Anda di halaman 1dari 17

SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP)

PERAWATAN PAYUDARA PADA IBU POS PARTUM, PIJAT BAYI, DAN IMUNISASI UNTUK BAYI

Disusun Oleh : DEWI TRESNAWATI 220112120113

PROGRAM PROFESI NERS ANGKATAN XXIV FAKULTAS ILMU KEPERAWATAN UNIVERSITAS PADJADJARAN 2012

SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP)


PERAWATAN PAYUDARA IBU POST PARTUM, PIJAT BAYI, DAN IMUNISASI

MATERI SUB MATERI

: Perawatan Payudara, Pijat Bayi, dan Imunisasi Bayi : Memahami dan mendemonstrasikan cara perawatan payudara dan pijat bayi

SASARAN HARI/TANGGAL WAKTU

: Ny. A : Kamis/ 20September 2012 : Jam 16.00 WIB s/d 17.00 1 x Pertemuan (60 menit)

TEMPAT

: Rumah Ny. A Jl. Cikendi RT 05 /RW 09 Hegarmanah Cidadap Bandung

PEMATERI

: Dewi Tresnawati, PPN angkatan XXIV

TUJUAN INSTITUSIONAL (TI) Terciptanya ibu nifas yang memiliki pengetahuan dan kemampuan dalam melakukan

perawatan payudara, pijat bayi, dan imunisasi bayi.

TUJUAN INSTRUKSIONAL UMUM (TIU) Setelah dilakukan pembelajaran perawatan payudara, pijat bayi, dan imunisasi bayi oleh instruktur, ibu nifas dapat melakukannya dengan mandiri. KARAKTERISTIK SASARAN Peserta didik yang mengikuti kegiatan penyuluhan ini adalah ibu nifas Ny. A di rumah peserta didik Jl. Cikendi RT 05 /RW 09 Hegarmanah Cidadap Bandung

ANALISIS TUGAS Know Do Show Ikut serta dalam kegiatan penyuluhan Memperlihatkan antusiasme ketika diberikan materi penyuluhan Menunjukkan rasa keingintahuan tentang materi penyuluhan dengan bertanya Menjelaskan kembali manfaat melakukan perawatan payudara Mendemonstrasikan langkah-langkah perawatan payudara Menjelaskan kembali manfaat pijat bayi Mendemonstrasikan cara-cara dalam melakukan pijat bayi Menjelaskan kembali imunisasi yang harus diterima bayi Bertanya apabila ada hal-hal yang tidak dimengerti dari materi yang diberikan Menjawab pertanyaan yang diajukan Mengetahui manfaat melakukan perawatan payudara Mengetahui langkah-langkah perawatan payudara Mengetahui manfaat pijat bayi Mengetahui cara-cara dalam melakukan pijat bayi Mengetahui imunisasi apa saja yang harus diterima bayi

TUJUAN INSTRUKSIONAL KHUSUS (TIK) Setelah mengikuti pembelajaran senam nifas, diharapkan ibu nifas dapat:

Mengetahui manfaat melakukan perawatan payudara Mengetahui langkah-langkah perawatan payudara Mengetahui manfaat melakukan pijat bayi Mengetahui cara-cara melakukan pijat bayi Mengetahui imunisasi yang harus diterima bayi

POKOK BAHASAN Perawatan Payudara Pijat Bayi Imunisasi

SUB POKOK BAHASAN Manfaat perawatan payudara Langkah-langkah perawatan payudara Manfaat pijat bayi Cara-cara melakukan pijat bayi Imunisasi yang harus diterima bayi

SUB-SUB POKOK BAHASAN Perawatan payudara adalah tindakan dengan melakukan pemijatan,tindakan menjaga kebersihan payudara, sehingga tidak mengalami kesulitan pada masa menyusui. Pijat bayi merupakan terapi sentuhan yang menguatkan anggota-anggota badan bayi dan system kekebalan tubuhnya, dan merupakan terapi sentuhan antara ibu dan bayi.

