ETIOLOGI FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KARIES  SALIVA Saliva memiliki kemampuan untuk meremineralisasi enamel yang telah mengalami

demineralisasi akibat adanya suasana asam (pH kritis= 5,5) karena mengandung ion kalsium dan fosfat. Kemampuan saliva untuk meremineralisasi dapat meningkat jika ada ion fluor. Selain itu, saliva juga mempengaruhi pH saliva karena memiliki kapasitas buffer. WAKTU Karena saliva dapat meremineralisasi enamel yang telah terdemineralisasi, maka proses terjadinya karies merupakan proses yang memerlukan waktu yang tidak sebentar. Oleh karena itu dapat karies dapat dihindari dengan adanya oral hygiene yang baik.

Kidd, Edwina A. M. 1991. Dasar-dasar Karies, Penyakit dan Penanggulangannya, Jakarta:EGC

Streptococcus mutans mempunyai kemampuan untuk membentuk polisakarida ekstraselular. Polisakarida ekstraseluler diantara ada 2 macam, yaitu dekstran dan levan. Dekstran disintesis apabila sukrosa dari substrat bereaksi dengan enzim dekstransukrase yang dihasilkan oleh bakteri Streptococcus mutans. Dekstran merupakan polisakarida ekstraseluler yang bersifat tidak larut dalam air, sangat adhesive, dan merupakan senyawa yang stabil. Sedangkan levan disintesis apabila sukrosa dari substrat bereaksi dengan enzim levansukrosa ang dihasilkan pula oleh bakteri Streptococcus mutans. Levan merupakan polisakarida ekstraseluler yang bersifat lebih mudah larut dalam air daripada dekstran, stabil, dan berperan penting untuk perlekatan dan kolonisasi bakteri. Polisakarida ekstraseluler yang bersifat lengket tersebut nantinya akan mempermudah bakteri jenis lain untuk menempel dan akhirnya membentuk plak. Putri, Megananda Hiranya, dkk. 2008. Ilmu Pencegahan Penyakit Jaringan Keras dan Jaringan Pendukung Gigi. Jakarta: EGC

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful