OLEH: ADITYA JANATA PRIYA AMRIN FAKHRUDDIN JAUHARI 2KA32

Pengertian Mandrake / Mandriva
Linux Mandriva (sebelumnya dikenal dengan nama Mandrake Linux) dibuat pada tahun 1998 dengan tujuan bagaimana membuat Linux lebih mudah untuk digunakan semua orang. Pada waktu itu, linux sudah dikenal sebagai sistem operasi yang kuat dan stabil. Dengan inovasi ini, Mandriva menawarkan stabilitas dan kekuatan linux kepada pengguna individu dan profesional dalam ruang lingkup „easy to use for user‟ yang menarik. Hal ini didasari dengan ribuan para pengguna baru yang selalu melihat linux sebagai alternatif lain pengganti sistem operasi mereka sebelumnya. Free/Open Source Free Software (FOSS) memberikan kebebasan untuk dapat mengembangkan dan mendistribusikan Linux Mandriva secara gratis. FOSS memberikan hak kepada semua orang untuk mengcopy, mendistribusikan, menguji, memodifikasi dan meningkatkan sistem Mandriva sepanjang hasil dari penelitian tersebut dikembalikan ke masyarakat. Model pengembangan seperti ini bertujuan agar dapat mengumpulkan gagasan yang terbaik dari pengembang dan para pemakai dari seluruh dunia untuk mendapatkan hasil yang terbaik dari segi teknik dan solusi bagi Linux Mandriva di masa depan. Sebelum berbicara lanjut mengenai mandriva, kita bahas dulu apa sih linux itu?

Pengertian Linux

Linux adalah Operating System seperti UNIX, yang merupakan implementasi independen dari POSIX, meliputi true-multitasking, virtual memory, shared libraries, demand-loading, proper memory management, dan multiuser. Linux seperti layaknya UNIX, mendukung banyak software mulai dari TEX, X Window, GNU C/C++ sampai ke TCP/IP. Linux atau GNU/Linux adalah sistem operasi non-commersial (free) yang sedang populer di negara-negara berkembang salah satu nya di Indonesia. Ketika kita menginstall sebuah sistem operasi linux di komputer desktop/Laptop pasti sudah terdapat beberapa program-program lain yang terpaket dalam Sistem operasi tersebut, beberapa program yang telah terpaket menjadi satu bersama distro linux antara lain Tampilan desktop (KDE/GNOME), aplikasi perkantoran seperti LibreOffice, bahkan ada pula yang sudah menyertakan aplikasi grafis seperti GIMP,InkScape,Blender, dll. Linux sendiri adalah tanda niaga (Trade mark) yang di miliki oleh Linus Torvalds yang pada waktu itu merupakan mahasiswa di Universitas Helsinski. Tanda niaga ini di patenkan ketika

kejadian dimana seorang pemalsu bernama William R Della Croce Jr yang mengklaim bahwa logo linux sebagai kepunyaannya dan mengirimkan surat kepada para pengedar linux ia meminta royalti sebanyak 10% dari mereka, lalu para pengedar linux ini pun mulai mendorong agar tanda niaga ini segera di patenkan dan di berikan kepada Linus Torvalds, hingga akhirnya perlisensian tanda niaga ini di kendalikan oleh Linux Mark Institute sampai sekarang. Sejarah Linux UNIX merupakan salah satu sistem operasi yang mengawali lahirnya Linux ke dunia ini. UNIX merupakan salah satu sistem operasi yang ada saat ini. Adapun UNIX merupakan salah satu sistem operasi populer selain keluarga raksasa Microsoft (mulai dari DOS, MS 9x sampai Vista), Novell, OS/2, BeOS, MacOS dan lainnya. Linux merupakan sistem operasi bertipe Unix modular. Linux memiliki banyak disain yang berasal dari disain dasar Unix yang dikembangkan dalam kurun waktu 1970-an hingga 1980-an. Faktor ketersediaannya dan kompatibilitasnya yang tinggi menyebabkannya Unix dapat digunakan, disalin dan dimodifikasi secara luas oleh institusi-institusi akademis dan pada pebisnis. Namun satu hal yang sangat disayangkan pada waktu itu adalah kita tidak bisa sembarangan memodifikasi dan menyebar luaskan Unix secara bebas ke masyarakat umum. Proyek GNU yang mulai pada 1984 memiliki tujuan untuk membuat sebuah sistem operasi yang kompatibel dengan Unix dan lengkap dan secara total terdiri atas perangkat lunak bebas. Tahun 1985, Richard Stallman mendirikan Yayasan Perangkat Lunak Bebas dan mengembangkan Lisensi Publik Umum GNU (GNU General Public License atau GNU GPL). Kebanyakan program yang dibutuhkan oleh sebuah sistem operasi (seperti pustaka, kompiler, penyunting teks, shell Unix dan sistem jendela) diselesaikan pada awal tahun 1990-an, namun sayangnya elemen-elemen tingkat rendah seperti device driver, jurik dan kernel masih belum selesai, pada saat itulah (1991) Linus Torvalds mengumumkan telah membuat sebuah kernel yang dibuat berdasarkan Unix yang diberi nama Linux, hal ini tentunya sebuah kebetulan dimana pada waktu itu proyek GNU membutuhkan Kernel (belum memiliki kernel ) , hal ini dapat dilihat dari pernyataan Linus Torvalds yang pernah berkata bahwa jika kernel GNU sudah tersedia pada saat itu (1991), dia tidak akan memutuskan untuk menulis versinya sendiri.

