Anda di halaman 1dari 6

Tujuan Diet Penyakit Jantung Koroner

Tujuan Diet Penyakit Jantung Koroner adalah : 1. Memberikan makanan secukupnya tanpa memberatkan kerja jantung. 2. Menurunkan berat badan bila terlalu gemuk. 3. Mencegah atau menghilangkan penimbunan garam atau air. Syarat-syarat Diet Penyakit Jantung Koroner adalah: 1. Energi cukup, untuk mencapai dan mempertahankan berat badan normal. 2. Protein cukup yaitu 0,8 g/kg BB. 3. Lemak sedang, yaitu 25-30% dari kebutuhan energi total, 10% berasal dari lemak jenuh, dan 10-15% lemak tidak jenuh 4. Kolesterol rendah. 5. Vitamin dan mineral cukup. Hindari penggunaan suplemen kalium, kalsium, dan magnesium jika tidak dibutuhkan 6. Garam rendah, 2-3 g/hari, jika disertai hipertensi dan edema. 7. Makanan mudah cerna dan tidak menimbulkan gas. 8. Serat cukup untuk menghindari konstipasi. 9. Cairan cukup, 2 liter/hari sesuai dengan kebutuhan. 10. Bentuk makanan disesuaikan dengan keadaan penyakit, diberikan dalam porsi kecil. 11. Bila kebutuhan gizi tidak dapat dipenuhi melalui makanan dapat diberikan tambahan berupa makanan enteral, parenteral, atau suplemen gizi. G. Jenis Diet dan Indikasi Pemberian 1. Menurut American heart association (AHA) dan National Cholesterol Education Program (NCEP) Dalam masalah kesehatan kardiovaskuler, salah satu panduan diet yang telah diikuti secara luas adalah dari AHA dan NCEP. Diet ini secara khusus bertujuan untuk memperbaiki profil lemak darah pada batas-batas normal dan juga faktor risiko lain. Panduan diet terdiri dari Tingkat 1 yaitu bertujuan untuk mencapi kadar profil darah yang normal. Namun, jika diet Tingkat 1 belum berhasil harus dilakukan diet Tingkat 2 yaitu tidak semua individu merespon diet dalam tingkat yang sama.

Diet Tingkat 1 Tabel 1. Batasan Diet Tingkat 1 Rata-Rata Setiapi Menurut AHA dan NCEP No Batasan 1 Tidak merokok Tingkat masukan kalori dan aktivitas fisik yang sesuai 2 untuk mencegah kegemukan dan mengurangi berat badan bagi mereka yang sudah terlanjur gemuk Konsumsi lemak sebesar 3% atau kurang dari kalori setiap 3 harinya 4 Konsumsi maksimal 8-1% kalori dari asam lemak jenuh Konsumsi maksimal 10% dari total kalori berasal dari 5 asam lemak tidak jenuh majemuk (poly-unsaturated faty acid Konsumsi maksimal 15% total kalori dari asam lemak 6 tidak jenuh tunggal (mono-unsaturated faty acid 7 Konsumsi maksimal 300mg/hari kolesterol 8 Konsumsi tidak lebih dari 2,4 gram sodium (garam Konsumsi 55-60% dari kalori yang berbentuk korbohidrat 9 kompleks 10 Protein berjumlah 15-20% dari total kalori 11 Serat yang larut = 20-30gram/hari 12 Stanol/sterol asal tumbuh-tumbuhan = 2 gram/hari Sumber : Soeharto, 2004 b. Diet Tingkat 2 Tabel 2. Batasan Diet Tingkat 1 Rata-Rata Setiapi Menurut AHA dan NCEP No Batasan 1 Konsumsi maksimal 7% kalori dari asam lemak jenuh 2 Konsumsi maksimal 200mg/hari kolesterol Sumber : Soeharto, 2004 Diet berdasarkan AHA dab NCEP, masih terasa kurang praktis. Yang paling penting ialah bahwa kita memiliki gambaran mengenai kandungan yang ada dalam bahan makanan tertentu, dan kemudian memilih makanan yang di hidangkan. Untuk itu , diadakan penggolongan seperti berikut : a. Golongan 1 : padi, gandum, sagu, dan umbi-umbian

a.

Besarnya setiap penyajian dapat berbeda, rata-rata sebesar mangkokatau beberapa iris roti. b. Golongan 2 : sayuran dan buah-buahan Makan buah-buahan dua kali atau lebih sehari dan tiga kali sehari sayuran 1/2 mangkok c. Golongan 3 : susu dan keju Susu dan keju asli mengandung lemak dan kolesterol yang tinggi. Untuk itu perlu pemilihan susu dan keju yang diproduksi dengan rendah lemak dan nonlemak. d. Golongan 4 : daging nonlemak, hasil unggas, ikan, dan telur Sebaiknya dalam mengolah daging nonlemak dipanggang, nmun jika digoreng pakailah minyak jenuh majemuk atau minyak jenuh tunggal. Sedangkan hasil laut boleh dimakan dalam jumlah yang terbatas, kecuali udang karena kolesterol e. Lebih tinggi.5. golongan lemak dan minyak Bila memilih minyak goreng, pilihlah yang tidak melebihi 2 gram lemak jenuh/sendok makan. Pilih bumbu yang mengandung tidak lebih 1 gram/sendok makan. Pakai margarin yang mengandung minyak dari tumvuh-tumbuhan. f. Golongan 6 : gula sederhana Sebaiknya gunakan karbohidrat kompleks seperti golongan 1, karena gula sederhana akan diubah dalam tubuk menjadi trigliserida. 2. Diet Reversal Diet Reversal yaitu diet untuk mereka yang sudah mempunyai tanda-tanda penyumbatan pada arteri dan ingin mendapatkan reversal yaitu memperkecil ukuran plak yang telah terlanjur mengendap pada arteri. Menurut Dr. Ornish komposisi diet reversal yaitu : a. 10% kalori lemak. Sebagian besar lemak tidak jenuh tunggal dan lemak tidak jenuh majemuk. b. 70-75% kalori karbohidrat. c. 10-15% kalori protein. d. 5 mg kolesterol per hari. e. Tidak termasuk makanan yang mengandung lemak jenuh yang tinggi seperti durian. f. Mengandung kadar serat yang tinggi. Tidak mengandung semua macam minyak dan semua macam produk peternakan kecuali susu non-fat dan yoghurt. Putih telur diperbolehkan.

g. Tidak mengandung kafein, MSG, dan stimulan yang lain. h. Menggunakan garam dan gula secara moderat. 3. Bahan Makanan yang Dianjurkan dan Tidak Dianjurkan Tabel 3. Bahan Makanan yang Dianjurkan dan Tidak Dianjurkan Bahan Makanan Dianjurkan Tidak Dia Sumber Beras di tim atau Makanan yang mengandung gas atau alkohol, seper Karbohidrat disaring; roti, tape singkong, dan tape ketan. mie, kentang, makaroni, biskuit, tepung beras/terigu/sagu aren/sagu ambon, gula pasir, gula merah, madu, dan sirup. Sumber Daging sapi, Daging sapi dan ayam yang berlemak, gajih, sosis, h Protein ayam dengan otak, kepiting dan kerang-kerangan, keju, dan susu p Hewani lemak rendah, ikan, telur, susu rendah lemak dalam jumlah yang telah ditentukan. Sumber KacangKacang-kacangan kering yang mengandung lem Protein kacangan kering, seperti kacang tanah, kacang mete, dan kacang bogo Nabati seperti : kacang kedelai dan hasil olahnya, seperti tahu dan tempe. Sayuran Sayuran yang tidak mengandung gas, seperti: Semua sayuran yang mengandung gas, seperti kol, k lobak, sawi, dan nangka muda. bayam, kangkung,

BuahBuahan

Lemak

Minuman Bumbu

kacang buncis, kacang panjang, wortel, tomat, labu siam, dan tauge. Semua buahbuahan segar, seperti : pisang, pepaya, jeruk, apel, melon, semangka, dan sawo. Minyak jagung, minyak kedelai, margarin, mentega dalam jumlah terbatas dan tidak untuk menggoreng tetapi untuk menumis, kelapa atau santan encer dalam jumlah terbatas. Teh encer, coklat, sirup. Semua bumbu selain bumbu tajam dalam jumlah terbatas.

Buah-buahan segar yang mengandung alkohol ata durian dan nangka matang.

Minyak kelapa dan minyak kelapa sawit; santan kent

Teh/kopi kental, minuman yang mengandung so seperti bir dan wiski. Lombok, cabe rawit, dan bumbu-bumbu lain yang taja

Sumber : 4. Contoh Menu Sehari Pagi Bubur nasi nasi Telur dadar panggang

Siang bubur daging

nasi bb semur

Malam bubur ayam

Sup wortel Susu skim Pukul 10.00 Selada buah

sayur bening bayam jeruk pukul 16.00 apel

tumis kacng pjg pepaya