Judul Karya Seni Ukuran Dimensi Media Tahun Pembuatan Nama Seniman

: Goro- goro : 150 x 200 cm : Cat Minyak di Atas Kanvas : 2013 : Tribakdo

goro Ulasan : Karya seni yang berjudul “Goro-Goro” merupakan karya seni lukis yang dituangkan dalam media kanvas dengan menggunakan cat minyak. Motif kotak-kotak berwana hitam putih. Pengaruh kontekstual dari leluhur-leluhur pada masa lampau. namun karena dia tidak bisa memiliki maka ia mengutuk perempuan tersebut menjadi candi agar orang lain pun tidak bisa memilikinya. Unsur-unsur budaya Indonesia terlihat kental pada penggambaran wayang orang wanita yang merupakan suatu bagian dari unsur kebudayaan masyarakat jawa. Pemilihan warna yang ringan dan adanya unsur langit dan tanah memperkuat sisi tradisional yang ditampilkan oleh sang seniman. menginspirasi pembuatan lukisan ini. . Terlihat jelas bahwa dari visualisasi yang dibawakan oleh sang seniman. Pola ukiran-ukiran pada lukisan tersebut mengikuti pakem pola ukiran-ukiran pada tembok candi-candi di Indonesia. seorang pria rela membuat candi semalaman seperti yang dilakukan Bandung Bondowoso .Judul Karya Seni : Goro. lukisan ini tergolong dalam karya seni tradisional. sangat identik dengan budaya masyarakat hindu di Bali yang menggunakan motif kain tersebut pada acara-acara suci keagamaan. Penafsiran tersebut terlihat pada ukiran dinding candi yang bermotif wanita. Disini Tribakdo menggambarkan sisi kehidupan tradisional romantika. Karya seni tradisi seperti pada lukisan yang di lukis oleh Tribakdo hidup di lingkungan masyarakat yang masih kuat memegang norma atau adat istiadat yang diwariskan para leluhurnya. seperti cerita Roro Jograng karena seorang wanita. Budaya tradisional di Indonesia mempunyai hubungan erat pada kepercayaan atau keagamaan yang dianut oleh masyarakat luas.

Judul Karya Seni Ukuran Dimensi Media Tahun Pembuatan Nama Seniman : Rindu Dendam : 95 x 160 x 72 cm : Steel : 2012 : I Wayan Sujana Suklu .

namun mengutamakan filosofi yang terdapat pada karya seni tersebut. Sesuai dengan ciri-ciri karya seni modern . Kawat besi yang melilit tak beraturan dan rumit menggambarkan keadaan emosional manusia yang sangat rumit dan tertusuk sangat dalam diwakilkan oleh besi yang membentang masuk kedalam lilitan kawat besi yang rumit. I Wayan Sujana Suklu menampilkan kreativitas yang tidak terbatas dan kebebasan dalam berekspresi untuk mengungkapkan perasaan individu kita. . Karya seni “Rindu Dendam” menggambarkan rasionalitas yang dikemas secara orisinil mengenai keadaan perasaan manusia yang bersifat individual. I Wayan Sujana tidak mengedepankan estetika bentuk . Mengapa karya seni “Rindu Dendam” ini tergolong karya seni modern karena sifatnya yang universal dan sangat ekspresif serta unik. Sang seniman membuat jangkaun visualisasi yang tidak terbatas dan universal. karya seni yang dibuat I Wayan pada media besi tersebut terlihat minimalis.Judul Karya Seni : Rindu Dendam Ulasan : I Wayan Sujana Suklu mengangkat konsep seni modern pada karya seninya yang berjudul “Rindu Dendam”.