan sistem interaksi yang ditemui dalam masyarakat merdeka, yang ,menjalankan fungsi integrasi dan

Sistem Administrasi Negara Republik

Indonesia (SANRI) dalam rangka mewujudkan cita-cita bangsa dan mencapai tujuan nasional maka sesuai dengan Undangundang Dasar 1945 dan Pancasila, Pemerintah Republik Indonesia menyelenggarakan administrasi yang semula cenderung agak sentralistik karena UUD 1945 itu sendiri integralistik akhir-akhir ini berubah paradigma menjadi cenderung lebih kedaerahan. Hal ini semula karena para Founding Fathers melihat bahwa Republik Indonesia yang terdiri dari beraneka ragam suku, agama, pulau, adat dan bahasa

PENGERTIAN ADMINISTRASI NEGARA


Menurut Herbert A. Simon

Administration can be defined as the activities of groups cooperatin to accomplish common goals. Jadi baginya administrasi negara dapat dirumuskan sebagai kegiatan-kegiatan kelompok kerjasama untuk mencapai tujuantujuan bersama.

Menurut Leonard B. White

Administration can be defined as the activities of group efforts, public or private, civil or military. Jadi baginya administrasi adalah suatu proses yang umum ada pada setiap usaha kelompok-kelompok baik pemerintah maupun swasta, baik sipil maupun militer baik dalam ukuran besar maupun kecil.

Menurut Prajudi Atmosurdjo

Administrasi merupakan suatu fenomena sosial, yang perwujudan tertentu didalam masyarakat modern. Eksistensi administrasi ini berkaitan dengan organisasi. Jadi barangsiapa hendak mengetahui adanya administrasi dalam masyarakat ia harus mencari terlebih dahulu suatu organisasi yang masih hidup disitu terdapat administrasi

Menurut Luther Gulick

Administration has to do with getting things done, with the accomplishment of defined obejctives Jadi menurut Gulick administrasi berkenaan dengan penyelesaian hal apa yang harus dikerjakan dengan tercapainya tujuan-tujuan

Sedangkan ilmu administrasi

didefinisikan Gulick sebagai berikut : The science of administration in thus the syste of knowledge whereby men may understand relationship, predict result adn influence outcomes in any situation where men are organized at work

Jadi menurut Gulick ilmu

administrasi adalah suatu sistem pengeahuan dimana olehnya manusia dapat mengeti hubungan-hubungan meramalkan akibat-akibat dan mempengaruhi hasil-hasil pada suatu keadaan dimana orang-orang secara teratur bekerja sama untuk tujuan

Menurut The Liang Gie :

Administrasi adalah segenap rangkaian kegiatan penataan terhadap pekerjaa pokok yang dilakukan oleh sekelompok orang dalam kerja sama mencapai tujuan tertentu. Menurut Sondang P Siagian : Administrasi adalah keseluruhan proses pelaksanaan dari keputusan-keputusan yang telah diambil dan pelaksanaan itu pada umumya dilakukan oleh dua orang manusia atau lebih untuk mencapai tujuan

Menurut Hadari Nawawi :

Administrasi adalah kegiatan atau rangkaian kegiatan sebagai proses pengendalian usaha kerja sama sekelompok manusia untuk mencapai tujuan bersama yang telah ditetapkan. Pengertian diatas dimaksudkan sebagai admninstrasi dalam arti luas, sedangkan pengertian dalam arti sempit adalah administrasi sebagaimana yang sering kita sehari-hari yaitu tata usaha

Secara lengkap unsur-unsur pelaksanaannya

tersebut sebagai berikut : 1. Pengorganisasian 2. Manajemen 3. Tata hubungan 4. Keuangan 5. Perbekalan 6. Tata usaha 7. Perwakilan

Pada kesempatan lain para ahli administrasi pada

umunya sependapat bahwa manajemen merupakan inti dari administrasi dan kepemimpinan merupakan inti dari manajemen (Siagian 1985, 7) Kendati manajemen tersebut memiliki fungsi-fungsi sebagai berikut : Planning, organizing, commanding, coordinating, dan controlling (Henry Fayol, 1916)

Planning, organizing, staffing, directing

coordinating, reporting dan budgeting (Luther M. Gulick, 1930) ; Planning, organizing, staffing, directing dan controlling (Harold Koonts dan Cyrill O Donnel) ; directing dan facilitating(John D. Millet) ; planning, organizing, motivating dan controlling (John F Mee) ; planning, organizing, actuating dan controlling (George R. Terry )

Walaupun Al-quran secara khusus tidak

menyebutkan istilah adminitrasi, namun digunakan kata dalam bahasa Arab Yudabbiru yang artinya mengarahkan, melaksanakan, mengelola, menjalankan, rekayasa, mengemudikan, penguasa, mengatur, bertugas, mengurus dengan baik, mengkonomiskan, membuat rencana dan berusaha (Cowan, 1976)

Kata Yudabbiru muncul dalam Al quran pada empat

ayat yaitu : 1. Surah Yunus (10) ayat 3 dan 31 2. Surah Ar Rad (13) ayat 2 dan 3. Surah As Sajadah (32) ayat 5

Secara etimologis, administrasi berasal dari kata ad

dan ministrate yang berarti sebagai berikut :

melayani membantu memenuhi melaksanakan menerapkan mengendalikan menyelenggarakan mengarahkan

menghasilgunakan mengellola melaksanakan mengemudikan mengatur mengurus mengusahakn mendayagunakan

Dalam buku Petunjuk Administrasi terbitan

Universitas Gajah Mada administrasi disebutkan sebagai berikut : 1. Suatu aktivitas yang terutama bersangkutan dengan cara untuk menyelenggarakan tujuan yang telah ditentukan semula 2. Suatu proses yang lazim terdapat dalam segenap usaha bersama, baik usaha pemerintah maupun swasta baik usaha sipil maupun usaha militer baik usaha berskala besar maupun usaha kecilkecilan 3. Suatu pengorganisasian dan bimbingan orangorang agar dapat melaksanakan suatu tujuan khusu

Administrasi disebut sebagai ilmu bahkan kini

menjadi suati disiplin ikmu pengetahuan yang berdiri sendiri karena mememnuhi syarat yang diminta oleh suatu disiplin ilmu sebagai imu pengetahuan yang mandiri Pertama, sebagai disiplin ilmu, administrasi memiliki objek materia yaitu manusia, artinya melihat pokok masalah yang dibahas maka manusialah sosok yang dibahas.

Kedua, admninstrasi sebagai disiplin ilmu yang mandiri memiliki objek forma dalam arti sudut pandangya adalah penyelenggara Ketiga, sebagai ilmu, administrasi diterima secar universal diseluruh dunia Keempat, sebagai ilmu, adminitrasi juga dapat dipelajari dan diajarkan sehingga berbagai perguruan tinggi mendirikan jurusan dan kajian administrasi pada berbagai strata Kelima, ilmu administrasi juga mempunyai sistematika yang khas. Adminitrasi disebut sebagai seni adalah karena dalam administrasi juga dikenal berbagai cipta, rasa dan karsa seorang administrator

Dalam ilmu adminintrasi , seni menyelenggarakan

kegiatan secara baik, benar dan indah ada strateginya. Strateginya adalah bagaimana seorang administrator dengan keahliannya mampu mengetahui, bagaimana caranya agar mampu menyelenggarakan pekerjaannya, menjadikan pekerjaannya sebagai teater dan dirinya sendiri. Menurut George R. Terry seni adalah kekuatan pribadi seseorang yang kreatif ditambah dengan keahlian yang bersangkutan dalam menampilkan tugas pekerjaannya (art is personal creative power plus skill in performance)

PENGERTIAN NEGARA
Menurut Aristoteles, Negara adalah

persekutuan dari keluarga dan desa guna memperoleh hidup yang sebaik-baiknya. Menurut Jean Bodin, Negara adalah suatu persekutuan dari keluarga dengan segala kepentingannya yang dipimpin oleh akal dari suatu kuasa yang berdaulat. Menurut Hugo de Groot, Negara adalah suatu persekutuan yang sempurna dari orang-orang yang merdeka untuk

Menurut Bluntschli, Negara adalah

suatu diri rakyat yang disusun dalam suatu organisasi politik disuatu daerah tertentu Menurut Hans Kelsen, Negara adalah suatu susunan pergaulan hidup bersama dengan tata paksa Menurut Leon Duguit, Negara adalah kekuasaan orang-orang kuat yang memerintah orang-orang yang lemah dan kekuasaan orang-orang yang

