Anda di halaman 1dari 15

Skenario Konseling Konselor :(lagi di depan pintu hendak keluar,melihat seorang siswa berdiri diam didepan pintu masuk

ruang BK,lantas.). Kamu Siska kan? Kok berdiri disini,apa ada perlu sama Ibu? Konseli Konselor :Iya Bu,sebenarnya saya mau jumpa Ibu,tapi saya malu. :Mau jumpa Ibu?Ayo masuk.(sambil menuntun siswa masuk). silakan duduk! Ada yang biasa Ibu bantu? Konseli Konselor Konseli Konselor Konseli Konselor Konseli Konselor Konseli Konseli Konselor Konseli :Iya Bu,..saya lagi :lagi apa..?!?!? sama Ibu kok malu-malu. :Begini Bu.!saya lagi bingung! :Bingung?Iya..ya..coba !kamu cerita ke Ibu. :!?!?!? :Ayo,.katanya mau jumpa Ibu? :Saya dituduh Bu! :di tuduh?....maksudnya? :Saya di tuduh pemakai Bu. :Ibu kurang jelas,bisa kamu ceritakan sama Ibu apa yang sebenarnya terjadi? :Persisnya begini Bu! :Hari senin lalu,belum habis upacara bendera,karena saya sangat lemas,saya

pergi ke kamar mandi.Perut saya sakit sekali. Konselor Konseli :Ya,lalu? :Buk Tumorang yang kebetulan mengawasi siswa di barisan,jalan kebelakang

dan menjumpai saya ada di kamar mandi.Dia langsung memeriksa saya.Di kantong saya ia temukan pil yang bentuknya bulat agak besar.Lantas dia bilang,siska ! kamu pasti nge pil, ngaku Konselor :Siska jawab apa?

Konseli

:Saya jawab nggak buk itu obat saya,mana mungkin saya nge pil Tapi Buk

Tumorang terus ngotot.Katanya,Kalau kamu nggak ngaku,saya lapor polisi gitu katanya Bu. Konselor :Sis, kalau kamu tidak keberatan,Ibu boleh tau? Memang obat itu obat apa? Maaf ya! Ibu tidak curiga sama kamu.Tidak!sama sekali tidak. Konseli :Saya juga kurang tau Bu.Saya baru di kasi ayah tadi pagi sebelum berangkat

ke sekolah.Kata Ayah Sis,perut kamu kan sakit,kamu perlu obat ini.Nanti kira-kira jam 10,kamu makan ya!.cuma itu Bu. Konselor :Ya,,ya,Ibu bisa mengerti,tentu masalah ini yang menjadi beban fikiran

kamu.Apa benar begitu? Konseli Konselor Konseli Konselor Konseli :Iya Bu,saya sedih dan juga bingung. :Siapapun yang mengalaminya,pasti akan sama seperti kamu. :Iya Bu,saya harus bagaimana? :Boleh Ibu tahu,Ayahnya siska kerja dimana? :Jangan Bu,Ayah saya jangan dipanggil.Ayah saya kerjanya di Kantor

Departemen Agama.Kalau dia nanti dipanggil ke sekolah,nanti dia malu. Konselor :Kamu salah sangka nak,Ibu bukan mau manggil orangtua kamu.Tapi nggak

apa, dari jawaban kamu tadi Ibu sudah dapat jawabannya. Konseli Konselor :Maksud Ibu? :Menurut Siska,dengan keberadaan orangtua kamu kerjanya di Kantor

Departemen Agama,apa iya Ayah kamu diberi sesuatu yang akan mencelakakan kamu? Konseli :Tentu saja tidak ya! Iya kan Bu? Tapi saya takut Bu? Pil nya sekarang masih

ada sama Buk Tumorang,saya takut nanti dia kasi tau sama guru-guru atau kawan saya di kelas. Konselor :Menurut Ibu,sebaiknya jangan menduga-duga dulu.