Imunisasi setelah bayi lahir berguna untuk meneruskan kekebalan (sistem imun bayi), yang berasal dari tubuh ibu (alami). Berupa vaksin yang berisi jenis kuman yang telah di lemahkan. Jika vaksin ini masuk ke tubuh bayi, makan akan bereaksi memtuk kekebalan tubuh untuk melawan kuman tersebut.

MATERI PENYULUHAN (Terlampir)

ALOKASI WAKTU a. Apersepsi/Setting b. Pelaksanaan c. Tanya Jawab d. Rangkuman Kecil e. Penutup : 5 menit : 35 menit : 5 menit : 3 menit : 2 menit

STRATEGI INSTRUKSIONAL Memperkenalkan diri. Menggali pengetahuan peserta didik tentang perawatan payudara, pijat bayi dan imunisasi pada bayi. Menjelaskan materi-materi penyuluhan. a. Menjelaskan tentang manfaat perawatan payudara b. Mendemonstrasikan langkah-langkah perawatan payudara c. Menjelaskan tentang manfaat pijat bayi d. Mendemonstrasikan cara-cara melakukan pijat bayi e. Menjelaskan imunisasi yang harus diterima bayi

Menggunakan media pengajaran yang menarik untuk memperjelas uraian materi dan menarik perhatian para peserta didik.

Menjelaskan materi-materi pengajaran dengan metode yang sesuai dengan kondisi ibu nifas.

Mengadakan kesempatan bertanya kepada peserta didik. Mengadakan tanya jawab untuk mengetahui sejauh mana pemahaman peserta didik. Mengadakan diskusi. Memberikan penguatan agar peserta didik lebih memahami materi pengajaran yang disampaikan.

Memberikan evaluasi. Memberikan kesimpulan dari materi penyuluhan. Menutup penyuluhan.

METODE PENGAJARAN Ceramah Tanya Jawab Demonstrasi

E. PELAKSANAAN KEGIATAN No 1. TAHAP Pembukaan WAKTU 5 menit 2. Pelaksanaan 10 menit PERAWAT Memberikan salam PESERTA Peserta menjawab salam Peserta menjawab dengan benar Peserta mendengarkan dengan seksama

Apersepsi tentang Senam Nifas Menjelaskan isi materi tentang perawatan payudara, pijat bayi, dan imunisasi Melakukan demonstrasi perawatan payudara, dan pijat bayi Melakukan evaluasi secara verbal pada peserta penkes Melakukan evaluasi peserta dalam mendemonstrasikan ulang gerakan perawatan payudara dan pijat bayi Menyimpulkan hasil kegiatan Mengakhiri kegiatan dengan mengucapkan salam

10 menit

Peserta memperhatikan

5 menit

Peserta menjawab beberapa pertanyaan yang dilontarkan perawat Peserta dapat mendemonstrasikan ulang gerakan perawatan payudara dan pijat bati

10 menit

3.

Penutup

5 menit

Peserta memperhatikan Peserta menjawab salam

MEDIA PENGAJARAN 1. Demonstrasi Perawatan Payudara dan Pijat Bayi 2. Lembar balik 3. Leaflet

SARANA Ruangan

EVALUASI Teknik evaluasi yang digunakan adalah teknik tanya jawab terbuka antara penyuluh dan pesrta serta teknik demonstrasi. Pertanyaan : 1. Sebutkan manfaat perawatan payudara? 2. Sebutkan manfaat pijat bayi? 3. Sebutkan imunisasi yang harus diterima bayi Jawaban : 1. Manfaat Perawatan Payudara Untuk menjaga kebersihan payudara sehingga terhindar dari infeksi Untuk mengenyalkan puting susu, supaya tidak mudah lecet Untuk menonjolkan puting susu Menjaga bentuk buah dada tetap bagus Untuk mencegah terjadinya penyumbatan

Untuk memperbanyak produksi ASI Untuk mengetahui adanya kelainan

2. Manfaat Pijat Bayi Membuat Bayi semakin tenang Meningkatkan pertumbuhan dan berat badan bayi Membuat bayi bisa tidur lebih nyenyak Memperlancar peredaran darah bayi Meningkatkan daya tahan tubuh bayi Meningkatkan nafsu makan bayi, sehingga pencernaan bayi makin bagus Membuat pernafasan bayi lebih baik

3. Imunisasi yang harus didapatkan bayi Umur Pemberian Vaksinasi Bulan Tahun LHR 1 2 3 4 5 6 9 12 15 18 24 3 5 6 7 10 12 18 1 Kali 1 2 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 6 (td) 7 (td) 1 5 1 2 3 4 1 2 3 4 Diberikan 1 kali dalam 1 tahun 1 kali 1 2 Setiap 3 tahun 2 kali - interval 6-12 bulan 3 kali

Jenis Vaksin BCG Hepatitis B Polio DPT Campak Hib Pneumokokus Influenza Varisela MMR Tifoid Hepatitis A HPV Keterangan:

Imunisasi BCG: Ditujukan untuk memberikan kekebalan bayi terhadap bakteri tuberkolosis (TBC)

Imunisasi DPT: Memberikan kekebalan bagi bayi terhadapat penyakit Dipteri, Pertusis (batuk rejan) dan tetanus.

Imunisasi Polio: Memberikan kekebalan bagi bayi terhadap penyakit polio (kelumpuhan)

Imunisasi Hib: Mencegah bayi terkena infeksi Haemophils influenza tipe b yang dapat menyebabkan penyakit meningitis, infeksi tenggorokan dan pnemonia. Imunisasi Hib ini sangat mahal, maka belum di wajibkan.

Imunisasi Pneumokokus: melindung bayi dari bakteri penyebab infeksi pada telinga. Selain itu bakteri ini bisa menimbulkan permasalah serius seperti meningits dan infeksi pada darah (bakteremia)

MATERI

A. PERAWATAN PAYUDARA Manfaat Perawatan Payudara Untuk menjaga kebersihan payudara sehingga terhindar dari infeksi Untuk mengenyalkan puting susu, supaya tidak mudah lecet Untuk menonjolkan puting susu Menjaga bentuk buah dada tetap bagus Untuk mencegah terjadinya penyumbatan Untuk memperbanyak produksi ASI Untuk mengetahui adanya kelainan Pelaksanaan perawatan payudara pasca persalinan dimulai sedini mungkin yaitu 1 2 hari sesudah bayi dilahirkan. Hal itu dilakukan 2 kali sehari. Pelaksanaan Perawatan Payudara Persiapan Alat Baby oil secukupnya. Kapas secukupnya Waslap, 2 buah Handuk bersih, 2 buah

Bengkok baskom berisi air (hangat dan dingin) BH yang bersih dan terbuat dari katun

Persiapan Ibu Cuci tangan dengan sabun dibawah air mengalir dan keringkan dengan handuk. Baju ibu bagian depan dibuka Pasang handuk

Pelaksanaan Perawatan Payudara Puting susu dikompres dengan kapas minyak selama 3-4 menit, kemudian bersihkan dengan kapas minyak tadi. Pengenyalan yaitu puting susu dipegang dengan ibu jari dan jari telunjuk diputar kedalam 20 kali keluar 20 kali. Pengurutan payudara: Telapak tangan petugas diberi baby oil kemudian diratakan Peganglah payudara lalu diurut dari pangkal ke putting susu sebanyak 30 kali Pijatlah puting susu pada daerah areola mammae untuk mengeluarkan colostrums. Bersihkan payudara dengan air bersih memakai waslap.

Gambar 1. Pengurutan buah dada dari tengah ke samping kemudian ke bawah

Gambar 2. Pengurutan buah dada berputar dari tengah ke samping kemudian ke bawah

Gambar 3. Pengurutan buah dada berputar dari tengah ke samping kemudian ke bawah

Gambar 2.4. Pengurutan buah dada dari pangkal ke puting.

B. PIJAT BAYI Manfaat Pijat Bayi Membuat Bayi semakin tenang Meningkatkan pertumbuhan dan berat badan bayi Membuat bayi bisa tidur lebih nyenyak Memperlancar peredaran darah bayi Meningkatkan daya tahan tubuh bayi Meningkatkan nafsu makan bayi, sehingga pencernaan bayi makin bagus Membuat pernafasan bayi lebih baik

Cara Melakukan Pijat Bayi a. Kaki Pegang kaki pada pangkal paha, gerakkan tangan ke bawah secara bergantian, seperti memerah susu

Tekan seluruh permukaan telapak kaki dari arah tumit ke ibu jari Pegang pergelangan kaki, gerakkan tangan bergantian ke pangkal paha Pegang pangkal paha, buatlah gerakan menggulung kea rah pergelangan kaki Rapatkan kaki, letakkan tangan dip aha, dan usap ke pergelangan kaki

b. Perut Letakkan kedua tangan diperut bayi, gerakkan ke atas bawah secara bergantian. Kemudian angkat kaki bayi dan lakukan hal yang sama. Letakkan kedua ibu jari, disisi kanan kiri pusar,gerakkan ke samping. Letakkan tangan kiri dibawah pusar, tangan kakan diatas pusar, lakukan gerakan memutar searah jarum jam secara bersamaan Gerakkan I LOVE YOU Letakkan ibu jari pada sisikanan perut bayi, kemudian gerakkan jari ke kiri

c. Dada Letakkan kedua tangan di dada bayi, lakukan gerakan membentuk lambing jantung Kedua tangan di dada, lakukan gerakan menyilang, gerakan ke bawah secara bergantian dan menyilang d. Tangan Pegang tangan pada pangkal, gerakan tangan ke bawah secara bergantian, seperti memerah susu Tekan-tekan lah kedua ibu jari secara bersamaan di seluruh permukaan telapak tangan dan jari Pegang pergelangan tangan, gerakkan tangan bergantian ke pangkal Pegang tangan dipangkal, buatlah gerakan menggulung ke arah pergelangan.

e. Muka Letakkan jari, dibagian tengah dahi, gerakkan ke samping sampai tepi/pelipis. Lakukan gerakan yang sama untuk alis, hidung, mulut bagian atas, bawah mulut. Buatlah lingkaran kecil-kecil dengan menggunakan jari, dibawah rahang bayi. Tekan daerah belakang telinga dengan menggunakan jari, menuju dagu.

f. Punggung Tengkurapkan bayi, dari arah samping, pijat sepanjang punggung, dengan gerakan maju mundur. Pegang pergelangan kaki bayi, usap punggung bayi sampai tumit Dengan tekanan yang lembut, garuk punggung bayi sampai ke pantat

g. Relaksasi Silangkan kedua tangan bayi Silangkan kedua kaki bayi Tekuk kedua kaki bayi Tekuk kaki bayi secara bergantian

Yang harus di perhatikan Gunakan baby oil untuk memijat bayi Jangan memijat bayi, ketika bayu baru selesai menyusui

C. IMUNISASI Umur Pemberian Vaksinasi Bulan Tahun LHR 1 2 3 4 5 6 9 12 15 18 24 3 5 6 7 10 12 18 1 Kali 1 2 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 6 (td) 7 (td) 1 5 1 2 3 4 1 2 3 4 Diberikan 1 kali dalam 1 tahun 1 kali 1 2 Setiap 3 tahun 2 kali - interval 6-12 bulan 3 kali

Jenis Vaksin BCG Hepatitis B Polio DPT Campak Hib Pneumokokus Influenza Varisela MMR Tifoid Hepatitis A HPV Keterangan:

Imunisasi BCG: Ditujukan untuk memberikan kekebalan bayi terhadap bakteri tuberkolosis (TBC)

Imunisasi DPT: Memberikan kekebalan bagi bayi terhadapat penyakit Dipteri, Pertusis (batuk rejan) dan tetanus.

Imunisasi Polio: Memberikan kekebalan bagi bayi terhadap penyakit polio (kelumpuhan)