Anda di halaman 1dari 5

LAPORAN LENGKAP PRAKTIKUM FISIKA DASAR

Topik Percobaan: Air Track (Hukum Kekekalan Momentum)

Oleh :

Nama Anggota

- Siti Zakiyah - Ahmad Indra M. - Cecep Gunawan - Surya Efendy - Yohanes M.U. - Arius Virgo S.

DBD 109 005 DBD 109 017 DBD 109 022 DBD 109 061 DBD 109 066 DBD 109 080

Kelompok Praktikum ke Tanggal Praktikum Dosen Pembimbing Asisten Pembimbing

: : : : :

III (Tiga) 6 (Enam) 7 Mei 2010 Lendra, ST., MT. Sartono

UPT. LAB. DASAR DAN ANALITIK UNIVERSITAS PALANGKARAYA 2010

I. TOPIK PERCOBAAN Air Track (Hukum Kekekalan Momentum)

II. TUJUAN PERCOBAAN 1. 2. Memahami Hukum Kekekalan Momentum. Dapat membedakan tumbukan elastis dengan tumbukan tidak elastis.

III. ALAT DAN BAHAN 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. Rel udara Kereta Pegas tunbuk Timer Counter Beban Penghalang cahaya Velcro Gerbang cahaya

IV. LANDASAN TEORITIS DAN PROSEDUR PENGUKURAN A. Dasar Teori Jika tidak ada gaya luar yang bekerja pada benda-benda yang bertumbukan, maka jumlah momentum benda-benda sebelum tumbukan sama dengan jumlah momentum benda-benda setelah tumbukan. Ini adalah pernyataan hukum kekekalan momentum. Dalam fisika, momentum suatu benda didefinisikan sebagai hasil kali massa benda dengan kecepatan gerak benda tersebut. Secara matematis ditulis : p = mv p adalah lambang momentum, m adalah massa benda dan v adalah kecepatan benda. Dari persamaan di atas, tampak bahwa momentum (p) berbanding lurus dengan massa (m) dan kecepatan (v). Semakin besar massa sebuah benda, maka semakin besar juga momentum sebuah benda. Demikian juga, semakin besar kecepatan benda, maka momentum benda tersebut juga bertambah besar.

B. Prosedur Kegiatan Percobaan Tumbukan Lenting Sempurna 1. 2. 3. Menyusun alat seperti gambar dibawah ini. Mengatur agar Timer Counter pada fungsi COLLISION Meletakkan kereta di atas rel, dimana kereta A dalam keadaan diam diantara kedua gerbang cahaya dan kereta B berada di depan gerbang cahaya G1. 4. Mendorong kereta B sehingga bergerak dengan kecepatan vB yang besarnya dapat diukur melalui gerbang cahaya G1. 5. Menahan kedua kereta sehingga masing-masing kereta hanya satu kali melewati gerbang cahaya. 6. Mengamati waktu kereta melewati gerbang cahaya kemudian menekan tombol CHANGE OVER untuk merubah menjadi data kecepatan, dan mencatat hasilnya pada tabel pengamatan. 7. Mengulangi kegiatan percobaan dengan mengubah massa pada kereta A, kemudian mencatat hasilnya pada tabel pengamatan.

Percobaan Tumbukan Tidak Lenting Sempurna 1. Memasang Velcro pada kedua kereta dan penghalang cahaya hanya pada salah satu kereta. 2. 3. Meletakkan kereta A diantara kedua gerbang cahaya. Mendorong kereta B sehingga menumbuk kereta A (setelah tumbukan, kedua kereta akan bergerak bersama-sama). 4. Mengamati kecepatan kereta melewati gerbang cahaya sebelum dan sesudah tumbukan pada Timer Counter kemudian mencatat hasilnya pada tabel pengamatan. 5. Mengulangi langkah 2 sampai dengan langkah 4 dengan beban tambahan pada kereta A kemudian mencatat hasilnya pada tabel pengamatan.

V. DATA HASIL PENGUKURAN VI. ANALISIS DATA DAN JAWABAN TUGAS A. Analisis data B. Tugas 1. Dapatkah hasil percobaan yang diperoleh menunjukkan bahwa Hukum Kekekalan Momentum berlaku? Jawab:

2. Adakah pengaruh jarak terhadap Hukum Kekekalan Momentum? Jawab:

3. Apakah syarat-syarat yang harus dipenuhi sehingga Hukum Kekekalan Momentum berlaku? Jawab:

4. Berikan kesimpulan dari percobaan diatas. Jawab:

5. Faktor-faktor apakah yang dapat mempengaruhi berlakunya Hukum Kekekalan Momentum pada sebuah tumbukan? Jawab:

VII.

DISKUSI, KESIMPULAN, DAN SARAN A. Diskusi Beberapa kendala yang ditemui selama praktikum antara lain adalah: 1. Kondisi sekitar tempat pengamatan yang bisa mempengaruhi hasil pengamatan, seperti angin, dan lain sebagainya. B. Kesimpulan C. Saran

VIII. DAFTAR PUSTAKA Giancoli, Douglas C., 2001, Fisika Jilid I (terjemahan), Jakarta : Penerbit Erlangga Halliday dan Resnick, 1991, Fisika Jilid I, Terjemahan, Jakarta : Penerbit Erlangga Kanginan, Marthen, 2000, Fisika 2000, SMU kelas 1, Caturwulan 2, Jakarta : Penerbit Erlangga Tipler, P.A.,1998, Fisika untuk Sains dan Teknik-Jilid I (terjemahan), Jakarta : Penebit Erlangga Young, Hugh D. & Freedman, Roger A., 2002, Fisika Universitas (terjemahan), Jakarta : Penerbit Erlangga

VIII. LAMPIRAN - Laporan Sementara Praktikum Fisika Dasar