Nah ! sekarang menurut kamu sebaiknya bagaimana? Konseli :Bagaiman kalau begini Bu? Saya telepon Ayah saya,saya ceritakan

kejadiannya,supaya nanti Ayah saya yang menjelaskan sama Buk Tumorang.Saya takut,kalau makin lama nanti beritanya tersebar. Konselor Konseli :Kalau menurut kamu itu bisa membantu kenapa tidak? :Terimakasih Bu,saya agak merasa lega,mudah-mudahan tuduhan Bu Tumorang

itu tidak benar ya Bu! Konselor :Ibu juga berharap begitu,dan berharap masalah kamu segera bisa kamu selesaikan. Konseli Konselor Konseli Konselor :Iya Bu. :Ibu senang sekali.Dan Ibu banga sama Siska. :Saya permisi ya Bu,dan sekali lagi terimakasih. :Sama-sama,Ibu juga terimakasih. Jangan segan,jika masih butuh bantuan

Ibu,Ibu akan dengan senang hati membantu. (sambil mengiringi siswa keluar,menjabat erat tangan Siska) semangat!

Skenario Konseling Konselor Konseli Konselor :(Duduk tenang diruang BK sambil membaca buku) :(mengetuk pintu) Selamat pagi bu,saya boleh masuk? :Selamat pagi nak,oh iya Budiapa kabarnya pagi ini?

Baik-baik saja kan? Ayo sini.(sambil menuntun siswa kearah tempat duduk,lalu) silakan duduk! Konseli Konselor :Kabar baik Bu,..tapi.. :tapi? Wah kelihatannya ada yang dipikirkan,kira-kira bisa Ibu bantu.? Konseli Konselor Konseli :Begini bu.!saya lagi bingung! :Bingung?Iya..ya..coba kamu teruskan. :Bagaimana tidak bingung pak,sebentar lagi saya akan menghadapi ujian

UN.Sedangkan saya tidak pernah bisa konsentrasi untuk belajar. Konselor :Tidak bisa konsentrasi belajar; iya..ya..ya.

Ini tidak seperti biasanya,karena Ibu tau selama ini kamu tetap juara di kelasmu. Konseli Konselor Konseli Konselor :Sekarang tidak lagi bu. :Persisnya sejak kapan,apa Ibu boleh tau? :Ya itu lah bu,sejak orangtua saya cerai 2 bulan lalu? :Ya,,ya,Ibu bisa mengerti,tentu masalah ini yang menjadi beban fikiran

kamu.Apa benar begitu? Konseli Konselor Konseli Konselor Konseli Konselor Konseli :Iya pak,saya sedih dan juga bingung. :Siapapun yang mengalaminya,pasti akan sama seperti kamu. :Begitulah bu,jadinya belajarpun saya tidak bisa konsentrasi. :Sekarang Budi tinggal sama siapa? :Sekarang saya tinggal bersama Ibu. :Bagaimana,Ibu sayang sama Budi? :Tinggal itu lah bu,makanya saya masih bertahan.

Ibu sangat menyayangi saya dan sering menasehati saya supaya rajin sekolah.Katanya rajin belajar ya nak,tinggal kamu harapan Ibu. Konselor Konseli Konselor Konseli :Ibu begitu menyayangi kamu,menurut kamu,kamu harus bagaimana? :Tentu saya juga harus sayang Ibu,saya tidak mau Ibu sedih. :Caranya? :saya tidak tau bu,

Saya harus bagaimana ya bu?saya tidak punya apa-apa yang bisa saya persembahkan untuk Ibu,dan ini yang sering membuat saya bingung dan tidak konsentrasi belajar. Konselor Konseli :Tadi kalau Ibu tidak salah, Ibu ada pesan buat kamu. :.??? Oh iya bu,dia pesan supaya saya rajin belajar,rajin sekolah.

Konselor Konseli

:Iya betul..!,menurut kamu bagaimana? :Apa menurut Ibu kalau itu saya turuti, maka Ibu saya akan senang?