Fitur Linux Multi tasking dan dukungan 32 bit: mampu menjalankan beberapa perintah secara bersamaan, dan dengan memanfaatkan model terlindung (protected mode) dari Intel 80836 keatas, Linux merupakan sistem operasi 32 bit. Multi user dan Multi session: Linux dapat melayani beberapa user yang login secara bersamaan. Sistem filenya sendiri mempunyai keamanan yang ketat, dan dapat dimodifikasi secara optimal untuk akses file kepada user atau group tertentu saja. – Sebagian besar Linux ditulis dalam bahasa C Dukungan Java: jika dikompilasi pada level kernel, Linux dapat menjalankan Java Applet sebagai aplikasi. Virtual Memory: Linux menggunakan sebagian dari hardisk Anda dan memperlakukannya sebagai memory, sehingga meningkatkan memory Anda yang sebenarnya. Linux menawarkan sistem file yang hierarkis: dengan beberapa folder utama yang sudah dibakukan (File System Standard/FSSTND) Grafis antar muka pemakai (Graphical User Interface/GUI) yang dipergunakan Linux adalah sistem X Window atau X dari MIT. Kelebihan Linux 1. Linux merupakan sistem operasi bebas dan terbuka. Sehingga dapat dikatakan, tidak terdapat biaya lisensi untuk membeli atau menggunakan Linux. 2. Linux mudah digunakan. Dulu, Linux dikatakan merupakan sistem operasi yang sulit dan hanya dikhususkan untuk para hacker. Namun, kini, pandangan ini salah besar. Linux mudah digunakan dan dapat dikatakan hampir semudah menggunakan Windows. 3. Hampir semua aplikasi yang terdapat di Windows, telah terdapat alternatifnya di Linux. Kita dapat mengakses situs web Open Source as Alternative untuk memperoleh informasi yang cukup berguna dan cukup lengkap tentang alternatif aplikasi Windows di Linux. 4. Keamanan yang lebih unggul daripada Windows. Dapat dikatakan, hampir semua pengguna Windows pasti pernah terkena virus, spyware, trojan, adware, dsb. Hal ini,

hampir tidak terjadi pada Linux. Di mana, Linux sejak awal didesain multi-user, yang mana bila virus menjangkiti user tertentu, akan sangat sangat sangat sulit menjangkiti dan menyebar ke user yang lain. Pada Windows, hal ini tidaklah terjadi. Sehingga bila dilihat dari sisi maintenance / perawatan data maupun perangkat keras-pun akan lebih efisien. Kelemahan Linux 1. Banyak pengguna yang belum terbiasa dengan Linux dan masih „Windows minded‟. Hal ini dapat diatasi dengan pelatihan-pelatihan atau edukasi kepada pengguna agar mulai terbiasa dengan Linux. 2. Dukungan perangkat keras dari vendor-vendor tertentu yang tidak terlalu baik pada Linux. Untuk mencari daftar perangkat keras yang didukung pada Linux, kita dapat melihatnya di Linux-Drivers.org atau LinuxHardware.org. 3. Proses instalasi software / aplikasi yang tidak semudah di Windows. Instalasi software di Linux, akan menjadi lebih mudah bila terkoneksi ke internet atau bila mempunyai CD / DVD repository-nya. Bila tidak, maka kita harus men-download satu per satu package yang dibutuhkan beserta dependencies-nya. 4. Bagi administrator sistem yang belum terbiasa dengan Unix-like (seperti Linux), maka mau tidak mau harus mempelajari hal ini. Sehingga syarat untuk menjadi administrator adalah manusia yang suka belajar hal-hal baru dan terus-menerus belajar. Perintah Dasar Linux mkdir : Untuk membuat direktori / folder baru ls : Untuk melihat isi file yang sedang aktif, bisa juga diikuti dengan: -a : menampilkan semua file/directori yang terhidden dan yang berawalan tanda titik. -f : menampilkan file/directori tanpa proses sortir -F : menampilkan tanda ( / ) untuk direktori, tanda ( @ ) untuk file yang symbolic link, tanda ( * ) untuk file yang berisi executable, tanda vertical bar ( I ) untuk FIFO -l : untuk menampilkan file dengan lengkap

