STRUKTUR ORGANISASI BKKBN DI SUMATERA UTARA

OLEH :
ULFA FATHONAH MUKTI

121000225

Pengoordinasian pelaksanaan kegiatan Kependudukan dan Keluarga Berencana. . penyajian data dan informasi permasalahan dan potensi Kependudukan dan Keluarga Berencana.  Penyelenggaraan kebijakan bina sosial dan bina fisik pemberdayaan masyarakat kelurahan. Penyuluhan.  Pengumpulan.   Fasilitasi. pengolahan .TUGAS DAN FUNGSI BKKBN PROVINSI SUMATERA UTARA. Fasilitasi Kependudukan dan Keluarga Berencana. sosialisasi dan internalisasi norma keluarga berencana dan keluarga sejahtera. pembinaan dan pengembangan pemanfaatan Teknologi Tepat Guna. MELIPUTI :     Perumusan kebijakan teknis Kependudukan dan Keluarga Berencana. Pemberian dukungan teknis kepada masyarakat dan perangkat daerah.

pembinaan. Sekretariat Utama mempunyai tugas melaksanakan koordinasi pelaksanaan tugas. Kepala BKKBN mempunyai tugas memimpin BKKBN dalam menjalankan tugas dan fungsi BKKBN. .1. Kepala BKKBN Kepala BKKBN adalah pemimpin BKKBN. Sekretariat Utama Sekretariat Utama adalah unsur pembantu pemimpin yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala BKKBN. Sekretariat Utama dipimpin oleh Sekretaris Utama. 2. dan pemberian dukungan administrasi kepada seluruh unit organisasi di lingkungan BKKBN.

b. kepegawaian. c. d. f. keuangan. koordinasi kegiatan di lingkungan BKKBN. . koordinasi dan penyusunan peraturan perundang-undangan dan bantuan hukum. koordinasi dan penyusunan rencana dan program di lingkungan BKKBN. dan dokumentasi di lingkungan BKKBN. kerumahtanggaan. pembinaan dan penyelenggaraan organisasi dan tata laksana. kerjasama. arsip. penyelenggaraan pengelolaan barang milik/kekayaan negara. e. pembinaan dan pemberian dukungan administrasi yang meliputi ketatausahaan. dan pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Kepala BKKBN. dan hubungan masyarakat.Sekretariat Utama menyelenggarakan fungsi: a.

Masing-masing biro terdiri atas paling banyak 4 (empat) bagian.  khusus bagian yang menangani urusan tata usaha pimpinan terdiri atas  sejumlah subbagian sesuai kebutuhan.  masing-masing bagian terdiri atas paling banyak 3 (tiga) subbagian. .Sekretariat Utama terdiri atas  paling banyak 5 (lima) biro.

3. . Bidang pengendalian penduduk meliputi   pemaduan dan sinkronisasi kebijakan perencanaan kebijakan. dan analisis dampak mengenai kependudukan  kerjasama pendidikan kependudukan. Deputi Bidang Pengendalian Penduduk Deputi Bidang Pengendalian Penduduk adalah unsur pelaksana sebagian tugas dan fungsi BKKBN di bidang pengendalian penduduk yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala BKKBN.

 Deputi Bidang Pengendalian Penduduk mempunyai tugas merumuskan dan melaksanakan kebijakan teknis di bidang pengendalian penduduk. perumusan kebijakan teknis di bidang pengendalian penduduk. pemberian bimbingan teknis dan fasilitasi di bidang pengendalian penduduk.  Deputi Bidang Pengendalian Penduduk menyelenggarakan fungsi: a. pelaksanaan pemantauan dan evaluasi di bidang pengendalian penduduk. . d. c. b. pelaksanaan kebijakan teknis di bidang pengendalian penduduk. prosedur. penyusunan norma. standar. dan kriteria di bidang pengendalian penduduk. dan e.

.Deputi Bidang Pengendalian Penduduk terdiri atas :   paling banyak 4 (empat) Direktorat masing-masing Direktorat terdiri atas paling banyak 3 (tiga) Subdirektorat  masing-masing Subdirektorat terdiri atas paling banyak 2 (dua) Seksi.

