PERTEMUAN VIII QUEUE (ANTRIAN

)

Definisi Struktur data antrean atau queue adalah suatu bentuk khusus dari linear list, dengan operasi penyisipan (insertion) hanya diperbolehkan pada salah satu sisi, yang disebut sisi belakang (REAR), dan operasi penghapusan (deletion) hanya diperbolehkan pada sisi lainnya, yang disebut sisi depan (FRONT), dari list. Jika diartikan secara harafiah, queue berarti antrian, queue merupakan salah satu contoh aplikasi dari pembuatan double linked list yang cukup sering kita temui dalam kehiduypan sehari-hari, misalnya saat Anda mengantri di loket untuk membeli tiket. Istilah yang cukup sering dipakai seseorang masuk dalam sebuah antrian adalah enqueue. Dalam suatu antrian, yang dating terlebih dahulu akan dilayani lebih dahulu. Istilah yang sering dipakai bila seseorang keluar dari antrian adalah dequeue. Walaupun berbeda implementasi, struktur data queue setidaknya harus memiliki operasi-operasi sebagai berikut : EnQueue Memasukkan data ke dalam antrian DeQueue Mengeluarkan data terdepan dari antrian Clear Menghapus seluruh antrian IsEmpty Memeriksa apakah antrian kosong IsFull Memeriksa apakah antrian penuh

Queue menggunakan array 1D: 1. Linear Queue (Antrian Lurus) 2. Circular Queue (Antrian Melingkar) 3. Double Ended Queue/Deque (Antrian dengan ujung ganda)

Ilustrasi Misal n= 10

F (Front) : menunjuk pengantri paling depan/siap untuk keluar/ siap untuk dilayani

R (Rear) : menunjuk pengantri paling belakang/paling akhir masuk R = 6, artinya :  Pernah masuk 7 pengantri dengan urutan masuk Q[0], Q[1], Q[2], Q[3], Q[4], Q[5], Q[6] F = 3, artinya :  • Prinsip FIFO (First In First Out) atau FIFS (First In First Serve) • Proses o AWAL (Inisialisasi) o INSERT (Sisip, Masuk, Simpan, Tulis) o DELETE (Hapus, Keluar, Ambil, Dilayani) o RESET (Kembali ke keadaan awal) Sudah keluar sebanyak 3 pengantri dengan urutan keluar Q[0], Q[1], Q[2]

SOURCE CODE :
#include <iostream> #include <conio.h> #include <stdlib.h> #define n 10 using namespace std; void INSERT(); void DELETE(); void CETAKLAYAR(); void Inisialisasi(); void RESET(); int PIL,F,R; char PILIHAN[1],HURUF; char Q[n]; void main() { Inisialisasi(); do {

cout<<"ANIMASI QUEUE"<<endl; cout<<"=============="<<endl; cout<<"1. INSERT"<<endl; cout<<"2. DELETE"<<endl; cout<<"3. CETAK"<<endl; cout<<"4. QUIT"<<endl; cout<<"PILIHAN :";cin>>PILIHAN; PIL=atoi(PILIHAN); switch(PIL) { case 1: INSERT(); break; case 2: DELETE(); break; case 3: CETAKLAYAR(); break; default: cout<<"TERIMA KASIH"<<endl; break; } cout<<"Press any key to continue"<<endl; getch(); system("cls"); } while(PIL<4); } void INSERT() { if(R<n-1) { cout<<endl<<"MASUKKAN 1 HURUF :"; cin>>HURUF; Q[++R]=HURUF; } else cout<<"Antrian Penuh"<<endl; } void CETAKLAYAR() { if(F<R+1) { for(int i=F;i<=R;i++) cout<<"Q["<<i<<"]="<<Q[i]<<endl; } else cout<<"QUEUE Kosong"<<endl; } void DELETE()

{ if(F<=R+1) { HURUF=Q[F]; Q[F++]='\0'; cout<<"Data yang diambil :"<<HURUF<<endl; if(F==n) RESET(); } else cout<<"Antrian Kosong"<<endl; } void Inisialisasi() { F=0; R=-1; } void RESET() { F=0; R=-1; }

.

OUTPUT : .