-R : jika di dalam directori terdapat file, maka file tersebut akan ditampikan -al : menampilkan isi directori baik file yang terhidden maupun yang tidak cd : perintah untuk berpindah dari direktori satu ke directori yang lain pwd : perintah yang digunakan untuk melihat informasi directori rmdir : untuk menghapus directori yang kosong rm –r nmdir : untuk menghapus directori yang terdapat isi didalamnya Macam Macam Distro Linux Terkenal 1. Ubuntu

arti Ubuntu diketahui hampir semua geek, definisinya adalah "sebuah kata Afrika yang berarti 'kemanusiaan untuk semuanya' atau 'saya dibentuk oleh kita semua'. Distribusi Ubuntu membawa semangat Ubuntu ke dunia perangkat lunak." 2. PCLinuxOS

cukup jelas, nama ini berasal dari PC + Linux + Operating System. PCLinuxOS memiliki GUI yang mirip dengan Windows untuk memudahkan transisi pemakai ke Linux. Oleh karena itu mereka menggunakan kata PC (walaupun sebenarnya PC tidak ekslusif untuk Windows).

3. openSUSE

adalah sebuah proyek SUSE open source yang disponsori Novell dan AMD. SUSE adalah akronim dalam bahasa Jerman untuk "Software- und System-Entwicklung" (pengembangan perangkat lunak dan sistem). Akan tetapi ada juga yang mengatakan bahwa nama SUSE dipakai untuk menghormati insinyur Konrad Zuse. 4. Fedora

adalah sebuah proyek Linux komunitas yang disponsori Red Hat. Nama "Fedora" ini diambil dari jenis topi (fedora) yang dipakai oleh pria di logo Red Hat. 5. Mandriva

distribusi Linux ini berasal dari Mandrake Linux yang dibuat oleh MandrakeSoft, akan tetapi MandrakeSoft kalah dari Hearst Corporation dalam hak penggunaan nama "Mandrake." MandrakeSoft kemudian membeli Connectiva, dan hasil pencampuran ini disebut Mandriva.

6. Sabayon

sebuah distribusi yang dibuat di Trentino, Italia dan dinamakan mengikuti nama sebuah hidangan penutup Italia yang disebut Sabayon. Sabayon dibuat dari telur kuning, gula dan alkohol manis. 7. Debian

pertama kali diperkenalkan Ian Murdock di tahun 1998. Nama Debian sendiri diambil dari nama pacarnya (sekarang istri) Debra dan namanya Ian. 8. Damn Small Linux

sebuah distro Linux dengan ukuran hanya 50MB, sesuai dengan namanya.

9. MEPIS

menurut pencipta MEPIS Warren Woodford, MEPIS tidak berarti apapun, ia hanya salah mendengar temannya yang berbicara melalui koneksi Skype yang buruk, dan menyukai nama ini. 10. FreeBSD

memang secara teknis bukan Linux, tetapi mereka tetap bersaudara dan menduduki peringkat 11 di distrowatch. BSD adalah sebuah turunan Linux yang dikembangkan di University of California Berkeley. BSD sendiri adalah akronim untuk Berkeley Software Distribution. FreeBSD adalah saudara dari distro BSD. 11. CentOS

berbasis Red Hat Enterprise Linux (RHEL) dan merupakan akronim dari Community Enterprise Operating System. 12. DreamLinux

sebuah distro turunan Debian berasal dari Brazil dan berpenampilan sangat mirip dengan Mac OS X. Tidak ada sejarah di belakang nama ini, hanya campuran dari dream dan Linux. 13. Puppy Linux

sebuah distribusi live CD yang mengutamakan kemudahan pakai. Distro ini memiliki maskot yang bernama "Puppy" yang merupakan seekor Chihuahua asli. 14. Kubuntu

Hanya KDE + Ubuntu saja.