Menurut Herman Finer, Negara adalah

organisasi kewilayahan yang bergerak dibidang kemasyarakatan dana kepentingan perseorangan dari segenap kehidupan yang multidimensional untuk pengawasan pemerintahan dengan legalitas kekuasaan tertinggi Menurut Robert Mac Iver, Negara adalah gabungan suatu sistem kelembagaan dengan organisasinya sndiri sehingga bila membahas tentang negara, kita cenderung selalu mengartikan lembaga dari suatu

Menurut Logemann, Negara adalah suatu

organisasi kekuasan yang penuh kewibawaan Menurut Kranenburg, Negara adalah suatu sistem dari tugas-tugas umum dan organisasi yang diatur dalam usaha untuk mencapai tujuan yang juga menjadi tujuan rakyat yang diliputinya sehingga harus ada pemerintah yang berdaulat Menurut Roger H Soltau, Negara adalah alat atau wewenang yang mengatur atau mengendalikan persoalan-persoalan

Menurut Harold J. Laski, Negara adalah

suatu masyarakat yang diintegrasikan karena mempunyai wewenang yang bersifat memaksa dan secara sah lebih agung daripada individu atau kelompok yang merupakan bagian dari masyarakat Menurut Max Weber, Negara adalah suatu masyarakat yang mempunyai monopoli dalam penggunaan kekerasan fisik secara sah dalam suatu wilayah

Menurut Miriam Budiarjo, Negara adalah suatu

daerah teritorial yang rakyatnya diperintah oleh sejumlah pejabat yang berhasil menuntut warganya untuk taat pada peraturan perundangan-perudangan melalui penguasan monoplistis dari kekuasaaan yang sah. Menurut Nasroen, Negara adalah merupaka salah satu alat penting yang diadakan oleh manusia dan berada ditangan manusia itu sendiri Menurut Djokosoetono, Negara adalah suatu organisasi menausia atau kumpulan manusia yang berada dibawah suatu pemerintah yang sama

SYARAT NEGARA
Ada empat syarat negara di

dunia yang wajib dipenuhi, yaitu sebagai berikut : 1. Adanya wilayah 2. Adanya pengakuan 3. Adanya pemerintahan 4. Adanya rakyat

1. Adanya wilayah
Akan halnya wilayah, dua negara dapat

saling bertempur mati-matian karena persoalan wilayah. Lihatlah Inggris dan Argentina berebut Pulau Malvins. Bahkan Indonesia dan Malaysia di meja perundingan sempat menimbulkan kketegangan bagi masyarakat yang mendengar persoalan Pulai Sipadan dan Ligitan yang kemudian lepas ke tangan negeri Jiran tersebut

Wilayah memang sangat penting bagi

tegaknya negara. Rakyat Palestina sepanjang hidupnya menuntut haknya kepada dunia bahwa tanah yang dikangkangi Israel adalah milik mereka. India dan Pakista juga masih mempersoalkan Kashmir. Rusia bagaimanapun berbeda agama dengan negara-negara Islam yang diinjaknya, terus menerus mengintimidasi negara-negara

2. Adanya Pengakuan
Adanya pengakuan dari dalam dan luar

negeri tentang eksistensinya suatu negara adalah sangat penting, bagaimana jadinya suatu negara yang tidak diakui. Ada dua jenis pengakuan, yaitu dari dalam negeri sendiri dan dari luar negeri. Pengakuan dari dalam negeri adalah kesediaan dan kerelaan warga negara untuk diperintah oleh pemerintah yang sah.

Pengakuan dari luar negeri adalah

dengan mengirm duta besar berkuasa penuh yang mewakili negeri tersebut ke dalam negeri kita begitu negeri kita baru merdeka. Sebaliknya kita juga mengirimkan duta dan konsul kita ke negeri tersebut mewakili pemerintahan kita untuk berbagai

3.Adanya Pemerintahan
Syarat berikutnya yang menjadi syarat

berdirinyua negara adalah adanya pemerintah. Apabila tidak dibentuk pemerintah dalam suatu negara maka masyarakat akan seenaknya bertindak tanpa hukum (anarkis). Dalam arti luas pemerintah adalah eksekutif, legislatif, yudikatif dan lembaga tinggi lainnya, sedangkan dalam arti sempit hanyalan lembaga eksekutif saja

Pemerintah hanya sekelompok orang

yang menjalankan aturan dengan maksud menjaga ketertiban dan keamanan disatu pihak, sedangkan dilain pihak dituntut pelayannnya terhadap berbagai peroalan masyarakat. Biaya hidup pemerintah diperoleh dari pajak (pungutan paksa sesuai dengan peraturan), retribusi (pungutan setelah memberikan jasa)

