Anda di halaman 1dari 6

Gelombang Mekanis

adiwarsito.wordpress.com

F. Resonansi Jika dua buah garputala berfrekuensi sama salah satunya digetarkan (dibunyikan) kemudian didekatkan ke garputala yang lain, maka garputala yang lain tersebut akan ikut bergetar.

Peristiwa ikut bergetarnya suatu benda ketika benda lain di dekatnya digetarkan disebut resonansi. Syarat terjadinya resonansi adalah frekuensi benda yang bergetar sama dengan frekuensi alami benda yang ikut bergetar. Peristiwa resonansi juga dapat dilihat pada ayunan bandul yang tergantung. Jika bandul kamu ayunkan, bandul akan bergetar dengan frekuensi alamiahnya. Bandul yang panjang talinya sama akan bergetar dengan frekuensi alamiah yang sama.

Keuntungan dan kerugian adanya resonansi Beberapa keuntungan adanya resonansi bunyi adalah sebagai berikut : a. pada telinga kita terdapat kolom udara yang disebut kanal pendengaran yang akan memperuat bunyi yang kita dengar. b. Adanya ruang resonansi pada gitar, biola, saron, kolintang, dan kentongan dapat memperkeras bunyi alat-alat tersebut. c. Kantung udara yang dimiliki katak pohon dna katak sawah dapat memperkeras bunyi yang dihasilkan. Contoh-contoh kerugian akibat resonansi antara lain : a. Suara tinggi seorang penyanyi dapat memecahkan gelas yang berbentuk piala karena gelas berresonansi. b. Dentuman bom atau mesin pesawat supersonik dapat memecahkan kaca-kaca jendela bangunan. c. Bunyi yang terlalu kuat dapat memecahkan telinga kita. d. Pengaruh kecepatan angin pada sbeuah jembatan di Selat Tacoma, Amerika Serikat, menghasilkan resonansi yang menyebabkan jembatan roboh.

Cepat Rambat Gelombang Transversal pada Dawai


1.

Gelombang Mekanis

adiwarsito.wordpress.com

Cepat rambat gelombang transversal pada dawai atau kawat, diselidiki menggunakan sebuah alat yang disebut sonometer. Sonometer merupakan sebuah piranti yang terdiri atas kotak kosong berlubang dengan kawat yang ditegangkan di atasnya. Satu ujung diikatkan, ujung yang lain dilewatkan katrol yang pada ujungnya diberi beban untuk memberi tegangan kawat. Jika kawat digetarkan, maka nada yang dihasilkan dapat ditala dengan garputala.

Gambar 1. Sonometer untuk menyelidiki cepat rambat gelombang tranversal pada dawai.

Dengan cara ini, efek dari panjang dan tegangan kawat dapat diselidiki. Frekuensi (f) yang dihasilkan dinyatakan dengan persamaan:

dengan :

f = frekuensi (Hz) l = panjang kawat atau dawai (m) F = tegangan kawat atau beban (N) = massa kawat per satuan panjang (kg/m)

Gelombang Mekanis

adiwarsito.wordpress.com

2.

Cepat Rambat Bunyi

Bunyi merupakan getaran yang dapat ditransmisikan oleh air, atau material lain sebagai medium (perantara). Bunyi merupakan gelombang longitudinal dan ditandai dengan frekuensi, intensitas (loudness), dan kualitas. Kecepatan bunyi bergantung pada transmisi oleh mediumnya.

2.1. Cepat Rambat Bunyi pada Zat Padat

Modulus elastisitas atau modulus Young adalah perbandingan antara tegangan (stress) dengan regangan (strain) dari suatu benda.

Siapakah Thomas Young? Thomas Young adalah ahli fisika sekaligus dokter yang menemukan teori gelombang, akomodasi mata, astigmatisma, hukum interferensi cahaya, dan berbagai penemuan lain.

Gelombang bunyi yang merambat dalam medium zat padat memiliki cepat rambat yang besarnya dipengaruhi oleh modulus Young dan massa jenis zat, yang dirumuskan:

dengan E (selain E juga dapat di gunakan Y) adalah modulus Young (N/m2) dan menyatakan massa jenis zat padat (kg/m3).

2.2. Cepat Rambat Bunyi pada Zat Cair

Gelombang Mekanis

adiwarsito.wordpress.com

Laju gelombang bunyi dalam suatu medium yang memiliki modulus curah B (bulk modulus) dan rapat massa dinyatakan oleh persamaan:

dengan adalah massa jenis zat cair, dan adalah modulus curah, yang menyatakan perbandingan tekanan pada sebuah benda terhadap fraksi penurunan volume (N/m2).

2.3. Cepat Rambat Bunyi pada Zat Gas

Kecepatan bunyi untuk gas, nilai E yang memengaruhi cepat rambat bunyi pada zat padat setara dengan modulus bulk adiabatis, yaitu:

dengan P adalah tekanan gas dan adalah nisbah kapasitas terminal molar. Ini setara dengan:

dengan :

R = tetapan molar gas (J/mol K) M= massa satu mol gas T = suhu termodinamika (K) v = cepat rambat bunyi (m/s)

Gelombang Mekanis

adiwarsito.wordpress.com

Sementara itu, merupakan konstanta yang bergantung pada jenis gas, untuk udara mempunyai nilai 1,4.

Praktikum / Percobaan Fisika Sederhana :

Tujuan : Melakukan pengukuran kecepatan bunyi pada berbagai zat alir.

Alat dan bahan : Amplifier penimbul bunyi, Audio Frequency Generator (AFG), instrumen penangkap bunyi, Cathode Ray Osciloscope (CRO), mike kondensor, ruang bunyi, medium alir dan wadahnya.

Cara Kerja :

1. Rangkailah percobaan sesuai dengan gambar di atas. 2. Pasanglah amplifier dan AFG pada posisi on, dan atur AFG dengan suatu frekuensi terpilih yang menimbulkan bunyi pada amplifier. 3. Pasanglah sistem penangkap bunyi dan CRO pada posisi on. Amati apakah bunyi tertangkap oleh sistem dengan melihat perubahan

Gelombang Mekanis

adiwarsito.wordpress.com

pulsa CRO. Bila tertangkap berarti sistem percobaan baik, dan bila tidak lihatlah mungkin ada bagian yang tidak terhubung. 4. Masukkan medium air yang akan diteliti ke dalam wadah bunyi, dan mike kondensor yang terlindung ke dalam medium itu. 5. Gerakkan mike kondensor, dan lihatlah perubahan tinggi pulsa yang terjadi pada CRO. Ketika diperoleh pulsa tertinggi pertama catat letaknya sesuai penggaris yang tersedia. Demikian juga ketika terjadi pada pulsa tertinggi kedua, ketiga, dan seterusnya.
6.

Ukurlah jarak antara pulsa pertama dengan pulsa ketiga, dan inilah panjang gelombang bunyi pada medium yang diteliti (m) pada frekuensi yang digunakan yaitu fm.

7. Sesuai dengan hubungan v = f . , maka kecepatan bunyi pada medium itu dapat ditentukan. 8. Ulangi percobaan untuk penggunaan frekuensi yang berbeda. 9. Ulangi percobaan untuk berbagai medium yang berbeda.