Anda di halaman 1dari 22

Suppositoria

Zulfiayu Farmasi UNG 2013

History
In writings of early Egyptians, Greeks and Romans. Hippocrates : administration to very young and very old

Pengertian
RPS : solid dosage forms of various weights and shapes, usually medicated, for insertion into the rectum, vagina or the urethra.(sediaan padat , umumnya mengandung bahan untuk pengobatan, dgn berbagai ukuran dan bentuk, digunakan pada rektum, vagina atau uretra) DOM : solid dosage forms intended for administration via any several body orifices, namely rectum, the vagina, or the urethra. (Sediaan padat yang digunakan melalui rongga tubuh yaitu rektum, vagina atau uretra) Scoville : conveniently shaped medicated solids intended for insertion into one of the body orifices other than the oral cavity/the agents for use in the rectum, vagina, or urethra (Sediaan padat yang mengandung obat dengan bentuk sedemikian rupa untuk digunakan pada rongga tubuh selain mulut/oral, yaitu pada rektum, vagina dan uretra)

Pengertian

FI ed.IV : sediaan padat dalam berbagai bobot dan bentuk, yang diberikan melalui rektum, vagina, atau uretra; umumnya meleleh, melunak, atau melarut pada suhu tubuh

Pengertian

Suppositoria digunakan bukan hanya digunakan untuk memperoleh efek pengobatan lokal tetapi juga untuk menghasilkan efek sistemik

Efek lokal Hemorrhoids : anestetic action, astringent effect, soothing properties Vaginal suppositories of endocrine drugs : treatment of vulvar n vaginal conditions, vaginitis

Efek sistemik Analgesic Antispasmodic

Types

1. S.rektal, berbentuk peluru, tapered at one or both ends/meruncing, digunakan lewat rektum atau anus. Bobot : 2-3 g (FI III), 2 g (FI IV) (+) torpedo : pada saat digunakan, kontraksi rektal mendorong masuk ke dalam, sehingga mengurangi kemungkinan terlepas/keluar

2. S.vaginal(ovula, pessary), berbentuk bola lonjong spt kerucut, digunakan lwt vagina, 3-5 g, FI III 3-6 g, umumnya 5 g. lebih besar dari suppositoria rektal,berbentuk seperti baji/wedge shaped, globular/bulat, oviform/oval, or rod/batang-shape

3. S.uretra (bacilla, bougies) digunakan lwt uretra, bentuk panjang, 7-14 cm. RPS : diameter:5mm, Panjang 50 mm(wanita) 125 mm(Laki -laki), 2 g (wanita), 4 g (laki-laki) Panjang, kecil, pencil-shaped/meruncing pada salah satu sisi untuk memudahkan penggunaan

Tujuan Penggunaan Obat Bentuk Supositoria


1. Dipakai u pengobatan lokal, baik di dalam rektum, vagina, atau uretra, spt pd penyakit haemorroid/wasir/ambeien, atau infeksi lain. 2. Distribusi sistemik, krn dpt diserap oleh membran mukosa dlm rektum. 3. Jika penggunaan oral tidak mungkin 4. Aksi kerja awal akan cepat diperoleh 5. Menghindari kerusakan bahan obat

Keuntungan Suppositoria
1. Menghindari iritasi pd lambung 2. Menghindari kerusakan obat oleh enzim pencernaan dan asam lambung 3. Dapat memasuki sirkulasi vena secara cepat 4. Dapat digunakan untuk kondisi yang tidak memungkinkan pemberian obat secara oral. Baik karena kondisi pasien (mual dan muntah) atau karena sifat bahan obat 5. Dapat digunakan untuk memperoleh efek pengobatan yang diperpanjang (sustained)

Faktor yg mempengaruhi absorpsi obat per rektal


Faktor fisiologis (anorectal physiology) The rectum is about 150 mm in length, small amount of fluid of low buffering capacity. Rectal epithelium is lipoidal

Faktor Fisika-Kimia Obat dan Basis 1. Kelarutan obat : obat yg mudah larut dlm lemak akan lebih cepat terabsorbsi drpd obat yg larut dlm air 2. Kadar obat dalam basis : jika kadar obat makin besar, absopsi obat semakin cepat 3. Ukuran partikel

Cara penggunaan Rectal Suppositories

Rectal Suppositories
1. Cuci tangan dengan air dan sabun 2. Jika suppositoria melunak, direndam pada air dingin sebelum dikeluarkan dari wadah 3. Keluarkan dari wadah, jika ada 4. Jika akan menggunakan setengah dosis, suppositoria dibelah dengan pisau yang tajam 5. Pegang dengan ujung jari, gunakan handscoon jika perlu 6. Gunakan lubrikan larut air seperti gel, bila tidak ada rektum dapat dihangatkan menggunakan air

Rectal Suppositories
7. Berbaring menyamping, kaki sebelah bawah diluruskan, kaki atas disorong ke depan di bawah perut 8. Angkat bokong bagian atas untuk membuka daerah rektal

9. Masukkan suppositoria dengan jari tangan sampai melewati spinkter rektal, kira-kira 1 inch pada bayi dan 1 inch pada orang dewasa. Jika tidak melewati spinkter maka suppositoria dapat keluar 10. Tahan kedua bagian bokong 11.Tetap berbaring selama kurang lebih 15 menit untuk mencegah suppositoria keluar 12.Cuci tangan

Cara menggunakan vaginal suppositoria

Preparation
1. Rolled (hand-shaping) 2. Molding (fusion) 3. Cold compression

Pustaka
FI III/IV DOM, 834 Scoville, 367 Lachman RPS, 1609

Beri Nilai