P. 1
15.01.13 Mawar Dan Matahari (Kekasih Calon Pengantin Dan Skripsi)

15.01.13 Mawar Dan Matahari (Kekasih Calon Pengantin Dan Skripsi)

|Views: 4|Likes:
Dipublikasikan oleh Arif Yulianto

More info:

Published by: Arif Yulianto on Jun 13, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/20/2014

pdf

text

original

Mawar dan Matahari Mawar, dan matahari. Bagiku sama-sama penting.

Merah warna dan harumnya terasa pas. Kunantikan sejak lama keberadaannya sebagai pendamping, dialah bekal masa depan. Barangkali terhitung sejak awal sudah lima tahun perjalanan demi perjalanan menjadi perpustakaan pikiran, tergurat dikulit sebgai bukti. Hingga kini, cahaya baru tampil menerangi. Mendekati kegilaanku dari pekerjaan-pekerjaan yang kata teman-teman dekat tiadaku berhenti, kadang terlampau egois. Lalu, cahaya itu dasyat, berkekuatan, dan selalu hadir pada waktuwaktu tertentu. Tepatnya saat mendung menutupi kemauanku, tepat lima tahun yang lalu. Dan mengapa sampai kudatang ke tempat ini, bukan lain karena sebuah cita-cita, mencapai martabat lebih tingi sebagai manusia. Kata hatinya berbicara sambil mengaduk susu putih dicangkir warna
putih kepunyaan sekaligus kesukaannya.

Mas Been merupakan nama julukan atas sikap, pola interaksi, karakter seperti aktor dilayar televisi. Didapatnya nama itu dari seorang penjaga sekolah tempatnya bekerja. Apabila dirunut asal muasal julukan yang disandangnya, tidak ada bukti fisik untuk dilacak. Tidak jelas memang, sebab kemunculan sebuah nama unik itu. Namun, yang terpenting baginya kini ialah Mawar dan Matahari. Dan dua hal besar tersebut, kian hari kian penting. Masuk kamar mandi, setelah ia membersikan tubuhnya dari debu kota, wangi parfum tak lupa ia semprotkan. Baju putih dan celana jeans biru dongker. Masih dengan sepatu pantafel coklat dengan kaos kaki merah maron. Berdiri dan bergegaslah menuju lokasi cita-citanya berada. Kini semangat juang,ketajaman pikiran, kelincahan berargumen menjadi baja dalam tiap tetes keringatnya. Bagaimana tidak, Mas Been hampir menelan matahari pada tahun yang lalu. Bahkan mawar dambaannya telah direstui. Tugasnya kini tak lain, tetaplah membawa matahari pulang kedesanya, dan mawar ditanam dalam tanah depan rumahnya.
Itulah, satu kepingan puzzle di usia emasnya. Dengan dasar membaktikan diri kepada orang tuanya. Ia sekarang mempunyai misi lebih jelas. Matahari merupakan metafora efek hubungan baik, cinta dan kasih orang tuanya. Sekaligus Matahari yaitu wujud lain dari skrpsi yang harus diselesaikannya. Dan Mawar itu tak beda dengan harapan manusia seusianya. Ialah calon istrinya kelak.

Nama Lengkap : Arif Yulianto Nama Panggilan : Arif Tempat Kelahiran : Yogyakarta Tanggal Lahir : 31 Juli 1988 Pekerjaan : Mengajar Seni Kontak Person : 081328579299

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->