Konselor Konseli

:Menurut Ibu begitu. :Mungkin juga ya bu? Sebab kalau Ibu melihat saya :Nahitu dia. :Maksud Ibu? :Kalau ibu melihat kamu rajin belajar, bagaimana reaksi Ibu. :Ibu pernah bilang,Ibu senang,kamu harapan Ibu :Lalu menurut kamu apa artinya? :Saya mengerti bu, berarti kalau saya rajin belajar, rajin sekolah,berarti saya sudah membahagiakan Ibu.Ibu tidak meminta lebih dari itu.Saya tidak perlu memikirkan apa yang harus saya berikan pada Ibu. :Tepat sekali,Ibu setuju, lantas? :Mungkin Ibu akan lebih bahagia lagi kalu saya bisa lulus UN ya bu?

termenung,Ibu malah semakin tampak sedih. Konselor Konseli Konselor Konseli Konselor Konseli

Konselor Konseli

Konselor Konseli

:Kamu benar,sekarang bagaimana? :Iya bu.! Saya mengerti sekarang.Saya berjanji akan rajin belajar dan rajin sekolah,dan saya akan persembahkan bukan cuma sekedar lulus UN pada Ibu tapi juga nilai terbaik.

Konselor Konseli

:Ibu senang sekali.Dan Ibu banga sama kamu. :Pak,saya sudah lega.Saya sangat berterimaksih sama Ibu.

Kalau begitu saya permisi dulu ya bu,sebentar lagi jam pelajaran Bahasa Inggeris Konselor :Sama-sama,Ibu juga terimakasih. Jangan segan,jika masih butuh bantuan Ibu,Ibu akan dengan senang hati membantu. (sambil mengiringi siswa keluar) selamat pagi.!

Contoh Skenario Konseling Individu (Pacaran)

Juni 14, 2011 at 4:40 am 4 komentar

4 Votes

Ksli : Assalamualaikum Wr. Wb Ksr : Waalikumsalam wr. Wb Oh. Ada mas Tama. Silahkan masuk. Silahkan duduk Ksli : Iya Pak terima kasih Kslr : Bagaimana kabar Bapak dan ibu ? Ksli : Alhamdulillah sehat Pak ! Kslr : Kemaren kan sekolah kita ini mengikuti kejuaraan Futsal di Pringsewu, Bapak seringmalihat Mas Tama mengikuti latihan Futsal ketika disekolah, apakah waktu kejuaraan kemaren Mas Tama juga masuk dalm Tim ? Ksli : Iya Pak (sambil mengangguk) Kslr : Bagaimana hasilnya, apakah masuk babak final? Ksli : Tidak Pak, kami hanya sampai semi final saja. Kslr : Itu juga adalah hasil perjuangan kalian, dan hasil itu juga cukup baik. Ksli : Pak.. ada yang ingin saya bicarakan dengan Bapak. Kslr : Tampaknya ada sesuatu yang akan mas Tama ceritakan kepada Saya ? Ksli : iya pak, tapi saya hanya memiliki waktu 30 menit pak, karena pada jam 09.00 saya ada ulangan matematika. Kslr : Kalau demikian, marilah kita manfaatkan waktu selama 30 menit ini dengan sebaikbaiknya Ksli : Saya benci dan marah dengan pacar saya pak. Kslr : coba mas tama jelaskan secara rinci, tentang perasaan benci dan marah yang mas Tama alami Ksli : Gimana tidak marah ya pak. waktu itu saya meminta pacar saya itu untuk menemui

orang tua saya, akan tetapi dia menolaknya, hal itulah yang membuat saya menjadi benci dan marah dengan dia. Kslr : Saya dapat memahami perasaan mas Tama Ksli : Jujur aja pak. sebenarnya saya itu masih cinta dengan dia. Kslr : Mas tama tadi mengatakan benci dan marah, sekarang mas tama mengatakan masih cinta kepada pacarnya. Tampaknya mas Tama masih ragu-ragu terhadap perasaan mas Tama itu sendiri. Ksli : iya Pak. Kslr : Mas Tama tidak yakin dengan perasaan mas tama, coba kemukakan apa yang menyebabkan mas tama ragu ? Ksli :jadi bengini pak, pada mulanya hubungan kami baik-baik saja, namun ketika orang tua saya tidak menyetujui hubungan kami, pacar saya itu mulai berubah sikapnya, dia mulai menjauh dari saya, dan tidak mau lagi jika saya ajak kerumah. Kslr : o ya lalu Ksli : saya waktu itu sempat stres pak, belajar menjadi terganggu, mau sekolah tidak semangat akhirnya minggu kemaren saya pergi ke tempat nenek di Bandung untuk menenangkan diri sejenak. Kslr : seandainya hal tersebut terjadi pada saya, saya pun akan melakukan hal seperti itu. Coba anda ceritakan secara lebih rinci lagi, mungkinkah pacar anda itu masih mempunyai perasaan cinta kepada anda ? Ksli : ketika saya meminta kejelasan mengenai hal itu, dia mengatakan bahwa memang masih ada rasa cinta. Akan teapi dia malu dengan orang tua saya.. soalnya waktu itu Kslr : Ceritakan semuanya dengan jujur, percayalah kerahasiaan ini akan terjaga baik Ksli : Waktu itu saya pernah mengajak dia kerumah, maksud saya ingin mengenalkan dia kepada orang tua saya, ketika itu juga orang tua saya,, marah kepada saya.. Kslr : Bisakah anda peragakan bagaimana sikap dan kata-kata ayah anda ketika memarahi anda ? Ksli : Tama ini siapa? Kok memakai baju yang belum jadi, dan rok nya malah dipotong separuh, ni teman kamu apa tama, kok gak sopan amat Seketika itu juga muka dia merah bergitu mendengar perkataan bapak saya itu pal, mungkin dia malu, karena memang pakaian dia waktu itu terbuka yah bapak tau lah namanya anak muda jaman sekarang Kslr : terus. Ksli : sejak saat itulah dia tidak mau lagi saya ajak kerumah untuk silaturahmi dengan bapak