15. Zenwalk

cukup membingungkan. Saat mengunjungi situs mereka, tagline mereka berbunyi "ever tried zen computing?," jadi bagian Zen sudah jelas. Tetapi bagian "walk" dengan logo lumba - lumba? Lumba - lumba bahkan tidak dapat berjalan. Saya menulis email kepada JP Guillemin, pencipta distro tersebut untuk meminta penjelasannya. Jawabannya: "Hi, Zenwalk digunakan agar berbunyi mirip seperti Nextstep, Os terkenal yang diciptakan Steve Jobs saat dipecat oleh Apple." 16. Slackware

diciptakan oleh Patrick Volkerding. Slackware pada awalnya adalah sebuah proyek pribadi, dan agar tidak menjadi serius, Patrick menamakan proyek ini "slack" dari Church of SubGenius yang berarti keadaan di mana seseorang menggunakan energi seminim mungkin untuk hidup. 17. Knoppix

sebuah distro Live CD yang diciptakan Klaus Knopper dan dinamakan berdasarkan namanya sendiri.

18. Gentoo

distro berbasis source code yang semua aplikasi harus dikompilasi dari awal untuk memaksimalkan kecepatan. Fakta ini mengubah namanya (pada awalnya Enoch) menjadi Gentoo, yaitu jenis penguin perenang tercepat. 19. Slax

sebuah distro Live CD berbasis Slackware, begitu juga namanya. 20. Sidux

sebuah distro Linux berbasis versi unstable Debian dengan kode nama "Sid" yang diambil dari karakter Sid Phillips di Toy Story, biasanya menghancurkan dan menyiksa mainan adiknya Hannah. Siapa bilang geek tidak memiliki selera humor.

21. Ubuntu Studio

hanya sebuah turunan Ubuntu yang dikhususkan untuk produksi multimedia. 22. PC-BSD

sebuah distro berbasis BSD, dibuat untuk kemudahan instalasi dengan program GUI dan mudah dipakai dengan desktop KDE sebagai pilihan default, sehingga diberikan nama PC di depannya. 23. Xubuntu

XFCE + Ubuntu. 24. Foresight

sebuah distro yang menggunakan Conary sebagai package manager yang memiliki fitur rolling update, tidak seperti kebanyakan distro yang hanya memberikan update besar dua kali setahun.

Sebagai contoh, saat Banshee 1.0 muncul bulan depan, para pemakai Foresight akan memiliki aplikasi terbaru ini dalam waktu kurang dari 1 minggu, sedangkan para pemakai Ubuntu harus menunggu hingga bulan Oktober. Nama Foresight diambil karena anda akan mendapatkan aplikasi terlebih dahulu dibandingkan distro - distro lain. 25. DesktopBSD

dari situsnya: "DesktopBSD bertujuan menjadi OS stabil dan kuat untuk para pemakai desktop. 26. Red Hat

nama dan logo ini memiliki beberapa cerita yang sangat menarik. Cerita - cerita ini akan dijelaskan oleh salah satu penemu Red Hat Bob Young. 27. OpenGEU

pada awalnya dinamakan Geubuntu, yaitu sebuah distro berbasis Ubuntu yang menggunakan GNOME dan Enlightenment sebagai window manager ("G" dan "E"). Akan tetapi karena beberapa masalah legal, kemudian nama ini diubah menjadi OpenGEU.

28. Elive

salah satu distro berbasis Debian yang menggunakan Enlightenment sebagai window manager. 29. Freespire

di bulan Agustus 2005, sebuah distro Live CD berbasis Linspire dinamakan Freespire dipublikasikan di internet secara tidak sengaja. Distro ini pada akhirnya berevolusi menjadi distro sendiri. Linspire pada awalnya dinamakan "Lindows" akan tetapi salah seorang karyawan divisi legal Microsoft melanggar merk "Windows" mereka dan mengajukan tuntutan. Microsoft akhirnya kalah di pengadilan, kemudian mereka memutuskan untuk membayar $20 juta kepada Lindows untuk mengganti namanya menjadi Linspire. 30. Backtrack

sebuah distro sekuriti dan penetration testing yang memiliki berbagai alat sekuriti dan forensik. Nama ini diambil dari kegunaan distro ini, yaitu "back tracing" (menelusuri ulang) sang pengganggu.

Sejarah Mandrake / Mandriva
Pertama kali dirilis berbasis Redhat Linux (versi 5.1) dan KDE (versi 1.0) pada 23 Juli 1998. Dari awal hingga versi 8.0, Mandrake menamai produk utamanya dengan Linux Mandrake. Sedang versi 8.1 sampai 9.2 dinamai Mandrake Linux Pada bulan Februari 2004, Mandrakesoft kalah dalam suatu kasus di pengadilan terhadap Hearst Corporation, pemilik King Features Syndicate. Hearst menuduh MandrakeSoft melanggar hak cipta karakter King Features bernama 'Mandrake the Magician'. Sebagai tindakan pencegahan, Mandrakesoft mengganti nama produknya dengan menghilangkan spasi antara merek dan nama produk serta mengubah huruf pertama dari nama produk menjadi huruf kecil, sehingga menjadi satu kata. Mulai dari versi 10.0, Mandrake Linux dikenal sebagai Mandrakelinux, demikian pula logonya. Pada bulan April 2005 Mandrakesoft mengakuisisi Conectiva, sebuah perusahaan Brasil yang menghasilkan distribusi linux berbahasa Portugis (Brasil) dan Spanyol di Amerika Latin. Akibat akuisisi ini dan sengketa hukum dengan Hearst Corporation, Mandrakesoft mengumumkan nama perusahaan menjadi Mandriva, dan bahwa Mandriva Linux akan menjadi nama baru bagi produk-produknya.

Fitur Fitur Mandriva
1. Mandriva Control Center yang memudahkan konfigurasi dari beberapa pengaturan. 2. Desktop menggunakan KDE atau GNOME sebagai desktop standar, tetapi juga menyediakan yang lain seperti Xfce dan twm. 3. Kesatuan tema menyediakan konsistensi antara aplikasi dan lingkungan desktop. 4. Menggunakan paket manajer disebut urpmi 5. Live USB dari Mandriva Linux dapat dibuat secara manual atau dengan UNetbootin.[5] 6. Mandriva menyediakan beberapa edisi Linux. Beberapa tersedia bebas, sedangkan yang lainnya dijual secara on-line atau melalui jaringan penjual resmi. Mandriva juga menyediakan Mandriva Club, yang sampai dengan 4 Juni 2008 adalah gratis karena layanan pengunduhan telah dibuat sebagai produk terpisah.

Setiap distribusi Mandriva Linux selalu menyertakan tiga fitur utama, yaitu Installation, Control dan Administration. Di dalam Mandriva Linux terdapat Mandriva Control Center yang berfungsi memudahkan konfigurasi dan pengaturan pada semua sistem Mandriva. Pada Mandriva Control Center terdapat banyak program yang dikenal dengan Drake atau Draks yang secara keseluruhan disebut Drake Tools. Contoh: MouseDrake untuk pengaturan mouse, DiskDrake untuk pengaturan partisi dan file system pada harddisk dan DrakConnect yang berfungsi mengatur sistem koneksi jaringan.

Mandriva Linux menggunakan Desktop KDE dan GNOME sebaga desktop standar. Namun Desktop Environment lain seperti Xfce dan Twm juga disertakan. Selain itu tampilan Mandriva juga dipercantik dengan adanya Tema (Theme). Beberapa tema Manriva diantaranya adalah Galaxy dan Ia Ora.

Pada Mandriva Linux terdapat paket manager yang disebut URPMI, yang berisi paket-paket RPM untuk instalasi program. RPM adalah kepanjangan dari RedHat Package Manager. Pada RPM manager inilah dilakukan proses instal dan uninstal program. Paket RPMDrake sudah terintagrasi pada Mandriva Control Center.

Tabel Versi Mandriva
Tahun 1998 1998 1999 1999 1999 2000 2000 2000 2001 2001 2002 2002 2003 2003 2004 2004 2004 2005 2005 2006 2007 2007 2008 2008 Nomor 5.1 5.2 5.3 6.0 6.1 7.0 7.1 7.2 8.0 8.1 8.2 9.0 9.1 9.2 10.0 10.1 10.1 10.2 2006.0 2007 2007.1 2008.0 2008.1 2009.0 Venice Leeloo Festen Venus Helios Air Helium Odyssey (called Ulysses during beta) Traktopel Vitamin Bluebird Dolphin Bamboo FiveStar Community and Official Community Official Limited Edition 2005 Mandriva Linux 2006 Mandriva Linux 2007 Mandriva Linux 2007 Spring Mandriva Linux 2008 Mandriva Linux 2008 Spring Mandriva Linux 2009 Nama

2009 2009 2010

2009.1 2010.0 2010.1

Mandriva Linux 2009 Spring Mandriva Linux 2010 (Adélie) Mandriva Linux 2010 Spring (Farman)

Periode rilis Mandriva adalah setiap 6 bulan sekali, dan pada setiap rilis Mandriva terdapat 3 edisi, yaitu: 1. Mandriva Linux Free Mandriva Linux Free adalah distribusi Mandriva tradisional yang semua program didalamnya termasuk free dan opensource program. Distribusi Mandriva Linux Free berupa CD dan DVD dengan support CPU 32bit dan64bit. File iso dari Mandriva Linux Free dapat didownload secara bebas dari situs Mandriva. 2. Mandriva Linux One Mandriva Linux One adalah Distribusi hybrid yang berisi Live CD dan Instalasi. Mandriva Linux One juga gratis untuk didownload. Untuk Desktopnya dapat dipilih yang GNOME atau KDE. Karena ukurannya yang hanya satu disk maka Mandriva Linux One berisi satu bahasa saja. 3. Mandriva Linux Powerpack Mandriva Powerpack juga termasuk jenis distribusi linux tradisional seperti Mandriva Free. Perbedaannya adalah pada Mandriva PowerPack berisi program-program dan driver software yang non-free alias berbayar seperti Driver NVIDIA dan ATI, Plug-in Java dan Flash pada browser , dan aplikasi seperti Cadega, Adobe Reader dan RealPlayer. Selain itu terdapat juga beberapa Versi Derivatif dari Mandriva, yaitu: 1. Mandriva Flash Mandriva Flash adalah distribusi pra-instal Mandriva Linux pada sebuah USB flashdisk 8GB. Pengguna dapat memilih seberapa banyak ruang yang digunakan untuk sistem file dan berapa banyak yang dicadangkan untuk file pengguna. Versi sebelumnya adalah Mandriva Flash 4GB

dan 2GB dengan rasio tetap. Versi ini sudah dilengkapi dengan sistem booting pada USB flashdisk 2. Mandriva Corporate Server Mandriva Corporate Server adalah distribusi khusus dirancang untuk penggunaan keperluan perusahaan dibidang server. Pengembangannya diawali dari dasar rilis Mandriva Linux sebelumnya dengan pemilihan paket, update paket, tool konfigurasi dan aplikasi ditambahkan, serta beberapa dukungan ekstra untuk hardware. Umur pemeliharaan setiap rilis adalah lima tahun. 3. Mandriva Corporate Desktop Mandriva Corporate Desktop adalah mitra desktop ke Server Perusahaan. Sekali lagi didasarkan pada rilis Mandriva Linux dengan modifikasi perusahaan-spesifik dan perawatan seumur hidup lima tahun.

Kelebihan dan Kekurangan Mandriva
Kelebihan : 1. Mudah digunakan untuk pengguna Linux yang newbie atau masih baru berkenalan dengan dunia Open Source. 2. Sudah ada Mandriva Control Centernya. 3. Deteksi Hadware yang lumayan memuaskan. 4. Distro Linux dengan tampilan Desktop yang user friendly. 5. Serta paket-paket software RPM nya yang mudah di dapat. 6. Mandriva lebih flexible, dalam artian, mandriva bisa menerima paketan aplikasi dari distro lainnya. Kekurangan : 1. Kebutuhan sumber daya prosesor dan memori yang „rakus‟ dibandingkan dengan distro lainnya misalnya Linux Slackware. 2. Jika di bandingkan dengan ubuntu, paket aplikasi nya kalah banyak, karena mandriva/mandrake hanya memerlukan paket yang sudah terbukti di pakai oleh orang banyak. 3. Jika di bandingkan soal desktop, pengguna ubuntu lebih banyak (sekarang ini) daripada mandriva, karena ubuntu sebelumnya memberikan cd ubuntu gratis ke orang lain. Di bandingkan dengan distro linux yang tidak memberi cd gratis. 4. Soal server, masih kalah dengan kakanya si Redhat/Fedora/Centos. Meskipun demikian, banyak juga yang menggunakan mandriva sebagai server, karena kemudahan settingnya. 5. Kalo rata-rata distro linux lainnya punya pakem sendiri-sendiri, mandriva tidak.

Cara Menginstall Mandriva
Sebelum memutuskan untuk menggunakan Mandriva, ada Spesifikasi minimal yang dibutuhkan agar nyaman menggunakan Linux Mandriva, spesifikasi yang dibutuhkan yaitu : 1. Processor: Intel®, AMD atau VIA processor. 2. RAM: minimum 512MB, direkomendasikan 1GB . 3. Hard disk: minimum 2GB, direkomendasikan 6GB. 4. Graphics card: NVIDIA®, ATITM, Intel®, SiS, Matrox,VIA. 3D untuk desktop dibutuhkan NVIDIA GeForce (≥ 8800), ATITM Radeon 7000 hingga HD 3870, atau Intel® i845 hingga x4500HD. 5. 3D acceleration. 6. Sound cards: Semua Sound Blaster, AC97 dan HDA compatible cards. Catatan : Creative Labs X-Fi cards sekarang tidak dapat digunakan. 7. DVD drive (dibutuhkan). 8. SATA, IDE, SCSI, SAS: hampir semua controllers didukung pada mode non-RAID, dan beberapa pada mode RAID. Apabila sudah sesuai, mari kita lakukan penginstalan nya. Pertama Download Iso CD Mandriva One 2008.1 Spring CD dari http://www.mandriva.com/en/download, lalu burn menjadi CD bootable. Setelah itu: 1. Set BIOS first boot pada CD/DVD 2. Masukkan CD Mandriva One 2008 Spring pada CD/DVD drive. 3. System akan di-boot dalam live system untuk langsung dapat digunakan uji coba pemakaian linux. 4. Setelah yakin ingin meng-install Mandriva pada hard drive anda, bisa anda lakukan dengan beberapa langkah dibawah.

1. Pertama, Pilih Bahasa : English(American).

2. Lalu Pilih Negara

3. Menyetujui lisensi Mandriva. 4. Pilih keyboard layout: (US) 5. Pilih waktu : (lokal) 6. Akhirnya, live desktop dimulai.

7. Apabila ingin menginstall kedalam harddisk, Klik pada icon Live Install

8. Akan dijalankan installation wizard. Klik Next

9. Partisi : (Penting! Lakukan dengan TELITI): *Default partisi Mandriva adalah “Use free space” (Ini akan menggunakan sisa ruang hardisk anda yang bebas, tidak terpartisi) *Jika ingin men-set partisi sendiri, pilih “Custom disk partitioning”. Sebelumnya, siapkan sebuah partisi kosong dengan menggunakan Partition Magic (pada windows) atau cfdisk (dengan live cd slax) *Setelah itu partisi akan dibuat dan diberlakukan! (Ingat, anda dapat kehilangan seluruh isi hard disk, jika salah pada tahap ini!) 10. Pilihan default : (Use free space), Klik next untuk melanjutkan proses instalasi. 11. Sistem sedang di install

12. Konfigurasi bootloader : Pilihan default, sudah ok, klik Next

13. Menu Boot : (secara default sudah ok), Kalau tidak ingin melakukan perubahan, klik Finish. 14. Proses instal selesai. Klik Finish untuk mengakhiri proses instalasi:

Mencoba Mandriva Hasil Instalasi
Untuk menggunakan sistem Mandriva hasil instalasi, anda harus reboot dan mengambil CD Mandriva dari CD drive. Caranya : 1. Lakukan Log out dari sesi desktop saat ini dengan meng-klik icon merah di pojok kanan bawah (atau KStart – Log out), lalu pilih Restart Computer pada menu yang ditampilkan. 2. Reboot

3. Pada tahap ini, ambil CD Mandriva dari CD drive lalu tekan enter.

4. Memulai Mandriva Linux 2008 Spring, Pilih Boot Mandriva Linux 2008 Spring pada menu botloader (atau tunggu saja beberapa saat)

5. First Boot (biarkan dan tunggu saja), Selama sesi boot pertama kali, sistem menambahkan online repositories pada konfigu-rasinya

6. Root Password, Isikan password untuk root dan buatlah sebuah user account dan klik Next

7. Akan ditampilkan wizard “First Time”

8. Jika anda tidak ingin mengisi detilnya, klik decline

9. Terakhir, klik Finish untuk keluar dari wizard

10. Login ke Desktop Mandriva, Ketik user account anda dan passwordnya, lalu tekan , Anda tidak diperbolehkan menggunakan user “root” pada sesi GUI.

11. Login sebagai user

Beberapa Software Bawaan Mandriva
1. Kolourpaint : kolourpaint adalah aplikasi simpel yang bisa digunakan buat painting, image manipulation dan icon editing.

2. Mozilla Firefox 5.0.1: Browser Mozilla Firefox 5.0.1 adalah mozilla yang sudah langsung terinstall di platform linux mandriva. Jadi bisa langsung menjelajah dunia maya segera setelah install.

3. Okular: Okular adalah software pdf viewer, jadi dengan okular kita bisa langsung buka file pdf, selain membukanya, okular juga bisa membubuhi keterangan dan mark up file pdf dengan komentar, ekstrak teks dari pdf ke file text.

4. K3b: K3B singkatan KDE burn baby burn adalah salah satu aplikasi perangkat lunak dibawah lisensi GNU GPL untuk desktop KDE yang digunakan sebagai tool yang berhubungan dengan CD dan DVD seperti menyalin file (back up), burning, disk copy, menyalin iso, audio & video CD dan lain-lain.

5. Clementine: Clementine adalah pemutar musik multiplatform yang pengembangannya terinspirasi dari Amarok yang juga merupakan aplikasi pemutar musik paling populer di lingkungan desktop KDE.

Beberapa Aplikasi Tambahan Untuk Mandriva
1. Amarok: Amarok adalah tools atau aplikasi multimedia yang berfungsi untuk memutar atau memainkan musik. Amarok berjalan di banyak sistem operasi terutama Linux dan Unix.

2. Moovida: Moovida Media Center 1.0.9 menawarkan lebih banyak fitur. Dengan menyatukan semua film, acara TV, lagu-lagu dan foto dalam satu antarmuka. Lebih dari itu, Moovida Media Center 1.0.9 memberi kita internet video terbaik, musik dan gambar untuk bermain pada HDTV, laptop atau PC. Moovida Media Center 1.0.9 merupakan open source.

3. Dia: Dia pada dasarnya terinspirasi dari Microsoft Visio, funsinya juga sama persis. Bisa dipakai untuk membuat berbagai macam diagram. Dia memiliki objek khusus yang memungkinkan kita menggambar berbagai jenis diagram seperti ERD (Entity Relationship Diagram), UML diagram, diagram alur, diagram jaringan dan lainnya.

4. GIMP: GIMP adalah aplikasi perangkat lunak edit foto yang gratis. Banyak orang mengibaratkan hubungan GIMP (Gnu Image Manipulation Program) terhadap Photoshop seperti halnya Linux bagi Windows. Yang satu gratis sementara satunya lagi mahal. Namun yang jelas kalo ada yang mau mencari alternatif gratis bagi Photoshop, GIMP adalah pilihan paling bagus.

5. Bluefish: Bluefish merupakan editor untuk para pengembang web dengan target utama untuk mendukung pengembangan website dinamis. Bluefish menyokong pengembangan banyak bahasa pemrograman termasuk HTML, XHTML, CSS, XML, PHP, C, Javascript, Java, SQL, Perl, ColdFusion, JSP, Python, Ruby, dan Shell. Bluefish itu dreamweavernya Linux.

Mandriva dengan ukuran iso hingga 1,6GB, software yang dibawanya cukup banyak. Distro yang mengusung linux kernel 2.6.38.7 dengan desktop KDE 4.6.5 ini membawa paket software yang cukup untuk keperluah harian. Sebut saja LibreOffice 3.4.2, Okular, Firefox 5.0.1, Choqok, Gwenview, Shotwell, KtorrentDevil, Kopete, Mozilla Thunderbird, Clementine, PiTiVi Video Editor, SMPlayer, dll. Software bawaan Mandriva 2011 sudah cukup untuk kebutuhan komputasi sehari-hari. Jika masih kurang pake URPMI. Mandriva telah menyertakan codec multimedia, sehingga hampir semua jenis file audio dan video dapat langsung dimainkan di Mandriva, hanya saja tidak disertakan flash player plug in.

Daftar Pustaka
http://rifiway26.wordpress.com/2012/10/10/makalah-linux/ http://imrantkj.blogspot.com/2013/01/menginstall-sistem-operasi-linux.html http://www.slideshare.net/harrychanputra/modul-1instalasi-5134228 http://mamaders.blogspot.com/2010/01/menginstal-linux-mandriva.html http://bestchildrenofgod.wordpress.com/mandrake-linux/ http://kuliahit.blogspot.com/2012/02/makalah-linux-mandriva.html http://www.linux.com/directory/Distributions http://id.wikipedia.org/wiki/Mandriva_Linux http://n3wbie-linux.blogspot.com/2012/05/asal-muasal-35-nama-distro-linux.html http://blogitlp3idepok.blogspot.com/2011/05/kekurangan-kelebihan-mandriva.html http://id.answers.yahoo.com/question/index?qid=20120126055427AAgvoyG http://febydwisadia.blogspot.com/2013/03/sejarah-mandriva.html http://titikkurniasih30.blogspot.com/2011/06/sejarah-linux-mandriva.html http://andrerooroh.blogspot.com/2012/06/sejarah-mandriva.html http://ilmukomputer.org/2007/04/26/setting-dial-up-internet-di-linux-mandriva-one-2007/ http://forum.chip.co.id/showthread.php?t=32529 http://2010024ifunsika.wordpress.com/2012/11/07/5-software-bawaan-linux-mandriva-2011/ http://2010024ifunsika.wordpress.com/2012/11/07/5-software-tambahan-untuk-linux-mandriva2011/ http://2010024ifunsika.wordpress.com/2012/11/09/kemampuan-mandriva-2011/

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful