Anda di halaman 1dari 8

Kreativitas Dalam Kehidupan Ekonomi

A. Pengertian Kreativitas Pengertian kreativitas menurut para ahli: David Campbell: Kreativitas adalah kegiatan yang mendatangkan hasil yang sifatnya baru, berguna, dan dapat dimengerti. John W. Haefele: Kreativitas adalah kemampuan membuat kombinasi-kombinasi baru yang bernilai sosial. George J. Seidel: Kreativitas adalah kemampuan untuk menghubungkan dan mengaitkan, kadang-kadang dengan caracara yang ganjil, namun mengesankan, dan ini merupakan dasar pendayagunaan kreatif dari daya rohani manusia dalam bidang atau lapangan manapun. Jaques Hadamard: Kreativitas adalah penggabungan ideide. Berdasarkan keempat pengertian di atas, berikut ada beberapa kunci tentang kreativitas. Baru. Baru yang bermakna belum ada sebelumnya. Seseorang dianggap kreatif jika dapat membuat, menciptakan, atau melahirkan sesuatu yang baru dan belum ada sebelumnya. Berguna. Berguna bermakna mempunyai kegunaan dan dapat dimanfaatkan manusia, lebih praktis, lebih mudah dari sebelumnya, memecahkan masalah, mengurangi hambatan, mengatasi kesulitan, dan mendatangkan hasil lebih banyak. Dapat dimengerti bermakna bahwa kreativitas itu hasil yang sma dapat dimengerti dan dapat dibuat di lain waktu. Jika

ditemukan sesuatu yang baru, namun tidak dimengerti maka itu belum termasuk kreativitas. Kombinasi bermakna bahwa kreativitas dapat dilahirkan dengan kombinasi atau perpaduan beberapa cara atau metode sehingga dapat melahirkan cara atau metode baru yang lebih mudah dimengerti. Menghubungkan dan mengaitkan bermakna bahwa sesuatu digolongkan sebagai kreativitas jika dapat dihubungkan dan dikaitkan dengan hal-hal sebelumnya. Lapangan manapun bermakna bahwa kreativitas dapat tercipta dari semua bidang atau lapangan manapun tanpa memandang harus orang pintar, kaya, dan orang-orang tegar. Jadi dapat disimpulkan bahwa, kreativitas adalah kemampuan melakukan kombinasi sumber daya yang menghasilkan barang atau jasa yang sifatnya baru, bermanfaat, dan dapat memenuhi kebutuhan manusia. Lalu? Pernahkan kalian mendengar tentang inovasi? Apa itu inovasi? Inovasi adalah pengenalan hal-hal baru. Kreativitas yang didukung inovasi akan mampu memecahkan berbagai persoalan, termasuk persoalan ekonomi. Karena, dengan keunggulan dalam berpikir kreatif dan inovatif akan dapat membukakan jalan keluar dari segala permasalahan yang dihadapi. B. Ciri-ciri Orang Kreatif Menurut David Campbell, ciri-ciri orang kreatif dapat dikelompokan menjadi 3, yaitu sebagai berikut.

Ciri-ciri pokok orang kreatif adalah melahirkan ide, gagasan, pemecahan masalah, cara-cara baru, dan penemuan. Ciri-ciri yang memungkinkan orang kreatif adalah tindakan untuk mempertahankan ide, gagasan, dan kreativitas yang sudah dihasilkan. Hal ini dapat dilakukan melalui kemampuan bekerja keras, berpikir mandiri, dan pantang menyerah. Ciri-ciri sampingan adalah ciri yang tidak langsung berhubungan dengan penciptaan atau menjaga ide-ide yang sudah ditemukan agar tetap hidup dan berlaku dan sekaligus mempengaruhi perilaku orang-orang kreatif.

Menurut Csikzentmihalyi, ahli di bidang kreativitas dalam bukunya Flow and the Psychology of Discovery and Invention (1990) Mencintai hal-hal yang dilakukan sehari-hari terutama dalam bidang pekerjaan. - Secara akurat dapat membedakan bad idea dengan good idea, sehingga tidak mentok di jalan buntu. Menurut Erich Fromm, tokoh Psikologi Kepribadian, ciri-ciri orang kreatif adalah sebagai berikut:

Mempunyai keinginan untuk mengatasi dan melampaui kecenderungan manusia sebagai makhluk yang pasif. Mampu mengekspresikan kasih sayang dalam bentuk reproduksi, kegiatan berkesenian dan ketika menunjukkan perhatian terhadap sesama. Banyak bertanya, dapat berkonsentrasi. Mengenali dan percaya akan dirinya sendiri. Mampu menerima konflik maupun tekanan.

Sementara itu dinyatakan oleh Utami Munandar (1988) bahwa karakteristik orang kreatif berdasarkan penelitian adalah sebagai berikut: Orang yang bebas dalam berpikir Orang yang memiliki daya imajinasi Bersifat ingin tahu Ingin mencari pengalaman baru Mempunyai inisiatif Bebas dalam mengemukakan pendapat Memiliki minat yang luas dalam berbagai bidang kehidupan masyarakat 8. Memiliki kepercayaan pada diri sendiri yang cukup besar. 9. Tidak mau menerima pendapat orang lain begitu saja 10. Tidak pernah bosan, dalam arti jarang putus asa dan akan selalu mencoba lagi sampai dapat memecahkan masalahnya. 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. C. Pengembangan Kreativitas dan Inovasi Setiap orang mempunyai potensi untuk kreatif, karena setiap orang mempunyai kreativitas yang terpendam dalam dirinya masing-masing. Potensi kreatif yang dimiliki seseorang akan berkembang jika ada dorongan Internal maupun Eksternal. Dorongan Internal berasal dari dalam diri seseorang untuk dapat menciptakan sesuatu. Dorongan Eksternal berasal dari lingkungan yang mendukung terhadap tindakan kreatif. Kreativitas dan Inovasi tidak akan muncul dengan sendirinya. Kreativitas dan Inovasi akan muncul pada diri seseorang setelah

melalui proses belajar yang tekun & selalu berusaha berpikir kreatif serta memiliki disiplin diri yang tinggi. Cara yang dapat dilakukan untuk pengembangan kreativitas & inovasi yaitu dengan melihat, berlatih, dan melakukan. Julius Chandra menjelaskan beberapa mental orang kreatif sebagai berikut. 1. Hasrat: orang Kreatif memiliki hasrat untuk merubah sekelilingnya menjadi lebih baik. 2. Kepekaan: orang kreatif mempunyai sikap terbuka, tanggap, peka terhadap segala sesuatu. 3. Minat: orang kreatif memiliki minat menggali lebih jauh dari yang telah ada sebelumnya. 4. Rasa ingin tahu: orang kreatif memiliki rasa penasaran yang tinggi untuk mengerti sesuatu. 5. Berpikir mendalam: orang kreatif selalu berpikir lebih dalam dan mengarahkan konsep pemahaman yang lebih utuh. 6. Siap mencoba dan melaksanakan: orang kreatif selalu siap dalam melakukan kedua hal tersebut walaupun mengorbankan waktu dan tenaganya. 7. Kesabaran: orang kreatif memiliki kesabaran yang sangat besar dalam memecahkan sebuah persoalan. 8. Optimisme: orang kreatif mempunyai optimism yang tinggi ( tidak mudah putus asa ). 9. Bekerja sama: orang kreatif dapat bekerja sama dengan orang lain dengan baik. D. Hasil Kreativitas & Inovasi Hasil karya kreativitas & inovasi merupakan hasil karya cipta yang baru/memperbarui yang sudah ada. Karya cipta akan diakui

jika sudah mendapat pengakuan dari masyarakat umum/legalisasi dari lembaga umum. Hasil kreativitas & inovasi di bidang produksi dibagi menjadi 2, yaitu barang & jasa. Contoh berupa barang seperti keramik, kosmetik, gerabah dan lain-lain yang berasal dari dalam negeri. Sedang yang berasal dari luar negeri adalah handphone, alat-alat transportasi dan lain-lain. Contoh di bidang jasa seperti bimbingan belajar IPIEMS, Ganesha Operation, Primagama, dan SSC. E. Kemandirian Seseorang yang mandiri dalam setiap tindakannya dilakukan atas kehendaknya sendiri dan tidak tergantung pada orang lain. Segala sesuatunya dihadapi dengan semangat tinggi dan ketelatenan. Seorang yang mandiri juga mempunyai rasa percaya terhadap kemampuan sendiri dan memperoleh kepuasaan dari usaha yang dilakukannya. Kemandirian merupakan proses yang tidak muncul secara tiba-tiba. Kemandirian perlu dilatih, dibentuk, dan dikembangkanmelalui proses interaksi dan sosialisasi yang dimulai dari lingkungan keluarga, lingkungan sekolah, sampai pada lingkungan masyarakat. Kemandirian akan membawa seseorang ke dalam keberhasilan dan kesuksesan. F. Kewirausahaan

Pengertian wirausaha sering dikenal dengan wiraswasta (entrepreneur). Secara etimologi wiraswasta suatu istilah yang berasal dari kata-kata wira dan swasta. Pengertian wiraswasta secara luas adalah keberanian, keutamaan serta keperkasaan dalam memenuhi kebutuhan serta memecahkan permasalahan hidup dengan kekuatan yang ada pada diri sendiri. Kewirausaahaan (entreprenuership) adalah suatu profesi yang timbul karena interaksi antara ilmu pengetahuan yang dapat digali dari rangkaian kerja yang diberikan dalam praktik. Ciri-ciri Kewirausahaan:

Mempunyai kepribadian yang kuat

Tanda manusia yang memiliki kepribadian yang kuat adalah manusia yang bermoral tinggi, yaitu manusia yang bertagwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Memiliki Sikap Mental Wirausaha

Manusia yang bermental wiraswasta mempunyai kemauan keras untuk mencapai tujuan dan kebutuhan hidupnya. Manusia wiraswasta juga memiliki keyakinan yang kuat atas kekuatan yang ada pada dirinya, serta memiliki kejujuran dan bertanggungjawab.

Memiliki Kepekaan terhadap arti lingkungan

Manusia wirausaha harus harus dapat mengenal lingkungannya sehingga mampu mendayagunakan secara efisien untuk kepentingan hidupnya.

Memiliki ketrampilan wiraswasta

Untuk dapat menjadi manusia wirausaha diperlukan beberapa ketrampilan seperti ketrampilan berfikir kreatif, ketrampilan dalam memimpin, ketrampilan manajerial, dan ketrampilan bergaul antar manusia.

Memiliki kemampuan untuk mencari informasi

Keberhasilan dalam berwirausaha salah satunya mau mencari informasi tentang beberapa hal yang menyebabkan berhasilnya suatu usaha. Cara membina kemampuan wirausaha sejak dini: 1. 2. 3. 4. Mengerjakan tugas tanpa disuruh oleh orang tua. Di rumah mencuci baju seragam sendiri. Pada saat ulangan ada kemauan belajar sendiri. Pada saat mengerjakan PR tidak menyontek dari temannya.