4. Adanya Rakyat
Rakyat adalah salah satu syarat negara,

yaitu keseluruhan orang-orang baik yang berada di dalam negeri maupun yang ada di luar negeri dan mempunyai hak pilih atau dicabut hak pilihnya untuk waktu tertentu, atau belum mempunyai hak karena persyaratan tertentu. Warga negara adalah mereka yang dinyatakan warga oleh suatu negara tertentu berdasarkan peraturan perundang-undangan negara tersebut

Masyarakat adalah mereka yang

bersama-saman menjadi anggota suatu negara yang harus dibina dan dilayani oleh administrasi pemerintah setempat. Penduduk adalah mereka yang menjadi penghuni dari suatu negara tertentu yang harus dievaluasi.

Menurut hukum internasional, tiap-tipa negara

berhak untuk menetapkan sendiri siapa yang akan menjadi warga negaranya. Untuk itu ada dua asas yang bisa dipakai daam penentuan kewarganegaraan, yaitu asas ius soli dan asas ius sanguinis. Asas Ius Soli menentukan kewarnegaraan berdasarkan tempat, yaitu siapapun yang bertempat tinggal dalam waktu tertentu disuatu tempat maka yang bersangkutan dinyatakan sebagai warga negara temapt tersebtu. Sudah barang tentu termasuk yang dilahirkan ditempat tersebut

Asas Ius Sanguinis menentukan kewarganegaraaan

berdasarkan daerah, yaitu siapa pun yang merupakan anak kandung (sedarah seketurunan ) dilahirkan oleh seorang warga negara tertentu maka anak tersebut juga dianggap warga negara yang bersangkutan. Dengan demikian terdapat dua persoalan, yaitu ada mereka yang memperoleh dua kewarganegaraan (Bipatride) dan ada pula yang tidak satupun kewaganegaraan yang diperolehnya (Apatride), yaitu karena sebagai berikut :

Anak yang lahir dan bertempat tinggal dilokasi

negara yang menganut Asas Ius Soli (tempat) sedangkan daerah asal orang tuanya menganut asas ius sanguinis (darah) mengakibatkan anak tersebut memperoleh dua kewarganegaraan (bipatride) Anak yang lahir dan bertempat tinggal dilokasi negara yang menganut Asas Ius Sanguinis (darah) sedangkan daerah asal orangtuanya menganut Asas Ius Soli (tempat) mengakibatkan anak tersebut tidak satupun memperoleh kewarganegaraan (Apatride)

Oleh karena itu, Negara Kesatuan Republik Indonesia

keberadaan WNA dan WNI ditentukan dalan UUD 1045 pasal 26 ayat (1) dan (2) sebagai berikut: Yang menjadi wargan negara ialah orang-orang bangsa Indonesia asli dan orang-orang bangsa asing yang disahkan dengan undang-undang sebagai warga negara (Pasal 1) Syarat syarat mengani kewarganegaraan ditetapkan dengan undang-undang (Pasal 2) Berdasarakan pasal 26 ayat (2) UUD 1945 tersebut dia atas dijabarkan dan dibuatlah UU Nomor 62 Tahun 1958 tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia.

KEDAULATAN NEGARA
Dimana letak kekeuasaan tertinggi pada suatu

bermacam-macam yang terjadi pada berbagai negara, terkadang hanya sebagai slogan, tetapi terkadang memang diikuti secara konsukeun, antara lain sebagai berikut : Ada negara yang menganggap bahwa kedaulatannya ditangan rakyat, artinya suara rakyat banyak benar-benar didengar, keluhan dan penderitaannya

Ada pula negara yang mengatakan bahwa kedaulatan

berada ditangan hukum artunya supremasi hukum dinomorsatukan, peraturan dijunjung tinggi Ada pula negara yang mengatakan bahwa kkedaulatannya berada ditangan Tuhan. Jadi Tuhan yang Mahakuasa yang menentukan jalannya roda pemerintah. Ada pula negara yang terus terang mengatakan bahwa kedaulatannya berada ditangan raja.Inilah bentuk yang paling mengultuskan manusia dimuka bumi Ada pula negara yang mengatakan bahwa kedaulatannya berada ditangan negara sendiri

TIMBULNYA NEGARA
Banyak teori yang mengemukakan timbulnya

diantaranya adalag sebagai berikut : 1. Teori Kenyataan Toeri kenyataan adalah teori yang menganggap bahwa memang sudah kenyataannya berdasarkan syarat-syarat tertentu negara itu dapat timbul

Teori Ketuhanan Teori ketuhaanan adalah teori yang menganggap bahwa memang sudah menjadi kehendak Tuhan Yang Maha Mahakuasa suatu negara itu timbul Teori Perjanjian Teori Perjanjian adlah teori yang menganggap bahwa suatu negara itu terbentuk berdasarkan perjanjian bersama antara orang orang yang sepakat mendirikan suatu negara ataupun antara orang-orang yang dijajah dengan penjajahnya

Teori Penaklukan

Teori Penaklukan adalah teori yang menganggap bahwa negara itu timbul karena serombongan manusia menundukkan serombongan yang lain sehinggan negara berdiri sendiri atas dasar pemberontakan, proklamasi, peleburan maupun penguasasn Teori Kekuatan Teori kekuatan adalah teori yang menganggap bahwa negara itu timbul karena serombongan manusia mengalahkan rombongan manusia yang lain. Rombongan manusia yang lebih kuat ini kemudian membuat hukum (might makes right). Dengan demikian kekuatan menjadi pembenaran dan raison detre nya negara. Teori kekuatan ini sama dengan teori penaklukan

Teori Patrilineal

Teori Patrilineal adalah teori yang menganggap bahwa negara itu timbul karena dalam suatu kelompok keluarga yang masih primitif pada mulany, sang ayah sebagai pemimpin keluarga memiliki kekuasan kemudian penerusnya ditarik dari keturunan anak laki-laki tertua ataupun berikutnya.

Teori Matrilineal

Teori Matrilineal adalah teori yang menganggap bahwa negara itu timbul karena dalam suatu kelompok keluarga yang masih primitif pada mulanya, walaupun kepemimpinan dapat saja dijabat oleh seorang laki-laki ataupun seorang wanita namun pengganti diambil dari garis keturunan ibu (wanita)

Teori Organis

Teori organis adalah teori yang menganggap bahwa negara sebagai manusia, pemerintah dianggap kepalanya, masyarakat dianggap sebagai dagingnya, undang-undang dianggap sebagai tulangnya. Dengan begitu, negara bagaikan manusia yang lahir, tumbuh, berkembang dan kemudian mati karena bubar

Teori Daluwarsa

Teori daluwarsa adalah teori yang menganggap bahwa negara itu ternetuk karana memang sudah dari dulunya ada seseorang yang memerintah, lalu dengan sendirinya seterusnya keturunan yang bersangkutan diterima sebagai pemilik negara yang membudaya

Teori Alamiah

Teori alamiah adalah teori yang menganggap bahwa negara itu adalah ciptaan alam yang sudah terbentuk dan berkembang alamiah. Dengan begitu, batas-batas negara adalah sungai, hutan, pantai dan gurun pasir yang alami

Teori Filosofis

Teori filosofis adalah teori yang menganggap bahwa negara terbentuk berdasarkan renungan akan arti sebuah pemerintah negara, lalu dipperhitungkan untuk selayaknya ada. Teori Historis Teori Historis adalah teori yang menggangap bahwa negra itu memiliki lembaga sosial yang tidak dibuat dengan sengaj, tetapi tumbuh secara evolusioner sesuai dengan kebutuhan situasi dan kondisi ruang dan waktu manusia sehingga secara kesejahteraan berkembanglah negara itu seperti apa yang kita lihat selanjutnya.

BENTUK NEGARA
Bentuk negara berbeda dengan bentuk pemerintahan,

karena menurut penulis bentuk pemerintahan terdiri dari parlementer, presidensial, campuran dan komunis sedangkan bentuk negara terdiri dari kerajaan dan republik. Bentuk negara kerajaan dipimpin oleh seorang raja (kaisar) atau ratu (maharani) yang diwariskan secara turun temurun Bentuk negara Republik dipimpin oleh seorang yang dipilih oleh badan tertntentu (konsitutif atau legislatif) atau dipilih langsung oleh rakyat dalam suatu pemilihan umum

Ada beberapa pertanggungjawaban kepala

pemerintaha didepan wakil rakyat yaitu sebagai berikut : Impeachment adalah apabila seorang kepala pemerintahan secara pribadi melakukan kesalahan, sehingga membuat para wakil rakyat memanggilnya untuk diminta pertanggungjawabannya, tanpa akan menjatuhkan kabinet (dewan menteri-menteri)

