Anda di halaman 1dari 4

Bulletin motivasi Happ!

ness
Colour our world with happiness and wisdom!!!
Ilustrasi http://angelsdospeak.files.wordpress.com/2012/12/amazing-astronaut-in-moon-wallpaper-1280x1024.jpg

w = m. g Berat sama dengan massa dikali gravitasi. Rumus yang juga berlaku dalam kehidupan kita sehai-hari. Andai kata m adalah masalah yang kita hadapi. Berat masalah itu ditentukan oleh gravitasi pijakan kita. Kita tahu, gaya tarik bumi jauh lebih besar dari gaya tarik bulan. Bagaimana jika mulai saat ini kita menjadi astronot yang berpijak di atas bulan? Tapi tidak perlu ke bulan... kita kurangi saja gaya tarik bumi di hati kita. cukup beberapa kadar saja... wuih.. ringan sekali bukan?

We happily bring you


Training Motivasi Konseling & Terapi Psikologis Creative Drawing Kursus Menggambar English SpeaKing Club Kursus Bahasa Inggris Kursus Bahasa Jepang Mozart Learning Society Kursus Piano Toekang Noelis Club Kursus Menulis

Kisah tentang Prioritas Hidup*


Alkisah, di depan kelas perkuliahan, seorang Profesor, menunjukkan botol kaca berisi bebatuan kecil (batu-batu itu berukuran dua inchi). Ia bertanya pada mahasiswanya, Apakah menurut kalian botol ini penuh? Sebagian menjawab serentak, Ya, penuh kemudian sang Profesor mengeluarkan tas plastik berisi kerikil. Ia berupaya memasukan kerikil ke dalam botol dengan menggoyang-goyangkannya. Walhasil, kerikil berhasil berpindah memadati ronggarongga bebatuan sampai leher botol, Bagaimana sekarang, apakah botol ini penuh? tanya Sang Profesor. Ya, itu penuh, nyaris seluruh mahasiswa menjawab serentak. Setelah itu, sang Profesor lagi-lagi mengeluarkan tas plastik. Kali ini berisi pasir. Ia berusaha memasukan pasir tersebut ke dalam botol dengan kembali menggoyangkannya. Tak lama, pasir mengisi pori antara bebatuan kecil dan kerikil yang telah lebih dulu memadati botol. Profesor bertanya kembali, Apakah botol sekarang penuh? Mereka bersamaan merespon, Ya, Prof, botol itu penuh, Namun kali ini seseorang di antara mereka berkomentar, Apa yang Anda maksud dengan botol penuh itu, Prof? Dengan tatapan tajam, Sang Profesor menjawab, Baiklah ... botol itu kita umpamakan hidup Anda, bebatuan kecil itu adalah keluarga, isteri, suami, anak, orang tua, dan kesehatan Anda. Kerikil itu ibarat pekerjaan, karir, bisnis, mobil, dan harta Anda. Sedangkan pasir itu boleh jadi pesta, tamasya, liburan Anda bersama teman-teman, atau hal menyenangkan lainnya Profesor menutup penjelasannya dengan kembali bertanya, Bukankah tanpa pasir dan kerikil sekali pun, botol itu tetap Anda nyatakan penuh? Pikirkan Kembali Prioritas Anda! Apa jadinya jika Anda memenuhi botol itu dengan pasir terlebih dahulu? Tentu, tak ada ruang untuk kerikil dan bebatuan. Pun sama halnya hidup kita, jika urusan bisnis, pekerjaan menyita tujuh hari dalam sepekan, tak mustahil kita lupa bahkan abai terhadap hak isteri dan anak yang telah membuat hidup kita sempurna. So sahabat, mari kita jadikan keluarga kita prioritas hidup yang sebenarnya. Karena betapa pun keluargalah yang mampu memberi kita kebahagiaan hakiki.
*diadaptasi dari www.academictips.org

The best man is the most beneficent one among others


Holy Prophet

Bulletin Motivasi Happ!ness Editor-in-Chief D.R.Hamdanny Contributors N.S. Muhtarom, S.I.Kom R.U. Sundasewu, S.Pd. R. Kurmaniatafaul, S.Pd Main Office & Campus MotivAksi Hall Buah Batu Bandung, Jawa Barat Call/Text 081224598550 085722396950 Fb Naluri Institute Follow @NaluriInstitute Official website www.naluri-institute.com

SIRKUS DI MALAM ITU*


Kisah ini terjadi saat aku remaja. Ayahku dan aku berdiri di antrean untuk membeli karcis sirkus. Kami hanya terhalangi oleh satu keluarga yang mengantre di depan kami sebelum sampai di loket. Keluarga itu meninggalkan kesan yang mendalam di hatiku. Seorang bapak dan ibu dengan delapan anakanak, mungkin usia mereka di bawah 12 tahun. Saya tahu, mereka bukan orang kaya. Tampak dari pakaian mereka yang sangat sederhana tapi bersih. Anak-anak itu sangat sopan. Mereka berjajar dengan rapi. Saling berpegangan tangan, dua-dua, di belakang orang tua mereka. Dengan girang, mereka bercanda dengan badut dan antusias membaca poster demi poster yang menempel di papan loket. Rasaya mudah sekali menyayangi mereka, entahlah... aku begitu yakin mereka belum pernah menonton sirkus. Hari ini akan menjadi saat yang sangat berharga di masa kecil mereka. Sebagaimana anak-anaknya, Sang Bapak dan Ibu juga terlihat bahagia. Dengan mesra, Ibu memegang tangan suaminya. Jelas terdengar, ibu itu memuji, Bapak hebat, sehebat prajurit dalam baja. Si Bapak membalas pujian itu dengan senyuman. Indah sekali... Tak lama, penjaga loket menanyakan jumlah karcis yang hendak mereka beli. Bapak itu dengan bangga menjawab, Saya ingin membeli delapan tiket anak dan dua untuk dewasa, kami se-keluarga ingin sekali menonton sirkus malam ini. Penjaga itu memberi tahu harga yang harus dibayar. Tiba-tiba, Ibu itu melepas genggaman tangan suaminya, kepalanya merunduk. Tampak bibir Bapak itu gemetar. Ia kembali mendekati penjaga loket dan bertanya lagi sambil berbisik, Berapa tadi yang Anda katakan? Sekali lagi penjaga loket memberi tahu harga tiket seluruhnya. Jelaslah, uang mereka tidak cukup. Apa yang harus Bapak itu lakukan agar anak-anaknya mengerti, mereka tak memiliki cukup uang untuk membeli tiket masuk. Sungguh ironis. Melihat kejadian itu, ayahku memasukan tangannya ke dalam saku. Ia mengeluarkan uang dua lembar 100 ribu dan sengaja menjatuhkannya (jelas itu bukan karena kami kaya, kami hanya keluarga sederhana). Ayahku membungkuk, meraih uang tadi, lalu menepuk pundak Bapak itu, Maaf pak, ini terjatuh dari saku Anda. Bapak itu mengerti apa yang sebenarnya terjadi. Ia sama sekali tidak mengemis bantuan orang lain. Tapi ia menghargai pertolongan yang datang di tengah keputus asaan. Ia menatap ayahku, menggenggam tangan ayah dengan kedua tangannya, mengapitkan 200 ribu itu begitu lengket. Dengan bibir yang gemetar dan air matanya yang tampak membasahi pipi, Bapak itu berkata lirih, Bagiamana cara saya berterima kasih pada Anda, Pak. Kebaikan Anda sangat berarti untuk saya dan keluarga saya. Sungguh saya berterimakasih Ayahku dan aku kembali menuju mobil dan pulang ke rumah. Kami tidak jadi melihat pertunjukan sirkus malam itu. Meski begitu, Aku dan Ayah senang karena melakukannya demi kebaikan. Aku benar-benar senang.
*diadaptasi dari www.motivateus.com Sumber ilustrasi www.gallery.colloringcrew.com

Rahasia Kebahagiaan
Kisah sirkus itu mengajari kita bahwa kesempatan berbuat baik selalu ada di hadapan kita. Kapan pun, dimana pun. Namun kesempatan itu hanya tampak jika hati kita peka.. Kebaikan yang kita semai pada akhirnya akan berbuah kebaikan juga. Mungkin Anda mengira, Sepasang orang tua dan delapan anaknya yang diuntungkan dalam kisah itu. Namun, jika kepuasan hati menjadi ukuran. Sang Ayah dan puterinyalah yang paling beruntung. Mereka dianugerahi Tuhan hati malaikat. Keberadaan mereka menjadi anugerah untuk sesama. Bukankah penyambung kasih Tuhan itu, peran paling mulia di atas muka bumi ini?
Page 2

Visit us on YouTube Samadja Channel Follow us @samadja.dlc Creative Drawing Club


Di sini teman-teman dapat belajar menuangkan ide ke dalam gambar. Dengan keterampilan menggambar, teman-teman akan lebih kreatif dan percaya diri. Proses belajar difasilitasi oleh kartunis berbakat. Dijamin asyik dan bikin kamu ketagihan....! 8 x pertemuan Investasi 800 rb rupiah 12 siswa/batch max.

Ganbatte Learning Club


O hayoo gozaimas(u) Teman-teman mau fasih berbahasa Jepang? Belajar bahasa Jepang dalam komunitas pasti seru... Nobar, resensi manga, sampai ngobrol bareng native speaker. Dijamin happy pokoknya ikimashou!!! 12 x pertemuan Investasi 990 rb rupiah 1 kelas untuk 20 siswa

June II 2013 Volume 1, Issue 2 Naluri Institute

0857 223 96950

NALURI INSTUTE
We invite you to join us Self Development class Public speaking class Hypnotheraphy class Thinking skill class Stress mngement class Effective Learning class

What Do You Think, When You See This...


Falling apple-intogrativity, let me name it small thing into great idea... So, dont miss little thing around you! All because we need always great idea Send us your description in your own words to
samdja.english@gmail.com
Source: www.andrewmatthews.com

Training Package +++ Training kits, handbook, interactivity media, music entertainment, food and beverage. Fee IDR 5oo rb /person Our Trainers Daniel Rusyad, S.I.Kom Nur. S. Muhtarom, S.I.Kom Rama U Sundasewu, S.Pd R. Kurmaniattafaul, S.Pd On Saturdays 09.00 14.00 WIB MotivAksi Hall Buah Batu Early registration 5o rb Off Call/text 085722396950 www.naluri-institute.com fb naluri institute follow @NaluriInstitute

Self Fulfilling Prophecy


Pernahkan teman-teman merasa yakin akan berhasil melakukan sesuatu. Pada akhirnya, temanteman benar-benar berhasil. Atau sebaliknya, teman-teman yakin tak akan lulus. Hasilnya pun sesuai dengan prediksi, yaitu kegagalan. Hal itu dinamai self fulfilling prophecy, yaitu nubuat yang terjadi dengan sendirinya. Otak kita memiliki mekanisme patterning atau pemolaan. Pola yang dihasilkan akan menjadi drive (pengendali) perilaku kita. Jika teman-teman ragu, cobalah sekali-kali bereksperimen. Saat terbangun di pagi hari, yakinilah bahwa di hari itu setiap orang akan ramah pada kita. Mulailah dengan tersenyum dan menyapa setiap orang yang kita temui. Lakukanlah terus menerus dengan keyakinan tadi. Teman-teman akan rasakan sensasinya: Setiap orang menatap kita dengan senyuman.

The best idea will be displayed

English Joke: Why you drink so much? Because Im so hot Lol : )

Toekang Noelis Club

Ayo Bergabung dengan Komunitas Postitif Penuh Talenta!


A. English Motivation Learning Club
Caranya

B. Creative Drawing Club

C. Japanese Ganbatte Learning Club

D. Toekang Noelis Writing Club


Contoh:

Fb samadja dlc Follow @samadja.dlc Visit Samadja Channel On YouTube

To/Kepada samadja.dlc@gmail.com Kirimkan emailmu dengan Subjek Reg (spasi) Kode club (A/B/C/D) Caption describing picture or graphic. Subject Reg B Kirim ke samadja.dlc@gmail.com Tulis Sandy Lee 14 thn 081221517346 Format email: nama lengkap (spasi) usia (spasi) no handphone. Kami akan membalas email teman-teman dengan formulir registrasi Berisi pilihan paket dan jadwal yang diinginkan. Sampai bertemu ya! Jika kurang jelas, jangan ragu hubungi 085722396950 oke... Kami akan membalas email teman-teman maksimal 2 x 24 jam setelah email teman-teman kami terima.

Page 3

June II 2013 Volume 1, Issue 2 Naluri Institute

0857 223 96950

KETIKA BELAJAR DAN RITME OTAK HARMONI?

Model Triun McClean Brain Based Learning Series Bagian otak manusia dengan potensi dan fungsi uniknya 1. Otak Besar (Neocorteks) Bahasa, Kreativitas, problem solving, dsb 2. Otak Tengah (Lymbic System) Interaksi sosial, memori jangka panjang, emosi, dsb.

www.teachibility.com

3. Otak Kecil (Reptilian cortex) Reaksi dan Naluri Mekanisme defensif, dsb Anda bisa dapatkan uraian dan metode efektif optimalisasi potensi otak manusia hanya di...

Memahami cara kerja otak saat belajar, sangat penting bagi setiap guru. Berbekal pemahaman itu, guru dapat memudahkan proses anak memahami bahan ajar, sekaligus menciptakan suasana belajar yang menyenangkan. sebagaimana prinsip parsimoni pada ilmu pengetahuan, tugas guru adalah menyederhanakan materi yang paling rumit sekali pun.

Hadirilah!
Bagaimana Otak Kita Bekerja? (bagian 2 dari 5) Saat Anda merasakan jatuh cinta, bagian otak yang berperan dominan adalah amygdala. Berbentuk mirip kacang almon, terletak di tengah otak, amygdala berurusan dengan emosi dan perasaan manusia. Penelitian oleh Candace Pert, Farmakolog Universitas John Hopkins menunjukkan, emosi dan proses berpikir saling berkaitan dalam molekul emosi. Bahwa di atas permukaan sel di seluruh tubuh kita, terdapat reseptor yang merespon molekul-molekul seperti peptida dan neurotransmitter. Interaksi antar molekul inilah yang menciptakan pengalaman emosional. Konon dengan mensinergiskan pengalaman emosional dengan proses pembelajaran, hasilnya akan sangat positif. Secara sederhana, mungkin Anda masih ingat saat-saat Anda pacaran dengan suami atau isteri Anda? Jika belum menikah, mungkin Anda ingat dengan lauk apa, tadi pagi Anda sarapan? Tentu Anda ingat bukan? Menjawab pertanyaan itu lebih mudah daripada tentang rumus diferensial yang Anda pelajari sejam yang lalu. Di saat Anda terkesan secara emosional, mekanisme otak kita, di komando pengaruh amygdala, memproduksi hormon dopamin secara melimpah. Dopamin melepaskan unsur acetycholine (sejenis neurotransmitter) yang merangsang hippocampus. Kondisi ini tampak jelas dalam peningkatan daya pikir, kekuatan memori, kemampuan verbal, kreativitas memecahkan masalah, hingga kehangatan interaksi sosial.
Page 4 June II 2013 Volume 1, Issue 1 Naluri Institute

Seminar dan Pelatihan Breakthrough Teaching Method dengan Pendekatan BBL (Brain Based Learning) Trainer Utama Dr. Antar Venus, M.A.Comm.
Intl. Certified Hypnotheraphist

Macquarie University, Australia Pakar Komunkasi UNPAD

Sangat disarankan untuk dosen, guru, tenaga pendidik dan pengembangan SDM 29-30 Juni 2013 @ Aula Naluri Institute MotivAksi Hall Buah Batu naluri.institute@gmail.com 0857 223 96950 Investasi 750.000 non pelajar/mahasiswa 500.000 pelajar/ mahasiswa www.naluri-institute.com

0857 223 96950