Anda di halaman 1dari 22

Presentan : Andhika Yudi Hartono Intan Nafisach Nyimas Karina Hasanah

Pleura

Visceral

Parietal

Melapisi paru-paru termasuk permukaannya. memungkinkan untuk bergerak bebas pada pleura parietalis. Berhubungan dengan pleura parietal di hilum paru-paru. Vaskularisasi berasal dari sirkulasi bronchial. Persarafan cabang-cabang dari nerve vagus dan simpatis yang mensuplai bronki.

Melapisi dinding thorax. Mencakup bagian-bagian berikut: Pleura kostal menutupi permukaan dalam dinding thorax. Pleura mediastinal menutupi aspek lateral mediastinum, massa jaringan dan organ-organ yang memisahkan ruang paru-paru dan kantong pleuranya. Pleura diafragmatik menutupi permukaan superior diafragma. Pleura servikal menjulang ke dalam leher dengan puncaknya membentuk kubah seperti mangkuk di atas apex pulmonis.

Pleural cavity capillary layer of serous pleural fluid (lubrikan): Berisi cairan pleura 5-15 ml yang terbentuk akibat ultrafiltrasi plasma dari kapiler pleura

Efusi pada cavum pleura Epidemiologi


TBC penyebab tertinggi di Indonesia 30-40 % e.c. gagal jantung 10% penyakit internal

Pembentukan cairan pleura meningkat dibandingkan dengan absorbsinya. Peningkatan pembentukan cairan pleura (dari ruang interststial paru, pleura parietalis atau dari kavitas peritoneum) atau adanya penurunan pengeluaran oleh limfatik.

Volume
Cell/mm3 % mesotel % monosit % limfosit % granulosit Protein % albumin

0,1 0,2 ml/kg


1000 - 5000 3 70 % 30 75 % 2 30 % 10 % 1 2 gr/dl 50 70 %

Glukosa LDH
pH

= plasma < 50 %
plasma

Generalized Setempat

Berdasarkan letak

Terbungkus kapsul

Eksudasi Transudasi

Tampakan PA

Darah Cairan gethan bening

Tekanan hidrostatik Permeabilitas kapiler Tekanan negatif intrapleura

Tekanan koloid osmotik

Efusi Pleura

Dainase terganggu

Transudat

Meningkatnya tekanan kapiler sistemik Meningkatnya tekanan kapiler pulmoner Menurunnya tekanan koloid osmotik dalam pleura Menurunnya tekanan intra pleura Terdapat pada keadaan : Gagal jantung Hipoalbunminemia Hidronefrosis Dialisis peritoneal Pemberian cairan infus yang berlebihan Fibroma ovarii (Meigs syndrom) Keganasan (mesothelioma, carsinoma bronkus, neoplasma metastatic dan limphoma maligna).

Eksudat
Proses peradangan -> peningkatan permeabilitas pembuluh darah -> efusi pleura. Peradangan -> metaplasia sel mesothelial menjadi sel bulat atau kuboidal -> mengakibakan terjadi pengeluaran cairan ke dalam rongga pleura. Paling sering ditemukan pada infeksi tuberculosis yang dikenal sebagai pleuritis eksudatif tuberculosa dan penyakit-penyakit kolagen (Lupus eritrematosus dan Rhematoid Arthritis).

Cairan Darah
Adanya pendarahan ke dalam ruang pleura. Dapat disebabkan oleh trauma tertutup atau terbuka, infark paru dan karsinoma paru.

Cairan Getah Bening


Diakibatkan oleh sumbatan aliran getah bening thoraks. Pada filariasis atau metastasis keganasan ke kelenjar getah bening.

Sesak nyeri dada gejala lain berdasarkan organ tertentu Pemeriksaan fisik (jika telah > 300 mL)
Dullness pada perkusi toraks. Suara nafas berkurang atau tidak terdengar. Vokal dan taktil fermitus menurun. Pleural friction rub ; terdengar paling keras pada akhir dan awal ekspirasi. Pergerakan dada asimetrik, karena berkurang atau terhambat pada bagian yang sakit. Pergeseran mediastinum ; terlihat jika efusi masif

Radio-opaque Permukaan atas cekung Lateral hemithorax Sinus contophrenic tertutup Air bronchogram (-) Tergantung mobilitas cairan dalam pleura

Efusi Pleura

Cairan Bebas

Cairan Terlokalisir

Efusi Masive

Lamelar Efusi

Subpulmonary Pleural Efusion

Pengumpulan cairan di antara dinding dada dan permukaan paru-paru, kadang hanya mengisi sudut coctophrenikus.

Pengumpulan cairan diantara diafragma dan permukaan bawah paru-paru, menyerupai peningkatan hemidiagragma.

Terima kasih