Deputi Bidang Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi Deputi Bidang Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi adalah unsur pelaksana sebagian tugas dan fungsi BKKBN di bidang keluarga berencana dan kesehatan reproduksi yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala BKKBN. Deputi Bidang Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi mempunyai tugas merumuskan dan melaksanakan kebijakan teknis di bidang keluarga berencana dan kesehatan reproduksi.4. .

pelaksanaan kebijakan teknis di bidang keluarga berencana dan kesehatan reproduksi. b. pemberian bimbingan teknis dan fasilitasi di bidang keluarga berencana dan kesehatan reproduksi. prosedur. dan e. dan kriteria di bidang keluarga berencana dan kesehatan reproduksi. pelaksanaan pemantauan dan evaluasi di bidang keluarga berencana dan kesehatan reproduksi. c. perumusan kebijakan teknis di bidang keluarga berencana dan kesehatan reproduksi. standar. . d.Deputi Bidang Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan norma.

.  masing-masing Direktorat terdiri atas paling banyak 3 (tiga) Subdirektorat  masing-masing Subdirektorat terdiri atas paling banyak 2 (dua) Seksi.Deputi Bidang Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi terdiri atas :  paling banyak 4 (empat) Direktorat.

Deputi Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga Deputi Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga adalah unsur pelaksana sebagian tugas dan fungsi BKKBN di bidang keluarga sejahtera dan pemberdayaan keluarga yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala BKKBN. .5. Bidang keluarga sejahtera dan pemberdayaan keluarga sebagaimana dimaksud meliputi :      upaya pemberian akses informasi Konseling Pembinaan Bimbingan dan pemberian pelayanan dalam rangka mewujudkan keluarga berkualitas dan ketahanan keluarga.

penyusunan norma. Deputi Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga menyelenggarakan fungsi: a. prosedur. .Deputi Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga mempunyai tugas merumuskan dan melaksanakan kebijakan teknis di bidang keluarga sejahtera dan pemberdayaan keluarga. dan kriteria di bidang keluarga sejahtera dan pemberdayaan keluarga. d. standar. pemberian bimbingan teknis dan fasilitasi di bidang keluarga sejahtera dan pemberdayaan keluarga. b. pelaksanaan kebijakan teknis di bidang keluarga sejahtera dan pemberdayaan keluarga. dan e. perumusan kebijakan teknis di bidang keluarga sejahtera dan pemberdayaan keluarga. c. pelaksanaan pemantauan dan evaluasi di bidang keluarga sejahtera dan pemberdayaan keluarga.

.Deputi Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga terdiri atas :   paling banyak 4 (empat) Direktorat masing-masing Direktorat terdiri atas paling banyak 3 (tiga) Subdirektorat  masing-masing Subdirektorat terdiri atas paling banyak 2 (dua) Seksi.

serta keluarga sejahtera dan pemberdayaan keluarga.6. keluarga berencana dan kesehatan reproduksi. Deputi Bidang Advokasi. Deputi Bidang Advokasi. dan Informasi adalah unsure pelaksana sebagian tugas dan fungsi BKKBN di bidang advokasi. Penggerakan. Penggerakan. . penggerakan. dan Informasi mempunyai tugas merumuskan dan melaksanakan kebijakan teknis di bidang advokasi dan penggerakan serta komunikasi. dan edukasi pengendalian penduduk. dan Informasi Deputi Bidang Advokasi. Penggerakan. informasi. dan informasi yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala BKKBN.

Penggerakan. keluarga berencana dan kesehatan reproduksi. dan edukasi pengendalian penduduk. prosedur. b. pelaksanaan kebijakan teknis di bidang advokasi dan penggerakan serta komunikasi. informasi. serta keluarga sejahtera dan pemberdayaan keluarga. dan edukasi pengendalian penduduk. dan edukasi pengendalian penduduk. serta keluarga sejahtera dan pemberdayaan keluarga. informasi. standar.Deputi Bidang Advokasi. dan kriteria di bidang advokasi dan penggerakan serta komunikasi. informasi. dan Informasi menyelenggarakan fungsi: a. penyusunan norma. c. perumusan kebijakan teknis di bidang advokasi dan penggerakan serta komunikasi. serta keluarga sejahtera dan pemberdayaan keluarga. . keluarga berencana dan kesehatan reproduksi. keluarga berencana dan kesehatan reproduksi.

Bidang Advokasi. Penggerakan. d. dan edukasi pengendalian penduduk. pelaksanaan pemantauan dan evaluasi di bidang advokasi dan penggerakan serta komunikasi. keluarga berencana dan kesehatan reproduksi. keluarga berencana dan kesehatan reproduksi.Lanjutan….  . dan edukasi pengendalian penduduk. informasi. dan Informasi terdiri atas :  5 (lima) Direktorat masing-masing Direktorat terdiri atas paling banyak 3 (tiga) Subdirektorat. informasi. masing-masing Subdirektorat terdiri atas paling banyak 2 (dua) Seksi. dan e. serta keluarga sejahtera dan pemberdayaan keluarga. pemberian bimbingan teknis dan fasilitasi di bidang advokasi dan penggerakan serta komunikasi. serta keluarga sejahtera dan pemberdayaan keluarga.

Deputi Bidang Pelatihan. serta keluarga sejahtera dan pemberdayaan keluarga. Deputi Bidang Pelatihan. keluarga berencana dan kesehatan reproduksi. Penelitian. penelitian. penelitian dan pengembangan yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala BKKBN. dan Pengembangan adalah unsur pelaksana sebagian tugas dan fungsi BKKBN di bidang pelatihan. dan pengembangan pengendalian penduduk. dan Pengembangan mempunyai tugas merumuskan dan melaksanakan kebijakan teknis di bidang pelatihan. Penelitian. Penelitian. dan Pengembangan Deputi Bidang Pelatihan.7. .

serta keluarga sejahtera dan pemberdayaan keluarga. b. keluarga berencana dan kesehatan reproduksi. serta keluarga sejahtera dan pemberdayaan keluarga. Penelitian. dan kriteria di bidang pendidikan dan pelatihan serta penelitian dan pengembangan pengendalian penduduk. c. standar. . prosedur. serta keluarga sejahtera dan pemberdayaan keluarga. pelaksanaan kebijakan teknis di bidang pendidikan dan pelatihan serta penelitian dan pengembangan pengendalian penduduk. keluarga berencana dan kesehatan reproduksi. penyusunan norma. perumusan kebijakan teknis di bidang pendidikan dan pelatihan serta penelitian dan pengembangan pengendalian penduduk.Deputi Bidang Pelatihan. dan Pengembangan menyelenggarakan fungsi: a. keluarga berencana dan kesehatan reproduksi.

serta keluarga sejahtera dan pemberdayaan keluarga. serta keluarga sejahtera dan pemberdayaan keluarga. dan e. pemberian bimbingan teknis dan fasilitasi di bidang pendidikan dan pelatihan serta penelitian dan pengembangan pengendalian penduduk. dan Pengembangan terdiri atas :   paling banyak 4 (empat) Pusat masing-masing Pusat terdiri atas paling banyak 2 (dua) Bidang dan 1 (satu) Subbagian Tata Usaha  masing-masing Bidang terdiri atas paling banyak 2 (dua) Subbidang. . keluarga berencana dan kesehatan reproduksi. Deputi Bidang Pelatihan.Lanjutan… d. pelaksanaan pemantauan dan evaluasi di bidang pendidikan dan pelatihan serta penelitian dan pengembangan pengendalian penduduk. Penelitian. keluarga berencana dan kesehatan reproduksi.

8. pelaksanaan pengawasan intern di lingkungan BKKBN terhadap kinerja dan keuangan melalui audit. pelaksanaan pengawasan untuk tujuan tertentu atas penugasan Kepala BKKBN. Inspektorat Utama Inspektorat Utama adalah unsur pengawas yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala BKKBN. d. penyusunan laporan hasil pengawasan di lingkungan BKKBN. c. . evaluasi. dan e. reviu. pelaksanaan administrasi Inspektorat Utama. Inspektorat Utama mempunyai tugas melaksanakan pengawasan intern di lingkungan BKKBN. b. pemantauan. Inspektorat Utama menyelenggarakan fungsi: a. dan kegiatan pengawasan lainnya. penyiapan perumusan kebijakan pengawasan intern di lingkungan BKKBN.

Inspektorat Utama terdiri atas :  paling banyak 3 (tiga) Inspektorat dan 1 (satu) Bagian Tata Usaha  masing-masing Inspektorat membawahkan Kelompok Jabatan Fungsional Auditor  bagian Tata Usaha terdiri atas paling banyak 2 (dua) Subbagian. .

. Pembentukan Unit Pelaksana Teknis ditetapkan oleh Kepala BKKBN setelah mendapat persetujuan tertulis dari Menteri yang bertanggung jawab di bidang pendayagunaan aparatur negara dan reformasi birokrasi. pada unsur pelaksana di lingkungan BKKBN dapat dibentuk Unit Pelaksana Teknis. 10. Jabatan Fungsional Di lingkungan BKKBN dapat ditetapkan jabatan fungsional tertentu sesuai dengan kebutuhan yang pelaksanaannya dilakukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Unit Pelaksana Teknis Untuk melaksanakan tugas teknis operasional dan/atau tugas teknis penunjang.9.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful