Anda di halaman 1dari 3

1 II. TIME VALUE OF MONEY 2.1.

PENDAHULUAN Semua alternatif dalam analisa ekonomi biasanya dinyatakan dengan suatu perkiraan banyaknya uang pada periode waktu tertentu dari suatu penerimaan atau pengeluaran dimasa yang akan datang. Sehingga disini nilai waktu dari uang sangat berpengaruh, sebagai contoh : Seorang manager memutuskan untuk membeli mesin pencampur seharga 30.000. Pembayaran dapat dilakukan 2 jalan : a. Pembayaran secara kontan, mendapat potongan 3 %. b. Kalau hutang: Pembayaran sekarang (DP) 5.000, kemudian diangsur pada akhir tahun 1 $ 8.000, akhir tahun ke 2 $ 6.000 dan akhir tahun berikut sama sampai akhir tahun ke 5. Persoalan alternatif diatas dapat dibuat Tabel pembayaran yang telah dikeluarkan versus waktu seperti berikut ini: PENGELUARAN Akhir Tahun 0 (sekarang) 1 2 3 4 5 Pembayaran Kontan - 29.100 ( - 30.000 + 900 ) 0 0 0 0 0 Pembayaran selama 5 tahun - 5.000 - 8.000 - 6.000 - 6.000 - 6.000 - 6.000

2.2. INTEREST ( BUNGA ) Apabila dianalisis ketika manager tersebut membeli dengan kontan uang yang dibayarkan saat itu atau sekarang hanya $29.100 (Present), sedangkan kalau dengan angsuran (Future) maka total yang dia bayarkan adalah $ 37.000. Selisih dari pembayaran ini karena adanya faktor nilai waktu dari uang (Time valve of money) yang disebut bunga (interest) atau sekarang disebut Return on Investment. Jadi 1 $ sekarang berharga lebih banyak dari 1 tahun mendatang.

2 2.3. Simple dan Compound interest. Yang akan dibicarakan disini adalah Compound interest. Beberapa notasi yang digunakan : i n P F A = interest rate (suku bunga) tahunan = jumlah periode interest (tahun) = jumlah uang sekarang (Prasent Worth) = jumlah uang yang akan datang atau pokok + bunga (Future Worth) = pembayaran / penerimaan yang jumlahnya sama setiap akhir tahun. Apabila sekarang ini sejumlah uang P di investasikan selama 1 tahun dengan suku bunga i %, maka pada akhir tahun akan menerima investasi mula-mula (P) bersama bunganya Pi atau jumlahnya = P + Pi = P ( l + i ) dan seterusnya apabila selama 2 tahun maka yang diterima = P ( l + i ) + P ( l + i ) = P ( l + i )2 . atau = F Untuk simple interest maka F = P + interest = P + Pi%n = P (1+in)

2.4

Rumus-rumus interest 2.4.1 Rumus-rumus single payment a. F= P ( l + i ) n (l+i)n atau F = P ( F / P, i %, n ). = Single payment compound amount factor ( harganya dapat dilihat pada tabel interest) b. P = F
1 1 = Single payment present worth factor n dan (1 + i ) (1 + i ) n

2.4.2 . Rumus-rumus uniform series c


F =A (1 + i ) n 1 (1 + i ) n 1 Uniform series compound amount factor dan i i
i Uniform series sinking fund factor n dan (1 + i ) 1

d.

i A =F (1 + i ) n 1

e.

A =P

i (1 + i) n i (1 + i) n Uniform Series Capital Recovery Factor dan (1 + i ) n 1 (1 + i ) n 1

f. P = A

(1 + i ) n 1 (1 + i ) n 1 Uniform series present worth factor dan i (1 + i) n i (1 + i) n

2.5 Suku bunga nominal dan effektif Suku bunga nominal adalah suku bunga tahunan tanpa mempertimbangkan pengaruh dari pergandaan, sedangkan suku bunga effektif adalah suku bunga tahunan dimana ada suatu pengaruh dari pergandaan selama tahun itu. Sebagai ilustrasi lihat contoh berikut ini : Apabila seorang mendepositokan uang sebanyak 100 dalam bank, dan bank membayar bunga 5% setahun berganda setiap 6 bulan, artinya bank membayar bunga sebesar 2 % setiap 6 bulan, sehingga pembayaran bunganya selama 2 kali yaitu periode 6 bulan pertama dan periode 6 bulan kedua. a. Suku bunga nominalnya b. Suku bunga effektif i e = (1 + dengan ie = suku bunga effektif, dan c 2.6 Suku bunga kontinew Jenis Interest Simple Compound Periode Tahunan Tahunan Semester Kwartal Bulanan Harian Continew Rumus ie I = 15% 1,15 1,15 Faktorie tahunan 1,150000 1,150000 1,155625 1,158650 1,160755 1,161798 1,161834 =2x2%=5%
r c ) -1 c

r = suku bunga nominal (tahunan)

= jumlah periode interest tahunan.

(1 + in )
(1 +i )1

(1 + i/2 ) 2
(1 + i/4 ) 4

(1,075) 2
(1,0375) 4

(1 + i/12 ) 12
(1 + i/365) 365
er

(1.0125)12
(1,0004109 ) 365
e 0,15