Anda di halaman 1dari 11

EXTERNAL FACTOR ANALYSISI SUMMARY (EFAS) : GAP INC

Faktor-faktor Strategis Eksternal Peluang-peluang Pergantian musim di Amerika Dapat melihat peluang lain untuk memperluas segmen. Bobot 1 0.2 0.05 0.15 0.1 2 4 1 3 2 Rating 3 Skor yang dibobotkan 4 0.8 0.05 0.45 0.2 Keterangan 5 Dijadikan tren pergantian mode Tidak menjadikan tren sebagai segmen. Membuka outlet di negara-negara asia tenggara dengan sistem franchise Produk athleta (olahraga) dan piperlime (baju pesta) Fluktuatif Keadaan politik negara tujuan (negara berkembang) belum stabil. Adanya duplikasi produk yang dibuat. Posisi bagus. Busana cenderung tertutup.

Perluasaan usaha dengan menggunakan sistem franchise Optimalisasi pasar yang telah ada dengan produk baru. Ancaman-ancaman Stabilitas nilai kurs dollar Kestabilan politik di negara tujuan ekspor Banyaknya peniru Kecenderungan beralihnya kiblat mode Asia ke Korea Budaya asia terutama timur tengah. Total

0.05 0.1 0.2 0.1 0.05 1.00

4 3 1 2 4

0.2 0.3 0.2 0.3 0.2 2.7

INTERNAL FACTOR ANALISYS SUMMARY (IFAS) : GAP INC


Faktor-faktor Strategis Internal Kekuatan 1 Mempertegas segmentasi setiap divisi. Konsep kampanye musim panas Bobot 2 0.15 0.1 4 2 Rating 3 Skor yang dibobotkan 4 0.6 0.1 Keterangan 5 Memfokuskan segmen setiap divisi Perubahan gaya busana meningkat.

Budaya perusahaan yang berorientasi pelanggan Sistem inventori yang terkomputerisasi

0.125

0.375

0.125

0.375

Gap berusaha mendekatkan diri dengan pelanggan, dengan cara membuka outletoutlet di seluruh dunia Perubahan sistem mikro manajemen menjadi terkomputerisasi

Kelemahan Kurangnya tenaga ahli dalam hal desain, sehingga desain mudah ditiru Konsistensi penerapan harga.

0.15 0.05

2 4

0.3 0.2

Kanibalisme segmentasi pasar pada GAP dan Athleta (divisi baru) Memiliki outlet telalu banyak di Amerika Total

0.1

0.3

0.2

0.2

Gap Inc memiliki segmen y ang luas sehingga followers meniru produk-produk Gap Inc Terlalu banyak diskon sehingga ketika akan menetapkan harga normal pelanggan beralih pada pesaing Gap meluncurkan Gapfit dan Body yang produknya sulit dibedakan dengan produkproduk Athleta yaitu pakaian olahraga Terdapat banyak outlet di Amerika bahkan menempatkan lebih dari ! outlet di satu kota yang sama

2.45

MATRIKS GENERAL ELEKTRIKS (GE) NINE CELLS


Competitive Strengths /IFAS

High
Business Attractiveness/EFAS
5 High 3.67

Medium
2.33

Low
1

1
3.67

2 5 8

3 6 9

Medium

4
2.33

Low

7
1

Menurut hasil analisis kelompok kami, EFAS = 2.7 IFAS = 2.45 Jadi, posisi strategi terletak di sel 5, yaitu tumbuh via integrasi horizontal, stabilitas tidak berubah dan stabilitas profit. Contohnya untuk melakukan stabilitas profit, gap menutup beberapa outlet yang menimbulkan kerugian, lalu GAP membuka outlet franchise di negara lain selain di Amerika dan membuat produk baru yaitu athleta dan papperlime.

BCG MATRIKS

3900 3800 3700 3600 3500 3400

1500

1450

1400

1350

1300

700

650

600

Hasil anlisis dengan menggunakan BCG Matrix dengan perbandingan antara jumlah penjualan masing masing produk dengan total penjualan perkuartal. Dan hasilnya menyatakan bahwa poduk Gap dan Old Navy berada pada kategori stars yang artinya merupakan perusahaan yang memperoleh pendapatan tinggi dan stabil, cash flow netral dan mempunyai kesempatan tumbuh lebih baik dalam jangka panjang. Perusahaan dalam kuadran ini memerlukan investasi agar posisi mereka menjadi dominan, strategi yang diambil forward or backward integration, join venture. Sedangkan Banana Republik berada pada kategori Question Mark yang artinya perusahaan mempunyai pangsa pasar relatif rendah dan bersaing dalam industri yang pertumbuhannya tinggi, kebutuhan kas tinggi, perusahaan belum stabil, strategi yang diambil bisa tumbuh dengan strategi intensif melalui penetrasi pasar,pengembangan pasar atau strategi retrencment melalui penjualan perusahaan agar bisa pindah k kuadran stars atau kuadran dogs.

