Anda di halaman 1dari 28

BAB I PENDAHULUAN 1.

1 Latar Belakang Usaha Di zaman sekarang ini setiap orang dituntut untuk memiliki keahlian, ketrampilan dan juga kreatifitas sebagai nilai jual lebih pada dirinya untuk mendapatkan pekerjaan yang menjanjikan sesuai dengan ilmu dan bidangnya masing-masing. Apalagi sekarang ini dunia bisnis sudah menggunakan alat-alat teknologi dan informasi teknologi untuk memudahkan akses dan juga operasi usahanya. Terlihat sekarang ini seperti usaha manufaktur yang dulunya masih menggunakan cara tradisional yaitu masih menggunakan sebagian besar tenaga manusia dan sekarang sudah tergantikan oleh mesin-mesin yang canggih dengan kemampuan memproduksi berkali-kali lipat daripada menggunakan tenaga manusia. Contoh lainnya seperti menjamurnya internet yang memberikan berbagai informasi tanpa batas. Untuk itu diperlkukan pengetahuan yang luas tentang teknologi. Dengan pergeseran budaya dari menggunakan tenaga manusia menjadi tenaga mesin-mesin dan juga informasi teknologi, sehingga orang-orang yang tidak memiliki keahlian, keterampilan dan juga kreatifitas sebagai nilai jualnya akan tersingkir atau mengalami pemutusan hubungan kerja bagi mereka yang sudah mendapatkan pekerjaan atau menjadi pengangguran bagi mereka yang sedang mencari pekerjaan. Semakin tingginya angka pengangguran di Indonesia selain karena kualitas sumber daya manusianya yang rendah juga disebabkan lebih sedikitnya jumlah lapangan pekerjaan dibandingkan jumlah tenaga kerja yang ada. Di Indonesia sudah banyak berdiri universitas-universitas yang dapat menghasilkan sumber daya manusia yang siap untuk terjun ke dunia kerja. Dengan jumlah universitas yang ada saat ini calon-calon tenaga kerja yang dihasilkan sangat banyak sedangkan pertumbuhan lapangan pekerjaan tidak sebanding. Apalagi ditambah harus bersaing dengan calon tenaga kerja asing dengan kualitas yang berbeda. Untuk mengantisipasi masalah tersebut sebagai kami berpikir bahwa sudah saatnya kami sudah harus mempersiapkan diri dari dini. Kami berencana untuk membuat suatu usaha yang kami yakin memiliki prospek yang cerah nantinya yaitu usaha aksesoris. Dimana dalam merencanakan pendirian usaha ini terlebih dahulu dilakukan survei, pengamatan dan observasi berbagai aspek tentang usaha aksesoris ini. Usaha penjualan benda-benda yang dijadikan aksesoris yang merupakan peluang usaha yang menarik dikembangkan. Hal ini tingginya minat konsumen kota Negara untuk menggunakan aksesoris seperti: dompet, tas, gelang dan lain-lain. Walaupun usaha ini cukup
1

banyak di temui di kabupaten Jembrana seperti : rahayu, anna aksesoris, glamour dan lainlainnya. Namun toko-toko penjualan masih jarang ditemui di daerah Mendoyo oleh karena itu, kami berminat melakukan penelitian terhadap usaha ini untuk mengetahui apakah usaha ini layak untuk dikembangkan di sekitar kecamatan Mendoyo.

1.2

Ikhtiar 2. Objek Penelitian Usaha penjualan aksesoris yang dapat dipakai untuk kalangan remaja dan

masyarakat Mendoyo khususnya dan masyarakat Jembrana pada umumnya. 3. Waktu Penelitian Penelitian ini dilakukan di beberapa toko penjualan kado dan aksesoris yang ada di Kecamatan Mendoyo. Pada waktu siang hari toko tersebut ramai dikunjungi bukan hanya kalangan remaja saja tetapi, juga kalangan masyarakat umum dan juga dari beberapa orang yang sempat kami tanyai memiliki pendapat bahwa toko tersebut menjual benda-benda yang harganya relatif tinggi yang lebih ditujukan pada masyarakat kalangan menengah ke atas sehingga para remaja yang memiliki keterbatasan dana tidak mampu membelinya. 4. Anggota Tim Peneliti Kami mengirim beberapa orang yang kami percaya untuk melakukan penelitian di toko-toko yang sebelumnya sudah kami rencanakan. 5. Resume Penelitian Dari penelitian yang dilakukan karena melihat peluang yang cukup menarik untuk pebisnis awal pendirian usaha penjualan aksesoris di sekitar kecamatan mendoyo. Usaha penjualan kado dan aksesoris ini diberi nama BLINK-BLINK ACCECORIS yang mana lokasi usaha ini direncanakan di daerah Mendoyo tepatnya di jalan Denpasar-Gilimanuk Mendoyo Dauh Tukad. 6. Rekomendasi Dari semua aspek yaitu aspek pasar dan pemasaran, aspek teknis dan teknologi, aspek manajemen, aspek sumber daya manusia, aspek ekonomi, sosial dan politik, aspek yuridis dan lingkungan dan aspek antisipasi resiko.

