Anda di halaman 1dari 4

PathWays DM

Penuaan, keturunan, infeksi, gaya hidup: Diit, kehamilan, obesitas Sel beta pancreas rusak/terganggu Produksi insulin
Katabolisme protein

Glukagon Hiperglikemi 60>140 mg/dl Glukosuri diuretic osmotic Poliuri

lipolisisis As.Hiperosmolalitas lemak bebas As. lemak teroksidasi Koma Ketonemia Kalori keluar Ketonuri Rasa lapar Ketoasidosis Polifagi Rasa haus Syok Asidosisi Metabolisme Polidipsi

BUN

As. Amino As. Laktat

Glukoneogenesis Sel kelaparan Hilang prot. tubuh Respon perd. darah lambat

Prod. energi metabolisme Dehidrasi Kelelahan Kelelahan

Resiko Infeksi

< volume cairan dan elektrolit

Perubahan nutrisi > < kebutuhan Pengetahuan dari

DM Penurunan perfusi jaringan cerebral Iskemia Hipoksia Metabolisme anaerob terganggu Nekrosis jaringan otak Volume cairan bertmbah Aktifitas elektrolit Pompa Na dan K gagal SNH

Asam laktat meningkat Edema cerebral TIK meningkat Hernia cerebral

Na dan K influk Retensi air

HIPERTENSI

Otak

Ginjal

Retina Spasmus arteriole Diplopia

Pemblh darah Sistemik Vasokontriksi afterload Koroner jantung invark miokard

Resistensi pemb. drh otak Tek. pemblh drh otak Nyeri Gx. kepala rasa nyaman ; nyeri

Suplai O2 otak Kesadaran

Vasokonstriksi pemblh. darah


ginjal Blood flow

Resiko injuri

Respon KAA Vasokonstriksi Rangsang aldosteron Retensi Na Oedema

Resiko injuri

COP

CVA

Intoleransi aktivitas

Nyeri dada

Gx. Keseimbangan cairan

Gangren adalah proses atau keadaan yang ditandai dengan adanya jaringan mati atau nekrosis, namun secara mikrobiologis adalah proses nekrosis yang disebabkan oleh infeksi. (Askandar, 2001). 1. Gangren Kaki Diabetik Wagner ( 1983 ) membagi gangren kaki diabetik menjadi enam tingkatan , yaitu : Derajat 0 : Tidak ada lesi terbuka, kulit masih utuh dengan kemungkinan disertai kelainan bentuk kaki seperti claw,callus . Derajat I Derajat II Derajat III Derajat IV Derajat V : Ulkus superfisial terbatas pada kulit. : Ulkus dalam menembus tendon dan tulang. : Abses dalam, dengan atau tanpa osteomielitis. : Gangren jari kaki atau bagian distal kaki dengan atau tanpa selulitis. : Gangren seluruh kaki atau sebagian tungkai.

Sedangkan Brand (1986) dan Ward (1987) membagi gangren kaki menjadi dua golongan : 1. Kaki Diabetik akibat Iskemia ( KDI ) Disebabkan penurunan aliran darah ke tungkai akibat adanya makroangiopati ( arterosklerosis ) dari pembuluh darah besar ditungkai, terutama di daerah betis. Gambaran klinis KDI : - Penderita mengeluh nyeri waktu istirahat. - Pada perabaan terasa dingin. - Pulsasi pembuluh darah kurang kuat. - Didapatkan ulkus sampai gangren. 2. Kaki Diabetik akibat Neuropati ( KDN )

Terjadi kerusakan syaraf somatik dan otonomik, tidak ada gangguan dari sirkulasi. Klinis di jumpai kaki yang kering, hangat, kesemutan, mati rasa, oedem kaki, dengan pulsasi pembuluh darah kaki teraba baik.

Anda mungkin juga menyukai