. Disebut demikian karena elemen yang pertama masuk merupakan elemen yang pertama ke luar.Kesimpulan : Antrean dikatakan beroperasi dalam cara FIRST-IN-FIRST-OUT (FIFO).

Jadi hila antrian sudah sampai pada lokasi terkahir yaitu Q[n-1]. tapi dengan memanfaatkan tempat yang ditinggalkan oleh pengantri yang keluar. • Representasi Misal n= 10 atau . yang berarti bahwa Anda tidak perlu khawatir tentang interrupt handler mencoba untuk melakukan penyisipan suatu pada saat yang sama sebagai kode utama Anda adalah melakukan penghapusan.PERTEMUAN IX CIRCULAR QUEUE (ANTRIAN MELINGKAR) • Definisi Sebuah antrian melingkar adalah implementasi khusus dari antrian. Untuk menghindari pemborosan waktu. antrian dapat dilanjutkan ke Q[0]. Hal ini juga sangat berguna dalam kode tingkat rendah. Hal ini sangat efisien. karena penyisipan dan penghapusan sepenuhnya independen. tanpa melakukan penggeseran. maka Linier Queue dengan konsep penggeseran dirubah menjadi Circular Queue (Antrian Melingkar). dan seterusnya.

R. void main() { Inisialisasi(). char Q[n]. void CETAKANTRIANMELINGKAR(). int PIL. void DELETE(). void Inisialisasi(). cout<<"=========================="<<endl.h> #define n 10 using namespace std. Simpan.h> #include<stdlib. Keluar.HURUF. Tulis) o DELETE (Hapus. maka tidak direset tetapi melingkar ke 0. void RESET(). Ambil. Dilayani) SOURCE CODE : #include<iostream> #include<conio. void INSERT(). do { cout<<"ANIMASI ANTRIAN MELINGKAR"<<endl. Masuk. F tidak selalu <= R Setelah R dan F sampai ke n-1. char PILIHAN[1].F.Counter : Jumlah pengantri yang ada dalam antrian Pendefinisian : #define n 10 int Q[n]. • Prinsip FIFO (First In First Out) • Proses o AWAL (Inisialisasi) o INSERT (Sisip. .

i++) cout<<"Q["<<i<<"] = "<<Q[i]<<endl. } cout<<"press any key to continue"<<endl. break. break. cin>>HURUF. if(F==n) RESET().} void INSERT() { if(R<n-1) { cout<<endl<<"MASUKKAN 1 HURUF : ". PIL=atoi (PILIHAN). Q[++R]=HURUF. cout<<"3. case 3: CETAKANTRIANMELINGKAR(). CETAK ANTRIAN MELINGKAR"<<endl. } while (PIL<4). Q[F++]='\0'. switch (PIL) { case 1: INSERT(). DELETE"<<endl. } else cout<<"antrian melingkar kosong"<<endl. . } void DELETE() { if(F<=R+1) { HURUF=Q[F]. cout<<"PILIHAN : ". } void CETAKANTRIANMELINGKAR() { if(F<R+1) { for (int i=F. system("cls"). } else cout<<"antrian kosong"<<endl. cin>>PILIHAN. case 2: DELETE(). } else cout<<"antrian penuh"<<endl. INSERT"<<endl. cout<<"4. getch(). cout<<"data yang di ambil : "<<HURUF<<endl. cout<<"1. cout<<"2. break. QUIT"<<endl<<endl.i<=R.

} void RESET() { F=0. } . R=-1. R=-1.} void Inisialisasi() { F=0.

.

OUTPUT : .

Jadi hila antrian sudah sampai pada lokasi terkahir yaitu Q[n-1]. dan seterusnya.Kesimpulan : Antrean dikatakan beroperasi dalam cara FIRST-IN-FIRST-OUT (FIFO). . antrian dapat dilanjutkan ke Q[0].

