Anda di halaman 1dari 27

PENGKAJIAN KEPERAWATAN PADA GANGGUAN SISTEM MUSKULOSKELETAL

TUJUAN PEMBELAJARAN

Peserta Didik : Mampu melakukan pengkajian Langkah-langkah pengkajian Mengidentifikasi masalah aktual & potensial Melakukan anamnesis komprohensif Pemeriksaan fisik Mengiterprestasikan pemeriksaan diagnostik

Hal-hal yang Perlu Diperhatikan dalam Anamnesis : Ketenangan Mendengar dengan aktif Klarifikasi Memfokuskan Konfrontasi Memberi umpan balik Pemberian informasi Menyimpulkan

Skema Pengkajian

Anamnesis

Pemeriksaan fisik

Meninjau pemeriksaan fidik

Konsultasi dg Tim kes lain

Studi literatur

- Keluhan Utama - Riwayat Kes

Pemeriksaan fisik Umum & lokal

Interprestasi hasil Diagnostik - Foto rontgen - CT Scan - MRI & Lab

Analisis Data

KELUHAN Nyeri PQRST Deformitas Ketidakstabilan Sendi (kaku) Pembengkakan (odem) Kelemahan otot Gangguan sensibilitas Fungsiolaesa

PQRST P Provoking incident nyeri (-) bila istirahat nyeri (+) bila beraktifitas Q Quality of pain seperti terbakar, berdenyut tajam Region pada bagian mana ada penjalaran nyeri Scale of pain Time

6B
B1 (Breathing) B2 (Blood) B3 (Brain) B4 (Bladder) B5 (Bowel) B6 (Bone)

INTEGRITAS TULANG Kalau terjadi fraktur ada tanda pasti & tdk pasti Tanda Pasti : - ada fragmen tulang yg menjulur keluar (pd fraktur terbuka) - ada hasil foto rontgen - ada crepitasi Tanda tidak Pasti : - deformitas - Nyeri sumbu - odem - fungsiolaesa (ROM terbatas) - memendek

GANGGUAN SISTEM MUSKULOSKLETAL

Trauma fraktur, disclocatio luksasio ruftur tendon Infeksi osteomielitis Inflamasi reumatoid artritis Degeneratif osteoporosis Tumor ganas (malignancy) osteosarcoma Kel. Kongenital CTEV (Congenital Talipes Exuino Varus)
Genu Varus = X Genu Valgus = 0

1. PEMERIKSAAN TULANG Harus tahu sistem skletal Skelet Aksial (80) Skelet Apendikular (126) - anggota gerak atas humerus - Antebrachii - anggota gerak bawah femur - cruris

2. PEMERIKSAAN SENDI
ROM (Range Of Motion) Abduksi / aduksi Dorso Fleksi / Palmar Flexi Inversi / Eversi Rotasi Interna / Rotasi Externa Pronasi / Supinasi

Pada inspeksi & Palpasi


Deformitas sendi Nyeri ROM terganggu Penyebab bisa : - Disclolatio - Lucsasi - Ruftur Tendon - Reumatoid Artritis - Hematros

3. PEMERIKSAAN OTOT
Penilaian kekuatan otot 0 = Lumpuh (paralise) 1 = Ada tonus otot, tapi tdk menggerakan sendi 2 = Mampu menggerakkan sendi, tapi tdk mampu melawan gravitasi 3 = Mampu melawan gravitasi tapi tdk kuat thd tahanan 4 = Mampu thd tahanan yg ringan 5 = Kekuatan otot normal

4. PEMERIKSAAN SARAF Sistem motorik - Tonus Atrofi - Spastik - Fleksid - Refleks fisiologis Patologis

5. PEMERIKSAAN PEMBULUH DARAH Arteri Vena ~ CRT (Capilary Refill Time) Pada kecelakaan sering terjadi pecahnya pembuluh darah arteri shg tdk ada denyut nadi pd perifer, akral dingin, sianosis bg distal

Compartment Sindrom
bisa disebabkan karena komplikasi dari perdarahan hebat yg dapat menekan otot, saraf & pembuluh darah atau bisa karena tekanan dari luar seperti gips/ pembebatan yg terlalu kuat 1. Akral dingin (+) 2. Sianosis (kebiru-biruan) (+) 3. Pergerakan motorik/sensorik / (-) 4. Denyut nadi perifer (-)

PEMERIKSAAN FISIK LOKALIS

1. Inspeksi (look) 2. Palpasi (feel) 3. Penilaian gerak sendi (move)

1.

INSPEKSI (LOOK) :

Kulit Jaringan lunak (AVN, otot, tendon, ligamen) Odem, hematoma, vulnus, fragmen tulang Deformitas pd ekstremitas Postur tubuh (kifosis, lordosis, skoliosis)

2. PALPASI (FEEL) :
Suhu kulit (panas/dingin) Denyutan arteri teraba/tidak Adanya - spasme otot - atrofi - hematros Nyeri tekan/ketok atau referred pain Adanya deformitas (fractur, dislokasi, luksasi) Adanya krepitasi Adanya pemendekan

3. PERGERAKAN (MOVE)

Evaluasi pergerakan sendi aktif & pasif - Apakah menimbulkan rasa sakit - Apakah ada krepitasi Stabilitas sendi Apakah ada rupture ligamen/tendon ROM setiap sendi mempunyai nilai batas gerakan normal apakah pergerakan sendi normal / tidak

PEMERIKSAAN DIAGNOSTIK
Radiologi : Foto Rontgen dpt menggambarkan keadaan tulang/perubahan hubungan tulang/integritas tulang & perubahan struktur sendi CT Scan (Computerized Tomography Scanning) MRI (Magnetic Resonance Imaging) Angiografi Venogram Mielografi Artrografi

PEMERIKSAAN LAIN Artrosintesis aspirasi cairan sinovial Artroskopi prosedur endoskopi melihat sendi Elektromiografi potensial listrik otot & saraf Biopsi

LABORATORIUM

Hematologi Darah lengkap - Eritrosit - Leukosit - Trombosit - Hemoglobin Faal hemostasis - Bleeding time - Clotting time - Trombosit

Kimia darah - Serum Creatin Kinase (CK) - SGOT (Serum Glutamic Oxaloacetic Transminase) pd kerusakan otot Elektrolit darah - kadar calcium berubah pd osteomalasia atau meningkat pd tumor tulang metastasis BSN 2 jam PP RFT LFT, dll

Berdasarkan dari hasil pengkajian DX Keperawatan Aktual & potensial Kerusakan mobilitas fisik Nyeri Resiko thd kerusakan integritas kulit Resiko thd disfungsi neurovaskuler perifer Gangguan perfusi jaringan perifer Kurangnya perawatan diri Intoleransi aktivitas Perubahan penampilan peran

Gangguan harga diri Koping individu tdk efektif Resiko thd infeksi Perubahan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh Konstipasi Gangguan pola tidur

MATUR SUKSMA

Anda mungkin juga menyukai