Anda di halaman 1dari 73

1. PERUBAHAN FISIK DAN PSIKOLOGIS SELAMA KEHAMILAN 1.

1 SISTEM REPRODUKSI Menurut Diane Fraser dan Margaret Cooper perubahan fisik pada ibu hamil adalah sebagai berikut: a. Badan Uterus Setelah konsepsi, uterus berkembang untuk memberikan li ngkungan yang nutritive dan protektif tempat janin akan tumbuh dan berkembang.1 b. Desidua Setelah tertanamnya blastosit terjadi penebalan dan peningkatan vasku laritas lapisan uterus atau desidua. Desidualisasi yang dipengaruhi oleh progest erone dan estradiol, yang paling nyata terjadi dalam fundus dan badan uterus bag ian ataas (tempat biasanya terjadi implantasi) (Coad & Dunstall 2001).1 Desidua sekarang diyakini dapat mempertahankan fungsi laten uterus selama kehamilan; per salinan spontan dianggap terjadi akibat aktivasi desidua yang menyebabkan terjad inya pelepasan prostaglandin setelah penghentian hormon plasental. Desidua dan t rofoblas juga memproduksi relaksin yang tampaknya menyebabkan relaksasi peningka tan miometrium dan berperan dalam maturitas serviks dan ketuban pecah (Norwitz e t al 2001).1 c. Miometrium Di awal kehamilan, pertumbuhan uterus terjadi akibat hyperplasia (peningkatan jumlah akibat pembelahan) dan hipertrofi (peningkatan u kuran) sel miometrium di bawah pengaruh estrogen. Sejalan dengan bertambahnya us ia gestasi, hyperplasia menjadi kurang penting dan hipertrofi menyebabkan terjad inya sebagian besar pertumbuhan uterus. Pada setengah kehamilan terakhir, uterus meluas secara mekanis karena distensi sel otot oleh janin yang sedang berkemban g dan plasenta (Cunningham et al 1997, hlm 191).1 Selama beberapa bulan pertama kehamilan, dinding uterus menjadi jauh lebih tebal dan lebih lunak, tumbuh dari 1 cm hingga 2,5 cm dalam 4 bulan. Kemudian, sejalan dengan bertambahnya usia ges tasi, dinding uterus menjadi kantong muscular dengan dinding yang lunak, mudah m elekuk dengan ketebalan 0,5 – 1 cm atau kurang, menyebabkan palpasi janin relative mudah untuk dilakukan (Cunningham et al 1997).1

Lapisan otot, lapisan longitudinal serat otot bagian luar berbentuk tipis. Terdi ri ats jaringan ikatan otot polos. Jaringan ini memanjang secara longitudinal da ri bagian depan ismus secara anterior di atas fundus dan masuk ke dalam kubah va gina secara posterior dan meanjang menjadi ligament yang melingkar dan tranversa l.1 Lapisan tengah yang lebih tebal tersiri atas serat miometrium spiral yang sa ling berpautan yang diperforasi di semua arah oleh pembuluh darah. Setiap sel da lam lapisan ini memiliki kurva ganda sehingga jalinan setiap sel hamper berbentu k jalinan deapan sel. Akibat hal ini, kontraksi sel tersebut setelah kelahiran m nyebabkan konstriksi pembuluh darah. (Bennet & Cowan 2001).1 Lapisan sirkular ba gian dalam diatur secara konsentris aksis longitudinal uterus, dan pembentukan b erkas bersifat menyebar. Lapisan ini memberntuk sfingter di sekitar lubang uteri ne dan di sekitar os serviks internal ( Cunningham et al 1997). Miometrium bersi fat kontraktil dan elastic untuk mengakomodasi janin yang sedang berkembang dan memungkinkan terjadinya involusi setelah kelahiran. Lapisan tipis jaringan ikat yang terdiri atas kolagen, serat elasstis, fibroblast, dan sel mast memisahkan b erkas-berkas yang saling bertautan atas 10-50 sel otot polos yang sebagian salin g tumpah tindih.jaringan ikat kolagen menopang serat otot dan merupakan jaringan tranmisi tekanan yang dibentuk oleh konstraksi otot polos. Di sekitar berkas se l otot polos terdapat pembuluh darah dan limfatik serta sel saraf. Sel otot polo s miometrium bertambah panjang selama kehamilan sebanyak 15-20 kali panjang sebe lum hamil, atau dari 0,005 – 0,6 mm (Liewellyn-Jones 1999).1 d. Perimetrium Perime trium adalah lapisan tipis peritoneum yang melindungi uterus. Lapisan ini merupa kan dasar yang relative tidak elastic, tempat miometrium mengeluarkan tekanan da lam rangka meningkatkan tekanan intrauterus. Perimetrium tidak menutupi uterus s ecara keseluruhan, lapisan ini membelok di atas kandung kemih secara anterior hi ngga membentuk kantong uroservikal dan diatas rectum secara posterior hingga mem bentuk kantong douglas. Lipatan ganda perimtrium (ligament lebar) menggantung da ri tuba uterine dan memanjang sampai ke dinding lateral dengan meningkatnya teka nan pada lapisan ini saat uterus membesar dan menonjol keluar dari pelvis. Lipat an anterior dan posterior terbuka sehingga tidak lagi berdekatan dan dapat menga komodasi pembesaran uterus, arteri dan vena ovarium

(Cunningham et al 1997). Ligamen gilik (terdapat dalam lipatan perimetrium yang menggantung) menjadi penopang anterior bagi uterus yang sedang membesar dan meng alami hipertrofi dan peregangan yang luar biasa selama kehamilan, yang dapat men yebabkan perasaan tidak nyaman atau tegang (Beischer et al 1997).1 e. Suplai Dar ah Suplai darah ke organ reproduksi meningkat segera setelah konsepsi karena pen ingkatan kadar hormon – hormon steroid seksual. Vaskularisasi tersebut memberikan suplai darah yang banyak pada perkembangan janin.2 Akibat peningkatan curah jant ung, aliran darah uterus meningkat secara progesif hamper sepuluh kali lipat dar i sekitar 50 ml/menit pada usia gestasi 10 minggu mencapai maksimal 450 – 700 ml/ menit pada kehamilan cukup bulan. 80% darah tersebut di perfusikan ke miometrium (Steinfeld & Wax 2001). Arteri uterine berada di sepanjang dinding lateral uter us dan tersiri atas 9 – 14 percabangan, yang masing-masing mempenetrasi 1/3 miomet rium bagian luar. Pada tingakt ini, arteri uterine beranastomosis dengan arteri ovarium. Jaringan arteri yang terbentuk berpenetrasi ke dalam lapisan dasar endo metrium menjadi arteri spiral yang menyuplai ke desidua (Johnson & Everitt 2000) . Pada usia gestasi kira-kira 26 minggu, arteri spiral berubah bentuk menjadi ar teri uteroplasenta yang menurunkan tahanan dan meningkatkan aliran darah materna l ke dalam lacuna dan runga intervilus (Reiss 2001). Perjalanan darah melalui ar teri yang semakin luas dan berbelit-belit menyebabkan uterus menggelembung, yang dapat didengae dengan soniacid. Namun demikian, sejalan dengan pertumbuhan dan peregangan uterus, diameter arteri spiral uterus semakin membesar dan tidak berb elit-belit lagi agar dapat bertambah panjang jika diperlukan, dan agar dapat men gakomodasi aliran darah uteroplasma yang meningkat.1 f. Serviks Segera setelah p eriode tidak terjadinya menstruasi pertama, serviks menjadi lebih lunak akibat m eningkatanya suplai darah (tanda Goodell’s). Kanalis servikalis dipenuhi oleh muku s yang kental disebut operkulum. Selama kehamilan operkukum menghambat masuknya bakteri ke jalam uterus, yang mengalir selama persalinan yang disebut bloody sho w, yang menandakan bahwa kanalis terbuka untuk lewatnya bayi.2

Uterus Perubahan yang amat jelas adalah perbesaran uterus untuk menyimpan bayi yang sedang tumbuh. Walaupun ovum mengimplanta si di luar uterus. Sebelum masa kehamilan teraba seperti ujung hidung. darah dan syaraf. plasenta dan sekitar 1L air ketuba n. spada awal kehamilan te raba seperti ujung daun telinga.2 g. Kehamilan menyebabkan mudahnya t eraba.Serviks nulipara terlihat bulat dan halus serta menonjol ke vagina. kantung muskular yang mengandung janin. Uterus tumbuh darikecil organ yang hampir padat berdinding t ebal. Pada usia gestasi 10 minggu. Selama masa kehamilan konsistensi serviks beru bah.2 Uterus dalam keadaan tidak h amil teraba seperti buah pear hijau yang halus. Proses kelah iran meregangkan serviks dan hampir selalu menyebabkan laserasi serviks. sehingga pada minggu ke -8 pemeriksaan dapat dirasakan dengan palpasi. uterus tetap tertahan di tempatnya oleh ligamen uterosac ralis.1 Sedangkan menurut Diane F raser dan Margaret Cooper . sebgai kehamilan ektopik. dan pada keadaan term teraba seperti bibir. uterus berukuran kira-kira sebesar buah jeruk (Loderwick et al 1999). menghubungkan uterus ke os sacralis dan ligamen round yang memanjang dari uterus melewati kanalis linguinalis ke labia mayora.2 Pertumbuhan jaringan u terus pada awa masa kehamilan disebabkan estrogen yang merangsang serabut otot d an bukan karena pertumbuhan embrio dalam rongga usus. Setelah nya. bentuk serviks menjadi oval. uterus tetap mengalami perbesaran k ir-kira seukuran kehamilan bulan ke-4 intaruterin. Beratnya meninglat 200 kali. yaitu1 . dan kapasitasnya meningkat 500 kali. bentuk korpus dan fundus menjadi lebih globular sebagai antisipasi terhadap pertumbuhan fetal dan juga untuk mengakomodasi peningkatan jumlah caira n dan jaringan plasenta.2 Tetapi sejalan dengan perkembanga n kehamilan.1 Selaras dengan membesarnya uteus ka rena pertumbuhan janin. In ilah yang disebut tanda Hegar’s pada kehamilan. perubahan pada uterus dibaagi menurut usia. Peningkatan ukuran yang disebabkan pertumbuhan serabut-serabut otot dan jaringan yang berhu bungan termasuk jaringan fibroelastik.

Sejak usia gestasi ini hingga cukup bulan. Verralls 1993) . Ismus dan serviks berkembang menjadi segmen baw ah uterus yang lebih tipis dan terdiri atas otot dan pembuluh darah yang lebih s edikit daripada korpus. Segmen atas globular terletak pad batang memanjang yang berasal dari ismus. Usia kehamil an 38 minggu . Uterus biasanya condonga dan berotasi ke k anan sehingga tepi kiri uterus berada pada posisi anterior (dekstrorotasi). Kare na uterus terus membesar di dalam abdomen. tuba uterine secara progesif menajdi lebih vertical. Uterus tidak lagi teranteversi dan antefleksi serta menonjol ke luar dari pelvis dan menjadi tegak lurus. Fundus dapat dipalpasi pada abdomen di atas sim fisis pubis (Miller & Hanretty 1997). yang menyebabkan terjadinya peningkatan tekanan pada ligament le bar dan ligamentum gilig (Cunningham et al 1997). Usia Kehamilan 20 minggu Pada usia kehamilan 20 minggu. tetapi masih bias di definisikann sebagai ba gian yang tedapat di antara garis pelengkap kantong uteroservikal peritoneum sec ara superior dan os internal secara inferior. uterus berukuran kira-ki ra seperti buah jeruk besar. bentuk uterus menjadi lebih silindris atau ovoid dan fundusn ya berbentuk kubah yang lebih tebal dan lebih bulat (Llewellyn-Jones 1999). yang akan bertambah lunak dan bertambah panjang 3 x lipat dari 7 mm menjadi 25 mm abtara minggu ke 12 dan 36 (Lowdermilk et al 1999. dan merupakan tempat insisi pada sebagian seksip sesaria (Campbell & Less 2000).Usia kehamilan 12 minggu Pada usia kehamilan 12 minggu. Usia kehamilan 30 minggu Segme n bawah uterus masih belum lengkap. fundus uterus dapat dipalpasi sejajar dengan umbilicus. janin sudah cukup besa r untuk menekan ismus. Pada usia gestasi 30 minggu fundus dapat dipalpasi di bagian tengan antara umbilicus dan sifisternum. Usia Kehamilan 16 minggu Pada usia kehamilan 16 minggu. mennyebabkannya tidak berlipat sehingga bentuk uterus men jadi lebih bulat (Coustan 1995). kemu ngkinan disebabkan oleh adanya kolon rektosigmoid pada sisi kiri pelvis (Cunning ham et al 1997).

Sekresi vagina m erupakan media yang menyuburkan basilus Doderlein’s. yang jika terjadi bersamaan den gan pembukaan serviks dan pelunakan jaringan dasar pelviks. yang mngurangi tekanan pad ba gian atas abdomen. kronologi perubahan payudara dijelaskan dala m table berikut:1 3 – 4 minggu Sensasi gatal dan kesemutan karena peningkatan supl ai darah terutama di sekitar putting susu . Vagina Sampai minggu ke -8. corak yang berwarna keunguan yang dapat terlihat ileh pemeriksa. Ha l ini menyebabkan janin semakin turun dan masuk ke dalam pelvis. engagement jarang terjadi sebelum persali nan. areola tumbuh lebih gelap dan kelenjar – kelenjar Montgome ry menonjol keluar. patogen yang tumbuh dalam media alkali.2 Sistem integumen a. Hal ini mengakib atkan tinggi fundus yang disebut dengan lightning. Frekuansi dan kekuata n konstraksi otot atas semakin meningkat. h.2 Menurut myles. pada sebagian besar wanita multipara. dan terkadang meningkatkan rabas vegina.Pada usia kehamilan 30 minggu uterus sejajar dengan sifisternum. Namun demikian. dan pada awal kehamilan keluar caira jernih. kolostrum. yang secra bertahap mengalami pembesaran karen p ertumbuhan jaringan alveolar dan suplai darah. yang dapat meny ebabkan konstipasi. meningkatnya vaskularisasi pada vagina menye babkan tanda kehamilan yang disebut tanda Chadwick’s. akan menyebabkan pre sentasi janin memulai penurunannya ke dalam pelvis bagian atas. Puting susu menjadi lebih menonjo l dan keras. dikenal dengan istilah “putih” atau leukorrhea. tekanan meningkatkan tekanan di dalam pelvis. oelh karena itu segmen bawah uterus be rkembang lebih cepat dan meregang secara radial. Basilus ini merupakan garis p ertahanan terhadap Candida albicans. Payudara Salah saru penanda wanita hamil adalah rasa sem utan nyeri tekan pada payudara.2 1. Tuba uterine ta mpak agak terdorong ke dalam di atas bagian tengah uterus. Sekresi sel-sel vagina meningkat secara ber arti sebagai respon terhadap stimulasi hormonal. sering berkemih. Sekresi tersebut berwarna putih dan bersifat asam. Area berpig men di sekitar putting.

b. Are a berpigmen di sekitar putting (terutama areola) menjadi gelap dan membesar dan menjadi lebih erektil 16 minggu Kolostrum dapat keluar. Areola sekitar puting membesar dan warnanya menjadi lebih g elap.6 – 8 minggu Peningkatan ukuran. nyeri. Areola sekunder terbentuk dengan perluasan lebih lanjut area berpigmen yang sering terlihat mottle Di akhir kehamilan Kolostrum dapat keluar dari payudara.2 Perspirasi dan sekresi kelenjar lemak. progesterone menyebabkan putting menjadi l ebih menonjol dan dapat digerakkan. Linea nigra atau garis gelap mengikut i midline abdomen. Baik kelenjar sebasea atau ke ringat menjadi lebih aktif selama kehamilan.2 Pigmen tasi. vena tampak terlihat tepat di bawah kulit 8 – 12 minggu Tuberkel Montgomery menjadi lebih menonjol pada areola. yang menjaga agar putting tetap lunak dan lentur. atau topeng kehamilan. uterus membesar. ketegangan dan nodular akibat hipertrofi alveoli. Hal ini menyebabkan tonjolan dan kemudian membusung. sebagaimana janin telah tumbuh. Cholasma. terlihat seperti bintik-bint ik hitam pada wajah. Akibatnya wanita hamil mengalami ga ngguan bau badan banyak mengelkuarkan keringat yang membasahi pakaian. Penyembuhan sementara dengan memakai lotion yang agak hangat. dan . Per mukaan halus dan kebiruan. Ta nda regangan yang disebut striae gravidarum terlihat pada abdomen dan bokong dan terjadi pada 50% wanita hamil dan menghilang jadi bayangan yang lebih terang se telah melahirkan. men onjol keluar. Kelenjar sebasea hipertr ofik ini menyekresi sebum. Kulit Striae gravidarum. Pengumpulan pigmen sementara mungkin terlihat pada bagian tubuh tertentu. Semua area yang mengalami peningkatan pigmentasi akan menghilang setelah m elahirkan. Serabut – serab ut elastis dari lapisan kulit terdalam terpisah dan terputus karena regangan. Wanita mungkin mengalami pruritus sebagai akibat dari regangan tersebut. tergantung pada warna kulit yang dimiliki.

tan pa hormon tersebut metabolisme tulang dan otot terganggu. Pada saat konsepsi. Hormon pertumbuhan berkurang dan hormon melanotropik men ingkat. perubahan dramatis terjadi. 2 e. Ovarium dan plasenta Ovarium merupakan sumber estrogen dan progesteron pada wanita tidak hamil. FSH ditekan oleh choironic gonadotropin (hCG) ya ng dihasilkan plasenta. Ukurannya mningkat karena pertumbuhan sel-sel acinar. mengha silkan lebih banyak insulin untuk memenuhi kebutuhan yang meningkat. Hormon paratiroid penting untuk mempertahankan kecukupan kalsium darah. Selama masa kehamilan sel-sel ini tumbuh. dan menin gkatnya metabolic rate disebabkan karena O2 yang digunakan lebih banyak. juga disebut human choironic somatomammotropin (hCS) dan human choironi c thyrotropin (hCT). BMR meningkat sa mpai 20% dan kelenjar tiroid membesar.2 1. ia menjadi sumber utama kedua hormon tersebut. wajah dan . Segera setelah plasenta terbentuk dengan baik. tapi jumlah hormon yang dihasilkan tetap sama (tiroksin).2 d. Kel enjar Paratiroid Kelenjar paratiroid ukurannya meningkt selama masa kehamilan. Kelenj ar pituitari Lobus anterior dari kelenjar pituitari mengalami sedikit pembesaran selama kehamilan dan terus menerus menghasilkan semua hormon tropik tetapi deng an jumlah yang sedikit berbeda. Kelenjar Tiroid Selama masa kehamilan. Pankreas Insulin d ihasilkan oleh sekelompok sel-sel kecil yang disebu pulau Langerhans yang terjad i di seluruh jaringan pankreas. t erutama selama minggu ke-15 sampai ke-30 ketika kebutuhan kalsium janin lebih be sar.3 Sistem Endokrin a. Korpus luteum mulai menghasilkan est rogen dan progesteron. Plasenta jjuga membentuk steroid dan tiga j enis hormon lainnya: human choironic gonadotropin (hGC).2 c. human placental lactoge n (hPL).berminyak.2 b. sulit untuk merapikan rambutnya. menyebabkan peningkatan pigmentasi puting susu. Mandi dan keramas secara teratur dan mnggunakan deodoran akan membantu.

2 Sebagaimana bayi telah matur. terutama bagian kortikal yang membentuk kortin. pembentukan prolaktin oleh lobus poste rior meningkat dalam menyiapkan perannya menstimulasi konstraksi otot uterus dal am proses persalinan.2 Tingkat plasma fibrogen meningkat sa mapa 40% atau lebih dan waktu pembekuan tetap sama seperti tingkat pada sebelum kehamilan. menyebabkan retensi garam dan urin.2 f. Peningkatan yang signi fikan menandakan preeklamsia.2 Sel-sel darah meningkat sampai 33% dan hemoglobin sampai 15% tetapi karena meningkatnya volume plasma menyebabkan hemoselusi.2 Bagian medula dari kelenjar a drenal mensekresi epinephrine. paha. tekanan darah relatif tidak mengalami perubahan. Kehamilan tidak mengu bah ukuran atau fungsi bagian medula. hormon yang sangat penting. Pembentukan prolaktin meningkat dan berlanjut setelah persalinan selama menyusui. pa sangan dengan statis venosa.2 Beratnya uterus menekan vena-vena besar yang meng aliri pelvik dan ekstremitas bawah. Karenanya. volume darah meningka t bertahap sampai 30 % . menyebabkan secara khusus akan mengalami trombosis vena.2 1. vulva dan rektum (hemoroid). Estrogen menstimulasi adrenal untuk mensekresi aldosteron. disebut supine hypotensive syndrome. Junlah ion natrium dan kalium dalam aliran darah diatur oleh kortin.2 Tekanan uterus pada vena kava yang terjadi k etika wanita hamil berbaring dapat menyebabkan penurunan tekan darah yang berart i.4 Sistem Kardiovaskular Sebagaimana kehamilan berlanjut.abdomen. Sebagai akibatnya. penting dan klamines. terjadi psedoanemiaseh ingga disebut anemia fisiologis kahamilan. Vena varikose mungkin terjadi pada tungkai. Kelenjar Adrenal Ukuran kelenjar adrenal meningkat sel a kehamilan. Namun d emikian.50% di atas tingkat pada keadaan tidak hamil.2 . lebih mudah terjadi pembekuan darah. Hal ini mengarah pada peningkatan volume darah dan edema jaringan. menyebabkan pucat sementara.

2 . Postur tubuh wanita secara bertahap mengalami perubahan karena ja nin membesar dalam abdomen. Dengan diit ya ng seimbang kebutuhan tersebut terpenuhi dengan baik. Gigi. Paru – paru dan pernapasan Sejalan dengan pert umbuhan janin dan mendorong diafragma ke atas. sendi pelvik pada saat kehamilan sedikit d apat bergerak. bentuk dan ukuran rongga dada ber ubah tapi tidak membuatnya lebih kecil. Kapasitas paru terhadap udara inspirasi tetap sama seperti sebelum hamil atau mungkin berubah dengan berarti. pendarahan hidung. hilangnya indra perasa penciuman. Membran mukosa Walaupun pen yebabnya belum jelas. Untuk mengkompensasi penambahan berat ini. sendi tulang beakan g lebih lentur. Volume tidal.1. atu postur yang tidak seimban g.2 1. volume ventilator me ningkat. tulang dan persendian Selama masa kehamilan wanita mwmbutuhkan kira-kira 1/3 lebih banyak kalsium dan fosfor. Karena bentuk dari rongga torak berubah dan karena bernafas lebih cepat .5 Sistem Pernapasan a. Trdapat bukti bahwa sa liva yang asam pada saat hamil membantu aktivitas penghancuran bakteri email yan g menyebabkan karies.2 Di lain pihak. dapat menyebabkan nyri punggung pada beberapa wanita. Otot K ram otot-otot tungkai dan kaki merupakan masalah umum selama kehamilan.4 Sistem Muskuloskeletal a. Sedikit gerakan dan penggunaan kompres hangat dapat sedikit membantu.2 b. bengkak seperti alergi pada membran mukosa merupakan hal y ang umu terjadi. Kecepatan pernapasan dan kapasitas vital tidak berubah. Kram biasanya terjadi setelah beridi sepanjang hari dan pada malam hari setel ah tubuh istirahat. hidung tersumbat. sejak kalsium gigi telah terbetuk. Karies gigi tidak disebabk an oleh dekalsifikasi. Penyebab nya tidak diketahui tapi mungkin masih berhubungan dengan metabolisme kalsium da n fosfor kurangnya drainase sisa metabolisme otot. sa kit tenggorokan.2 b. Hal ini menyebabkan gejala serah. dispnea. bahu lebi h tertarik ke belakang dan tulang belakang lebih melengkung. sekitar 60% wanita hamil mengeluh sesak nafas.

Mendekati kelahiran janin turun lebih rendah ke pelvis. S ebagai akibat. Menurunnya gerakan peristaltik tidak saja menyebabkan mual muntah tapi juga konstipasi kar ena lebih banyak feses dalam usus. melambatkan pengosongan lambung dan menyebankan kembung. Keduanya menjadi dilatasi karena peristaltik ureta menurun.1. meningkatkan kol esterol darah dan melambatkan kontraksi otot-otot polos. Faktor-faktor tersebut me nyebabkan meningkatnya berkemih. lebih bayak air diserap makin keras jadinya.6 Sistem gastrointestinal Sistem gastrointestinal terpengaruh beberapa hal. suplai darah ke kandung kemih m eningkat. Perbesaran uterus lebih menekan diafragma.2 Pada bulan-bulan awal kehamilan 1/3 da ri wanita hamil mengalmi mual muntah.2 1. Sebagaiman kehamilan berlanjut. Pada bulan-bulan trkahir nyri uluhati d an regurgitasi (pencernaan asam) merupakan ketidaknyamanan yang disebabkan tekan an ke atas dari perbesaran uterus. penuruna a sam lambung.2 Pada awal kehamilan. gerakan urin ke kandung kemih melambat.2 . dan asam lambung menurun.7 Sistem Perkemihan Di awah keadaan normal. Pelebaran pembuluh darah rektum (hemoroid) da pat terjadi. Konstipasi juga disebabkan oleh tekanan uterus pada usus bagian bawah pada awal masa kehamilan dan kembali pada akhir mas kehamilan. Wal aupun gejala ini sangat tidak menyenangkan. hal ini tidak menyebabkan masalah me dis yang berarti.2 Gigi berlubang terjadi leb ih mudah pada saliva yang bersifat asam selama kehamilan dan membutuhkan perawat an yang baik untuk mencegah karies gigi. Sekresi saliva meenjadi lebih asam dan lebih banyak. Statis urin meningkatkan kemungkinan pielonefritis. Pada persalinan. Ti ngginya kadar progesteron mengganggu keseimbangan cairan tubuh. lambung dan intestin. lebih menekan lagi kandung kemih dan semakin meningkatkan berkemih. rekktum dan otot-otot yang memberikan sokongan san gat teregang. peningkatan kegiata n penyaringan darah bagi ibu dan janin yang tumbuh tidak membuat ginjal dan uret er bekerja ekstra. dan perbesaran uterus menekan kandung kemih.

Kadangkadang perubahan postur pada kehamilan dapat menyebabkan acrodysesthesia.100 3. Terkadang wanita tidak menerima kehamilannya dan mungkin terjadi psikosis. Peningkatan berat badan Walaupun peningkatan berat badan lebih bersifat individual. HA: Introductory nutrition.050 8.8 Sistem Persarafan a. St Louis. tangan atau jari-jari.350 1. Tabe l Komponen peningkatan berat badan maternal GRAM IBU Uterus Payudara Darah Jarin gan Lemak Subtotal JANIN Plasenta Cairan Amniotik Subtotal 900 450 1.350 4 .725 1.825 28. peningkatan be rat badan rata-rata yang terjadi selama masa kehamilan terdapat pada tabel.97 2. Otak Walaupun jaringan otak kemungkinan tidak mengalami perubahan.2 b .91 17. efek psikol ogis mungkin saja dapat terjadi.2 c. Terkdang gejala timbul karena melemahnya persendian.82 6. ed 6.97 8.1.49 1. 40 PON TOTAL 12. tingling dan kaku pada semua bagian lengan. atau n umbness.22 Dari Guthrie.99 2. Swing mood lebih umu terjadi.93 1.98 0.150 675 900 4. . Hal ini sepenuhnya masalah ekanis dan dapat dihilangkan dengan menyokong bahu dengan bantal pada malam hari dan menjaga postur tubuh yang baik selama siang hari. 1986. The CV Mosby Co. Saraf Perifer Tidak terdapat perubahan saraf yang norma l selama kehamilan.98 10.

2 .Perubah an Payudara Nyeri. abnormalitas sistem saraf pusat. obstruksi servikal atau ketegangan emosi. perubahan putting. nyeri tekan. Kemudian pigmentasi. Tekanan karena perbesaran uterus ke kandung kemih menstimulasi sa raf dan mentriger keinginan berkemih selama kehamilan.2 .2 Leukorea (keputihan) Pen ingkatan sekresi vaginal yang disebabkan oleh efek stimulasi hormone pada kelenj ar dan peningkatan suplai darah ke pelvic terjadi amat dini pada kehamilan. Diyakini morning sickeness adalah respon awal tubuh terhadap tingg inya kadar progesterone. terasa berat. gangguan endokrin. amenore adal salah satu bukti kehamilan. banyak wanita yang mengalami derajat yang bervariasi dari mual. penyakit infeksi. Bukti Subjektif . terutama bila geja la-gejala dini lainnya juga terjadi. perubahan iklim a tau cuaca. sekresi kolostrum dan perbesaran vena. Hal ini disebut morning sickness karena terjadi pagi hari set elah sarapan. dan perbesaran adalah tanda awal p erubahan payudara. Hal lai yang dapat menyebabkan amenore adal ah anemia. muntah dan pening. Gejala biasanya menhilang pada tiga bulan walaupun pada kasus tertentu dapat lebih dari itu.2 Frekuensi berkemih Kongesti darah pad organ-organ pelvic meningkatkan sensiv itas jaringan.Amenore Bagi wanita normal yang mengalami menst ruasi secara teratu.Mual dan muntah Terjadi segera setelah periode mens pertama tidak terjadi. Keadaan tersebut disebut pernicious vomiti ng (muntah-muntah pernisiosa) dan ditangani sebagai komplikasi abnormal kehamila n. Bagi mereka yan g kelebihan berat badan harus menghindari diet yang berlebihan dan penurunan yan g drastis dapat meuyebabkan ketosis dan membahayakan janin.Wanita yang mempunyai berat badan kurang atau yang engandung lebih dari satu bay i berat badannya harus meningkat lebih banyak selama kehamiulan. .8 TANDA dan GEJAL A KEHAMILAN a.2 1.

jiwa ibu hamil itu labil. Tanda Cha dwick’s (bercak keunguan pada vagina) Suatu perubahan awal yang dapat terlihat pad a pemeriksaan adlah mukosa vagina. . Perubahan tubuh wanita hamil dapat berakibat terjadinya gangguan body. Merasa takut dan khawatir Dipengaruhi oleh beberapa factor: a.9 PERUBAHAN PSIKOLOGIS3. i nfeksi kematian. Atau bisa anak baik yang tertua dan terkesil f. Mudah ma rah b. Hal ini tergantung pada: a. Support dari kel uarga. Cenderung memilih dukun sehingga terjadi: perdarahan post partum. kuning kehijauan atau setiap perdarahan yang te rjadi selama kehamilan adalah tidak normal dan harus segera di teliti. a gama atau kepercayaan yang dianut oleh wanita hamil h. Latar belakang kultur budaya atau adat istiadat. Apakah kehamilan tersebut bena r-bena direncanakan / tidak b. Apakah kehamilan tersebut memang diinginkan c. interval antara ana k yang lahir e. terutama dari suami g. dapat dil ihat pada tulang ibu.4 Perubahan-perubahan ini berasal dari hormone-hormon yang meningkat sehingga mempengaruhi peredaran syaraf. Mudah emosi d. Mudah tersinggung c. Menangis tanpa sebab e. gendut status social ekonomi dan keuangan sangan berpengaruh. Riwayat penyakit yang did erita. Ke adaan status ekonomi keluarga d. 1. yang menjadi ungu kebiruan karena meningkatny a suplai darah. Perubahan-perubahan: a. Jumlah anak dalam keluarga. image.Setiap keluaran yang berlebihan. Merasa seolah-olah kehamilan mengganggu hubunga n sosialnya dengan orang lain. termasuk infertilitas yang pernah dialami sebelumnya Dengan demikian adan ya kehamilan dapat berdampak terjadinya perubahan psikologik kepada klien/keluar ganya.

Sebelum memulai pemeriksaan. Adanya kehamilan c. perawat harus menjela skan pada ibu dan kelurga apa yang akan dilakukan. Adakah terjadi perubahan persepsi/ konsep diri yang dapat mengancam kehamilan c.6 Pemeriksaan fisik pada ibu dilakukan s etelah dilakukannya anamnesa.b.10 PERUBAHAN SOSIAL 1. dan bila hamil maka perlu ditentukan umur kehamilannya. emosi labil/ bingung/ ambivalensi d. Adakah terjadinya perubahan tingkah laku. Bagaimana mekanisme pertolongan diri wanita hamil tersebut e. PEMERIKSAAN FISIK PADA IBU HAMIL 5. Membatasi hubungan dengan an ak Karena kehamilan yang banyak mempengaruhi tubuhnya maka ibu hamil merasa terl alu cepat lelah sehingga kurang memperhatikan anak. Membatasi hubungan dengan suami Membatasi dalam senggama. Pada hamil 0-16 minggu. sehingga bisa keguguran b. . Pada hamil tua 8-10 bulan. Pada setiap pemeriksaan kehamilan denga n melihat dan meraba ditentukan apakah ibu sehat dan janin tumbuh dengan baik. plasenta belum terbentu k. Pemeriksaan fisik berguna untuk mengetahui keadaan kesehatan ibu dan janin s erta perubahan yang terjadi pada suatu pemeriksaan ke pemeriksaan berikutnya. Adanya varices di kaki d. Pa da pemeriksaan pertama perlu ditentukan apakah ibu sedang hamil. Memb atasi diri pergaulan dalam masyarakat karena malu atau rendah diri akibat: a. ka rena bisamengalami keguguran: a. Kemungkinan servik suda h membuka bila senggama bisa infeksi jalan lahir 3. 1. Ke hamilan yang sudah besar b. suami bahkan dirinya sendiri . T inggi fundus uteri sesuai dengan perhitungan umur kehamilan dan pada umur kehami lan lebih lanjut ditentukan letak janin. 2. Adanya terjadi perubahan peran dalam hubungannya dengan aktivitas kegiatan sehari-hari baik den gan teman sejawat maupun dengan keluarga/tetangga. Anak y ang sudah banyak 2. Berikan mereka waktu untuk me ngajukan pertanyaan sehingga mereka dapat memahami pentingnya pemeriksaan terseb ut.

Peralatan hanyalah penunjang bila ada dapat membantu pemeriksaan bila tidak semua tersedia. KOM PONEN PEMERIKSAAN FISIK PADA KUNJUNGAN ANTENATAL PERTAMA 1. pemeriksaan kehamilan dapat dil akukan dengan baik dengan ketrampilan memanfaatkan inderanya dan mempunyai kemampuan untuk menilai serta menangkap hal -hal yang perlu diperhatikan pada ibu hamil. A LAT DAN KOMPONEN PEMERIKSAAN KEHAMILAN A. Berat badan c. hal i ni perlu diperhatikan oleh perawat untuk menjaga privasi pasien tutuplah bagian tubuhnya ibu dengan kain. Tanda – tanda vital : tekanan darah. Peralatan yang dipergunakan harus d alam keadaan bersih dan siap pakai. suhu 2. 1. Adapun alat – alat yang dibutuhkan untuk pemer iksaan ibu hamil diantaranya adalah: Timbangan berat badan Pengukur tinggi bada Tensi meter Stetoskop monokuler atau linec Meteran atau midlen Hamer reflek Jan gka panggul serta peralatan untuk pemeriksaan laboratorium kehamilan yaitu pemer iksaan kadar hemoglobin. Ikterus pada mata . Ibu hendaknya diperiksa dengan sentuhan yang hati-hati dengan sikap bers ahabat sambil menjelaskan apa yang akan dilakukan dan alas an melakukannya. Tinggi Badan b. telinga. hidung dan tangannya untukk mengetahui hampir semua hal penting tentang ibu hamil yang diperiksanya. Pemeriksaan fisik um um a. urin reduksi dll (bila diperlukan) B. PERALATAN PEMERIKSAAN Alat yang dipaka i bervariasi namun yang terpenting adalah bagaimana seorang perawat memanfaatkan mata.Banyak ibu merasa malu membuka bajunya dan memperlihatkan bagian tubuhnya. Edema diwajah b. sehingga hanya bagian tubuh yang diperiksa saja yang t erbuka. denyut n adi. protein urin. Kepala dan leher a.

Keluarnya kolostrom atau cairan lain d. luka d. posisi. Tangan dan kaki a. vagina meliputi cairan y ang keluar. Edema di jari tangan b. luka. Leher meliputi pembengkakan saluran limfe atau pembengkakan ke lenjar thyroid 3. kelenjar b artholini : bengkak (massa). servik meliputi cairan yang keluar. Payudara a. Abdomen a. Putting menonjol / masuk c. Varices vena d. posisi dan penurunan kepala (jika>36 minggu) d. bentuk. mobilitas. nyeri. Tinggi fundus uteri (jika>12 minggu) c .c. Luka bekas operasi b. Ukuran simetris b. Kuku jari pucat c. ukuran adneksa. ciaran yang keluar 7. kelunakan. Genetalia dalam (interna) a. tertutup atau terbuka b. Retraksi e. darah c. Reflek – reflek 4. pengeluaran dari uretra dan skene f. Mulut pucat d. cairan yang keluar e. Massa f. posisi. kelunakan. Denyut jant ung janin (jika>18 minggu) 6. varises b. perdarahan c. Genetalia luar (externa) a. luka (lesi). mas sa (pada trimester pertama) . Nodul a xilla 5. presentasi. Letak.

ukurlah tekanan darahnya. Pemeriksaan dari ujung rambut sampai ke ujung kaki . maka persalinan perlu diwaspadai. apakah ibu tampak lemah 2. kecuali bila ada kelainan. Berat badan ibu hamil biasanya naik sekitar 9-12 kg sel ama kehamilan. 2. Bila tidak tersedia timbangan. apakah ia tampak nyaman dan gembira. Apakah cenderung membungkuk. perhatikan apakah ibu b ertambah berat badannya. maka hal ini menunjukkan ibu menderita pre eklamsia dan harus dirujuk ke dokter serta perlu d iperiksa kehamilannya. te rdapat lordosis. Ibu dipantau secara ketat dan anjurkan ibu persalinannya direncanakan di rumah s akit. bentuk. 3. Perhatikan tanda – tanda tubuh yang sehat Peme riksaan pandang dimulai semenjak bertemu dengan pasien. Bila tekanan darah tetap tinggi. Pemeriksaan tekanan darah Tek anan darah pada ibu hamil bisanya tetap normal. Tinggi berat badan hanya diukur pada kunjungan pertama.d. scoliosis atau pincang dsb. kelunakan. Jelaskan bahwa berat badan ibu naik secara normal yang menunjukkan janinnya tumbuh dengan baik bila kenaikan berat badan ibu kurang dari 5 kg pada kehamilan 28 minggu maka ia perlu dirujuk. kifosis. Pengukuran tinggi badan dan berat badan Timbanglah berat badan ibu pada seti ap pemeriksaan kehamilan. Yang sebagian besar diperoleh terutama pada trimester kedua dan k etiga kehamilan. Bila tidak tersedia alat ukur tinggu badan maka bagian dari dinding da pat ditandai dengan ukuran centi meter. keadaan punggung dan cara berjalannya. Lihat dan nilai kekuatan i bu ketika berjalan. Pada ibu yang pendek perlu diperhatikan kemungkinan mempunyai panggul yang sempit sehingga menyulitkan dalam pemeriksaan . uterus meliputi : ukuran. mobilitas. Bila tekanan darah mencapai 140/90 mmhg atau lebih mintalah ibu berbaring miring ke s ebelah kiri dan mintalah ibu bersantai sampai terkantuk. Setelah 20 menit berist irahat. Kenaikan berat badan menunjukkan bahwa ibu mendapat cukup makan an. Khususnya tekanan darahnya lebih sering (setiap minggu). Bila tinggu badan ibu kurang dari 145 atau tampak pendek dibandingkan dengan r ata-rata ibu. 4. massa pada trimester petama. Perhatikan bagaimana sik ap tubuh. PELAKSANAAN PEMERIKSAAN KEHAMILAN Dalam pemeriksaan kehamilan meliput i beberapa langkah antara lain : 1.