INFO. artinya node ke-4 tsb. berisi informasi tentang elemen data yang bersangkutan. berisi alamat dari elemen (node) selanjutnya yang dituju. adalah node terakhir. Setiap elemen (node) dari suatu linked list terdiri atas dua bagian. Berikut ini sebuah contoh linked list yang terdiri atas 4 node : start info next info next info next info next null node ke-1 node ke-2 node ke-3 node ke-4 Pada node ke-4 field NEXT-nya berisi NULL. . Linked list pada contoh diatas dapat pula digambarkan seperti berikut ini : .PERTEMUAN X LINK LIST (INSERT) • Definisi Linked list (one way list) adalah suatu kumpulan elemen data (yang disebut sebagai node) dimana urutannya ditentukan oleh suatu pointer.NEXT (link field/next pointer field). yaitu : . Node-node dalam linked list tidak harus selalu digambarkan paralel seperti pada gambar diatas.

h> #include <stdlib.*LAST. }. void INTI (void). struct SIMPUL *LINK. struct SIMPUL{ char NAMA [20].h> using namespace std. char NIM [15].*FIRST.*Q. int PIL. .info next info next null info next info next Fungsi insert pada linked list meliputi : o insert sebagai node awal (head) dari linked list o insert setelah node tertentu o insert sebelum node tertentu o insert sebagai node akhir (tail) dari linked list • Proses o Inisialisasi : persiapan pembuatan linked list o Membuat simpul awal o Insert simpul kedalam linked list o Delete simpul dari linked list SOURCE CODE : #include <iostream> #include <conio. char GENDER. int NILAI. void INSERT_KANAN(). SIMPUL *P. char PILIHAN[1]. void CETAK (void). void INSERT (void). void FREE_MEMORY(void). void BUAT_SIMPUL (void).HURUF. void AWAL (void).

INSERT DATA"<<endl. PIL=atoi (PILIHAN). cout<<"Nim :". cout<<"PILIHAN(1-3):". switch (PIL) { case 1: INSERT(). } void BUAT_SIMPUL(void)//buat simpul baru { P=(SIMPUL *)malloc(sizeof(SIMPUL)).cin>>P->NILAI. EXIT"<<endl<<endl. break. do { system("cls"). if (P!=NULL) { cout<<"Nama :". cin>>PILIHAN. cout<<"3. cout<<"NILAI:". cout<<"========================"<<endl.void main (void) { INTI (). . case 3: exit (0). CETAK DATA"<<endl. getchar(). } void AWAL (void) { FIRST=P.cin>>P->NAMA. FREE_MEMORY(). cout<<"2. case 2: CETAK(). LAST=NULL. } } void INTI (void) { FIRST=NULL. break. cout<<"LINK SINGLY LINKED LIST"<<endl.cin>>P->NIM.cin>>P->GENDER. break. LAST=P. exit(1). } } while (PIL<4). default: cout<<"TERIMA KASIH"<<endl. } else { cout<<"Pembuatan Simpulan Gagal"<<endl. cout<<"Gender:". cout<<"1.

} void CETAK () { int i=1. if(FIRST!=NULL) { Q=FIRST. getchar (). else INSERT_KANAN(). free(FIRST). Q=Q->LINK. } } . cout<<endl. } void INSERT_KANAN (void) { LAST->LINK=P. cout<<"GENDER:"<<Q->GENDER<<endl. LAST=P. cout<<"NILAI:"<<Q->NILAI<<endl. } void FREE_MEMORY (void) { while (FIRST!=NULL) { Q=FIRST->LINK. cout<<"NIM:"<<Q->NIM<<endl. P->LINK=NULL.P->LINK=NULL. FIRST=Q. while (Q!=NULL) { cout<<"Data ke :"<<i++<<endl. if (FIRST==NULL) AWAL(). cout<<"Nama :"<<Q->NAMA<<endl. } void INSERT (void) { BUAT_SIMPUL(). } } else cout<<"Data kosong"<<endl.

.

.

Ada dua hal yang menjadi kerugian dengan representasi suatu data dengan linked list ini. Diperlukan ruang tambahan untuk menyatakan/tempat field pointer.Sedangkan keuntungannya adalah : 1. 2. Operasi REMOVE atau INSERT hanya dilakukan dengan mengubah pointer-nya saja. Jenis data yang berbeda dapat di-link. Diperlukan waktu yang lebih banyak untuk mencari suatu node dalam linked list. . yaitu : 1. .OUTPUT : Kesimpulan : . 2.

