Anda di halaman 1dari 19

Geological Engineering Department Faculty of Engineering

FISIKA UNTUK SAINS DAN TEKNIK

Potensial Listrik

Department of Geological Engineering, Gadjah Mada University, Yogyakarta 55281, Indonesia.

Tujuan Mahasiswa memahami: 1. Energi Potensial Listrik 2. Potensial Listrik 3. Permukaan Ekuipotensial

Gaya Konservatif
Kerja yang dilakukan oleh gaya konservatif memiliki sifat-sifat berikut: 1.Dapat dinyatakan sebagai perbedaan antara nilai awal dan nilai akhir dari energi potensial. 2.Bersifat reversibel (bisa bolak-balik). 3.Tidak tergantung pada lintasan benda tapi pada titik awal dan titik akhir lintasan. 4.Ketika titik awal dan akhir sama, kerja total yang dihasilkan sama dengan nol.

Energi Potensial
Gaya listrik yang disebabkan oleh sekumpulan muatan yang diam adalah gaya konservatif. Kerja W yang dilakukan oleh gaya listrik tersebut pada sebuah partikel bermuatan yang bergerak dalam medan listrik dapat dinyatakan oleh fungsi energi-potensial U. Wab = Ua Ub = (Ub Ua) = U

Energi Potensial Listrik pada Medan Listrik Homogen

Sebuah medan listrik homogen yang mengarah ke bawah menggerakkan sebuah gaya ke bawah dengan besar F = q0E pada sebuah muatan uji positif q0. Kerja W yang dilakukan oleh medan listrik homogen adalah hasil kali dari besarnya gaya dan komponen pergeseran d dalam arah gaya tersebut. Wab = Fd = q0Ed Kerja ini positif karena gaya tersebut bergerak dalam arah yang sama seperti pergeseran muatan uji. Kerja ini dapat dinyatakan dengan sebuah fungsi energi potensial U. U = q0Ey

Energi Potensial Listrik pada Medan Listrik Homogen

Energi Potensial Listrik pada Medan Listrik Homogen

Energi Potensial Listrik Muatan Titik


Energi potensial listrik untuk dua muatan titik q dan q0 yang terpisah sejauh r adalah U = 1 qq0 4o r Energi potensial ini positif jika muatan q dan q0 mempunyai tanda yang sama, dan energi potensial ini negatif jika mempunyai tanda yang berlawanan.

Perhatian
Energi potensial listrik selalu didefinisikan relatif terhadap suatu titik acuan dimana U = 0. Dalam persamaan U = 1 qq0 4o r U adalah 0 bila q dan q0 yang terpisah sejauh tak berhingga dan r = Jika q dan q0 memiliki tanda yang sama, interaksinya adalah tolak menolak, kerja ini positif dan U adalah positif di setiap pemisahan yang berhingga. Jika tandanya berbeda, maka interaksinya tarik menarik dan U adalah negatif.

Energi Potensial Listrik Beberapa Muatan Titik


Energi potensial listrik untuk sebuah muatan titik q0 dalam medan listrik dari sekumpulan muatan qi diberikan oleh U = q0 q1 + q2 + q3 + . . . 4o r r r = q0 qi 4o i ri

dimana ri adalah jarak dari qi sampai q0 . Jika q0 berada tak berhingga jauhnya dari semua muatan lainnya, maka U = 0.

Contoh Soal

Sebuah sistem muatan-muatan titik. Dua muatan titik diletakkan pada sumbu x, q1 = -e di x = 0 dan q2 = +e di x = a. a) Carilah kerja yang harus dilakukan oleh sebuah gaya luar untuk membawa sebuah muatan titik ketiga q3 = +e dari tak berhingga ke x = 2a. b) Carilah energi potensial total dari sistem ketiga muatan itu.

Penyelesaian
a) Kerja yang harus dilakukan pada q3 oleh gaya luar Fluar sama dengan selisih di antara dua kuantitas: energi potensial U yang diasosiasikan dengan q3 ketika berada di x = 2a dan energi potensial ketika berada di tak berhingga adalah nol, sehingga kerja yang harus dilakukan sama dengan U. Jarak antara muatan-muatan itu adalah r13 = 2a dan r23 = a, sehingga dari persamaan (24-10),

Penyelesaian
Jika q3 dibawa dari tak berhingga sepanjang sumbu x positi, maka q3 itu ditarik oleh q1 tetapi ditolak secara lebih kuat oleh q2 ; maka kerja positif harus dilakukan untuk mendorong q3 ke kedudukan di x = 2a. b) Energi potensial total dari kumpulan ketiga muatan itu diberikan oleh Persamaan (24-11).

Penyelesaian

Karena U < 0, sistem itu mempunyai energi potensial yang lebih rendah daripada energi potensial yang akan dipunyainya seandainya ketiga muatan itu terpisah sejauh tak berhingga. Sebuah gaya luar harus melakukan kerja negatif untuk membawa ketiga muatan itu dari tak berhingga untuk mengumpulkan keseluruhan susunan ini dan harus melakukan kerja positif untuk memindahkan ketiga muatan itu kembali tak berhingga.

Potensial Listrik
Potensial V adalah energi potensial per satuan muatan. Potensial yang ditimbulkan oleh sebuah muatan titik tunggal q sejauh r dari muatan tsb adalah V = U = 1 q q0 4 o r Potensial yang ditimbulkan oleh sekumpulan muatan titik qi adalah V = U = 1 qi 4 o i ri Potensial yang ditimbulkan oleh sebuah distribusi muatan kontinu adalah
0

V = 4 o

1 r

dq

Selisih Potensial
Selisih potensial di antara dua titik a dan b disebut juga potensial dari a terhadap b, diberikan oleh integral garis dari E: Va - Vb= ab E. dl = ab E cos dl Potensial dapat dihitung baik dengan cara mengintegral- kannya terhadap muatan, atau mulamula dengan mencari E dan kemudian menggunakan persamaan ab E cos dl

Potensial oleh sekelompok muatan titik


Muatan titik : Menghitung potensial Vn yang disebabkan oleh setiap muatan lalu menjumlahkannya

V = Vn =
n

1 40

r
n

qn
n

Muatan kontinyu :

V = dV =

1 dq 40 r

Satuan Potensial Listrik


Karena potensial listrik adalah energi potensial elektrostatik per satuan muatan, maka satuan SI untuk beda potensial adalah joule per coulomb atau volt (V). 1 V = 1 J/C Karena diukur dalam volt maka beda potensial terkadang disebut voltase atau tegangan. Jika diperhatikan dari persamaan beda potensial yang merupakan integral dari medan listrik E terhadap perubahan jarak dl, maka dimensi E dapat juga disebut: 1 N/C = 1 V/m Oleh karenanya maka Beda Potensial (V) = Medan Listrik (E) x Jarak (L) Satuan V = (V/m).(m)

Satuan
Elektron volt, yang disingkat eV, adalah energi yang bersesuaian dengan sebuah partikel dengan muatan yang sama dengan muatan elektron yang bergerak melalui selisih potensial sebesar satu volt. Faktor konversinya adalah 1 eV = 1,602 x 10-19 J.

Strategi Penyelesaian Soal


Menghitung Potensial Listrik
Jika mencari medan di titik tertentu, maka letakkan titik itu pada permukaan Gaussian Jika distribusi muatan memiliki simetri silinder atau bola, pilihlah permukaan Gaussian itu berturut-turut sebagai sebuah silinder bersumbu atau sebuah bola yang konsentris Jika medan listrik menyinggung sebuah permukaan di setiap titik, maka E= 0 dan integral pada permukaan itu adalah nol Jika E = 0 di tiap-tiap titik pada sebuah permukaan, maka integral itu adalah nol

10

Contoh Soal

Penyelesaian

11

Penyelesaian

Permukaan Ekuipotensial
Sebuah permukaan ekuipotensial adalah permukaan yang mempunyai nilai yang sama di tiap-tiap titik. Di sebuah titik dimana sebuah garis medan bersilangan dengan sebuah permukaan ekuipotensial, maka garis medan itu tegak lurus terhadap permukaan ekuipotensial tersebut.

12

Permukaan Ekuipotensial
Bila semua muatan berada dalam keadaan diam, permukaan sebuah konduktor selalu merupakan sebuah permukaan ekuipotensial, dan semua titik dalam material sebuah konduktor berada pada potensial yang sama. Bila sebuah rongga di dalam sebuah konduktor tidak mengandung muatan, maka keseluruhan rongga itu adalah sebuah daerah ekuipotensial, dan tidak ada muatan permukaan di manapun pada permukaan rongga itu.

Perhatian
Jangan keliru dalam membedakan permukaan ekuipotensial dengan permukaan Gaussian yang dijumpai dalam Bab sebelumnya. Permukaan gaussian hanya mempunyai relevansi bila kita menggunakan hukum Gauss, dan kita dapat memilih sebarang permukaan Gaussian yang nyaman untuk digunakan. Kita tidak bebas memilih permukaan ekuipotensial karena bentuknya ditentukan oleh distribusi muatan.

13

Gradien Potensial
Jika potensial itu diketahui sebagai fungsi dari koordinat x, y dan z, maka komponen-komponen dari medan listrik E di setiap titik diberikan oleh

Dalam bentuk vektor

Tabung Sinar-Katoda
Tabung sinar katoda menggunakan sebuah berkas sinar elektron yang diciptakan oleh sehimpunan elektroda yang dinamakan meriam elektron. Berkas sinar itu dibelokkan oleh dua himpunan pelat pembelok, kemudian menumbuk sebuah layar pijar (fluorescent screen) dan membentuk sebuah bayangan pada layar itu.

14

Soal
Medan Listrik menunjuk pada arah x positif dan mempunyai besar konstan 10 N/C = 10V/m. Tentukan potensial sebagai fungsi x, anggap bahwa V=0 pada x=0. Jawab: Vektor medan listrik E=(10 N/C)i=(10 V/m)i, dan untuk perubahan panjang dl:

dV = E.dl = (10V/m )i.(dxi + dy j + dz k) dV = (10V/m ) dx

Dengan integrasi dari titik x1 ke x2 maka didapatkan beda potensial V(x2) V(x1):

V ( x2 ) V ( x1 ) = dV = (10V/m)dx
x1 x1

x2

x2

V ( x2 ) V ( x1 ) = (10V/m)(x2 x1 ) = (10V/m)(x1 x2 )
Karena V=0 di x=0, maka V(x1)=0 untuk x1=0.

V ( x2 ) 0 = (10 V/m)(0 x2 ) atau V ( x2 ) = (10 V/m) x2 atauV ( x2 ) = (10 V/m) x


Jadi potensial nol pada x = 0 dan berkurang 10 V/m dalam arah x.

15

Soal
Dua muatan titik positif sama besarnya + 5 nC pada sumbu-x. Satu di pusat dan yang lain pada x = 8 cm seperti ditunjukkan pada gambar. Tentukan potensial di a. Titik P1 pada sumbu x di x=4 cm b. Titik P2 pada sumbu y di y = 6 cm.

y, cm P2

6 cm 4 cm

10 cm

+
q1=5nC

P1 8 cm

x, cm

q2=5nC

Solusi Soal
(a). V =
i

kqi kq1 kq2 (9 109 Nm 2 / C 2 )(5 10 9 C ) = + = 2 ri 0 r10 r20 0,04 m

V = 2250 V
(b). V =

r
i

kqi
i0

kq1 kq2 + r10 r20

(9 109 Nm 2 / C 2 )(5 10 9 C ) (9 109 Nm 2 / C 2 )(5 10 9 C ) + 0,06 m 0,10 m V = 749 V + 450 V = 1200 V V=

16

Soal Sebuah muatan titik sebesar 16 nC terletak di titik Q(2, 3, 5). Sebuah muatan garis sebesar 5 nC/m terletak pada x = 2 dan y = 4. Bila potensial di titik O(0, 0, 0) adalah 100 V, hitung potensial di titik P(4, 1, 3) Jawab :

VPO = VP VO VP = VPO + VO = VPO + 100

VPO = V( PO )1 + V( PO ) 2

R P = (4 2) 2 + (1 3) 2 + (3 5) 2 = 3,464 PO = (0 2) 2 + (0 3) 2 + (0 5) 2 = 6,164 Q 1 1 1 1 = 9x109 (16x10 9 ) 4 o R P R O 3,464 6,164 = 18,209V

(VPO )1 =

a = ( 4 2) 2 + (1 4) 2 = 3,606 b = (0 2) 2 + (0 4) 2 = 4,472 L b ln 2 o a 4,472 = 19,371 V 3,606

(VPO )2

= 18x10 9 (5x10 9 ) ln

VPO = 100 + 18,209 + 19,371 = 137,580 V

17

Soal Diketahui medan potensial :

V=

60 sin r2

Tentukan kerapatan muatan volume v di titik P(3, 60o, 25o) Jawab : Kerapatan muatan volume dapat ditentukan dengan menggunakan persamaan Maxwell pertama v = D sedangkan D baru dapat dihitung bila E diketahui, yaitu dari persamaan D = o E. Jadi yang mula-mula harus dilakukan adalah gradien potensial.

V =

V 1 V 1 V ar + a + a r r r sin 120 sin 60 cos E = V = ar a + 0 3 r r3 120 o sin 60 o cos D = o E = ar a 3 r r3 1 (r 2 D r ) 1 (D sin ) 1 (D ) v = D = 2 + + r r r sin r sin 120 o sin 60 o cos 2 = +0 r4 r 4 sin

Pada titik P : r = 3 = 60 0 v =

= 25o

120(8,854 x10 12 ) sin 60o 60(8,854 x10 12 ) cos120o 34 34 sin 60o = 7,573 pC / m 3

18

Contoh 1 : Potensial di suatu titik terhadap suatu partikel bermuatan 600 Volt dan kuat medannya 200 N/C. Berapa jarak titik itu berada dari muatan tersebut. Contoh 2 : Tentukan usaha yang diperlukan untuk memindahkan muatan positif yang besarnya 10 Coulomb dari satu titik yang potensialnya 10 Volt ke suatu titik lain dengan potensial 60 Volt.

Contoh 3 : Di dalam sebuah tabung ruang hampa terdapat kutub katoda dan kutub anoda, elektron bergerak dari katoda ke anoda. Beda potensial antara katoda dan anoda adalah 300 Volt, dan elektron bergerak tanpa kecepatan. Tentukan kecepatan elektron pada saat sampai di anoda. (massa elektron = 9,1 x 10-31 kg, muatan elektron = 1,6 x 10-19 C) Contoh 4 : P dan Q adalah dua titik yang terletak dalam medan listrik dan jaraknya 0,1 m. Jika dibutuhkan usaha 500 Joule untuk memindahkan muatan 2 C dari P ke Q, berapakah beda potensial antara kedua titik itu?

19