BAB II ASPEK PASAR DAN PEMASARAN 2.1 Bentuk Pasar Untuk memasarkan produk kami, maka telah ditentukan tujan pasar mana yang akan kami masuki, dalam hal ini ada 2 bentuk pasar, yaitu: a. Pasar produsen yang dipilih adalah pasar persaingan sempurna, karena usaha aksesoris ini dapat dijalankan oleh berbagai pihak selagi mereka mampu. b. Pasar konsumen yang dipilih adalah pasar konsumen dan pasar reseller, karena produk kami selain dibeli untuk digunakan pribadi juga dibeli untuk dijual kembali. 2.2 Mengukur dan Meramal Permintaan Di asumsikan : jumlah toko aksesoris di Jembrana = 10 toko jumlah pembeli tiap-tiap toko/hari = 10 orang jumlah pembeli di pasar = 100org x 30hr x 12bln =36000 org harga rata-rata = Rp 20.000 jumlah yang dibeli oleh rata-rata pembeli/tahun = 720 buah Berdasarkan data yang diperoleh dapat diketahui berapa total permintaan pasar selama satu tahun, dengan menggunakan rumus: Q=nxpxq Q = 36.000org x Rp20.000 x 720buah Q = Rp. 518.400.000.000,2.3 Meramal Permintaan Mendatang Berdasarkan rata-rata jumlah kunjungan perorang perhari, rata-rata pendapatan perkunjungan, berdasarkan jumlah pelanggan baru yang datang, dan berdasarkan besarnya pesanan yang diterima, maka dapat disimpukan bahwa usaha ini akan dapat mengalami kemajuan setiap tahunnya. 2.4 Segmentasi, Target dan Posisi di Pasar a. Segmentasi Berdasarkan wilayah pemasaran, sikap dan kemampuan konsumen, yang akan menjadi segmen pemasaran produk ini adalah masyarakat yang ada di Jembrana. b. Target Setelah menentukan segmentasi pasar, maka yang akan dijadikan target pemasaran produk ini adalah pria dan wanita yang tinggal di daerah Mendoyo dengan kisaran usia antara 12-40 tahun. Produk ini banyak diminati oleh masyarakat baik yang tinggal di kota
3

maupun di daerah-daerah, karena produk ini memberikan kegunaan dan juga kepuasan karena keunikannya, kualitas, kuantitas produk tersebut dan dapat mengikuti selera pemakainya. c. Posisi Berdasarkan keunggulan yang dimiliki produk ini, seperti bahan baku yang berkualitas baik, desainnya yang unik, diferensiasi produk pada satu jenis, keberagaman produk yang dihasilkan dan proses produksi yang baik, serta dapat mengikuti selera konsumen, maka posisi produk ini adalah produk yang berkualitas tinggi dan akan disukai oleh target pemasaran produk ini. 2.5 Sikap, Perilaku dan Keputusan Konsumen Dari 20 kuisioner yang kami sebarkan ke masyarakat Jembrana khususnya kalangan siswa SMP, siswa SMA, mahasiswa dan beberapa instansi, 80% dari mereka memiliki animo atau minat yang besar dalam mengkonsumsi produk kami. 2.6 Analisis Persaingan Analisis persaingan ini dilakukan dengan SWOT analisis, yaitu: a. Strength Memiliki tim yang berkreativitas tinggi, penuh inovasi dan terampil Memiliki teknologi yang handal secara kuantitas dan kualitas Lokasi berada pada tempat yang strategis Layanan yang memuaskan b. Weak Karena usaha ini sudah banyak di Jembrana maka jumlah pesaing menjadi banyak c. Oportunity Potensi cukup besar karena masyarakat Jembrana menyukai produk ini, karena produk ini didesain sesuai dengan selera dan berkualitas d. Threat Krisis ekonomi dan menurunnya daya beli masyarakat Munculnya pesaing modal yang kuat Munculnya pesaing dengan kualitas yang lebih baik sesuai keinginan pasar 2.7 Bauran Pemasaran
a. Faktor Harga

Dalam usaha aksesoris ini harga produk yang ditawarkan berkisar dari 2.000200.000 dengan kualitas yang baik pada masing-masing produk yang diproduksi.

b. Faktor Produk Target yang dituju dalam usaha ini adalah pria dan wanita dengan kisaran usia 1240 tahun, maka produk yang dihasilkan akan didesain dengan gambar dan bentuk yang unik, warna yang tidak norak, serta dapat mengikuti selera dan keinginan konsumen. c. Faktor Promosi Untuk memudahkan pelaksanaan penjualan, dilakukan usaha promosi. Upaya yang telah dilakukan untuk strategi pengiklanan baru terbatas pada pembuatan brosur dan pamflet yang kami sebarkan ke sekolah-sekolah, dan tempat-tempat bimbingan belajar dan juga via internet. Strategi publisitas dan public relation penting untuk meningkatkan ketertarikan konsumen, apabila dilakukan dengan baik strategi ini dapat menunjang strategi-strategi promosi lainnya yang akan dilakukan. Kegiatan yang berhubungan dengan publisitas dan publik relation ini adalah keikutsertaan dalam even-even lokal seperti pameran kebudayaan dan festival-festival. Berikut program periklanan yang direncanakan secara terperinci: 1) Pada tahun pertama promosi yang dilakukan sangat gencar, yaitu dengan menyebarkan poster, pamflet, dan brosur di Jembrana dan via internet. 2) Grand opening yang akan dilaksanakan pada saat peresmian usaha ini, di mana pada saat itu perusahaan akan memberikan harga promosi untuk menarik pelanggan agar tetap berlangganan dengan produk ini. 3) Pada tahun-tahun berikutnya, promosi yang dilakukan tidak jauh berbeda dari tahun pertama. Hanya kuantitasnya saja yang dikurangi. d. Faktor Distribusi Untuk pendistribusian produk ini, dilakukan melalui transportasi darat, karena daerah pemasarannya tidak begitu jauh.

BAB III ASPEK TEKNIK DAN TEKNOLOGI 3.1 Pemilihan dan Perencanaan Produk Untuk menghasilkan aksesoris yang yang unik dan berkualitas diperlukan bahan baku dengan kualitas yang baik pula dan juga kreativitas dan inovasi yang tinggi dari tenaga kerjanya. Aksesoris yang dihasilkan atau diproduksi sendiri berupa dompet, gelang, sandal, gantungan hp, dompet hp, bantal kursi tamu, tirai manik-manik. Untuk aksesoris yang lainnya kami mengorder dari luar misalnya Denpasar, Surabaya dan Bandung. Untuk proses pembuatan dompet atau tas dilakukan dengan beberapa tahap. Pertama-tama potong pola pada busa, bahan kain dan puring sesuai dengan ukuran yang telah ditentukan. Kemudian jahit resleting pada bagian puring untuk membuat saku tas atau dompet. Setelah itu jahit bahan kain yang telah dibuat polanya dengan dilapisi busa dan puring. Setelah itu jahit tas atau dompet pada kedua sisi dan jahit resleting pada sisi bagian atas. Setelah berbentuk dompet pada bagian dalam ujung kain disirsak agar benang tidak lepas. Untuk sentuhan akhir diberi hiasan sesuai selera.

3.2

Pemilihan Teknologi Untuk membuat aksesoris ini teknologi yang digunakan sangat sederhana, tetapi yang

telah menggunakan tenaga listrik.

3.3

Perencanaan Jumlah Produksi Dengan pemilihan teknologi yang canggih di atas, yaitu menggunakan mesin jahit

dengan tenaga listrik, maka kapasitas produksi dapat dihasilkan 2 kali lipat dari pada menggunakan mesin yang manual yaitu sebanyak 50 buah.

3.4

Perencanaan Tata Letak Ruangan Tata letak ruangan pada suatu usaha sangat penting untuk direncanakan, sebab hal ini

berkaitan dengan kegiatan operasional perusahaan yang nantinya akan berkaitan dengan pendapatan perusahaan. Untuk itu, pada usaha ini letak pabrik dengan gudang dan tempat pemasaran saling berdekatan. Hal ini bertujuan untuk mempermudah pengawasan terhadap karyawan yang sedang bekerja. Rencananya tempat produksi akan diletakkan di bagian paling belakang, kemudian gudang dan selanjutnya tempat pemasaran produk.

3.5

Pengawasan Kualitas Agar kualitas produk tetap terjaga, maka hal yang paling penting dilakukan adalah

pegawasan terhadap bahan baku yang seharusnya dilakukan oleh orang-orang yang telah dipercaya. Kemudian lakukan pengawasan terhadap proses produksi, apakah masih berjalan sebagaimana mestinya atau apakah ada sistem yang harus diperbaiki. Selain itu, pengawasan terhadap mesin juga perlu dilakukan supaya proses produksi tidak terhambat karena adanya mesin yang rusak dan harus diperbaiki.

BAB IV ASPEK MANAJEMEN 4.1 Perencanaan (Planning)

Aspek manajemen pada bagian perencanaan dapat dikaji dari 3 sisi sebagai berikut:
a. b.

Pendekatan dalam membuat perencanaan berdasarkan pendekatan campuran Fungsi perencanaan dan rencana atau tujuan perencanaan antara lain: Bentuk perencanaannya antara lain perencanaan jangka panjang yaitu agar produk ini dapat diterima oleh masyarakat sehingga dapat menembus pasar lokal, nasional bahkan internasional. Perencanaan jangka menengah yaitu terus meningkatkan kualitas, inovasi dan kreativitas. Perencanaan jangka pendek yaitu agar penjualan tahun ini dapat terus meningkat sehingga memperoleh laba yang besar.

4.2

Pengorganisasian (Organizing) Agar usaha ini dapat berjalan lancar dan dapat mencapai target-target yang telah

ditetapkan sesuai dengan misi dan visi usaha ini maka perlu dibentuk sebuah organisasi di mana dalam organisasi ini terdiri dari 4 departemen, yaitu departemen keuangan, departemen produksi, departemen pembelian dan departemen pemasaran. Dari pembagian departemen-departemen itu maka dapat ditentukan pembagian kerja di mana pada departemen keuangan melakukan pencatatan atas segala aktivitas aliran kas dan aliran persediaan dan juga menjadi kasir. Departemen produksi melakukan kegiatan produksi atau menghasilkan barang yang terdiri atas menjahit dan mendesain produk. Departemen pembelian melakukan kegiatan pembelian bahan baku serta sarana dan prasarana yang dibutuhkan demi kelangsungan operasional. Departemen pemasaran bertugas memasarkan produk baik yang dijual di toko maupun mengantarkan pesanan ke konsumen, selain itu juga melakukan promosi ke masyarakat. Bentuk organisasi usaha ini adalah garis, karena bercirikan: a. Jumlah karyawan relatif sedikit b. Organisasi relatif kecil c. Karyawan saling mengenal secara akrab d. Spesialisasi kerja masih relatif rendah Agar pembagian aktivitas kerja, hubungan fungsi dan aktivitas, serta tingkat spesialisasi aktivitas antar departemen terlihat jelas maka perlu disusun atau dibuat struktur organisasinya, yaitu sebagai berikut:

DEPARTEMEN KEUANGAN

DEPARTEMEN PRODUKSI

MANAJER
DEPARTEMEN PEMBELIAN

DEPARTEMEN PEMASARAN

Keterangan : 1. Manager Tugasnya mengontrol aktivitas perusahaan secara keseluruhan dan melakukan kerja sama dengan pihak-pihak berkepentingan. 2. Departemen Keuangan Tugasnya adalah untuk mengkoordinasi kegiatan keuangan perusahaan dan pengawasan serta pencatatan atas kegiatan keuangan. Selain itu departemen keuangan juga merangkap tugas dari departemen lainnya. 3. Departemen Produksi Tugasnya adalah mengkoordinasikan, memeberi pengarahan dan pengawasan atas pelaksanan kegiatan produksi, kualitas dan pemeliharaan mesin serta peralatan produksi. 4. Departemen Pembelian Tugasnya adalah melakukan pembelian bahan baku untuk diproduksi dan juga persediaan untuk dijual. 5. Departemen Pemasaran Tugasnya adalah merencanakan pemasaran produk, menetapkan strategi pemasaran, mencari pembeli, kondisi pesaing dan berbagai masalah eksternal.

BAB V ASPEK SUMBER DAYA MANUSIA 5.1 Perencanaan Sumber Daya Manusia Perencanaan yang akan kami tetapkan adalah perencanaan top-down di mana penentuan kualitas dan kuantitas sumber daya manusia yang akan direkrut telah disesuaikan dengan rencana yang menyeluruh dari perusahaan baik untuk jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang. Selain itu keputusan atas merekrut sumber daya manusia yang baru didasarkan atas keputusan bersama. Pada tahap awal ini, jumlah tenaga kerja yang kami rencanakan adalah sebanyak tujuh orang yang terdiri dari: a. Manajer : 1 orang dengan gaji @ Rp250.000 b. Departemen Keuangan : 1 orang dengan gaji @ Rp250.000 c. Departemen Produksi : 2 orang dengan gaji @ Rp250.000 d. Departemen Pembelian : 1 orang dengan gaji @ Rp250.000 e. Departemen Pemasaran : 1 orang dengan gaji @ Rp250.000

5.2 Kompensasi Pemberian kompensasi akan diberikan kepada setiap karyawan ketika mengalami peningkatan penjualan pada waktu-waktu tertentu. Dan besarnya kompensasi adalah sebesar 5% dari laba yang diperoleh.

5.3 Keselamatan kerja Program keselamatan kerja sangat penting agar setiap karyawan dapat bekerja secara efektif dan efisien selain itu dapat meningkatkan produktivitas. Untuk itu program keselamatan kerja yang diberikan adalah memberi jatah waktu libur selama 1 hari kepada karyawan setiap minggunya.

10

BAB VI ASPEK EKONOMI, SOSIAL DAN POLITIK 6.1 Dampak Ekonomi Pendirian toko aksesoris ini akan membawa akibat secara khusus terhadap struktur ekonomi masyarakat di lingkungan pendirian toko aksesoris, hal ini dapat dilihat dari peningkatan penghasilan karyawan. Di mana pendapatan rata-rata pekerja akan meningkat dengan gaji yang diterimanya ditambah bonus-bonus yang diberikan apabila jumlah konsumen yang membeli berbagai aksesoris lebih banyak jumlahnya dari waktuwaktu biasanya. Meningkat akibat ketertarikan yang besar pada konsumen terhadap aksesoris-aksesoris yang dijual di toko kami. 6.2 Dampak Sosial Pendirian toko aksesoris yang beralamat di Jalan Denpasar-Gilimanuk, Mendoyo Dauh Tukad ini akan memberikan produk dan jasa kepada seluruh kalangan masyarakat baik dari anak-anak sampai orang dewasa. Dengan adanya rencana pendirian toko aksesoris ini akan membuka peluang untuk menyerap tenaga kerja langsung di sekitar lokasi pendirian usaha bisnis ini. Selain itu juga meningkatkan kreativitas anak muda baik di sekitar lingkungan bisnis maupun di luar lingkungan bisnis. Hal ini juga membantu program pemerintah dalam menanggulangi masalah keterbatasan lapangan pekerjaan dan masalah mengenai keternagakerjaan serta meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat. Pendirian toko aksesoris ini akan membawa perubahan tingkat pengetahuan dan perilaku kehidupan, baik bagi karyawan itu sendiri maupun bagi masyarakat sekitar lokasi pendirian toko aksesoris. Perubahan bagi karyawan dapat dilihat melaui kemahiran karyawan dalam mengelola bisnis, mengoperasikan peralatan yang ada serta dapat menyalurkan kreativitas dari masing-masing karyawan. Dengan adanya bisnis ini kemahiran penggunaan alat-alat untuk membuat aksesoris & kado oleh karyawan diharapkan bertambah sehingga secara langsung dan tidak langsung, jasa ini dapat ikut serta dalam usaha meningkatkan keterampilan masyarakat.

11

BAB VII ASPEK YURIDIS DAN LINGKUNGAN HIDUP 8.1 Aspek Yuridis Untuk menjalankan usaha ini, kami akan meminta surat izin kepada Pemda setempat dimulai dari Banjar/Dusun dan Kelurahan sebagai lembaga yang berwenang. Hal ini dimaksudkan agar toko aksesoris yang kami dirikan ini memiliki nilai kekuatan hukum sebagai suatu badan usaha.

8.2

Aspek Lingkungan Hidup Pendirian toko aksesoris di Jalan Denpasar-Gilimanuk, Mendoyo Dauh Tukad sesuai

dengan alternatif terbaik menurut analisis lokasi yang nantinya baik secara langsung maupun tidak langsung akan mempengaruhi masyarakat sekitar lingkungan di lokasi toko aksesoris & kado dan pertumbuhan ekonomi masyarakat tersebut. Sejalan dengan perkembangan bisnis yang pesat dewasa ini dan kemungkinan di masa yang datang, serta menyadari kemungkinan dampaknya terhadap lingkungan, maka pengembangan bisnis yang dijalankan adalah pengembangan yang ramah lingkungan. Berdasarkan kebijakan tersebut, setiap kegiatan bisnis berkewajiban melaksanakan upaya menyeimbangkan dan melestarikan sumber daya alam serta mencegah timbulnya kerusakan dan pencemaran lingkungan hidup sebagai akibat dari kegiatan bisnis ini. Dalam tahap pembinaan melalui kegiatan dibalai-balai Litbank bisnis, telah dilakukan upaya pencegahan pencemaran lingkungan yang disebabkan oleh kegiatan bisnis dengan memberikan informasi tentang teknologi pengendalian pencemaran bisnis serta bantuan penelitian dan pengembangan dalam pengelolaan limbah atau sisa buangan bisnis. Khususnya untuk kelompok industri kecil, pemerintah berkewajiban melakukan pengamanan dan pengawasan terhadap pencemaran. Hal tersebut dapat dilakukan dengan memberikan izin lokasi mana yang bersih lingkungan dan mana yang perlu diadakan pengamanan dan pengawasan terhadap pencemaran yang akan terjadi.

12

BAB VIII ASPEK FINANSIAL

8.1 Rencana Keuangan Rencana keuangan mencakup seluruh masalah keuangan perusahaan, baik pendapatan maupun biaya-biaya mulai dari investasi awal sampai dengan rencana pendapatan ke depan. Pada rencana keuangan ini direncanakan untuk dua belas (12) bulan ke depan.

8.2

Rencana Kebutuhan Keuangan Tujuan dari rencana kebutuhan keuangan adalah meringkas secara terperinci tentang

biaya-biaya pengembangan dan operasional bisnis, memproyeksikan kebutuhan pendanaan, memproyeksikan keuntungan yang diharapkan dan lainnya. Toko aksesoris membutuhkan modal yang cukup besar. Perlengkapan dan peralatan yang dibutuhkan oleh perusahaan serta biayanya pada awal investasi tergambar pada tabel berikut.

Tabel Investasi Awal NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 ITEM Mesin jahit biasa Sewa Gedung Renovasi toko Asuransi AC DVD Etalase Cermin Meja Kalkulator Buku Keuangan & alat tulis Gantungan aksesoris Gantungan Kertas Kado Gunting kain Gunting kertas Alas Selotip Hekter Pisau cutter Lampu flip-flop Kertas Gradasi Sapu, Kain pel, keset Pembersih kaca Tong Sampah JUMLAH/ UNIT 2 1 BIAYA/UNIT Rp. 600000,Rp. 5000000,Rp. 276000,Rp. 275000,Rp.2000000,Rp.700000,Rp. 300000,Rp. 15000,Rp. 55000,Rp. 25000,Rp. 10000,Rp. 50000,Rp. 30000,Rp. 20000,Rp.1500,Rp. 5000,Rp. 2000,Rp. 1500,Rp. 15000,Rp. 3500,Rp. 33000,Rp. 10000,Rp. 4000,TOTAL Rp. 1200000,Rp.10000000,Rp. 276000,Rp. 275000,Rp. 2000000,Rp. 700000,Rp. 300000,Rp. 15000,Rp. 55000,Rp. 25000,Rp. 10000,Rp. 100000,Rp. 30000,Rp. 40000,Rp. 3000,Rp. 5000,Rp. 2000,Rp. 1500,Rp. 15000,Rp. 10500,Rp. 33000,Rp. 10000,Rp. 4000,Rp. 15110000,-

1 1 1 1 1 1 2 1 2 2 1 1 1 3 1 1 1

13

Tabel Modal NO 1 2 3 4 5 ITEM Benang Jahit Pita kado Kertas Kado Plastik Toko Kain: a. Dompet-gelang b. Sarung bantal c. Selendang d. Daur sampah Busa: a. Dompet-gelang b. Sarung bantal c. Daur sampah Resleting Batu hiasan selendang Hiasan Dompet Selotip Isi hekter Penjahit Tinta timbul Tinta Popcorn Mug Polis Besi Pengait Sampah Kering JUMLAH 2 Buah 3 Buah 1 Kode BIAYA SATUAN Rp. 1000,Rp. 5000,Rp. 20000,TOTAL Rp. 2000,Rp. 15000,Rp. 20000,RP. 65000,Rp.40000,Rp.100000,Rp. 180000,Rp. 5000,Rp. 5000,Rp. 50000,Rp. 2500,Rp. 20000,Rp. 24000,Rp. 1000.Rp. 1500,Rp. 3000,Rp. 15000,Rp. 20000,Rp. 35000,Rp. 5000,Rp. 5000,Rp.1214000,-

2m 5m 12 m 1m 2m 3 bungkus 1m 2 lusin 1 lusin 1 lusin 1 kotak 1 set 1 set 1 lusin 1 lusin 1 kg

Rp. 20000,Rp. 20000,Rp. 15000,RP. 5000,Rp. 2500,Rp. 25000,Rp. 2500,-

7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17

Rp. 1000,Rp. 1500,-

Tabel Pendapatan dan Biaya-biaya Pendapatan dan biaya-biaya Pendapatan Jasa Bungkus Kado Jasa Pengiriman Barang Biaya-biaya Biaya Operasional Gaji Karyawan Sewa Penyusutan peralatan Perlengkapan Utilitis Biaya Operasional Asuransi Iklan Bunga Per Bulan Rp.10000,Rp.100000,Rp.110000,Per Tahun

Rp. 1750000,Rp. 833333,Rp.70000,Rp.690000,Rp.225000,Rp.3568333,Rp.22917,-

Rp. 21000000,Rp.10000000,Rp. 840000,Rp. 8280000,RP. 2700000,Rp.42820000,Rp.275000,Rp.125000,Rp.3600000,Rp.4000000,-

14

Tabel Harga Pokok Produksi No 1 Unit Keterangan Bulan Tahun 8 96 Dompet-Gelang BBB BTKL BOP : Busa Benang (Rp.2000/50 brg x 8bh) Resleting (Rp. 20000/50brg x 8bh) HPProduksi Per bulan HPProduksi Setahun 15 90 Sarung Bantal BBB BTKL BOP : Busa Benang (Rp.2000/50brgx15bh) Resleting (Rp.20000/26brgx15bh) HPProduksi Per 2 bulan HPProduksi Setahun Selendang Batu-batu BBB BTKL BOP : Batu hiasan selendang Benang (Rp.2000/50brg x 12bh) Obras ( Rp. 2000 x 12bh) HPProduksi Per 3 bulan HPProduksi setahun Gantungan Peralatan Tulis BBB BTKL BOP: Busa (Rp.2500 /12brg x 6bh) Benang (Rp.2000/50brg x 6bh) Kain (Rp.5000/12brg x 6bh) Besi Pengait (Rp.5000/9brg x 6bh) HPProduksi Per 2 bulan HPProduksi Setahun MUG Desain (Tinta Timbul) BBB BTKL BOP : HPProduksi Per 3 Bulan HPProduksi Setahun
15

Rp. 40000,Rp. 62500,Rp. 5000,Rp. 320,Rp. 6154,-

Rp. 11474,Rp. 133974,Rp.1367688,-

Rp.100000,Rp.62000,Rp. 50000,Rp. 600,Rp.11539,-

Rp. 62139,Rp. 224639,Rp. 1347834,-

12

48

Rp. 180000,Rp. 62500,Rp. 600000,Rp. 480,Rp. 24000,-

Rp. 624480,Rp. 866980.Rp. 3467920,-

36

RP. 2500,Rp. 62500,Rp. 1250,Rp. 240,Rp. 2500,Rp.3333,-

Rp. 7323,Rp. 72323,Rp. 433938,-

24

Rp. 17500,Rp. 62500,Rp. 15000,Rp. 95000,Rp. 380000,-

No 1 6

Unit Keterangan Bulan Tahun 8 96 Dompet-Gelang 6 24 MUG Desain (Tinta Popcorn) BBB BTKL BOP: HPProduksi Per 3 bulan HPProduksi Setahun Sandal Plastik BBB TKL BOP: Busa (Rp.2500/12brg x 3pcs) Benang (Rp.2000/50brg x 3pcs) Kain (Rp.5000/12brg x 3pcs) HPProduksi Per bulan HPProduksi Setahun Tas Plastik BBB BTKL BOP : Busa (Rp.2500/12brg x 3bh) Benang (Rp.2000/50brg x 3bh) Resleting (Rp.20000/26brg x 3bh) Besi Pengait (Rp.5000/9brg x 3bh) HPProduksi Per 2 Bulan HPProduksi Setahun

Rp. 17500,Rp. 62500,Rp. 20000,Rp. 100000,Rp. 400000,-

36

Rp. 1250,Rp. 62500,Rp. 625,Rp. 120,Rp. 1250,-

Rp. 1995,Rp. 65745,Rp. 788940,-

18

Rp. 1250,RP. 62500,Rp. 625,Rp. 120,Rp. 2308,Rp. 1667,-

Rp. 4720,Rp. 68470,Rp. 410.820,-

16

Tabel Pokok Harga Penjualan NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 ITEM Dompet Gelang Sarung Bantal Selendang batu-batu Mug design (tinta timbul) Mug design (tinta popcorn) Tas Plastik Gantungan peralatan tulis Sandal plastik Kotak musik Korak perhiasan Ikat pinggang Bros Pin Frame/Pigura Pajangan air raksa Tirai manic-manik Kartu ucapan Gantungan kunci Glow in the dark Diary big boss Lampu tidur Jam tangan Tissue Box cake (panjang) Tissue box cake (persegi) Boneka cake Boneka bola Boneka susun UNIT/ BULAN 8 15 12 6 6 3 6 3 4 4 5 10 25 5 5 2 10 10 5 5 3 3 8 8 8 4 4 UNIT/ TAHUN 96 90 48 24 24 18 36 36 24 24 20 120 150 30 60 12 120 40 60 60 18 36 96 96 96 48 48 HARGA PRODUKSI (Rp.) 14246,75 14975,93 72248,33 15833,33 16666,67 22823,33 12053,83 21915,00 HARGA BELI (Rp.) CONTRIBUSI MARGIN 40% 70% 40% 30% 30% 50% 30% 30% 50% 40% 60% 25% 30% 60% 60% 40% 70% 50% 50% 30% 47% 40% 42% 40% 42% 44% 46% HPP/UNIT (Rp.) 25000,00 65000,00 125000,00 23500,00 24500,00 50000,00 18500,00 30000,00 45000,00 110000,00 68000,00 20000,00 7500,00 21000,00 55000,00 45000,00 6500,00 5000,00 5000,00 27000,00 85000,00 150000,00 60000,00 50000,00 60000,00 45000,00 65000,00

22500,00 65000,00 25000,00 15000,00 5000,00 8500,00 20000,00 25000,00 2000,00 2500,00 5000,00 18000,00 45000,00 85000,00 35000,00 30000,00 35000,00 25000,00 35000,00
17

NO 28 29

ITEM Boneka stroberi Boneka Super big

UNIT/ BULAN 3 2

UNIT/ TAHUN 36 8

HARGA PRODUKSI (Rp.)

Rp. 190763,17

HARGA BELI (Rp.) 20000,00 95000,00 Rp. 618500,00

CONTRIBUSI MARGIN 33% 37%

HPP/UNIT (Rp.) 30000,00 150000,00 Rp. 1261500,00

BULAN Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember JUMLAH

1 Rp. 4650000,00 Rp. 4830000,00 Rp. 5115000,00 Rp. 4500000,00 Rp. 4650000,00 Rp. 4725000,00 Rp. 4650000,00 Rp. 4650000,00 Rp. 4500000,00 Rp. 4650000,00 Rp. 4500000,00 Rp. 5580000,00 Rp. 57000000,00

Tabel 6. Tabel Proyeksi Penjualan Selama 5 Tahun TAHUN KE2 3 4 Rp. 5420000,00 Rp. 6200000,00 Rp. 7750000,00 Rp. 5880000,00 Rp. 7000000,00 Rp. 9425000,00 Rp. 6238750,00 Rp. 7440000,00 Rp. 9687500,00 Rp.5250000,00 Rp. 6000000,00 Rp. 7500000,00 Rp. 5425000,00 Rp. 6200000,00 Rp. 7750000,00 Rp. 6037500,00 Rp. 7200000,00 Rp. 9375000,00 Rp. 5425000,00 Rp. 6200000,00 Rp. 7750000,00 Rp. 5425000,00 Rp. 6200000,00 Rp. 7750000,00 Rp. 5250000,00 Rp. 6000000,00 Rp. 7500000,00 Rp. 5425000,00 Rp. 6200000,00 Rp. 7750000,00 Rp. 5250000,00 Rp. 6000000,00 Rp. 7500000,00 Rp. 6781250,00 Rp. 8060000,00 Rp. 10462500,00 Rp. 67812500,00 Rp. 78700000,00 Rp. 100200000,00

5 Rp. 9300000,00 Rp. 11340000,00 Rp. 12090000,00 Rp. 9000000,00 Rp. 9300000,00 Rp. 11700000,00 Rp. 9300000,00 Rp. 9300000,00 Rp. 9000000,00 Rp. 9300000,00 Rp. 9000000,00 Rp. 13020000,00 Rp. 121650000,00

18

PROYEKSI LAPORAN LABA-RUGI BLINK-BLINK ACCECORIS UNTUK PERIODE 1 JANUARI 31 DESEMBER 2008

19

PROYEKSI LAPORAN LABA-RUGI BLINK-BLINK ACCECORIS UNTUK PERIODE 1 JANUARI 31 DESEMBER 2009

20

PROYEKSI LAPORAN LABA-RUGI BLINK-BLINK ACCECORIS UNTUK PERIODE 1 JANUARI 31 DESEMBER 2010

21

PROYEKSI LAPORAN LABA-RUGI BLINK-BLINK ACCECORIS UNTUK PERIODE 1 JANUARI 31 DESEMBER 2011

22

PROYEKSI LAPORAN LABA-RUGI BLINK-BLINK ACCECORIS UNTUK PERIODE 1 JANUARI 31 DESEMBER 2012

23

LAPORAN NERACA BLINK-BLINK ACCECORIS PER 1 JANUARI 2008

LAPORAN NERACA BLINK-BLINK ACCECORIS PER 1 JANUARI 2010

24

TAHUN 0 1 2 3 4 5

CICILAN Rp. 5.305.040,00 Rp. 5.305.040,00 Rp. 5.305.040,00 Rp. 5.305.040,00 Rp. 5.305.040,00

SKEDUL PEMBAYARAN CICILAN UTANG BUNGA POKOK Rp. 4.800.000,00 Rp. 4.496.976,00 Rp. 4.023.238,00 Rp. 3.326.396,00 Rp. 1.995.210,00 PROYEKSI ALIRAN KAS BLINK-BLINK ACCECORIS Rp. 505.040,00 Rp. 808.064,00 Rp. 1,292.902,00 Rp. 2.068.644,00 Rp. 3.309.830,00

SALDO PINJAMAN Rp. 8.000.000,00 Rp. 7.494.960,00 Rp. 6.686.896,00 Rp. 5.393.994,00 Rp. 3.325.350,00 Rp. 15.520,00

25

DISCOUNTED PAYBACK PERIOD (DPP)

DPP = 1 tahun +

x 12 bulan

DPP = 1 tahun +0,609919985 x 12 bulan DPP = 1 tahun, 8 bulan

Jadi keseluruhan proyek adalah 1tahun 8 bulan. Oleh karena usaha ini menetapkan umur ekonomis 8 tahun maka dari sisi payback period-nya proyek dikatakan layak.

NET PRESENT VALUE (NPV)

Oleh karena nilai NPV adalah positif, maka menurut criteria ini investasi dikatakan layak

PROFITABILITY INDEX

Oleh karena nilai PI > 1, maka menurut criteria metode ini, investasi untuk proyek ini dinyatakan layak. INTERNAL RATE OF RETURN (IRR)

26

BAB IX KESIMPULAN

Dari analisis yang komprehensif perihal usaha aksesoris dan kado dapat disimpulkan beberapa hal, yaitu:

1. Masyarakat Jembrana khususnya di sekitar Mendoyo memiliki animo terhadap barangbarang aksesoris yang dapat digunakan untuk koleksi pribadi atau dijadikan hadiah dengan kualitas yang baik dan harga yang terjangkau. Hal ini tampak dari hasil survei yang dilakukan oleh orang-orang kepercayaan kami.

2. Mengingat persaingan dengan usaha yang sejenis masih relative rendah khususnya di daerah Mendoyo karena sebagian besar toko-toko aksesoris terpusat di daerah pasar, maka masih terdapat pasar yang luas bagi toko-toko sejenis untuk membuka usahanya.

3. Pemasaran yang direncanakan oleh toko aksesoris dan kado ini telah sesuai dengan situasi dan kondisi masyarakat Jembrana. Selain itu toko ini dilengkapi dengan fasilitas pemasaran lewat internet sehingga memudahkan bagi pelanggan atau calon pelanggan terutama yang berada di daerah-daerah untuk membeli produk-produk sesuai dengan selera pelanggan.

4. Mengenai masalah teknologi, kami menggunakan mesin jahit biasa karena jumlah produksi disesuaikan dengan permintaan sehingga mesin jahit yang kami miliki sebanyak dua buah.

5. Jika memiliki latar belakang keuangan dan pemasaran kuat serta didukung oleh administrasi dan sumber daya manusia yang berkualitas, pihak manajemen akan dapat menjalankan usaha ini sebagaimana mestinya.

6. Dana yang dibutuhkan untuk investasi bisnis ini masih tergolong relatif kecil namun menghasilkan cashflow yang sangat menarik mengingat pemilik modal hanya perlu menanamkan modalnya sekali saja dan walaupun juga menggunakan utang, jumlahnya tidak terlalu besar dan dapat dilunasi dalam jangka waktu kurang dari 2 tahun.

27

7. Usaha aksesoris ini tidak menimbulkan pencemaran lingkungan karena sisa-sisa bahan hasil produksi berupa sampah kering selain itu masih dapat digunakan.

Dari keseluruhan aspek, yaitu aspek pasar dan pemasaran, teknis dan teknologi, manajemen, sumber daya manusia, fiansial, ekonomi, sosial dan politik, lingkungan hidup, lingkungan industri, bisnis aksesoris ini dinyatakan layak.

28