MATRIKS GRAND STRATEGY EXTERNAL FACTOR ANALYSISI SUMMARY (EFAS) : GAP INC
Faktor-faktor Strategis Eksternal Peluang-peluang Pergantian musim di Amerika Dapat melihat peluang lain untuk memperluas segmen. Perluasaan usaha dengan menggunakan sistem franchise Optimalisasi pasar yang telah ada dengan produk baru. Total Bobot 1 0.4 0.1 0.3 0.2 1 0.1 0.2 0.4 0.2 0.1 1 1 2 4 3 1 2 4 1 3 2 Rating 3 Skor yang dibobotkan 4 1.6 0.1 0.9 0.4 3 0.1 0.4 1.6 0.6 0.1 2.8 Fluktuatif Keadaan politik negara tujuan (negara berkembang) belum stabil. Adanya duplikasi produk yang dibuat. Posisi bagus. Busana cenderung tertutup. Keterangan 5 Dijadikan tren pergantian mode Tidak menjadikan tren sebagai segmen. Membuka outlet di negara-negara asia tenggara dengan sistem franchise Produk athleta (olahraga) dan piperlime (baju pesta)

Ancaman-ancaman Stabilitas nilai kurs dollar Kestabilan politik di negara tujuan ekspor Banyaknya peniru Kecenderungan beralihnya kiblat mode Asia ke Korea Budaya asia terutama timur tengah. Total

INTERNAL FACTOR ANALISYS SUMMARY (IFAS) : GAP INC


Faktor-faktor Strategis Internal Kekuatan 1 Mempertegas segmentasi setiap divisi. Konsep kampanye musim panas Bobot 2 0.3 0.2 4 2 Rating 3 Skor yang dibobotkan 4 1.2 0.4 Keterangan 5 Memfokuskan segmen setiap divisi Perubahan gaya busana meningkat.

Budaya perusahaan yang berorientasi pelanggan Sistem inventori yang terkomputerisasi

0.25

0.75

0.25

0.75

Gap berusaha mendekatkan diri dengan pelanggan, dengan cara membuka outletoutlet di seluruh dunia Perubahan sistem mikro manajemen menjadi terkomputerisasi

1 Kelemahan Kurangnya tenaga ahli dalam hal desain, sehingga desain mudah ditiru Konsistensi penerapan harga. 0.3 0.1 3 1

3.1 0.9 0.1 Gap Inc memiliki segmen y ang luas sehingga followers meniru produk-produk Gap Inc Terlalu banyak diskon sehingga ketika akan menetapkan harga normal pelanggan beralih pada pesaing Gap meluncurkan Gapfit dan Body yang produknya sulit dibedakan dengan produkproduk Athleta yaitu pakaian olahraga Terdapat banyak outlet di Amerika bahkan menempatkan lebih dari ! outlet di satu kota yang sama

Kanibalisme segmentasi pasar pada GAP dan Athleta (divisi baru) Memiliki outlet telalu banyak di Amerika Total

0.2

0.4

0.4

1.6

Rekapitulasi Perhitungan

No. Uraian Faktor Internal 1 Kekuatan Kelemahan Faktor Eksternal 2 Peluang Ancaman

NIlai Skor
Perhitungan :

3 2.8

Kekuatan kelemahan = 3 2.8 = 0.2 Peluang ancaman = 3.1 3 = 0.1

3.1 3

Peluang (0.2; 0.1) Strategi Stabilisasi Strategi Bertumbuh

kelemahan

kekuatan

Strategi Bertahan Hidup

Strategi DIversifikasi

Ancaman

Pertumbuhan Pasar Cepat

Kuadran 2
Posisi Persaingan Lemah

Kuadran 1
Posisi Persaingan Kuat

Kuadran 3

Kuadran 4

Pertumbuhan Pasar Lemah


Berdasarkan pada hasil perhitungan, GAP berada pada posisi kuadran 1 yang merupakan posisi strategi yang excellent. Perusahaan terus berkonsentrasi dengan melakukan strategi tumbuh konsentrasi, seperti forward or backward integration, atau integrasi horizontal juga bisa melakukan strategi insentive seperti market penetration atau market developmet.

TOWS MATRIX Kekuatan Mempertegas segmentasi setiap divisi. Konsep kampanye musim panas Budaya perusahaan yang berorientasi pelanggan Sistem inventori yang terkomputerisasi Strategi SO 1. Menggunakan konsep pergantian musim, dengan membuat trend mode setiap musimnya. 2. Mengoptimalkan pelayanan penjualan online (Athleta dan Piperlime) agar lebih menjangkau pelanggannya. Strategi ST 1. Lebih memperkuat ciri khas di setiap Divisi 2. Mendekati pelanggan dengan menggunakan sistem penjualan online agar transaksi menggunakan kurs beli, dan risiko kurs dapat diminalisasi Kelemahan Kurangnya tenaga ahli dalam hal desain, sehingga desain mudah ditiru. Konsistensi penerapan harga. Kanibalisme segmentasi pasar pada GAP dan Athleta (divisi baru). Memiliki outlet telalu banyak di Amerika. Strategi SW 1. Menutup beberapa outlet di amerika yang kurang profitable dan membuka outlet franchise di asia tenggara. 2. Merekrut desainer dari Asia untuk menyesuaikan culture di Asia

IFAS GAP Inc EFAS GAP Inc


Peluang-peluang Pergantian musim di Amerika Dapat melihat peluang lain untuk memperluas segmen. Perluasaan usaha dengan menggunakan sistem franchise Optimalisasi pasar yang telah ada dengan produk baru. Ancaman-ancaman Stabilitas nilai kurs dollar ketidakstabilan politik di negara tujuan ekspor Banyaknya peniru Kecenderungan beralihnya kiblat mode Asia ke Korea Budaya asia terutama timur tengah.

Strategi WT 1. Lebih selektif dalam menentukan negara tujuan ekspansi 2. Mengurangi penggunaan diskon agar differensiasi harga peniru dan yang asli terlihat jelas

Kesimpulan :

Dari beberapa cara penetapan strategi yang telah dilakukan, maka kesimpulan yang dapat diambil untuk digunakan oleh Gap Inc menurut rekomendasi kami adalah gap inc melakukan strategi generik diferensiasi (menurut porter) karena dalam strategi diferensiasi perusahaan menjadi unik dalam industrinya pada berbagai dimensi secara umum agar dihargai oleh pembeli. Gap Inc sudah mulai mengimplementasikan strategi ini dengan cara menjual produk secara online bahkan ada produk yang dijual khusus secara online (athleta dan piperlime) tujuannya agar pembeli bisa lebih mudah melakukan transaksi pembelian produk-produk Gap. Selain itu juga dengan dilakukannya stretegi pembukaan outlet secara frenchise di beberapa negara di Asia Tenggara. Hal tersebut ditunjukkan agar Gap bisa lebih dekat kepada pelanggannya. Strategi Fungsional yang dapat dilakukan oleh gap adalah : Strategi Pemasaran : a. Strategi pengembangan pasar : Gap Inc melakukan pengembangan pasar baru untuk produk baru. Dengan mengeluarkan produk athleta dan piperlime, terlihat bahwa Gap Inc ingin menguasai pasar lain selain pasar yangsudah dikuasainya. b. Selain itu gap melakukan pull strategy, dengan cara Gap menyediakan pembelian secara online serta membuka outlet d berbagai negara agar pasar tertarik untuk membeli produk Gap. Strategi finansial: Gap menggunakan modal dari pihak ke-3 untuk ekspasi namum bukan dalam bentuk pinjaman melainkan melaukan kerjasama melaui frenchise. Strategi Operasional Gap memproduksi produknya di luar negeri untu menekan biaya produksi. Selain itu hal ini merupakan upaya Gap Inc untuk tetep menjalankan perusahan sebagai retailing dan manufacturing yang sebenarnya menurut peraturan pemerintah Amerika Serikat perusahaan retailer dilarang melakukan kegiatan manufacturing.

Strategi SDM Gap Inc melakukan strategi menggunakan SDM lokal (tempat manufacturing berada) untuk meminimalisasi terjadinya shock culture . Namun dalam hal pengambilan keputusan tetap dalam kendali manajemen pusat.