yang setiap elemennya terdiri dari dua bagian.h> using namespace std. }. char NIM[15]. void INIT(void). Struktur berupa rangkaian elemen saling berkait dimana setiap elemen dihubungkan elemen lain melalui pointer.*FIRST. Pointer adalah alamat elemen. . SIMPUL *P. Penggunaan pointer untuk mengacu elemen berakibat elemen-elemen bersebelahan secara logik walau tidak bersebelahan secara fisik di memori. void INSERT(void). void BUAT_SIMPUL(void). int NILAI. void INSERT_KANAN(). void AWAL(void). Fungsi insert pada linked list meliputi : o insert sebagai node awal (head) dari linked list o insert setelah node tertentu o insert sebelum node tertentu o insert sebagai node akhir (tail) dari linked list • Proses o Inisialisasi : persiapan pembuatan linked list o Membuat simpul awal o Insert simpul kedalam linked list o Delete simpul dari linked list SOURCE CODE : #include<iostream> #include<conio. struct SIMPUL{ char NAMA[20]. yang mempunyai keterurutan tertentu.h> #include<stdlib.*LAST. struct SIMPUL *LINK.PERTEMUAN XI LINKED LIST (DELETE) • Definisi Sekumpulan elemen bertipe sama.*Q. char GENDER.

void main (void) { INIT().cin>>P->NIM. break. getchar(). } } void INIT(void)//Inisialisasi { FIRST=NULL. cout<<"NIM :". cout<<"1. cout<<"LIN. . exit(1). LAST=NULL.HURUF.cin>>P->GENDER. default: cout<<"TERIMA KASIH"<<endl. cout<<"NILAI :". void FREE_MEMORY(void). PIL=atoi(PILIHAN).cin>>P->NILAI. } void BUAT_SIMPUL(void)//buat simpul baru { P=(SIMPUL *)malloc(sizeof(SIMPUL)). int PIL. cout<<"PILIHAN(1-4) : ".SINGLY LINKED LIST"<<endl. cout<<"2. case 2: CETAK(). case 3: exit(0). FREE_MEMORY(). } else { cout<<"pembuatan simpul gagal"<<endl. break. INSERT DATA"<<endl. cout<<"GENDER :". do { system("cls"). exit"<<endl<<endl. } } while(PIL<4).void CETAK(void). cout<<"4. if(P!=NULL) { cout<<"Nama :". break. HAPUS DATA"<<endl.cin>>P->NAMA. cout<<"3. char PILIHAN[1]. cout<<"======================"<<endl. switch(PIL) { case 1: INSERT(). cin>>PILIHAN. CETAK DATA"<<endl.

if(FIRST!=NULL) { Q=FIRST. getchar(). cout<<"Nama : "<<Q->NAMA<<endl. LAST=P. while(Q!=NULL) { cout<<"Data ke : "<<i++<<endl. cout<<"NILAI : "<<Q->NILAI<<endl. FIRST=Q. cout<<"GENDER : "<<Q->GENDER<<endl. Q=Q->LINK. getchar(). } void INSERT_KANAN(void) { LAST->LINK=P. getchar(). P->LINK=NULL. } void INSERT(void)//insert satu simpul diujung kanan { BUAT_SIMPUL(). } void CETAK() { int i=1. } void FREE_MEMORY(void) { while(FIRST!=NULL) { Q=FIRST->LINK. cout<<endl. } } else cout<<"data kosong"<<endl. else INSERT_KANAN().} void AWAL(void)//pembuatan simpul pertama { FIRST=P. P->LINK=NULL. free(FIRST). } } . LAST=P. cout<<"NIM : "<<Q->NIM<<endl. if(FIRST==NULL) AWAL().

.

.

OUTPUT : .

Kesimpulan : jika delete sebagai simpul pertama pointer first diarahkan pada data ke-2. pointer p diarahkan pada data ke-1 dab bebaskan pointer p(secara otomatis data setelah simpul tertentu terhapus ) .

PERTEMUAN XII APLIKASI ANTRIAN PADA SINGLE LINGKED LIST • Definisi Single linked list atau biasa disebut linked list terdiri dari elemen-elemen individu. kita harus mulai dari head. Untuk mengakses elemen dalam linked list. dan elemen terakhir dari suatu list disebut tail. yaitu sebuah data dan sebuah pointer yang disebut dengan pointer next. yang menunjukkan akhir dari suatu list. Dengan menggunakan struktur two-member seperti ini. apabila kita mulai dari head dan berpindah ke beberapa elemen dan berharap dapat mengakses elemen sebelumnya. linked list dibentuk dengan cara menunjuk pointer next suatu elemen ke elemen yang mengikutinya. Elemen pada awal suatu list disebut head. • Proses FIFO (First In First Out) o INSERT o DELETE : Selalu insert kanan : Selalu delete kiri o Bila FRONT : REAR artinya antrian tinggal 1 (simpul awal) o Bila FRONT : NULL artinya antrian kosong . Dengan single linke list. list dapat dilintasi hanya satu arah dari head ke tail karena masing-masing elemen tidak terdapat link dengan elemen sebelumnya. Pointer next pada elemen terakhir merupakan NULL. dimana masing-masing dihubungkan dengan pointer tunggal. Masing-masing elemen terdiri dari dua bagian. dimulai dari head dan menggunakan pointer next dari elemen selanjutnya untuk berpindah dari elemen ke elemen berikutnya sampai elemen yang diminta dicapai. Sehingga.

case 2: DELETE(). break. char NIM[10]. EXIT"<<endl.HURUF. void CETAKLAYAR(void). case 3: CETAKLAYAR(). break. char PILIHAN[1]. void main(void) { INIT(). } void BUAT_SIMPUL(void)//Buat Simpul Baru . *FRONT. cout<<"2. int PIL. cout<<"4. INSERT DATA"<<endl. break. struct SIMPUL *LINK. do { system("cls"). cout<<"1. switch(PIL) { case 1: INSERT(). break. *REAR. struct SIMPUL{ char NAMA[10]. char GENDER. FREE_MEMORY(). *Q. cout<<"QUEUE SINGLY LINKED LIST"<<endl. PIL=atoi(PILIHAN). }. void DELETE(void). cout<<"========================"<<endl. cout<<"PILIHAN (1-4):". cout<<"3.cin>>PILIHAN. CETAK DATA"<<endl.h> using namespace std. SIMPUL *P. } }while(PIL<4). HAPUS DATA"<<endl. void INSERT(void).h> #include<stdlib. void INIT(void). void BUAT_SIMPUL(void). default: cout<<"TERIMA KASIH"<<endl.SOURCE CODE : #include<iostream> #include<conio. void FREE_MEMORY(void). int NILAI.

} else { Q=FRONT->LINK. } } void CETAKLAYAR(void)//Cetak seluruh data linked list { P=(SIMPUL *)malloc(sizeof(SIMPUL)). } } void DELETE(void)//Delete satu simpul terakhir { if(FRONT==NULL) { cout<<"Data belum ada"<<endl. if(FRONT==NULL)//Jika belum ada simpul. cout<<"Data terakhir dihapus"<<endl. jadikan sbg simpul pertama { FRONT=P. if(FRONT==NULL) INIT(). } else { cout<<"Pembuatan Simpul Gagal"<<endl. getch(). exit(1). cout<<"GENDER : ". cout<<"NILAI : ". REAR=NULL.cin>>P->NIM. getch(). getch(). cout<<"NIM : ". REAR=P. } . } else { REAR->LINK=P. free(FRONT). FRONT=Q.cin>>P->GENDER. if(P!=NULL) { cout<<"Nama : ".{ } void INIT(void)//Inisialisasi { FRONT=NULL. REAR->LINK=NULL. } void INSERT(void)//Insert satu simpul diujung kiri { BUAT_SIMPUL(). REAR=P.cin>>P->NILAI. REAR->LINK=NULL.cin>>P->NAMA.

} } : : : : : "<<i++<<endl. "<<Q->NIM<<endl. } void FREE_MEMORY(void) { while(FRONT !=NULL) { Q=FRONT->LINK. "<<Q->NAMA<<endl. "<<Q->GENDER<<endl. } } else cout<<"Data Kosong"<<endl. while(Q!=NULL) { cout<<"Data ke cout<<"Nama cout<<"NIM cout<<"GENDER cout<<"NILAI Q=Q->LINK.int i=1. getch(). free(FRONT). FRONT=Q. cout<<endl. if(FRONT!=NULL) { Q=FRONT. "<<Q->NILAI<<endl. .

.

.

OUTPUT : .

.Kesimpulan : Jadi jika mengakses elemen dalam linked list. dimulai dari head dan menggunakan pointer next dari elemen selanjutnya untuk berpindah dari elemen ke elemen berikutnya sampai elemen yang diminta dicapai.

Namun demikian sebenarnya stack ini pun memiliki batas kapasitas. Keunggulannya dibandingkan array adalah penggunaan alokasi memori yang dinamis sehingga menghindari pemborosan memori. Misalnya pada stack dengan array disediakan tempat untuk stack berisi 150 elemen. • Push Fungsi memasukkan elemen baru ke dalam stack. Operasi-operasi untuk Stack dengan Linked List • Is Empty Fungsi memeriksa apakah stack yang adamasih kosong. Dalam stack dengan linked list tidak ada istilah full. stack daat diimplementasikan dengan single linked list. Dengan penggunaan linked list maka tempat yang disediakan akan sesuai dengan banyaknya elemen yang mengisi stack. yakni dibatasi oleh jumlah memori yang tersedia. maka telah terjadi pemborosan memori untuk sisa 100 elemen. yang tak terpakai. • Pop Fungsi ini mengeluarkan elemen teratas dari stack. sementara ketika dipakai oleh user stack hanya diisi 50 elemen. Push di sini mirip dengan insert dalam single linked list biasa. sebab biasanya program tidak menentukan jumlah elemen stack yang mungkin ada (kecuali jika sudah dibatasi oleh pembuatnya).PERTEMUAN XIII APLIKASI STACK PADA LINKED LIST • Definisi Selain implementasi stack dengan array seperti telah dijelaskan sebelumnya. • Clear Fungsi ini akan menghapus stack yang ada .

cin>>PILIHAN. void DELETE(void). void INIT(void).SOURCE CODE : #include<iostream> #include<conio. break. void main (void) { INIT().HAPUS DATA"<<endl. cout<<"QUEUE SINGLY LINKED LIST"<<endl. SIMPUL *P. struct SIMPUL{ char NAMA[10]. }. struct SIMPUL*LINK. break. cout<<"PILIHAN (1-4):". cout<<"3.*FRONT. void FREE_MEMORY(void). } void BUAT_SIMPUL (void)//Buat simpul baru { P=(SIMPUL*)malloc(sizeof(SIMPUL)).h> #include<stdlib. int PIL. cout<<"1.EXIT"<<endl. FREE_MEMORY(). cout<<"4. do { system("cls"). char GENDER. void BUAT_SIMPUL(void).*REAR. break.CETAK DATA"<<endl. break. case 2: DELETE (). cout<<"2. default: cout<<"TERIMA KASIH "<<endl. int NILAI. void INSERT(void).h> using namespace std.INSERT DATA"<<endl. switch(PIL) { case 1: INSERT (). char PILIHAN[1]. char NIM[10]. case 3: CETAKLAYAR ().*Q. cout<<"========================"<<endl. } }while (PIL<4). HURUF. void CETAKLAYAR(void). PIL=atoi(PILIHAN). .

cin>>P->NILAI. if(FRONT!=NULL) if(P!=NULL) { cout<<"NAMA :". exit(1). cout<<"Data terakhir dihapus"<<endl. } } void DELETE (void)//Delete satu simpul terakhir { if(FRONT==NULL) { cout<<"Data belum ada"<<endl. } void INSERT(void)//Insert Satu Simpul diujung kiri { BUAT_SIMPUL().cin>>P->GENDER. getch().cin>>P->NAMA. } else { Q=FRONT->LINK. FRONT->LINK=NULL. cout<<"GENDER :". getch(). getch().cin>>P->NIM. jadikan sebagai simpul pertama { FRONT=P. if(FRONT==NULL)//Jika belum ada simpul. FRONT=NULL. if(FRONT==NULL) INIT(). FRONT=P.} void INIT(void)//Inisialisasi { FRONT=NULL. free(FRONT). FRONT=Q. } else { FRONT->LINK=P. FRONT->LINK=NULL. cout<<"NIM :". FRONT=P. } . cout<<"NILAI :". } else { cout<<"Pembuatan Simpul Gagal"<<endl. } } void CETAKLAYAR(void)//Cetak seluruh data linked list { int i=1.

free(FRONT). :"<<Q->NAMA<<endl.{ Q=FRONT. } void FREE_MEMORY(void) { while(FRONT!=NULL) { Q=FRONT->LINK. ke :"<<Q->NILAI<<endl. FRONT=Q. } else cout<<"Data Kosong"<<endl. getch(). cout<<endl. } } . } ke :"<<i++<<endl. ke :"<<Q->NIM<<endl. ke :"<<Q->GENDER<<endl. while(Q!=NULL) { cout<<"Data cout<<"Nama cout<<"Data cout<<"Data cout<<"Data Q=Q->LINK.

.

.

OUTPUT : .

Kesimpulan : Dengan penggunaan linked list maka tempat yang disediakan akan sesuai dengan banyaknya elemen yang mengisi stack. Keunggulannya dibandingkan array adalah penggunaan alokasi memori yang dinamis sehingga menghindari pemborosan memori. PERTEMUAN XIV .

Sequential Search Adalah suatu teknik pencarian data dalam array ( 1 dimensi ) yang akan menelusuri semua elemen-elemen array dari awal sampai akhir. Searching adalah pencarian data dengan menelusuri tempat pencarian data tersebut. Teknik-teknik Searching o Sequential Search o Binary Search o Interpolation Search o Quick Search 1. 2.SEARCHING • Definisi Pada suatu data seringkali dibutuhkan pembacaan kembali informasi (retrieval information) dengan cara searching. Binary Search Data yang ada harus diurutkan terlebih dahulu berdasarkan suatu urutan tertentu yang dijadikan kunci pencarian. Tempat pencarian data tersebut dapat berupa array dalam memori. Kemungkinan terburuk (worst case) adalah jika data yang dicari terletak di indeks array terakhir (elemen array terakhir) sehingga waktu yang dibutuhkan untuk pencarian data sangat lama (maksimal). . bias juga pada file pada external storage. Adalah teknik pencarian data dalam dengan cara membagi data menjadi dua bagian setiap kali terjadi proses pengurutan.Kemungkinan terbaik (best case) adalah jika data yang dicari terletak di indeks array terdepan (elemen array pertama) sehingga waktu yang dibutuhkan untuk pencarian data sangat sebentar (minimal). dimana data-data tidak perlu diurutkan terlebih dahulu.

Interpolation Search Teknik ini dilakukan pada data yang sudah terurut berdasarkan kunci Tertentu.32.i++) { if(x[i]==bil) { ketemu=true.34. maka proses pencarian dicari dengan posisi akhir adalah posisi tengah – 1.34. } . void main(void) { int x[10]={45. atau lebih besar? Jika lebih besar.23}.34. jumlah=0. jumlah++. SOURCE CODE : #include<iostream> using namespace std.jumlah. int i. Jika data sama. 3. } } if(ketemu) { cout<<"__jumlah data:"<<jumlah<<endl. Teknik searching ini dilakukan dengan perkiraan letak data.23. berarti ketemu. for(i=0. cout<<"Data yang di cari adalah : ". apakah sama atau lebih kecil.65.Prinsip pencarian biner adalah: • • • Data diambil dari posisi 1 sampai posisi akhir N Kemudian cari posisi data tengah dengan rumus (posisi awal + posisi akhir) / 2 Kemudian data yang dicari dibandingkan dengan data yang di tengah.12.i<10. } else { cout<<"Data yang dicari tidak ditemukan"<<endl. cout<<"bilangan ditemukan di elemen:"<<i<<endl.bil. cin>>bil. bool ketemu=false.76. maka proses pencarian dicari dengan posisi awal adalah posisi tengah + 1.Jika lebih kecil.

} OUTPUT : .

Tempat pencarian data tersebut dapat berupa array dalam memori.Kesimpulan : Jadi dengan searching bisa menelusuri tempat pencarian data. . bias juga pada file pada external storage.

Ade Rahmat Oleh : Nama NIM : Miftah Aris Setiawan : 2009140408 Semester : 3 B (pagi) FAKULTAS TEKNIK INFORMATIKA UNIVERSITAS PAMULANG 2010 .LAPORAN 2 PRAKTIKUM STRUKTUR DATA Asisten : 1. Ihsan Saiful 2. M.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Cancel anytime.