Anda di halaman 1dari 4

Jenis-jenis lensa kontak

1. LENSA KONTAK KERAS ( HARD LENS ) 2. RIGID GAS PERMEABLE (RGP)

Merupakan hasil pengembangan dari lensa kontak keras. RGP dapat dilalui oksigen tidak hanya pada saat mata berkedip tetapi dari udara yang langsung menembus lensa untuk mencapai kornea. Sehingga lensa kontak RGP lebih nyaman dipakai dalam jangka waktu yang lama. Kelebihan dan kekurangan RGP

Tidak mudah robek Diameter lebih kecil antara 8.5 - 10mm Transmisi oksigen yang lebih tinggi Mudah dirawat dan dibersihkan karena RGP tidak mengandung air Mampu mengoreksi astigmatisme Memberikan penglihatan yang lebih tajam Masa pakai lebih lama, lebih dari 2 tahun Masa adaptasi yang lebih lama, biasanya memerlukan 2 minggu hingga 1 bulan Apabila lebih dari seminggu tidak dipakai maka pada saat pemakaian kembali memerlukan penyesuaian/adaptasi Harga lebih mahal dibandingkan dengan lensa kontak lunak

3. LENSA KONTAK LUNAK (SOFTLENS)

Lensa kontak lunak terbagi beberapa jenis berdasarkan masa pakainya: harian, mingguan, 2 mingguan, bulanan dan setahun. Lensa kontak lunak ini dapat dilalui oleh oksigen dengan kadar yang berbeda tergantung dari bahan, kadar air, desain serta ketebalannya. Kelebihan dan kekurangan Lensa Kontak Lunak

Masa adaptasi yang singkat biasanya hanya beberapa hari Lebih kecil kemungkinan akan terlepas pada saat melakukan aktivitas yang berlebihan Tersedia berbagai jenis warna serta jangka waktu masa pemakaian Mudah untuk memperolehnya serta lebih murah dibandingkan dengan RGP Karena kadar air yang tinggi sehingga softlens lebih mudah kotor Mudah robek

1. Berdasarkan bahan

a) Hard lens ( lensa kontak keras )

adalah lensa kontak yang menggunakan bahan PMMA ( poly methil methal acrylate) yang keras sehingga tidak dapat meneruskan oksigen ke kornea dan oksigen di peroleh dari pinggir kornea yang tidak tertutupi oleh lensa kontak dan pertukaran air mata saat berkedip b) RGP ( rigid gas permiable) adalah lensa kontak yang menggunakan bahan silicone yang memiliki transmibilitas oksigen yang tinggi sehingga jarang menimbulkan komplikasi pemakaian dan oksigen diperoleh dari kemampuan bahan meneruskan oksigen dan melalui pinggir kornea yang tidak tertutupi lensa kontak c) Soft lens ( lensa kontak lunak) adalah lensa kontak yang menggunakan bahan HEMA ( hydro xyethil metha crylate) dan oksigen diperoleh dari kemampuan bahan meneruskan oksigen dan pertukaran air mata saat berkedip

2. Berdasarkan jenis pemakaian a) Daily wear

adalah lensa kontak yang di pakai selama 8-12 jam dalam sehari dan tidak boleh di gunakan pada saat tidur b) Flexy wear adalah lensa kontak yang di pakai selama 1-2 hari tanpa di lepas termasuk saat tidur, kemudian lensa kontak dirawat dan tidak di pakai selama 1 malam c) Extended wear adalah lensa kontak yang di pakai selama 2 hari sampai 1 minggu terus - menerus tanpa dilepas , kemudian lensa kontak dibersihkan dan disinfeksi d) Continous wear adalah lensa kontak yang di pakai selama 30 hari terus - menerus tanpa di lepas termasuk saat tidur

3. Berdasarkan kadar air

a) Lensa kontak berkadar air rendah

adalah lensa kontak yang mempunyai kadar air kurang atau sama dengan 50 % dari berat lensa kontak b) Lensa kontak berkadar air tinggi adalah lensa kontak yang mempunyai kadar air lebih dari 50% dari berat lensa kontaknya

4. Berdasarkan grup FDA a) Grup I

adalah lensa kontak yang berkadar air rendah dan mempunyai sifat non ionik( tidak menarik kotoran) b) Grup II adalah lensa kontak yang berkadar air tinggi dan mempunyai sifat non ionik ( tidak menarik kotoran )

c) Grup III

adalah lensa kontak yang berkadar air rendah dan mempunyai sifat ionik ( menarik kotoran ) d) Grup IV adalah lensa kontak yang berkadar air tinggi dan mempunyai sifat ionik ( menarik kotoran )

5. Berdasarkan masa pakai a) Disposible

adalah lensa kontak yang mempunyai masa pakai yang bervariasi berdasarkan anjuran produsen dari 1 hari, 14 hari sampai 1 bulan b) PRP ( planning replacement program ) adalah lensa kontak yang mempunyai masa pakai nya antara 1-3 bulan sesuai rekomendasi dari pemeriksa dan setelah masa pakai berakhir lensa di ganti dengan yang baru c) Tradisional adalah lensa kontak yang mempunyai masa pakai antara 6 bulan sampai 2 tahun tergantung dari jaminan kualitas setiap produk

Lensa kontak toric


adalah lensa kontak yang mempunyai kekuatan cylinder sehingga bisa digunakan untuk mengoreksi kelainan astigmat atau cylinder. Ada 2 jenis desain lensa kontak torik yaitu: a) Front torik / Front surface torik ( FST ) adalah desain lensa kontak torik yang permukaan depannya mempunyai kekuatan cylinder dan permukaan belakangnya spheris. Biasanya desain ini untuk jenis astigmat lensa atau astigmat yang mempunyai kombinasi cylinder dengan permukaan kornea yang cendrung spheris atau astigmat lensa lebih besar di banding astigmat kornea. contoh : Optima torik b) Back torik / Back surface torik ( BST ) adalah desain lensa kontak torik yang permukaan belakangnya mempunyai kekuatan cylinder dan permukaan depannya spheris. Biasanya desain back torik untuk jenis astigmat kornea atau astigmat yang mempunyai kombinasi cylinder dengan selisih antara 2 meridian mendekati besar power cylinder atau astigmat kornea lebih besar dari astigmat lensa. contoh : SL 66 torik

Jenis Cairan Softlens atau Lensa Kontak

Jenis Cairan Softlens atau Lensa Kontak yang ada di pasaran antara lain:
a) Multipurpose Solution Cairan Softlens atau Lensa Kontak Multipurpose Solution adalah Cairan Softlens atau Lensa Kontak yang digunakan untuk membersihkan, membilas, mensterilkan, dan menyimpan softlens atau lensa kontak. Cairan Softlens atau Lensa Kontak multipurpose solution tergolong praktis namun kurang efektif mengusir Acanthamoeba. Cairan Softlens atau Lensa Kontak multipurpose solution biasanya paling sering kita temukan di optik-optik. b) Saline Solution Cairan Softlens atau Lensa Kontak Saline Solution adalah Cairan Softlens atau Lensa Kontak yang digunakan untuk membersihkan dan menyiapkan lensa kontak atau softlens sebelum diletakkan pada mata. Akan tetapi Cairan Softlens atau Lensa Kontak saline solution tidak dapat mensterilkan lensa kontak atau softlens. c) Hydrogen Peroxide Solution Cairan Softlens atau Lensa Kontak hydrogen peroxide solution adalah Cairan Softlens atau Lensa Kontak yang berguna untuk mensterilkan lensa, tetapi memerlukan beberapa tahap pembilasan sebelum lensa kontak atau softlens bisa dipakai kembali. d) Enzymatic Cleaner
Cairan Softlens atau Lensa Kontak Enzymatic Cleaner adalah Cairan Softlens atau Lensa Kontak yang digunakan untuk membersihkan timbunan protein dari lensa kontak atau softlens.