saya. Dan dia juga mulai menjauhi saya. Kslr : dai beberapa pembicaraan kita dapat simpulan bahwa ; pertama, anda masih cinta, betul ? kedua, anda benci dan marah kepada pacar anda karena dia tidak mau diajak silaturahmi kerumah anda, betul? Ketiga, pacar anda tidak mau kerumah anda karena merasa malu dengan orang tua anda, betul?, keempat, orang tua anda kurang suka dengan cara berpakaian pacar anda, betul ? Kslr : Bagaimana menurut pendapat anda, apa yang seharusnya dilakukan pacar anda sehingga dapat membuat orang tua anda senang dan menyetujui hubungan kalian ? Ksli : yang saya harapkan dari pacar saya itu, dia mampu merubah cara berpakaiannya, jangan terlalu mendolok, sedikit dirubah supaya bisa menarik simpati orang tua saya. Kslr : Pernahkan anda coba mengatakan hal tersebut kepada pacar anda ? Ksli : belum Pak karena saya tidak yakin dapat merubah cara berpakaian dia. Kslr : anda mengatakan tidak yakin, apa yang menyebabkan anda ragu ? Ksli : Pacar saya itu anaknya gaul banget pak, jadi dia gak bakalan mau untuk merubah cara berpakaian yang menurut dia, dia mengikuti bintang idolanya.. Kslr : ada pepatah mengatakan Jika kita melihat sesuatu dengan positif, maka semua akan terlihat baik, sebaliknya jika kita melihat sesuatu dengan negatif maka semua yang tampak adalah kejelekan Ksli : Maksud dari pepatah itu apa pak Kslr :Mas tama yakinlah dulu bahwa Pacar Mas tama mau berubah, karena seseorang yang masih cinta pasti bersedia melakukan yang terbaik demi hubungan tersebut. Bukankah dia masih cinta dengan mas tama ? Ksli : betul pak Kslr : tampaknya mas tama sudah dapat mengerti apa yang semestinya mas tama lakukan, kapan mas tama akan coba mengataknnya kepada dia ?Maaf siapa nama pacar mas tama itu Ksli : namanya Veronika pak.. Kslr : terus kapan mas tama coba mengatakan kepada veronika supaya dia mau berpakaian sederhana ketika bertemu orang tua mas tama? Ksli : secepatnya saya akan mengatakan kepada veronika untuk dapat berpakaian dengan sederhana, kalau benar dia masih cinta dengan saya dia harus rela berkorban demi direstuinya hubungan kami. Kslr : mudah-mudahan pacar mas tama dapat memahami ini semua, dan hubungan kalian dapat kembali harmonis, dengan begitu mas tama dapat kembali fokus ke belajar dan lebih

semangat sekolah lagi. Ksli : amin terima kasih atas waktu yang bapak berikan,,, karena sudah jam 09.00 saya mau kembali ke kelas untuk mengikuti ulangan matematika. Kslr : iya sama-sama, bapak juga senang dapat menjadi teman sharing mas tama.. kalau lain kali ada yang perlu dibicarakan kembali,,,, mas tama jangan sungkan-seungkan untuk datang ke ruangan bapak.. Ksli : baik pak Assalamualaikum Kslr : waalaikumsalam. konseling individu (pacaran)

kenario konseling individu (pacaran) Ksli Ksr : Assalamualaikum Wr. Wb : Waalikumsalam wr. Wb Oh. Ada mas Riki. Silahkan masuk. Silahkan duduk Ksli Kslr Ksli Kslr : Iya Pak terima kasih : Bagaimana kabar Bapak dan ibu ? : Alhamdulillah sehat Pak !

: Kemaren kan sekolah kita ini mengikuti kejuaraan Futsal di Pringsewu, Bapak seringmalihat Mas Riki mengikuti latihan Futsal ketika disekolah, apakah waktu

kejuaraan kemaren Mas Riki juga masuk dalm Tim ? Ksli Kslr Ksli Kslr Ksli : Iya Pak (sambil mengangguk) : Bagaimana hasilnya, apakah masuk babak final? : Tidak Pak, kami hanya sampai semi final saja. : Itu juga adalah hasil perjuangan kalian, dan hasil itu juga cukup baik. : Pak..... ada yang ingin saya bicarakan dengan Bapak.

Kslr Ksli

: Tampaknya ada sesuatu yang akan mas Riki ceritakan kepada Saya ? : iya pak, tapi saya hanya memiliki waktu 30 menit pak, karena pada jam 09.00 saya : Kalau demikian, marilah kita manfaatkan waktu selama 30 menit ini dengan

ada ulangan matematika. Kslr sebaik-baiknya Ksli Kslr alami Ksli : Gimana tidak marah ya pak.... waktu itu saya meminta pacar saya itu untuk menemui : Saya benci dan marah dengan pacar saya pak. : coba mas riki jelaskan secara rinci, tentang perasaan benci dan marah yang mas Riki

orang tua saya, akan tetapi dia menolaknya, hal itulah yang membuat saya menjadi benci dan marah dengan dia. Kslr Ksli Kslr : Saya dapat memahami perasaan mas Riki : Jujur aja pak.... sebenarnya saya itu masih cinta dengan dia. : Mas riki tadi mengatakan benci dan marah, sekarang mas riki mengatakan masih

cinta kepada pacarnya. Tampaknya mas Riki masih ragu-ragu terhadap perasaan mas Riki itu sendiri. Ksli Kslr : iya Pak.... : Mas Riki tidak yakin dengan perasaan mas riki, coba kemukakan apa yang

menyebabkan mas riki ragu ? Ksli :jadi bengini pak, pada mulanya hubungan kami baik-baik saja, namun ketika orang

tua saya tidak menyetujui hubungan kami, pacar saya itu mulai berubah sikapnya, dia mulai menjauh dari saya, dan tidak mau lagi jika saya ajak kerumah. Kslr Ksli : o... ya... lalu : saya waktu itu sempat stres pak, belajar menjadi terganggu, mau sekolah tidak

semangat... akhirnya minggu kemaren saya pergi ke tempat nenek di Bandung untuk menenangkan diri sejenak. Kslr : seandainya hal tersebut terjadi pada saya, saya pun akan melakukan hal seperti itu....

Coba anda ceritakan secara lebih rinci lagi, mungkinkah pacar anda itu masih mempunyai perasaan cinta kepada anda ? Ksli : ketika saya meminta kejelasan mengenai hal itu, dia mengatakan bahwa memang

masih ada rasa cinta. Akan teapi dia malu dengan orang tua saya.. soalnya waktu itu... Kslr Ksli : Ceritakan semuanya dengan jujur, percayalah kerahasiaan ini akan terjaga baik : Waktu itu saya pernah mengajak dia kerumah, maksud saya ingin mengenalkan dia

kepada orang tua saya, ketika itu juga orang tua saya,, marah kepada saya..

Kslr anda ? Ksli

: Bisakah anda peragakan bagaimana sikap dan kata-kata ayah anda ketika memarahi : Riki ini siapa? Kok memakai baju yang belum jadi, dan rok nya malah dipotong

separuh, ni teman kamu apa riki, kok gak sopan amat Seketika itu juga muka dia merah bergitu mendengar perkataan bapak saya itu pal, mungkin dia malu, karena memang pakaian dia waktu itu terbuka... yah bapak tau lah namanya anak muda jaman sekarang... Kslr Ksli : terus.... : sejak saat itulah dia tidak mau lagi saya ajak kerumah untuk silaturahmi dengan

bapak saya. Dan dia juga mulai menjauhi saya.... Kslr : dai beberapa pembicaraan kita dapat simpulan bahwa ; perriki, anda masih cinta,

betul ? kedua, anda benci dan marah kepada pacar anda karena dia tidak mau diajak silaturahmi kerumah anda, betul? Ketiga, pacar anda tidak mau kerumah anda karena merasa malu dengan orang tua anda, betul?, keempat, orang tua anda kurang suka dengan cara berpakaian pacar anda, betul ? Kslr : Bagaimana menurut pendapat anda, apa yang seharusnya dilakukan pacar anda

sehingga dapat membuat orang tua anda senang dan menyetujui hubungan kalian ? Ksli : yang saya harapkan dari pacar saya itu, dia mampu merubah cara berpakaiannya,

jangan terlalu mendolok, sedikit dirubah supaya bisa menarik simpati orang tua saya. Kslr Ksli Kslr Ksli : Pernahkan anda coba mengatakan hal tersebut kepada pacar anda ? : belum Pak... karena saya tidak yakin dapat merubah cara berpakaian dia. : anda mengatakan tidak yakin, apa yang menyebabkan anda ragu ? : Pacar saya itu anaknya gaul banget pak, jadi dia gak bakalan mau untuk merubah : ada pepatah mengatakan Jika kita melihat sesuatu dengan positif, maka semua akan

cara berpakaian yang menurut dia, dia mengikuti bintang idolanya.. Kslr

terlihat baik, sebaliknya jika kita melihat sesuatu dengan negatif maka semua yang tampak adalah kejelekan Ksli Kslr : Maksud dari pepatah itu apa pak :Mas riki yakinlah dulu bahwa Pacar Mas riki mau berubah, karena seseorang yang

masih cinta pasti bersedia melakukan yang terbaik demi hubungan tersebut. Bukankah dia masih cinta dengan mas riki ? Ksli Kslr : betul pak : tampaknya mas riki sudah dapat mengerti apa yang semestinya mas riki lakukan,

kapan mas riki akan coba mengataknnya kepada dia ?Maaf siapa nama pacar mas riki itu

Ksli Kslr

: namanya Veronika pak.. : terus... kapan mas riki coba mengatakan kepada veronika supaya dia mau berpakaian

sederhana ketika bertemu orang tua mas riki? Ksli : secepatnya saya akan mengatakan kepada veronika untuk dapat berpakaian dengan

sederhana, kalau benar dia masih cinta dengan saya dia harus rela berkorban demi direstuinya hubungan kami. Kslr : mudah-mudahan pacar mas riki dapat memahami ini semua, dan hubungan kalian

dapat kembali harmonis, dengan begitu mas riki dapat kembali fokus ke belajar dan lebih semangat sekolah lagi. Ksli : amin...... terima kasih atas waktu yang bapak berikan,,, karena sudah jam 09.00 saya

mau kembali ke kelas untuk mengikuti ulangan matematika. Kslr : iya sama-sama, bapak juga senang dapat menjadi teman sharing mas riki..... kalau

lain kali ada yang perlu dibicarakan kembali,,,, mas riki jangan sungkan-seungkan untuk datang ke ruangan bapak.. Ksli Kslr : baik pak... Assalamualaikum : waalaikumsalam.

contoh skenario Konseling Individu (ortu cerai)

BIMBINGAN DAN KONSELING KONSELING PRIBADI Nama Konseli Kelas Tempat Hari/Tanggal : :. :. :

Konselor

Skenario Konseling Konselor Konseli Konselor :(Duduk tenang diruang BK sambil membaca buku) :(mengetuk pintu) Selamat pagi bu,saya boleh masuk? :Selamat pagi nak,oh iya Budiapa kabarnya pagi ini? Baik-baik saja kan? Ayo sini.(sambil menuntun siswa kearah tempat duduk,lalu) silakan duduk! Konseli Konselor :Kabar baik Bu,..tapi.. :tapi? Wah kelihatannya ada yang dipikirkan,kira-kira bisa Ibu bantu.? Konseli Konselor Konseli :Begini bu.!saya lagi bingung! :Bingung?Iya..ya..coba kamu teruskan. :Bagaimana tidak bingung pak,sebentar lagi saya akan menghadapi ujian

UN.Sedangkan saya tidak pernah bisa konsentrasi untuk belajar. Konselor :Tidak bisa konsentrasi belajar; iya..ya..ya. Ini tidak seperti biasanya, karena

Ibu tau selama ini kamu tetap juara di kelasmu. Konseli Konselor Konseli Konselor :Sekarang tidak lagi bu. :Persisnya sejak kapan,apa Ibu boleh tau? :Ya itu lah bu,sejak orangtua saya cerai 2 bulan lalu? :Ya,,ya,Ibu bisa mengerti,tentu masalah ini yang menjadi beban fikiran

kamu.Apa benar begitu? Konseli Konselor Konseli Konselor Konseli Konselor :Iya pak,saya sedih dan juga bingung. :Siapapun yang mengalaminya,pasti akan sama seperti kamu. :Begitulah bu,jadinya belajarpun saya tidak bisa konsentrasi. :Sekarang Budi tinggal sama siapa? :Sekarang saya tinggal bersama Ibu. :Bagaimana,Ibu sayang sama Budi?

Konseli

:Tinggal itu lah bu,makanya saya masih bertahan. Ibu sangat menyayangi saya

dan sering menasehati saya supaya rajin sekolah.Katanya rajin belajar ya nak,tinggal kamu harapan Ibu. Konselor Konseli Konselor Konseli :Ibu begitu menyayangi kamu,menurut kamu,kamu harus bagaimana? :Tentu saya juga harus sayang Ibu,saya tidak mau Ibu sedih. :Caranya? :saya tidak tau bu, Saya harus bagaimana ya bu?saya tidak punya apa-apa

yang bisa saya persembahkan untuk Ibu,dan ini yang sering membuat saya bingung dan tidak konsentrasi belajar. Konselor Konseli Konselor Konseli Konselor Konseli :Tadi kalau Ibu tidak salah, Ibu ada pesan buat kamu. :.??? Oh iya bu,dia pesan supaya saya rajin belajar,rajin sekolah. :Iya betul..!,menurut kamu bagaimana? :Apa menurut Ibu kalau itu saya turuti, maka Ibu saya akan senang? :Menurut Ibu begitu. :Mungkin juga ya bu? Sebab kalau Ibu melihat saya termenung,Ibu malah :Nahitu dia. :Maksud Ibu? :Kalau ibu melihat kamu rajin belajar, bagaimana reaksi Ibu. :Ibu pernah bilang,Ibu senang,kamu harapan Ibu :Lalu menurut kamu apa artinya? :Saya mengerti bu, berarti kalau saya rajin belajar, rajin sekolah,berarti saya sudah membahagiakan Ibu.Ibu tidak meminta lebih dari itu.Saya tidak perlu memikirkan apa yang harus saya berikan pada Ibu. Konselor Konseli Konselor Konseli :Tepat sekali,Ibu setuju, lantas? :Mungkin Ibu akan lebih bahagia lagi kalu saya bisa lulus UN ya bu? :Kamu benar,sekarang bagaimana? :Iya bu.! Saya mengerti sekarang.Saya berjanji akan rajin belajar dan rajin sekolah,dan saya akan persembahkan bukan

semakin tampak sedih. Konselor Konseli Konselor Konseli Konselor Konseli

cuma sekedar lulus UN pada Ibu tapi juga nilai terbaik. Konselor Konseli :Ibu senang sekali.Dan Ibu banga sama kamu. :Pak,saya sudah lega.Saya sangat berterimaksih sama Ibu.

Kalau begitu saya permisi dulu ya bu,sebentar lagi jam pelajaran Bahasa Inggeris Konselor :Sama-sama,Ibu juga terimakasih. Jangan segan,jika masih butuh bantuan

Ibu,Ibu akan dengan senang hati membantu. (sambil mengiringi siswa keluar) selamat pagi.!