Accountability speech adalah apabila rakyat kepala pemerintahan menyelesaikan tugasnya dalam akhir masa jabatannya maka menyampaikan apa yang telah dilakukan untuk mendapat penilaian dari para wakil rakyat, setelah pidato dibacakan kabinet hanya menunggu waktu pelantikan kabinet baru (demisioner)

Progress report adalah apabila akhir setiap tahun masa jabatan, untuk mengetahui sejauh mana penyelenggaraaan pemerintahan maka dilaporkanlah kemajuannya. Kepada para wakil rakyat, tanpa membuat kepala pemerintahan tersebut turun jabatan karena hanya bersifat koreksi dari dewan

Inaugural speech adalah apabila seorang kepala pemerintahan memulai masa jabatannya maka setelah yang bersangkutan dilantik, kepala pemerintahan tersebut diperbolehkan membaca apa yang menjadi visi dan misi kerjanya untuk didengarkan oleh para anggota parlemen ataupun badan konstitusi

Kemudian untuk melihat berbagai jenis bentuk

pemerintahan dapat diuraikan sebagai berikut : 1. Sistem pemerintahan kabinet presidensial 2. Sistem pemerintahan kabinet parlementer 3. Sistem pemerintahan kabinet campuran 4. Sistem pemerintahan kabinet komunis

SISTEM PEMERINTAHAN KABINET PRESINDESIAL


Kabinet presidensial, yaitu kabinet yang menteri-

mentrinya bertanggungjawab kepada presiden. Agar para menteri tidak berlindung dibawah kekuasaan presiden apabila melakukan kesallahan maka antara badan legislatif (parlemen) dengan badan eksekutif (presiden dan menterinya) harus saling mengawasi dengan ketat (checking power with power)

S.L Witmaan dan J.J. Wuest mengemukakn empat

ciri kabinet presidensial yaitu sebagai berikut : 1. It based upon the separation of power principles 2. The executive has no power to disolves the legislature nor must he resign when he loses the support of the majority ofs its membership 3. There is no mutual responsibility between the president and his cabinet the latter is, wholy responsible to the chief executive. 4. The executive is chosen by the electrorate

Dengan demikian menurut sistem pemerintahan

presidensial sebagai berikut : 1. Hal tersebut berdasarkan atas prinsip-prinsip pemisahan kekuasaan 2. Eksekutif tidak mempunyai kekuasaan untuk membubarkan parlemen dan juga tidak mesti berhenti sewaktu kehilangan dukungan dari mayoritas anggtoa parlemen 3. Dalam hal ini tida ada tanggung jawan bersama antara presiden dan kabinetnya, karean pada akhirnya seluruh tanggung jawab sama sekali tertuju pada presiden (sebagai kepala pemerintahan) 4. Presiden diplih langsung oleh para pemilih

SISTEM PEMERINTAHAN KABINET PARLEMENTER


Kabinet parlementer, yaitu kabinet yang para

menterinya masing-masing bertanggung jawab kepada parlemen. Menurut S.L Witman dan J.J Wuest ada empat cara pula berkenan dengan sistem pemerintahan kabinet parlementer, yaitu sebagai berikut : 1. Its based upon the diffusin of power principle

There its mutual responsibility between the executive and the legislature hence the executive may dissolve the legislature or he must resign together with the rest of the cabinet when his polocies are not longer acceptted by the majority of the membership in the legislature 3. There is also mutual of the responsibility the executive and the cabinet. 4. The executive (Prime Minister, Premier, or Chancelor) is chosen by the titular head of state (Monarch of President) according to teh support of the majority in the legislature
2.

Dengan demikian menurut sistem pemerintahan

parlementer adalah sebagai berikut : 1. Hal tersebut berdasarkan atas prinsip-prinsip pembagian kekuasaan 2. Diimana menjadi tanggung jawab bersama antara eksekutif dan legislatif. Oleh karena itu, pihak eksekutif boleh membubarkan parlemen (legislatif) atau sebaliknya eksekutif sendiri harus meletakkan jabatan bersama-sama kabinetnya, yaitu ketika kebijaksanaan pemerintah tidak lagi dapat diterima oleh kebanyakan suara para anggota sidang yang ada dalam parlemen (legislatif) tersebut

Dalam hal ini juga terjadi pertanggungjawaban bersama (timbal balik) antara lain Perdana Menteri dengan kabinetnnya. 4. Pihak eksekutif (baik Perdana Meneteri maupun para menteri secara perseorangan dipilih oleh kepala pemerintahan dan pemegang masingmasing departmen negara, sesuai dengan dukungan suara mayoritas parlemen
3.

SISTEM PEMERINTAHAN KABINET CAMPURAN


Kabinet campuran, yaitu kabinet yang

presidennya tidak hendak kehilangan kekuasaaan ketika anggota parlemen memberikan mosi tidak percaya kepada pemerintahan. Oleh karena itu, yang jauh hanya perdana menteri dan menteri-menterinya, tetapi presiden tidak dapat dijatuhkan oleh parlemen

SISTEM PEMERINTAHAN KABNET KOMUNIS


Kabinet komunis, yaitu kabinet yang baik kepala

pemerintahan maupun kepala pemerintahan dijabat secara ex Officio oleh pimpinan partai komunis, mulai dari tingkat pusat samapi pada tingkat pemerintahan daerah. Karena partai komunis yang ada didaerah sekaligus menjadi kepala daerah dan kepada wilayah. Bila dibandingkan antara kekuatan partai komunis ketika zaman Uni Soviet masih berdiri dengan ketika zaman kuatnya Partai Golkar di Indonesia pada era Orde baru hampir mirip.

Selain bentuk sistem pemerintahan tersebut

diatas, ada pula dikenal kabinet koalisi yaitu kabinet yang dibentuk oleh presiden dengan mengambil berbagai menteri yang berasal dari bermacam-macam

BAB 2 BATASAN ADMINISTRASI NEGARA


Pendefinisian Administrasi Negara

Menurut John M.Pffifner dan robert V. Presthus : 1. Public administration involves the implementaion of public policy which has been determine bya represntatives political bodies 2. Public administration may be defined as the coordination of individual and group efforts to caary out public policy. It mainly occupied with the daily work of governments.

3.

In Sum, public administration is a process concerned with carrying out public policies, encompassing innumerable skliss and techniques large number of people.

Jadi menurut Pffifner dan Presthus antara lain

sebagai berikut : 1. Administrasi negara meliputi implementasi kebijaksanaan pemerintah yang telah ditetapkan oleh badan-badan perwakilan politik 2. Administrasi negara dapat didefinisikan sebagai koordinasi usaha-usaha perorangan dan kelompok untuk melaksanakan kebijaksanaan pemerintah. Hal ini terutama meliputi pekerjaan sehari-hari pemerintah

3.

Secara ringkas, administrasi negara adalah suatu proses yang bersangkutan dengan pelaksanaan kebijaksanaan-kebijaksanaan pmerintah, pengarahan kecakapan dan tekniktteknik yang tidak terhingga jumlahnya, memberika arah dan maksdu terhadap usaha sejumlah orang.

Menurut Felix A. Nigro dan Lloyd G. Nigro

(Public administration ) is cooperative group effort in public setting 2. (Public administration) covers all three branches ; executive, legislative, and judicial and their interrelationships 3. (Public Administration ) has ana important role formulating of public policy and is thus a part of teh political process
1.

(Public Administration) is closely associated with numerous private group and individual s in providing services to the community 5. (Public admnistration) is ini different in significant ways from private admninstration
4.

Jadi menurut Felix A. Nigro dan Lloyd G. Nigro

Administrasi negara dalah suatu kerjasama kelompok dalam lingkungab pemerintahan 2. Administrasi negara meliputi ketiga cabang pemerintahan yaitu eksekutif, legislatif dan yudikatif serta hubungan diantara mereka 3. Administrasi negara mempunyai peranan penting dalam perumusan kebijaksanaan pemerintah dan karenanya merupakan sebagian dari proses politik
1.

Administrasi negara sangat erat berkkaitan dengan berbagai macam kelompok dan perorangan dalam menyajikan pelayanan kepada masyarakat 5. Administrasi negara dalam beberapa hal berbeda pada penempatan pengertian dengan admnistrasi perorangan
4.

Menurut Prajudi Atmosudirjo

Administrasi negara adalah admninstrasi dari negara sebagai organisasi dan admninstrasi yang mengejar tujuan-tujuan yang bersifat kenegaraan. Menurut Arifin Abdulrachman Administrasi negara adalah ilmu yang mempelajari pelaksanaan politik negara Menurut Edward H. Litchfield Adminitrasi negara adalah studi mengenai hubungan bermacam macam badan pemerintahan diorganisir, diperlengkapi dengan tenaga tenaganya, dibiayai digerakan dan dipimpin

Menurut Dwight Waldo

Administrasi negara adalah menajemen dan organisasi dari manusia dan peralatannya guna mencapai tujuan pemerintah Menurut Marshal E. Dimock, Gladys O Dimock, dan Louis W. Koening Administrasi negara adalah kegiatan pemerintahan didalam melaksanakan kekuasaan politiknya.

Menurut George J Gordon

Administrasi negara dapat dirumuskan sebagai seluruh proses baik yang dilakukan organisasi maupun perseorangan yang berkaitan dengan penerapan atau pelaksananan hukum dan peraturan yang dikeluarkan oleh badan legislatif, eksekutif serta peradilan. Karena objen diplin Ilmu Administrasi Negara adalah pelayanan publik, sehingga yang dikaji terutama adalah keberadaan berbagai organisasi publik, Maka Lloyd D. Musilf dan Harold Seidman dalamm tulisan mereka berjudul The Blurred Boundaries Of Public Administration, melihat pada batasan-batasan administrasi publik

Namun demikian ada tujuh hal khusus dri Publik

Administrasi, yaitu tidak dapat dielakkan (unavoidable), senantiasa mengharapkan ketaatan (expect obdience), mempunyai prioritas (has priority), mempunyai pengecualian (has exficult), pucuk pimpinan politik ( top management political), sulit diukur (difficult to measure) sehingga kita terlalu banyak mengharapkan dari adminitrasi publik ini (more is expected of public)

PARADIGMA ADMINISTRASI NEGARA


Paradigma adalah corak berpikir seseorang atau

kelompok orang. Karena ilmu pengetahuan sifatnya nisbi walaupun salah satu persayaratan harus diterima secara universal , namun dalam kurun waktu tertentu tetap mengalami perubahan, termasuk ilmu-ilmu eksakta sekalipun.

Thomas Kuhn mengatakan paradigma merupakan suatu

cara pandang , nilai-nilai, metode-metode, prinsip dasar, atau cara memecahkan suatu masyarakat ilmiah pada suatu masa tertentu. Robert T. Golembiewski menganggap bahwa standar suatu disiplin ilmu dilihat dari fokus dan lokusnya. Fokus mempersoalkan apa kajian (what of the field) atau cara bagaimana memecahkan (solution) persoalan. Sedangkan lokus mempersoalkan dimana lokasi (where of the field) atau medan penerapan suatu displin ilmu.

Selain itu penulis menyuguhkan cara melihat posisi

ilmu dari objek forma dan objek materialnya, sebagaimana akan diuraikan nanti. Nicholas Henry memilah milah bahwa ada 5 (lima) kelompok corak berpikir para pakar tentang keberadaan ilmu administrasi negara, yaitu sebagai berikut :

1.

2. 3.

4.
5.

Paradigma dikotomi antara politik dan administrasi negara, tokoh-tokohnya Frank J Goodnow dan Leonard D While Paradigma prinsip prinsip administrasi , tokohtokohnya WF. Willoughby, L Urwick Paradigma administrasi negara sebagai Ilmu Politik Paradigma administrasi negara sebagai Ilmu administrasi Paradigma administrasi negera sebagai Administrasi Negara

Sementara itu menurut George Redickson ada 6

(enam) kelompok corak berpikir dalam pertumbuhan administrasi negara, yaitu : 1. Paradigma birokrasi klasik, tookoh-tokohnya adallah Max Weber, Woodrow Wilson, frederick Taylor, luther Gulllick dan lyndall Urwick 2. Paradigam birokrasi neo klasik, tokoh-tokohnya dalah Herbert Simon, richard M. Cyert, dan James G.A March

Pradigma kelembagaan tokoh-tokohnya dalah Charles E. Lindblom, James Thomson, Frederick C Mosher, dan Amitai Etzioni 4. Paradigma hubungan kemanusian, tokoh-tokohnya adalah Rensis Likert, Daniel Kazt dan Robert Kahn 5. Paradigma pilihan masyarakat umu, tokohtokohnya adalah Vincent Ostrom, Jame Bahanan, dan Gordon Tullock 6. Paradigma administrasi negara baru, tokohtokohnya adalah Frank Marini dan George H. Fredrickson
3.