Anda di halaman 1dari 6

Soal-soal Kardiovaskular dr. Pandu Indra Bangsawan 1. Pada saat terjadi miokard iskemik kecuali : a.

Morfin digunakan untuk mengatasi nyeri b. Aspirin 300 mg dikunyah-kunyah untuk mengatasi trombosis c. Pemberian captopril untuk mengatasi efek simpatis d. Co enzym Q10 diberikan untuk mengatasi penurunan kadar ATP e. Pemberian nitrat sebagai pilihan pertama mengatasi kasus ini 2. Atenolol dapat diberikan kecuali : a. Pada pencegahan angina pektoris b. Mengurangi cardiac output c. Ventrikel fibrilasi d. Bersamaan dengan Verapamil e. Pada gagal jantung ( dry heart failure ) 3. Mekanisme kerja nitrat : a. Bekerja pada cAMP b. Dapat diberikan peroral pada kasus AMI c. Aman diberikan bersamaan dengan sildenafil sitrat d. Memiliki efek peningkatan oxygen consumption e. Meningkatkan protein kinase G 4. Syarat pemberian heparin : a. Infark lebih dari 6-12 jam b. Dapat diberikan pada kasus Miokard infark dengan strok hemoragia c. CT BT normal d. Fibrinogen dibawah 200.000 e. Kasus yang tidak respon dengan antiplatelet 5. Clopidogrel : a. Dapat diberikan dengan obat yang bekerja pada CYP2C19 inhibitor b. Dapat dikombinasi dengan warfarin c. Dapat diberikan bersamaan dengan aspirin selama 2 tahun d. Menghambat pada reseptor GPIIbIIIa reseptor e. Menyebabkan perlepasan katup jantung buatan bila diberikan bersamaan dengan simvastatin 6. Simvastatin 10 mg kecuali : a. Diberikan untuk menurunkan resiko PJK b. Harus diperiksa tes faal hati sebelum pemberian obat ini c. Mencegah terjadinya foam cell ataupun fatty streak d. Merupakan golongan Statin yang menghambat HMG Co A reduktase e. Dapat diberikan bersamaan dengan fenofibrate

Efek samping flushing d. Pemberian diltiazem kecuali : a. Menurunkan preload dengan secara tidak langsung berfek pada RAA system 12. Aspirin pada dosis 80-300 mg a. Dapat menekan efek simpatis c. Menyebabkan CT BT memendek e. Meningkatkan resiko angina pektoris 11. Semua benar 13. Hati-hati pada kasus bradikardia b.000 8. Nifedipin d. Menyebabkan terjadinya syok kardiogenik e. Efek samping sakit kepala c. Verapamil b. Termasuk Calcium Channel Antagonist d. Menurunkan afterload c. Dapat dikombinasi dengan Nattokinase bila fibrinogen diatas 400. Dapat terjadi penurunan cardiac output mendadak c. Diltiazem 9. Terjadi toksisitas b.7. Carvedilol c. Menghambat MLCK e. Dipiridamol e. Menyebabkan arteriodilatasi d. Mekanisme kerja nitrat kecuali : a. Angina pektoris yang tidak respon dengan nitrat : a. Langsung disarankan By pass e. Menghambat TXA2 dan COX 1 b. Pilihan antihipertensi pada kasus yang bersamaan dengan angina pektoris : a. Secara otomatis menurunkan Cardiac output 10. Naikkan dosis diltiazem d. Nitrat : a. Dapat menekan heart rate e. Meningkatkan capasitance vessel b. Menyebabkan terjadinya tinitus dan Reye disease d. Diberikan dengan cara sublingual b. Nitrat tidak boleh diberikan bersamaan dengan fosfodiesterase inhibitor cGMP menjadi 5-cGMP : a. Naikkan dosis aspirin c. Membuka vena-vena kolateral e. Dapat diberikan bersamaan dengan warfarin c. Perbaiki faktor resiko terlebih dahulu . Naikkan dosis nitrat b. Dapat terjadi vasodilatasi hebat d.

Efek samping photosensitive b. Amiodaron kecuali : a. Menurunkan preload d. Photosensitive c. Hipertiroid e. Dapat diberikan pada kasus henti jantung dengan asistole d. Dapat digunakan pada atrial dan ventrikel fibrilasi 17. Torsades de pointes a. MgSO4 sebagai pilihan utama b. Menurunkan cardiac output c. Color Blind 18. DC shock pada asistol b. Cara mengurangi konsumsi oksigen pada miokard infark : a. Cilostazol kecuali : a. Brand name Pletaal d. Tatalaksana henti jantung kecuali : a. Diberikan amiodaron 150-300 mg pada Ventrikel Fibrilasi c. SA pada asistol e. Efek samping mual muntah c. Digoxin sebagai pilihan utama c. Digunakan pada kasus asitol c. Discoloration of skin b. Verapamil sebagai pilihan utama 20. Meningkatkan capasitance vessel e. Dapat diberikan bersamaan dengan adrenalin e. Menghambat pompa kalium c. Menurunkan heart rate b. Atropin kecuali : a. Diberikan adrenalin d. Fibrosis paru d. Merupakan parasimpatolitik b. RJP . Diberikan pada kasus bradikardia d. Atenolol sebagai pilihan utama e. Atropin sebagai pilihan utama d. Semua benar 16. Efek samping Amiodaron kecuali : a. Merupakan salah satu second line antiplatelet pada angina pektoris 15.14. Dapat diberikan pada kasus torsades de pointes 19. Memiliki efek vasodilatasi perifer b. Dikombinasi dengan prostigmin sebagai reverse pada pasien recovery operasi e. Merupakan salah satu pilihan pada kasus neuritis perifer e.

Digoxin : a. Digoxin : a. Buta warna yang ireversible 23. Digoxin dan teofilin : a. Memiliki efek terhadap M3 reseptor b. Merupakan pilihan pada ventrikel fibrilasi d. Perlu dipantau kadarnya dalam darah c. Menekan tonus nervus Vagus c. Meningkatkan terjadinya depolarisasi yang tidak teratur d. Teofilin menyebabkan terjadinya fosforilasi calcium channel akibat meningkatnya kadar Protein Kinase A d. Dapat terjadi ventrikel fibrilasi pada dosis toksik e. Memfosforilasi calcium channel c. Memiliki efek terhadap simpatis c. Adrenalin. Menyebabkan terjadinya kelebihan satu muatan Natrium c. Semua benar 24. Dapat menyebabkan terjadinya kematian pada dosis toksik b. B. Efek samping sesak e. Dapat terjadi toksisitas bila diberikan bersamaan Force diuretic e. teofilin. Diberikan bila Ejection Fraction diatas 80 % d. Bekerja pada Na K Atp Ase dan fosfodiesterase inhibitor e. dan C benar . Dapat menyebabkan atrial fibrilasi pada dosis toksik e. Dapat dipantau kadar dalam plasma lewat urin output 25. Efek samping mual muntah pada dosis terapi e. Semua benar 26. Digoxin : a. Digoxin : a. Meningkatkan Calcium ekstrasel c.21. Semua benar 22. Menghambat pompa Na-Ca atp ase d. Menekan tonus nervus IX d. Dapat menyebabkan ventrikel fibrilasi pada dosis toksik b. Meningkatkan kadar natrium intrasel b. A. digoksin : a. Drug of choice pada atrial fibrilasi b. Semua salah e. Memaksa cadangan calcium untuk keluar dari pompa Na-Ca channel d. Diberikan bila tidak respon dengan ACE + Furosemid pada heart failure c. Merupakan obat pilihan pada kasus gagal jantung ( first line ) b. Digoxin : a. Meningkatkan Natrium ekstrasel b. Semua benar 27.

Merupakan obat pilihan pada syok anafilaktik b. Menurunkan cardiac output d. Selektif pada otot polos jantung b. Lebih kuat dari diltiazem untuk hambatan heart rate . Aman untuk asma bronchiale b.28. Dapat bekerja juga pada reseptor beta 2 e. Adrenalin : a. Aman untuk dry heart failure c. Menurunkan heart rate c. Semua benar 29. Dapat diberikan pada semua kasus henti jantung c. Verapamil kecuali : a. Dapat dikombinasi dengan atenolol d. Bisoprolol kecuali : a. Pada dosis kecil dapat menduduki reseptor beta 1 d. Menurunkan afterload 30. Menurunkan heart rate e. Merupakan Class IV pada kriteria Vaughan William e.

E 6. E 12. C . E 15. A 20. C 17. E 8. E 4. A 21. E 27. E 19. E 28. E 16. A 23. D 22. A 30. C 5. E 29. C 11. B 25. D 3. C 2. B 24. E 9. E 13. E 18. B 10.Jawaban : 1. E 14. E 7. E 26.