Sebutkan bahwa bila ibu tidak k urang darah ia akan lebih kuat selama kehamilan dan persalinan. Pada saat melakukan peme riksaan daerah dada dan perut. o Lihatlah kelenjar gondok. auskultasi dilakuk an secara berurutan dan bersamaan sehingga tidak adanya kesan membuka tutup baju pasien yang mengakibatkan rasa malu pasien. pada kunjungan pertama pemeriksaan payudara terhadap kemungkinan adanya be njolan yang tidak normal. putting susu menonjol atau datar atau bahkan masuk. adakah gigi yang berlobang. pemeriksaan raba (palpasi). periksa dengar (auskultasi). Putting susu yang . perkusi terh adap ibu hamil dari kepala sampai kaki. Jelaskan bahwa ibu sedang diperiksa apakah kurang darah atau tidak. Pemeriksaan dilakukan dari ujung rambut sampai ke ujung kaki. pucat pada wajah adalah pembengkakan pada wajah.Pemeriksaan fisik pada kehamilan dilakukan melalui pemeriksaan pandang (inspeksi ). Sedikit bengkak pada mata kaku dap at terjadi pada kehamilan normal. Bila terdapat bengkak diwajah. o Lihatlah wajah atau muka pasien Adakah cloasma gravidarum. Lihatlah apakah payudara simetris atau tidak. Adakah tampak bibir pucat. pemeriksaan inspeksi. adakah gigi yang tanggal. sehingga memerlukan tindakan lebih lanjut. yang dalam pel aksanaannya dilakukan secara sistematis atau berurutan. palpasi. Perhatikan wajah ibu apakah bengkak dan tanyakan pada ibu apakah ia sulit melepaskan cincin atau gelang yang dipakainya. pembengkakan saluran linfe o Lihat dan raba payu dara. pe riksalah adanya bengkak pada tangan dan kaki. Jelaskan pula ba hwa tablet tambah darah mencegah kurang darah. Mata kaki yang bengkak dan menimbulkan cekungan yang tak cepat hilang bila ditekan. Dibawah ini akan diuraikan pemeriks aan obstetric yaitu dengan melakukan inspeksi. dipantau ketat kehamilannya dan tekanan darahnya.periksa ketuk (perkus i). gingiv itis. auskultasi. caries gigi. adak ah pembesaran kelenjar thyroid. maka ibu harus dirujuk ke dokter. lihatlah sclera mata adakah sclera kuning atau ikterik o Lihatlah mulut pasie n. serta direncanakan persalinannya dirumah sakit. Bila terda pat pucat pada wajah periksalah konjungtiva dan kuku pucat menandakan bahwa ibu menderita anemia. namun bengkak pada tangn dan atau wajah tanda preeklamsi. palpasi. Selain memeriksa ada tidaknya pucat pada konjungtiv a. Selain dilihat dicium adanya bau mulut yang menyengat. bibir kering pecah-pecah adakah stomatitis.

Pertumbuhan janin dinilai dari tingginya fundus uteri. Pada kehamilan 24 minggu fundus berada di pusat. tinggi fundus uteri biasanya sedikit diata s tulang panggul. rasakan juga dengan pemeriks aan raba adanya pergerakan janin. Jika ia gelisah bantulah ia untuk santai dengan memintanya menarik nafas panjang.46 cm . Apakah asinya sudah k eluar atau belum. turunnya bagian janin yang terbawah. Fleksikan tang an dan lutut. Semak in tua umur kehamilan. memanjang. tinggi fundus uteri dan denyut jantung jani n. Lihatlah kebersihan areola mammae adakah hiperpigmentasi areol a mammae. Agar lebih tepat dianjurkan memakai ukuran tinggi fundus uteri dari simfisis pub is dalam sentimeter dengan pedoman sebagai berikut: Umur Kehamilan 20 minggu 24 minggu 28 minggu 32 minggu 36 minggu Tinggi Fundus Uteri 20 cm 24 cm 28 cm 32 cm 36 . adakah tampak gerakan janin. cucilah tangan anda sebelum mulai memeriksa. adak ah bekas luka operasi. Tujuan pemeriksaan abdomen adalah untuk menentukan letak dan presentasi janin. o Lakukan pemeriksaan inspeksi. Namun pada umur kehamil an 9 bulan fundus uteri akan turun kembali karena kepala telah turun atau masuk ke panggul. Sebelum memulai pemeriksaan abdomen. palpasi dan auskultasi pada perut ibu. Lihatlah bentuk pembesaran perut (melintan g. Pada kehamilan 12 minggu. Secara kasar dapat dipakai pegangan bahwa setiap bulannya fundus naik 2 jari tetapi perhitung an tersebut sering kurang tepat karena ukuran jari pemeriksa sangat bervariasi. keringkan dan usaha kan agar tangan perawat cukup hangat. adakah striae gravidarum.datar atau masuk akan mengganggu proses menyusui nantinya. Tentukan apakah pembesaran perut sesuai dengan umur kehamilannya. penting untuk dilakukan hal– hal sebagai b erikut : Mintalah ibu untuk mengosongkan kandung kemihnya bila perlu bantulah ia untuk santai. Letakkan sebuah bantal dibawah kepala dan bahunya. maka semakin tinggi fundus uteri. asimetris) adakah linea alba nigra.

terlalu kecil atau terlalu besar.Jelaskan pada ibu bahwa perutnya akan semakin membesar karena pertumbuhan janin.maka pemeriksa akan meraba suatu bentuk yang tidak spesifik. tingginya fundus uteri perlu diperiksa untuk melihat p ertumbuhan janin normal. Pada letak lintang palpasi didaerah fundus akan terasa kosong. Gambar Hasil: jika kepala janin yang nerada di fundus. dan lakukan tekanan yang lembut tetapi cukup dalam untuk meraba dari kedua sisi. maka palpasi akan teraba bagian bulat. menghadap kepala pasien. Secara perlahan geser jari-jar i dari . Pemeriksaan leopol d I. Tentukan bagian janin mana yang terletak di fundus. Bila HPHT tidak d iketahui maka umur kehamilan hanya dapat diperkirakan dari tingginya fundus uter i. untuk menentukan bagian janin yang berada pada kedua sisi uterus. Pada setiap kunjungan. menghadap kearah kepala pasien. tidak dapat digerakkan. ukuran konsisten si dan gerakan janin. Kedua tangan diletakkan pada bagian atas uterus dengan mengikuti bentuk uterus. 5. Jika bokong yang terletak di fundus. untuk menentukan bagian janin yang berada dalam fundus uteri. Petunjuk cara pemeriksaan : Pemeriksa berdiri disebelah kanan pasien. tingginya fundus dicocokkan dengan perhitungan umur keh amilan hanya dapat diperkirakan dari hari pertama haid (HPHT). serta fundus terasa penu h. Lakukan palpasi secara lembut untuk menentukan bentuk. lebih bes ar dan lebih lunak dari kepala. keras dan dapat digerakkan (balotemen). P etunjuk pemeriksaan : pemeriksa berdiri disebelah kanan pasien. 6. Kedua telapak tangan diletakkan pada kedua sisi perut. Pemeriksaan Leopold II. Pada kunjungan pertama.

untuk mene ntukan bagian janin apa yang berada pada bagian bawah. Petunjuk cara memeriksa: dengan lutut ibu dalam posisi fleksi. . Bila kepala tidak dapat digerakkan lagi. Pemeriksaan Leopold III. 7. maka bagian tersebut adalah kaki. coba untuk menggerakkan kepala. maka bagian terba wah dari janin belum melewati pintu atas panggul. raba dengan hati-hati bagian bawah abdomen pasien tepat diatas simfisis pubis. Bila kepala yang berada diabag ian terbawah. Bandingkan dengan hasil pemeriksaan Leopold. Hasil : bila bagian janin dapat digerakkan kearah cranial ibu. Hasil : bagian bokong janin akan teraba sebagai suatu benda yang keras pada bebe rapa bagian lunak dengan bentuk teratur. lengan dan kaki.satu sisi ke sisi lain untuk menentukan pada sisi mana terletak pada sisi mana t erletak punggung. lengan atau lutut. Coba untuk menilai bagian janin apa yang berada disana.sedangkan bila teraba adanya bagian – bagi an kecil yang tidak teratur mempunyai banyak tonjolan serta dapat bergerak dan m enendang. Bila punggung jan in tidak teraba di kedua sisi mungkin punggung janin berada pada sisi yang sama dengan punggung ibu (posisi posterior) atau janin dapat pula berada pada posisi dengan punggung teraba disalah satu sisi.

katakan a pada ibu bahwa DJJ telah dapat didengar. mungkin terda pat gangguan pada ginjal atau salurannya. Pemeriksaan denyut jantung janin. Tanyakan kepada ibu apakah janin sering bergerak. 10. menilai bagian janin t erbawah yang berada didalam panggul dan menilai seberapa jauh bagian tersebut ma suk melalui pintu atas panggul. maka ibu perlu segera di rujuk. Tepuk punggung di bagian ginjal dengan bagian sisi tangan yang dikepalkan. Pemeriksaan Leopold IV. Pemeriksaan punggung dibagian ginjal. maka letak janin adalah melintang. Bila ibu merasa nyeri. Denyut jant ung janin menunjukkan kesehatan dan posisi janin terhadap ibu. Petunjuk dan cara memeriksa : Pemeriksa menghadap kearah kak i ibu. . Bila sampai umur kehamilan 28 minggu denyut jantung janin tidak dapat didengar atau denyutnya lebih dari 160 atau kurang dari 120 kali permenit atau janinnya berkurang gerakannya atau tidak bergerak. 9. Dengarkan denyut jantung janin (DJJ) sejak kehamilan 20 minggu. untuk menentukan presen tasi dan “engangement”.maka kepala sudah “engaged” bila tidak dapat diraba adanya kepala atau bokong. Mintalah ibu segera bila janinnya ber henti bergerak. Kedua lutut ibu masih pada posisi fleksi. Letakkan kedua telapak tangan p ada bagian bawah abdomen dan coba untuk menekan kearah pintu atas panggul Hasil: pada dasarnya sama dengan pemeriksaan Leopold III. Jantung janin biasanya berdenyut 120-160 kali permenit. 8.

tak ada rasa gatal. pada keadaan normal tidak teraba adanya benjolan kelenjar.11.5-11cm . luka atau p erdarahan. Distansia tuberan Yaitu ukuran melintang dari pintu bawah panggul atau jarak antara tuber iskhiadikum kanan dan kiri dengan ukuran normal 10. Pemeriksaan genetalia Cucilah tangan. Rabalah kulit didaerah selangkangan. Pada kehamilan normal. Pada vulva terlihat adanya sedikit cairan jernih atau berwarna putih yang tidak berbau. Setelah selesai cucilah tangan dengan sarung tangan y ang masih terpasang. 12. kemudian kenakan sarung tangan sebelum memeriksa vulva. kemudian lepaskan sarung tangan dan sekali lagi cucilah tan gan dengan sabun.

belah ketupat michaelis tidah simetris. dengan ukuran normal 23-26 cm . Distansia s pinarum Yaitu jarak antara spina iliaka anterior superior kanan dan kiri. misalnya pasien sangat pendek. bila diameter bou ldelogue kurang dari 16 cm. Konjugata eksterna (Boudeloge) Yaitu jarak antar tepi atas simfisis dan pros esus spinosus lumbal V. Ada empat cara melakukan pemeriksaan panggu l yaitu dengan pemeriksaan pangdang (inspeksi) dilihat apakah terdapat dugaan ke sempitan panggul atau kelainan panggul. Dengan pemeriksaan raba. kemungkinan besar terdapat kesempitan panggul. Pemeriksaan panggul Pada ibu hamil terutama primigravida perlu dilakukan pemerik saan untuk menilai keadaan dan bentuk panggul apakah terdapat kelainan atau keadaan yang da pat menimbulkan penyulit persalinan. Ukuran – ukuran pa nggul yang sering digunakan untuk menilai keadaan panggul adalah: a. bejalan p incang. 14. dengan ukuran normal sekitar 18-20 cm. Alat untuk menukur luar panggul yang paling sering digunakan adalah jangka panggul dari martin. Perasat Osborn positif fengan m elakukan pengukuran ukuran-ukuran panggul luar.13. terdapat kelainan seperti kifosis atau lordosis. pasien dapat diduga mempunyai kelainan atau kesempitan panggul bial pada pemeriksaan raba pasien didapatkan: primigrav ida pada kehmilan aterm terdapat kelainan letak.

b. Distansia kristarum Yaitu jarak antara Krista iliaka terjauh kanan dan kiri d engan ukuran sekitar 26-29 cm. bila selisih antara distansi kristarum dan distan sia spinarum kurang dari 16 cm, kemungkinan besar adanya kesempitan panggul. 15. Pemeriksaan ektremitas bawah memeriksa adanya oedema yang paling mudah dilak ukan didaerah pretibia dan mata kaki dengan cara menekan jari beberapa detik. Ap abila terjadi cekung yang tidak lekas pulih kembali berarti oedem positif. Oedem positif pada tungkai kaki dapat menendakan adanya pre eklampsia. Daerah lain ya ng dapat diperiksa adalah kelopak mata. Namun apabila kelopak mata sudah oedem b iasanya keadaan pre eklamsi sudah lebih berat. 16. Pemeriksaan reflek lutut (patella) mintalah ibu duduk dengan tungkainya terg antung bebas dan jelaskan apa yang akan dilakukan. Rabalah tendon dibawah lutut/ patella. Dengan menggunakan hammer ketuklan rendon pada lutut bagian depan. Tun gkai bawah akan bergerak sedikit ketika tendon diketuk. Bila reflek lutut negati ve kemungkinan pasien mengalami kekurangan vitamin B1. bila gerakannya berlebiha n dan capat maka hal ini mungkin merupakan tanda pre eklamsi.

Pada kunjungan pertama pasien diperiksa dari kepala sampai ujung kaki, termasuk semua system tubuh, penampilan umum dan status psikologi. Bila pasien diketahui mengalami gangguan major seperti diabetes, berusia lebih muda dari 18 tahun atau lebih dari 35 tahun, atau memiliki riwayat komplikasi obsetrik, ia digolongkan menjadi ibu beresiko tinggi. Sedangkan menurut Persis Mary Hamilton, pemeriksaan fisik yang dilakukan adalah sebagai berikut:2 1. Penampilan umum, termasuk post ur tubuh, status nutrisi dan usia 2. Tinggi dan beart badan, bentuk tubuh 3. Mat a, telinga, hidung, mulut dan gigi (lubang pada gigi membutuhkan penanganan sege ra) 4. Tekanan darah, jantung dan paru-paru 5. Pemeriksaan payudara dan putting susu 6. Pemeriksaan abdomen dengan palpasi : merasakan perbesaran uterus, denyut jantung janin (bila janin telah berusia 10 minggu atau lebih), dan temuan abdom en lainnya. 7. Pemeriksaan ekstremitas terhadap edema atau verikose 8. Pemeriksa an vagina terhadap kehamilan seperti tanda Chadwick 9. Pemeriksaan manual organorgan serviks terhadap tanda-tanda kehamilan (tanda hegar atau yang lainnya) dan keadaan abnormal 3. PEMERIKSAAN DIAGNOSTIK11 a. Screening Pemeriksaan ini denga n cara mengambil contoh darah atau dengan USG untuk melihat ada tidaknya risiko kelainan bawaan pada janin yang dikandung, misalnya untuk mengetahui apakah meng alami down syndrome atau terkena virus TORCH. b. Urine Test Test urine adalah te st yang paling standar. Tes ini penting untuk mengetahui benarkah Anda hamil. Ke mudian medis akan memeriksa air seni untuk mengetahui apakah ada kemungkinan gan gguan ginjal, diabetes atau preeklampsia yang ditandai dengan meningkatnya tekan an darah. c. Pemeriksaan Berat Badan

Pemantauan kenaikan berat badan menunjukkan kesehatan dan pertumbuhan janin Anda . Karena itu, sebaiknya berat badan selama hamil jangan terlalu melonjak, jika t erlampau tinggi bisa berakibat preeklamsi. Andai berat badan Anda sebelum hamil berlebih, sebaiknya kenaikan bobot hanya berkisar 6-9 kg. Sedangkan bila sebelum hamil berat badan Anda termasuk normal, bobot tubuh boleh naik sekitar 9-12 kg. Jika Anda termasuk kurus, kenaikan berat badan boleh mencapai 12-16 kg. Apabila Anda hamil kembar, berarti kenaikan berat akan lebih banyak lagi d. Test Diagno sis Test ini dilakukan dengan cara mengambil contoh cairan ketuban. Test ini unt uk mengetahui apakah Anda mengalami kelainan kromosom. Biasanya diagnosis test d ianjurkan pada ibu hamil di atas 35 tahun. e. Test TORCH Untuk mengetahui apakah janin terkena infeksi 5 jenis infeksi mikroorganisme seperti toksoplasma, rubel la (campak Jerman), virus sitomegalo dan herpes simpeleks. f. HIV Test / AIDS Pe meriksaan darah ini untuk mengetahui adanya virus HIV di dalam darah ibu hamil. Pemeriksaan ini jarang dianjurkan, hanya dilakukan bila si ibu hamil memintanya. Bila hasil test negatif, dianjurkan untuk terus melakukan test ini pada tiap se mester selama kehamilan berlangsung. g. Test AFP Pemeriksaan ini dilakukan pada saat janin berusia 15-18 minggu. Test ini berguna untuk mengambil contoh darah i bu hamil untuk mengetahui apakah ada ketidaknormalan otak janin, sistem saraf tu lang belakang dan kelainan kromosom yang dapat menyebabkan down syndrome. h. Tek anan Darah Pada saat kondisi tubuh normal tekanan darah diastolic berkisar 60-80 mmHg dan sistolik 9-120 mmHg. Tapi pada saat hamil akan terjadi penurunan tekan an darah. Setelah usia kehamilan 20-32 minggu tekanan darah kembali normal. Namu n peningkatan tekanan darah harus selalu dilihat selama kehamilan berlangsung un tuk menghindari hal buruk terjadi. Karenanya, standar pemeriksaan tekanan darah minimal dilakukan sebanyak 4 kali. Yakni satu kali pada trimester pertama, sekal i pada trimester kedua dan dua kali pada trimester ketiga.

Pemeriksaan USG tidak menimbulkan bahaya bagi Anda maupun si bayi.i. Keuntungan USG : Non invansif. Keadaan itu dapat diilustrasikan seperti radar yang digunakan oleh pesawat uda ra atau kapal selam untuk menciptakan gambaran tanah lapang di kegelapan malam a taupun di dasar lautan.Fisik Dasar Gelombang Ultrasonik. Transduser bergerak diatas gel yang sudah dioleskan d i atas perut ibu hamil. Anda dan pasangan An da dapat melihat bayi yang sedang tumbuh di dalam rahim. Kemungkinan efek yang merugikan tersebut sudah sering diteliti dan terbukti tid ak pernah ditemukan masalah. padahal saat itu ibu hamil telah mengalami terlambat datang bulan s elama 1 bulan (usia janin 2 bulan). hati. Dengan meminum air. dan h asil cukup akurat. Sebelum pemeriksaan. aman. Pemeriksaan USG transvaginal hanya dilakukan bila dokter mencurigai adanya t anda-tanda kehamilan yang berbahaya seperti hamil anggur. praktis. Namun demikian dokter dapat memastikan si ib u benar-benar hamil hanya dengan melihat kondisi kantung rahim yang telah membes ar. USG bekerja dengan frekuensi tinggi yang terpantul kemba li oleh cairan tubuh. Untuk ibu hamil muda (1 bulan atau 2 bulan). ULTRASONOGRAFI (USG) Pemeriksaan ultrasonografi (USG) mungkin akan menjadi salah satu pemeriksaan yang paling menyenangkan selama masa kehamilan. Pemeriksaan tersebut ju ga merupakan alat yang berguna untuk mendapatkan informasi detail dari perkemban gan si janin. Dokt er juga akan memberikan suatu cairan tertentu pada perut ibu hamil dan kemudian menempelkan alat pemindainya di perut. dokter dapat melakuk an USG transvaginal (melalui vagina) bila USG cara biasa belum bisa mendeteksi a danya janin. Dengan metode ini lah kemudian alat USG dalam kondisi tert entu juga dapat digunakan untuk mendiagnosa otot. Gambar rahim ibu hamil akan terlihat begi tu pula janin. Ultrasonografi adalah pemeri ksaan yang memberikan hasil gambar dua dimensi tentang janin atau embrio yang se dang berkembang di dalam perut ibu hamil. akan membuat teknisi . ginjal dan jantung. A nda mungkin diminta untuk meminum 1 liter air. kemudian komputer akan menerjemahkannya ke dalam gambar . Transduser akan menerima dan me ngirimkan gelombang suara. Pemeriksaan itu mencakup penggunaan ge lombang suara yang berfrekuensi tinggi yang dibuat dengan memasang pengubah arus pada suatu alat yang disebut dengan transduser. Transduser tersebut mengumpulkan gelombang suara echo ke tika memantul pada bayi.

Jika detak jantung janin jelas maka prospek yang baik untuk melanjutkan keha milan. Yang dapat diperiksa dengan USG ntaralai n: Konfirmasi kehamilan. seperti: hidrosefalus. Kandung kemih terletak di dep an rahim. Dapat juga untuk menilai jenis kelamin bayi jika anda ingin mengetahuinya. medulla spinalis. anggota gerak. Kelainan letak janin. wajah. sumbing. Policystic kidney disease (PKD) adalah kelainan bawaan yang terdiri dari PKD autosomal resesif dan PKD autosomal domin an. Jika kandung kemih penuh. Mengetahui usia kehamilan. Jika kandung kemih se dang kosong.kesehatan menjadi lebih mudah untuk melihat rahim. Mengukur cairan ketuban. Kehamilan ganda/ kembar. dll. USG dapat memastikan apakah ada 1 / lebih fetus di rahim. Menilai pertumbuhan dan perkembangan bayi dalam kandungan. Untuk mengetahui usia kehamilan dapat d engan mengunakan ukuran tubuh fetus—sehingga dapat memperkirakan kapan tanggal per salinan. FUNGSI USG Sudah sejak 1961 USG digunakan dalam d unia kedokteran kandungan. anesefali. Jika terjadi pendarahan vagina awal. Volume ( jumlah cairan) dapat dinilai/cek dengan USG. Tidak seperti X-ray yang berbahaya bagi bayi. Embrio dalam kantung kehamilan dapat dilihat pada awal kehamilan 51/2 minggu dan detak jantung janin biasanya terobsevasi jelas dalam u sia 7 minggu. rahim akan terletak lebih jauh ke bawah di dalam panggul dan membua tnya akan sulit untuk dilihat. maka rahim terdorong ke depan dan keluar dar i area panggul dan dapat dilihat dengan mudah melalui USG. organ besar. kelainan jantung. Masalah dengan plasenta. Bukan saja kelainan letak janin dalam rahim tapi juga banyak kelainan janin yang dapat di ketahui dengan USG. kelainan kromoson (syndrome down). Kelainan pada organ lain ya ng bisa diketahui dari USG adalah abnormalitas ginjal (umumnya policystic kidney disease) dan paru (pulmonary hipoplasi). Masalah terjadi ketika kandungan berlebihana caira ketuban atau terlalu sedikit. USG dapat menilai kesehatan dari fet us. Ancaman kegu guran. . USG dapat menilai kondisi plaasenta dan menilai adanya masalah2 seperti plasenta previa dsb. USG men ggunakan gelombang suara yang dipantulkan untuk membentuk gambaran bayi di layar komputer yang aman untuk bayi dan ibu. Sedangkan pada pulmonary hipoplasi terlihat lingkar dada yang kecil pada jan in. Mendapatkan informasi penting tentang otak.

Adnexa (jaringan sekitar) uterus juga perlu diperik sa untuk mengetahui janin berada di luar uterus atau tidak (ectopic). kesalah an menghitung umur kehamilan. Keharusan menjalani pemeriksaan USG atau tidak tergantung p ada beberapa faktor seperti masalah perdarahan. keganasan. Untungn ya. Disfunctional uterine bleeding juga bisa terjadi. Hal -hal yang bisa menjadi penyebab adalah penggunaan pil kontrasepsi per oral dan u terus post menopause. Untuk mencegah terjadinya kelainan-kelainan kehamilan . Jika kehamilan Anda berisiko tinggi. dan missed abortion fetal death. pada endo metrium maupun myometrium. uterus yang terlalu besar. maka Anda biasanya akan menjalani beberapa kali pemeriksaan. Terjadinya per darahan dalam kehamilan kemungkinan disebabkan blighted ovum. yang disebabkan oleh bligted o vum. Pemeriksaan tersebut juga dapat memberikan informasi tentang . risiko berulang dicegah dengan mengkonsumsi asam folat 5 mg/hari. Dalam mendeteksi fetal growth. Jika sudah pernah mengalami kelainan s erupa. Perdarahan pada akhir ke hamilan sering disebabkan karena plasenta previa atau migrasi plasenta. kegagalan dalam pertumbuhan janin. seperti amniosentesis. secara ultrasound akan mudah diketahui. agar ibu mengkonsumsi asam folat 0. Kadang ibu mengira hamil karena merasa tumbuh benjolan di perutnya.5 mg/hari mulai 1 bulan sebelum konsepsi hingga 8 minggu periode gestasi. Semen tara. mola hydatidosa. hydrocephalus tidak mengakibatkan kelainan p sikomotor pada anak.Sementara itu. Umumnya dokter melakukan pemeriksaan USG sedikitnya satu kal i selama masa kehamilan. Kelainan uter us lain yang bisa menyebabkan kecacatan janin adalah polip. Seringka li dijumpai USG fetus dalam kondisi anatomi maupun faal hormon tidak normal. USG uterus akan n ampak kristal-kristal kecil. menurut ahli USG kehamilan ini. yang ternyata jika dip eriksa adalah tumor cairan atau cyst di cavum douglasi. da n jaminan asuransi. Wladimiroff menyarankan. kelainan yang sering dijumpai adalah IUGR. Pada kehamilan mola. masalah kehamilan sebelumnya. polyhydramnion dan myoma kehamilan. Pemeriksaan USG dapat memperlihatkan letak plasenta sehingga informasi tersebut dapat digunakan dengan pemeriksaan la in. Yang terjadi pada uterus bisa berupa penipisan atau peneba lan endometrium. kemungkinan mengalami kehamilan kembar. m issed abortion ataupun ectopic pregnancy. Ef ek blighted ovum sering menyebabkan pendarahan pada trimester pertama kehamilan.

dan kematangan plasenta atau abnormalitas plasen ta. perut. Untuk membedakan antara keguguran maupun kehamilan ekt opik (kehamilan di luar uterus). detak jantung. Pada usia ini janin sudah terbentuk dengan lengk ap. Sebelum pada usia ini. seperti ukuran kepala. USG ini memungkinkan penggambaran lebih detail kondisi bayi dal am rahim ibu. juga deteksi jenis kelamin pada 4 bulan pertama kehamilan karena visual isasi yang tidak jernih dan akurat. atau paha untuk menentukan durasi atau lamanya kehamilan. Untuk mengukur kepala janin. Karena penggambaran yang tidak detail itu. misalnya tak bisa di lakukan. Untuk mendeteksi kelainan pada janin. Untuk mengidentifikasi abnormalitas janin. posisi bayi di dalam rahim juga ikut menyulitkan dokter untuk melihat bagian-bagian yang pe nting. melalui USG tekhnologi 3D atau 4D Real Time. ukuran. . Do kter atau teknisi kesehatan biasanya akan melakukan pemeriksaan USG dengan alasa n sebagai berikut: Untuk mengidentifikasi kehamilan dini. alat ini sangat tepat digunakan sejak kandungan memasuki usia 11-13 ming gu atau pada trimester pertama. susunan tulang punggung. dan jumlah cairan ketuban dalam rahim. Untuk mendeteksi IUD. Kelebihan dari alat ini dibanding alat sebelumnya adalah kemampuannya mendeteksi kelainan kromosom s ejak hamil muda. Untuk mengidentifikasi letak. dan sama sekali tidak berbahaya. kondisi tali pusat. Penggambarannya tak dipahami orang awam dan memerlukan bantu an dokter untuk menjelaskannya. Akurasinya bahkan mencapai 80 persen dan deteksi kondisi bayi seca ra detail bisa dilakukan sejak trimester pertama kehamilan. perkembangan teknologi membuat USG kian canggih. Dengan teknologi 3 dan 4 dimensi. Untuk mengident ifikasi janin tertentu dengan Sindrom Down. Diagnosa bibir sumbing. seperti hidrosefalus. Selain itu. Selain itu. USG 3 DAN 4 DIMENSI Pertama kali ditemukan alat USG hanya bersifat dua dimensi dan mendeteksi kondisi kondisi bayi di permukaan saja. Untuk memperlihatkan u kuran dan kecepatan pertumbuhan embrio atau janin. USG 2 dimensi ini banyak mengand alkan air ketuban agar dokter bisa melihat dengan jelas.pertumbuhan janin. dan tentu saja jenis kelamin. tak s edikit dokter menjadi kurang akurat dalam memberikan diagnosis terhadap perkemba ngan bayi dan kondisi rahim si ibu. dokter d apat mendeteksi kromosom bayi untuk mendeteksi kelainan. Kelainan ini bisa didet eksi dengan akurasi hingga 80 persen. Namun.

bayi yang tidak memiliki tulang h idung menderita down syndrome atau abnormal. "Di 2D. kelainan kromosom secara nyata bisa diketahui misalnya melalui struktur tulang. jika sebagian pasien yang pernah melihat hasil USG 2D menganggap bayiny a normal. Jumlah jemari tangan dan kaki. Untuk mendi agnosa kondisi bayi. kelainan bentuk." katanya. Dario. ini sulit dideteksi. pasien juga harus tetap dalam kondisi yang nyaman.. posisi plasenta. Deng an teknologi canggih ini. ukuran kepala. USG ke dua biasanya dilakukan pada kehamilan 18-22 minggu untuk menilai kelainan congenital.Bahkan pada saat ini waktu kelahiran atau dating pregnancy bisa ditentukan. Hingga saat ini belum ada laporan adanya efek biologis yang ditimbulkan. Ta k heran. sehingga tidak merusak jaringan. Dengan mengukur tulang hidung. WAKTU PEMERIKSAAN USG USG pertama dilakukan pada kehamilan minggu ke 7 untuk me mastikan kehamilan. Menurut Dr. Pada dasarn ya USG dapat dilakukan kapan saja selama masa kehamilan karena USG tidak berbaha ya untuk bayi dan ibu. seperti X-Ray dan CT Scan. Umumnya. detak jantung bayi juga ju mlah air ketuban di sekeliling bayi serta posisi bayi dan plasenta. detak jantu ng janin. USG yang ketiga bias anya dilakukan pada kehamilan minggu ke 34 unutk mengevaluasi ukuran fetus dan m enilai pertumbuhan fetus. Kelainan sekecil apapun. mengukur panjang janin untuk me nilai usia kehamilan. menilai detak jantung janin. bisa terde teksi oleh alat berbasis komputer ini. juga untuk menilai perkembangan janin. Instrumen ini berbeda dengan sarana diagnostik lain. Karena proses USG yang berlangsung cukup la ma. alat USG yang canggih ini dioperasikan selama minimal 20 me nit. USG terutama dilakukan bila terjadi masalah .. meski. tapi pada saat kelahiran sang bayi menderita cacat bawaan. penyelidikan kemungkinan adanya efek pada DNA masih terus dilakukan. stru ktur tulang punggung. termasuk bibir untuk mengetahui cacat sumbi ng. Dengan USG dapat diketahui struktur jaringan dengan baik. waktu yang cukup lama ini agar detil dari kondisi janin mampu terdeteksi secara keseluruhan. Pada pemeriksaan di minggu ini anda mungkin dapat juga mengetahui jenis kelamin bayi anda. bisa diketahui apakah b ayi yang dikandung normal atau tidak. pergerakan dan pernafasaan. dari l aporan WHO. USG juga tidak memberi kan efek reaksi ionisasi terhadap tubuh. juga bisa dideteksi lewat USG 3 dan 4 D.

Apakah ovarium Ibu dalam kondisi yang sehat Scan Nuchal Translucency: Scan ini dilakukan untuk mengetahui apakah bayi Ibu mengal ami Down’s Syndrome atau kelainan kromosom lainnya. apak ah ada masalah pada otak atau bibir sumbing. Ginjal dan kandung kemih bayi. Ibu juga sudah bisa tahu jenis kelaminnya. atau pernah mengalami keguguran at au kehamilan ectopic pada kehamilan 6-10 minggu. Proses scan ini hanya berlangsung sekitar 10 menit. Scan di Trimester ke-2 Seperti halnya kenyamanan yang Ibu rasakan di kehamilan trimester ke-2. Kebanyakan rumah sakit menawarkan scan ini untuk mengetahui beberapa hal penting. maka scan dilakukan dengan alat khusus melalui vagi na. pemeriksaan ini.Pemeriksaan ini hanya 15 sampai 20 m enit. wajar bila Ibu takut dan khawatir menjalani nya. Tulang belakang dan perut bayi luru s dan berkembang dengan baik. Walaupun proses ini tidak rumit. dokter akan memantau: • • • • Kepala bayi Ibu. perdarahan. JENIS-JENIS USG USG Awal Kehamilan: Pemeriksaan USG di awal kehamilan penting di lakukan bila Ibu mengalami nyeri. Dating scan (menetapkan tanggal scan) Scan ini dilakukan pada kehamilan 6 s ampai 12 minggu. seperti: Usia bayi Ibu Apakah terdapat lebih dari satu bayi Memeriksa detak jantung bayi Apakah ada kelainan yang jelas. Pada .Karena di awal kehamilan ukuran bayi Ibu masih sangat kecil.kehamilan misalnya adanya detak jantung janin yang tidak teratur. Ukuran dan bentuk jantung bayi Ibu. Saat paling baik melakukan scan ini antara usia kehamilan 11 sampai 14 minggu. Pihak rumah sakit biasanya mengizinkan Ibu mencetak foto-foto bayi dari pe meriksaan tersebut. sca n pada kehamilan 18 sampai 21 minggu ini juga jadi hal paling menggembirakan. Se ru rasanya melihat melihat bayi Ibu yang sudah berkembang pesat di layar monitor . Melihat sejuml ah cairan ketuban (amniotic fluid) tertelan bayi – tampak seperti gelembung hitam dalam perutnya. Biasanya scan ini dilakukan pa da wanita hamil beresiko tinggi atau berusia di atas 35 tahun.

Tersangka kehamilan ektopik 6. fetuskopi. transfusi intrauteri ne. dsb. tali ari-ari (umbilical cord) d an cairan ketuban (amniotic fluid). Tersangka kehamilan mola 7. Ukuran kepala. Tersangka kehamilan multipel 3. Tersangka kematian mudiqah (janin) 5. INDIKASI PEMERIKSA USG OB STETRI: 1. Berbeda dari USG biasa yang hanya menunjukkan ga mbar 2 dimensi dari bayi Ibu. Presentasi janin tidak jelas 9. plasenta manual. Adanya resiko/tersangka cacat bawaan 15. . biopsivili korales. perut dang tulang tumbuh deng an baik. Evaluasi letak dan keadaan plasenta 14. Perdara han dalam kehamilan 4. Ba gian yang bisa dilihat melalui USG 3D juga lebih luas. Tersang ka hamil dengan IUD 17. Tersangka pertumbuhan jan in terhambat 10. Te rsangka kehamilan dengan bentuk uterus abnormal 19. seperti versi luar.• • • Perkembangan tangan dan kaki bayi Ibu. Tersangka oligohidramnion/polihidramn ion 12. Plasenta. dsb 16. Terdapat perbedaan tinggi fundus uteri d an lamanya amenorea 8. Sebagai alat bantu dalam tin dakan intervensi seperti amniosintesis. USG 3D dan 4D Ibu bisa memi nta dokter Ibu mengenai USG 3D. USG Pertumbuhan (Growth scan) USG Pertumbuhan ini dilakukan hanya bila ada kekhawatiran pada tumbuh kembang bayi untuk memastikan bayi Ibu tumbuh sehat. versi ekstraksi. Usia kehamilan tidak jelas 2. pada USG 3D bayi Ibu akan terlihat lebih jelas. Penentuan profil tersangka biofisik janin 13. Tersangka kehamilan dengan bentuk uterus abnormal 18. Alat bantu dalam tindakan obstetri. Tersangka janin besar 11.

HIV untuk mendapat penganganan risiko aktivitas seksual dengan pasangan HIVne gatif. merokok. hepatitis B. Tawarkan uji HIV. Diskusiakn perilaku beresiko tinggi. Diskusiakan kerentanan janin selama organogenesis dan kebu tuhan akan gaya hidup yang optimal selama periode prakonsepsi dan periode konsep si. o Tinjau kembali risiko komplikasi kehamilan yang berkaita n dengan riwayat obsetrik dan anjurkan intervensi yang tepat. Tawarkan mammogr am sebelum kehamilan. suplementasi berleb ih vitamin larut . Rujuk wanita positi f. kesehatan ibu dan kesehatan janinnya. pendidikan dan intervensi promosi kesehatan antara lain: o Atur konseling atur genetic untuk wanita yang b eresiko akibat predisposisi genetic atau pajanan teratogenik. o Beri konseling mengenai praktik seksual dan kesuburan: siklus menstruasi d an kesuburan. o Tawarkan imunisasi rubella. berat badan berlebih atau kurang. o Obati infeksi yang berkelanjutan atau kondisi ginekologis sebelum keham ilan. dan intervensi yang tersedia untuk meminimalkan risiko . risiko pada janin. adan asupan alcoho l yang mengurangi kesuburan dan meningktakan komplikasi kehamilan. Fasilitasi program alternative terhadap obat-obatan yang bersifat terato genik. o Beri konseling t entang gaya hidup yang merupakan factor risiko. Nasihati mengenai konsumsi elemen yang berlebihan (misalnya.4. Peningkatan densitas menyebabkan hasil pemeriksaan mammogram kurang dapat dipercaya. pengaturan posisi dan frekuensi senggama ideal. o Nasihatkan wanita bahwa perubahan payudara pada masa hamil dan lakta si dapat menghambat deteksi benjolan pada payudara. PROMOSI KESEHATAN SELAMA KEHAMILAN NORMAL8 menurut Constance Sinclair dalam buku saku kebidanan. dan tetanus pada wanita y ang tidak imun jika kehamilan dapat ditunda selama 3 bulan setelah imunisasi vir us hidup. Beri konseling tentang keamanan setia p obat. Rujuk untuk m endapat bantuan (misalnya bantuan untuk penyalahgunaan obat). o Beri konseling mengenai kebutuhan nutrisi selama usia subur. misalnya status nutrisi yang bur uk. varisela. pola olahraga. Tawarkan penapisan kistik fibrosis o Beri konseling mengenai dampak setiap kondidi terhadap kehami lan. menghilangkan penggunaan lubrikan.

Beberapa kebutuhan gizi ibu hamil dapa t ditutupi oleh makanan sehat yang seimbang.lemak). kebutuhan protein. pada saat kehamilan dibutuhkan vitamin. Selain pilihan makanan sehat. Wanita yang tidak memiliki riwayat defek tuba neural dalam keluarga harus memperoleh suplemen asam folat 400µg perha ri selama 6-8 minggu sebelum konsepsi. dan pentinganya kunjungan prenatal pertama secara dini. o Beri konseling tentang pentingnya pengatura n tanggal kehamilan dalam piñata laksanaan kehamilan.2 Seorang ibu hamil memiliki kebutuhan gizi khusus. Beri konseling mengenai pengaturan jarak kehamilan yang ideal. Hal ini dapat membantu mendapatkan gizi yang dibutuhkan. o o o Anjurkan pemilik kucing tentang risiko toksoplasmosis dan upaya peng amanan. Untuk pertumbuhan janin yang sesuai kebutuhan ini harus dipenuhi. Idealnya adalah tiga bulan sebelum kehamilan. dan stress postpar tum hilang. dianjurkan sebanyak 4 mg. Anjurkan untuk memperoleh perawatan gigi yang diperlukan sebelum konseps i. bahkan suplemen sesuai kebutuhan. 5. Sebagian besar wanita memperoleh manfaa t dari pemberian suplementasi berupa kalsium. Jumlah kalori yang dibutuhkan oleh janin sedikit. KEBUTUHAN NUTRISI IBU HAMIL2. Jika da riwayat defek tuba neural dalam k eluarga. Diit khusus bagi pasien malnutrisi atau dengan masalah khusus harus disesuaikan selama kehamilan untuk memenuhi tambahan kebutuhan pertumbuhan janin. cadangan nutrisi maternal terisi kembali. terkadang diper lukan tambahan makanan. Namun. Berikut adalah beberap Menyediakan energi yang cukup (kalori) un a syarat makanan sehat bagi ibu hamil: tuk kebutuhan kesehatan tubuh anda dan pertumbuhan bayi .3 Menurut Persis Mary Hamilton dalam bukunya menyatakan bahwa kebutuhan nutrisi pada ibu hamil tidak berarti melipat duakan asupan kalori. kebutuhan untuk menyimpan ca tatan menstruasi yang akurat. Konsepsi pada saat ini mengurangi hasil akhir perinatal yang merugik an. mineral dan vitamin janin yang dipertimbangka n lebih besar. Hal ini berarti bahwa kebutuhan nnutrisi janin akan dipenuhi baik oleh diit ibu maupun oleh jaringan tubuhnya. Anjurkan suplementasi untuk defisiensi tertentu. Rujuk untuk mendapat konseling nutrisi jika kebutuhan kompleks. 18 bulan setel ah kelahiran hiduo.

U ntuk jangka pendek. Di trimester II dan III. Dari jumlah tersebut. b.000 kalori lebih ban yak dari kebutuhan kalori sebelum hamil. telur. Selama hamil. pada akhir kehamilan dibutuhkan sekitar 80. Menambahkan protein ke dalam makanan merupakan cara yan g efektif untuk menambah kalori sekaligus memenuhi kebutuhan protein. pembuluh da rah. Mungkin saja anda membutuhkan bantuan dokter at aupun ahli gizi untuk membantu anda dalam mencukupi kebutuhan kalori selama keha milan. dan hasil laut merupakan sumber pro tein. Monitorlah berat badan anda untuk membantu menilai apakah anda mengkonsumsi mak anan sejumlah kalori yang tepat. Ib u hamil membutuhkan sekitar 75 gram protein setiap harinya. kadar gula darah. susu. kebutuhan kalor i tambahan ini berkisar 300 kalori per hari dibanding saat tidak hamil. mine ral) Dapat menghindarkan pengaruh negatif bagi bayi Mendukung metabolisme tubuh ibu dalam memelihara berat badan sehat. serta un tuk perubahan metabolisme yang terjadi. ikan.Menyediakan semua kebutuhan ibu dan bayi (meliputi protein. Tubuh anda me merlukan sekitar 80. juga plasenta. vitamin. Memang cu kup sulit untuk mengetahui berapa kalori yang telah dikonsumsi setiap harinya. jaringan payudara. lemak. be rarti setiap harinya sekitar 300 tambahan kalori dibutuhkan ibu hamil. pembentukan plasenta. Namun dengan adanya pertambahan kebut uhan kalori ini tidak lantas menjadikan anda terlalu banyak makan. gunakanlah rasa lapar anda sebagai panduan kebutuhan kalori. Selain itu . dan tekanan darah. Produk hew ani seperti daging. tambahan kalori dibutuhkan sebagai tena ga untuk proses metabolisme jaringan baru. ibu membutuhkan tambahan energi/kalori untuk pertumbuhan da n perkembangan janin. a.000 tambahan kalori pada kehamilan. Selain itu. Energi ini digunakan untuk pertumbuhan janin. Protein Anda membutuhkan protein leb ih banyak selama kehamilan dibandingkan waktu-waktu lain di seluruh hidup anda. dan jaringan yang baru. keju. Hal ini dikarenakan protein diperlukan untuk pertumbuhan jaringan pada janin. Berdasar kan perhitungan. lebih banyak 25 gram dibandingkan yang lain. cadangan lemak. Kalori Seorang wanita selama kehamilan memiliki kebutuhan energi yang meningkat.

ibu hamil tetap harus melan jutkan konsumsi folat. serealia. Kekurangan folat juga dapat meningkatkan kehamilan kurang umur (pr ematur). karbohidrat kompleks juga meningkatkan asupan serat yang dianjurkan selama hamil untuk menc egah terjadinya konstipasi atau sulit buang air besar dan wasir. Pilihan yang dianjurkan adalah karbohidrat kompleks seperti ro ti. Pada ke hamilan yang normal. aspa ragus). oncom. d. Selama kehamilan. yaitu protein di sel darah merah yang berperan membawa oksigen ke jaringa n tubuh. asam folat sangat diperlukan teruta ma sebelum kehamilan dan pada awal kehamilan. Sayuran berwarna hijau (seperti bayam. Pertumbuhan d an perkembangan janin selama dalam kandungan membutuhkan karbohidrat sebagai sum ber kalori utama. Selain mengandung vitamin dan mineral. volume darah bertambah untuk menampung perubahan pada tubuh ibu dan . bayi dengan berat badan lahir rendah (bayi berat lahir rendah/BBLR). yaitu cacat pada otak dan tul ang belakang. Lemak Pertumbuhan dan perkembangan janin selama dalam kandungan membutuhkan lemak sebagai sumber kalori utama.protein juga bisa didapat dari tumbuh-tumbuhan seperti kacang-kacangan. dan lainnya. Asam Folat F olat merupakan vitamin B yang memegang peranan penting dalam perkembangan embrio . buncis. tempe. da n pertumbuhan janin yang kurang. Namun. Karbohidrat Karbohidrat merupakan su mber utama untuk tambahan kalori yang dibutuhkan selama kehamilan. tahu. Folat dapat dida patkan dari suplementasi asam folat. Lemak mer upakan sumber tenaga yang vital dan untuk pertumbuhan jaringan plasenta. c. bijibiji an. e. Sebenarnya. Zat Besi Zat besi dibutuhkan untuk memproduksi hemog lobin. f. nasi dan pasta. jus jeruk. Tubuh wanita hamil juga menyimpan lemak yang akan mendukung persiap annya untuk menyusui setelah bayi lahir. kadar lemak dalam aliran darah akan meningkat pada akhir tr imester III. Folat juga membantu mencegah neural tube defect. kacang-kacangan dan roti gandum merupakan sumber alam i yang mengandung folat. 600 mg folat disarankan untuk ibu hamil.

Sumber k alsium dari makanan diantaranya produk susu seperti susu. dan kacangkacangan. sereal sarapan yang telah difortifikasi zat besi. dan beberapa sereal sarapan yang telah difortifikasi. Hal ini menyebabkan kebutuhan zat besi bertambah sekitar dua kali lipat. Paling bany ak ketika trimester ketiga kehamilan. Zat seng dapat ditemuk an secara alami pada daging merah. Namun mengkonsumsi zat seng dalam jumlah cukup bagi merupakan langkah antisipatif yang dapat dilakukan. ibu hamil akan mudah lelah dan rentan infeksi. dan sekresi hormon. yogurt. Kalsium juga diperlukan untuk meng antarkan sinyal saraf. Zat seng Dari beberapa studi dilaporkan bahwa ibu h amil yang memiliki kadar zar seng rendah dalam makanannya berisiko melahirkan pr ematur dan melahirkan bayi dengan berat lahir rendah. kalsium yang dibutuhkan bayi akan diambil dari t ulang ibu. unggas. Namun anda dapat mengkonsumsi suplemen (sekitar 25 mg zat seng sehari) jika anda dalam kondisi yang kurang sehat. zat besi bisa didapatkan secara ala mi dari daging merah. Selain i tu ikan teri juga merupakan sumber kalsium yang baik. g. Kebutuhan zat besi bagi ibu hamil yaitu sekitar 27 mg sehari. Ibu hamil dan bayi membutuhkan kalsium unt uk menguatkan tulang dan gigi. Kebutuhan kalsium ibu hamil adalah sekitar 1000 mg per hari. Selain dari suplemen. kontraksi otot. wanita tida k membutuhkan tambahan suplemen. kalsium juga digunakan untuk membantu pembuluh darah berkontraksi dan berdilatasi. gandum utuh. Kalsium Ja nin mengumpulkan kalsium dari ibunya sekitar 25 sampai 30 mg sehari. Jika kebutuhan zat besi tidak tercukupi. Risiko melahirkan bayi tidak cukup umur dan bayi dengan ber at badan lahir rendah juga lebih tinggi. kacang-kacangan. Sedangkan uji klinis suple mentasi zat seng tidak didapatkan kejelasan mengenai keuntungan mengkonsumsi sen g dalam jumlah yang lebih tinggi. keju. Vit C Vitamin C yang di butuhkan janin tergantung dari asupan makanan ibunya. polongpolongan. Selain itu. Vitamin C merupakan antiok sidan yang melindungi jaringan dari kerusakan dan dibutuhkan untuk membentuk kol agen dan menghantarkan sinyal kimia di otak. Pada umumnya. ikan. . Jika kebutuhan kalsiu m tidak tercukupi dari makanan. i. h.pasokan darah bayi.

serta pertumbuhan dan perkembangan embrio. Makan baik selama kehamilan dapat memastikan pertambahan berat badan dan mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan selama hamil. kulit ibu lebih sehat (lebih elastis). Vitamin A dapat ditemukan pada buah-buahan dan say uran berwarna hijau atau kuning. bengkak. jeruk. Bawalah selalu air putih. Vitamin A Vitamin A memegang peranan penting d alam fungsi tubuh. Menu yang bervariasi pada makanan sangat penting. Makanlah dalam jumlah sedikit jika anda me miliki masalah mual atau muntah atau pengurangan ruang diperut ketika hamil. Selalu ingat bahwa penambahan berat badan saat kehamilan merupakan bagian penting dari kehamilan. termasuk fungsi penglihatan. Makanan yang kaya vitamin C juga membantu pe nyerapan zat besi dalam tubuh. makin ke bawah. jambu biji. dan brokoli.Wanita hamil setiap harinya disarankan mengkonsumsi 85 mg vitamin C per hari. kuning telur. Hal ini membantu mendapatkan kebutuhan vitamin dan mineral dari makanan yang anda konsumsi. j. dan lainnya. Variasi menu juga membantu mencegah keb osanan. Tips Untuk Ibu Hamil Konsumsilah makanan dengan jumlah lebih banyak dari piramid a makanan bagian bawah. s trawberry. makin besar kebutuhan yang harus dipenuhi setiap harinya. susu. Men gkonsumsi makanan dalam jumlah kecil (namun sering) dapat membantu mengatur kada r gula darah yang membuat anda merasa nyaman dalam menjalankan aktivitas seharihari. serta da pat mengurangi gejala kehamilan umum seperti sembelit. Minum air dalam jumlah cukup dapat membantu ke hamilan sehat. Hindari diet ataupun pantang pada makanan tanpa berdisku si dengan praktisi kesehatan anda. Dengan cukup air. Minuman lain seperti soda. Minum cukup 8 gelas air sehari. kopi tidak boleh dihi tung sebagai perhitungan 8 gelas air. dan terakhir makanan berlemak. mentega. buah. Kemudian tambahkan dengan sayuran dan protein. imunitas. Kekurangan vitamin A dapat mengakibatkan kelahiran prematur dan bayi berat lahir rendah. pro duk susu. An da dapat dengan mudah mendapatkan vitamin C dari makanan seperti tomat. Dengan konsep paramida. . dan sebagainya.

namun beberapa vitamin (seperti vitamin A) dalam jumlah besar dapat menyebabkan kecac atan. dan kelainan pada sistem sar af pusat bayi. Sedangkan kekurangan energi terjadi pada trimester II dan III dap at menghambat pertumbuhan janin atau tak berkembang sesuai usia kehamilannya. Anda bisa saja mengkonsumsi banyak vitamin. Pastikan anda memberitahukan suplemen vitamin kepada praktisi kesehatan.Vitamin maupun suplemen tidak dimaksudkan untuk mengganti asupan makanan anda se lama kehamilan. . Suplemen dan vitamin dimaksudkan untuk membantu mencukupi kebutu han yang diperlukan ibu hamil. Co ntoh konkretnya adalah kekurangan zat besi yang terbilang paling sering dialami saat hamil. kematian janin. Gangguan ini membuat ibu mengalami anemia alias kekurangan sel darah merah. Namun ibu hamil tak dianjurkan mengonsumsi suplemen multivitamin karena kelebi han vitamin A dan D dosis tinggi dalam tubuh justru dapat menimbulkan penumpukan yang berefek negatif. Selain dari suplemen. Semoga kehamilan an da berjalan lancar. dan keguguran. juga dari bahan makanan yang disantapnya . selain kelainan baw aan pada bayi. Suplemen dalam bentuk jejamuan juga tidak dianjurkan jika kebersihan dan keamanan bahannya tidak terjamin. Ya ng penting adalah kandungan makanan dalam jumlah yang cukup. tak sulit memperoleh tambahan zat besi da n asam folat ini. Padahal. Kekurangan asam folat juga dapat menyebabkan anemia. DAMPAK KURANG GIZI Kekurangan asupan gizi pada trimester I dikaitkan dengan ting ginya kejadian bayi lahir prematur. Yang perlu diingat adalah bahwa mengkonsumsi makanan selama kehamilan untuk dua orang (ibu dan si jabang bayi) bukan berarti jumlah makanan tidak terkontrol.

Perdarahan Perdarahan pervaginam dalam kehamilan adalah cukup normal. banyak dan kadang-k adang tetapi tidak selalu disertai dengan rasa nyeri (Pusdiknakes. Sakit kepala yang hebat c. Perda rahan pada kehamilan muda atau usia kehamilan di bawah 20 minggu. perdarahan yang tidak normal adalah merah. Perdarahan ini adalah perdarahan implantasi dan nor mal. Pada akhir kehamilan.Berikut tabel contoh menu makanan dalam sehari bagi ibu hamil 6. perdarahan kecil dalam kehamilan adalah pertanda dari “Friabel cervik”.8. Bengkak pada muka atau tang an e.9 Menurut Pusdiknakes 2003 ada 6 tanda bahaya kehamilan: a. Sekitar 10-12% kehamilan akan berakhir dengan . Masalah penglihatan d. Pada ma sa awal kehamilan. ibu akan mengalami perdarahan yang sedikit (spotting) di seki tar waktu terlambat haidnya. Perdarahan pervaginam b. Nyeri abdomen yang hebat f. 2003 ). KELUHAN DAN TANDA BAHAYA YANG TERJADI SELAMA KEHAMILAN2. Perdara han semacam ini mungkin normal atau mungkin suatu tanda adanya infeksi. kehamilan molar atau kehamilan ektopik. Jika ter jadi perdarahan yang lebih (tidak normal) yang menimbulkan rasa sakit pada ibu. Bayi kurang bergerak seperti biasa 1. Perdarahan ini bisa berarti aborsi. umumnya diseba bkan oleh keguguran.

Jika ibu hamil merasa lelah. 2. sakit kepala akan lebih sering terjadi atau makin parah. Plasenta yang tebal yang menutupi seluruh jalan lahir dapat menimb ulkan perdarahan hebat tanpa didahului oleh perdarahan bercak atau berulang sebe lumnya. pada umumnya disebabkan oleh mola hidatidosa. Penyebab sakit kepala pada kehamilan menurut S uparyanto (2010) disebabkan oleh peregangan pembuluh darah diotak akibat hormon kehamilan. 2003).2008 ).keguguran yang pada umunya (60-80%) disebabkan oleh kelainan kromosom yang ditem ui pada spermatozoa ataupun ovum. dan seringkali merupakan ketidaknyamanan yang normal dalam kehamilan.Kadang-kadang dengan sakit k epala yang hebat tersebut. Sakit kepala yang hebat dalam kehamilan adalah gejala dari p re-eklampsia (Pusdiknakes. perdarahan dapat disebabkan oleh solusio plasenta (40%) atau vasa previa (5%) dari keseluruhan kasus perdarahan antepartum (George Adriaansz. Plasenta previa menjadi peyebab dari 25% kasus perdarahan antepartum. Penyebab yang sama dan menimbulkan gejala perd arahan pada kehamilan muda dan ukuran pembesaran uterus yang diatas normal. pembesaran uterus yang tidak sesuai (lebih kecil ) dari usia kehamilan dan adanya massa di adneksa (tuba falopi) biasanya disebab kan oleh kehamilan ektopik. Sakit kepala yang hebat Sakit kepala bisa terjadi selama k ehamilan. Pentalaksanaan pada sakit k epala saat kehamilan ini menurut Suparyanto (2010) dengan cara menanyakan kepada ibu apakah ia mengalami edema/pembengkakan pada . Pada plasenta yang tipis dan menutupi sebagian be sar plasenta maka umumnya terjadi perdarahan bercak berulang dan apabila segmen bawah rahim mulai terbentuk disertai dengan sedikit penurunan bagian terbawah ja nin maka perdarahan mulai meningkat hingga tingkatan yang dapat membahayakan kes elamatan ibu. Sakit kepala yang menunjukkan suatu masalah yang serius adalah sakit kepala heba t yang menetap dan tidak hilang dengan beristirahat. Perdarahan pada kehamilan muda dengan uji kehamilan yang tidak jelas. pusing atau tertekan atau pandangan mata bermasalah. khusunya hormon progesteron. Perdarahan yang terjadi sangat t erkait dengan luas plasenta dan kondisi segmen bawah rahim yang menjadi tempat i mplementasi plasenta tersebut. ibu mungkin menemukan bahwa penglihatannya menjadi ka bur atau berbayang. Bi la mendekati saat persalinan. jika sebelumnya menderita migrain kondisi ini dapat semakin b ermasalah selama 3 sampai 4 bulan pertama kehamilan. Perdarahan pada kehamilan lanjut atau diatas 20 ming gu pada umunya disebabkan oleh plasenta previa.

Hal ini bisa merupakan pertanda anemia. protein ur ine.wajah/tangan atau terjadi masalah penglihatan. akuitas visual (ketajaman penglihatan) seorang ibu bisa berubah pada saat kehamilan.2008). t erlihat mengkilat. Sedangkan masalah penglihatan yang bisa mengindikasikan kondisi yan g mengancam jiwa ialah perubahan tiba-tiba dalam penglihatan. 3. Perubahan-perubaha n seperti ini bisa dibarengi dengan sakit kepala berat. Periksa tekanan darah. 5. Bengkak pada muka dan tangan Hampir setengah dari jumlah seluruh wanita pasti me ngalmi sedikit pembengkakan yang sifatnya normal pada kaki dan telapak kaki yang biasanya muncul pada akhir (sore) hari dan biasanya akan hilang setelah istirah at atau dengan meninggikan kaki sedikit (Suparyanto. Menur ut Suparyanto (2010) edema terjadi karena sistem kerja ginjal yang tidak optimal pada wanita hamil mempengaruhi system kerja tubuh sehingga menghasilkan kelebih an cairan. Oleh karena ginjal belum mampu bekerja secara optimal. Ini dapat terlihat setelah kelahiran.2010 ). refleks dan edema. Bengkak bisa menunjuk kan adanya masalah serius jika muncul pada wajah dan tangan tidak hilang setelah beristirahat dan diikuti dengan keluhan fisik yang lain. Terkadang bengkak membuat kulit di kaki di bagian bawah meregang. tegang dan sangat tidak nyaman. Periksa suhu badannya dan jika suhunya naik pertimbangka n untuk memeriksa darah untuk mengetahui apakah ada penyakit/parasit malaria.2010). maka diagnosisn ya mengarah . Perubahan kecil dalam masa ini ad alah normal. Masalah Penglihatan Masalah penglihatan saat kehamilan ini menurut Pusdiknakes (2003) karena pengaruh-pengaruh hormonal. ketika pergelangan kaki yang be ngkak secara temporer semakin parah. Nyeri hebat di daerah abdo minopelvikum Bila hal tersebut diatas terjadi pada kehamilan trimester kedua dan ketiga dan disertai dengan riwayat dan tanda-tanda dibawah ini. Ini dikarenakan jaringan tambahan yang dipe rlukan untuk pertumbuhan dan perkembangan janin selama dalam kandungan tidak lag i dibutuhkan dan akan dibuang setelah sebelumnya diproses oleh ginjal menjadi ur in. seperti kekaburan penglihatan atau melihat adanya bintik-bintik dihadapan mata. 4. Perubahan penglihatan ya ng tiba-tiba bisa merupakan pertanda adanya preeklamsia ( Suparyanto. gagal jantung atau pre eklamsia (George Adriaansz. kelebihan cairan yang menempuk dihasilkan disekitar pembuluh darah hingga ginjal mampu memprosesnya l ebih lanjut.

Bayi kurang bergerak seperti biasa dapat dikarenakan oleh aktivitas ibu yang terlalu berleb ihan. hal ini merupakan suatu risiko tanda bahaya.pada solusio plasenta. Pergerakan bayi berkurang tidak seperti biasa nya Ibu mulai merasakan gerakan bayinya selama bulan ke-5 atau ke-6. Sedangkan yang dimaksud dengan n yeri abdominalpelvikum menurut Suparyanto (2010). kehamilan ektopik. Bayi harus bergerak paling sedikit 3 kali dalam periode 3 jam. gastritis. 6.2008 ).2010).2008 ). Rasa sakit abdominal yang mungkin bisa mengindikasikan masalah yang mengancam ji wa ialah rasa sakit yang parah. p enyakit radang panggul. terus berlanjut dan tidak bisa diperingan dengan jalan istirahat. Jika bayi tidur. keadaan psikologis ibu maupun kecelakaan sehingga aktivitas bayi di dalam rahim tidak seperti biasanya (Suparyanto. infeksi saluran kemi h atau infeksi-infeksi lainnya. abortus. gejala ini bias a terjadi 6 minggu setelah HPHT . Hal ini bisa berarti adanya apendicitis (radang usus buntu). baik dari jenis yang disertai perdarahan (revealed) atau tersembunyi (occult): Trauma abdomen Preeklampsia Tinggi fundus uteri lebih besa r dari usia kehamilan Bagian-bagian janin sulit diraba Uterus tegang dan nyeri J anin mati dalam rahim (George Adriaansz. abrupsi plasenta (plasenta lepas sebelum waktunya). Apabila ibu tidak merasakan gera kan bayi seperti biasa. penyakit kantung empedu. gerakannya akan melemah. beberapa ib u dapat merasakan gerakan bayinya lebih awal (George Adriaansz. Mual biasa terjadi pada pagi hari. Gerakan bayi akan lebih mudah terasa jika berbaring atau beristi rahat dan jika ibu makan dan minum dengan baik. Gejala dan tanda lain yang harus diwaspadai Beberapa gejala dan tanda lain yang terkait dengan gangguan serius selama kehamilan adalah: o Muntah berlebihan yang berlangsung selama kehamilan Mual dan muntah adalah gejala yang sering ditemuka n pada kehamilan trimester I. adalah rasa sakit abdominal ya ng tidak ada hubungannya dengan persalinan normal biasanya adalah tidak normal.

kaki atau lutut 6.2003). o Ketuban Pecah Dini atau Sebelum Wak tunya Yang dinamakan ketuban pecah dini adalah apabila terjadi sebelum persalina n berlangsung yang disebabkan karena berkurangnya kekuatan membran atau meningka tnya tekanan intra uteri atau oleh kedua faktor tersebut. 2003). Nyeri pada dada atau abdomen 7. Perasaan mual ini karena meningkatnya kadar ho rmon estrogen dan HCG dalam serum. Muntah terus menerus .2002). tanda bahaya yang harus segera dilaporkan adalah: 1. o o Disuria Menggigil atau demam Ibu menderita demam dengan suhu tubuh >38 C dalam kehamilan merupakan suatu masalah. minum banyak dan mengompres untuk menurunkan suhu (Sup aryanto. Mengigil dan demam 5. Penentuan cairan ketuban dapat dilakukan deng an tes lakmus (nitrazin test) merah menjadi biru o Uterus lebih besar atau lebih kecil dari usia kehamilan yang sesungguhnya Sedangkan menurut Persis Mary Hamil ton. Demam tinggi dap at merupakan gejala adanya infeksi dalam kehamilan. Pembengakakan pada wajah. dinamakan Hiperemesis Gra vidarum (Pusdiknakes. Setiap pendarahan yang keluar dari vagiana atau keluarnya cairan 2. Urin mengandung darah atau keruh 8. juga karena adanya inf eksi yang dapat berasal dari vagina dan servik dan penilaiannya ditentukan denga n adanya cairan ketuban di vagina. Infeksi dapat terjadi selama kehamilan. Gangguan penglihatan 4. Penanganan demam antara lain dengan istirahat baring. Sakit kepala berat atau terus mene rus 3. t angan. Mual dan muntah yang sampai mengganggu aktifi tas sehari -hari dan keadaan umum menjadi lebih buruk. pers alinan dan masa nifas (Pusdiknakes.dan berlangsung selama 10 minggu. Demam dapat disebabkan oleh infeksi dalam kehamilan yaitu masukny a mikroorganisme pathogen ke dalam tubuh wanita hamil yang kemudian menyebabkan timbulnya tanda atau gejala –gejala penyakit. Pada infeksi berat dapat terjadi dem am dan gangguan fungsi organ vital.

KEHAMILAN RESIKO TINGGI KARENA PENYAKIT YANG DIDERITA IBU SEBELUM KEHAMILAN10 . rectum atau faring: diplokokua s gram negative Factor resiko terjadinya gonorrhea adalah: Eksposur dengan indiv idu yang yerinfeksi tanpa terproteksi Patner seksual multiple Autoinokulasi Peng unaan IUD Pemeriksaan penunjang: Sediaan langsung Discar diambil dari serviks. namun lebih sering asimptomat is Cervisitis : serviks eritem dengan discar endoserviks purulen Dapat disertai demam. endocarditis. suatu kuman diplokokus gram negative Essential diag nosisnya adalah sebagai berikut: Periode inkubasi 2. Kultur. Tes fermentasi : hanya meragikan glukosa Thomso n (menampung urin pagi dalam 2 gelas). Thayer Martin Tes definitive a. m eningitis Pemeriksaan mikroskopis discar serviks. pergelangan kaki atau tangan Konjungtivitas. . Merupakan gold standar. uretra. Tes oksidasi : se mua memberikan reaksi positif b. Gonorea Definisi dari gonorea adalah suatu penyakit infeksi yang disebabk an oleh Neisseria gonorrhea. Dengan pewarnaan gram. tenosinovitis berupa arthritis monoartikular pada lutut. ditemukan diplokokus ( biji kopi) gram (-) intra dan ekstraseluler. perdarahan poscoital. med ia yang digunakan Media transport : media stuart dan media transgrow Media pertu mbuhan : agar cokelat Mc Leod’s. disuria. elsi kulit superficial.9. mua ra kelenjar Bartholini dan rectum.8 hari Gejala pada wanita: leukorea patologis. fsringitis. untuk mngetahui sampai dimana penyebaran infeksi.12 a.

Kabtab 500mg Viccillon kapsul 250mg.8 juta IU (IM) + 1 gr (per oral) SEDIAAN (GENETIK. Kabtab 500mg Baquinor kaptab 250mg.2 juta IU/vial. Herpes Simpleks Definisi: Adalah infeksi akut oleh HSV tipe I atau II. her pes febrilis. herpes progenitalis (genitalis) . IM Probenesid (gen) tab. 750mg K ETERANGAN Ampicillin + Probenecid (sda) 2 gr dosis tunggal (per oral) PPNG rendah (resistensi terhadap penicillin rendah) Amoxicillin + Probenecid (sda) Tiamfenikol (DOC) 3 gr dosis tunggal (peroral) 3. kabtab 500mg Amoxan kapsul 250mg. SS 500mg Probenid tab 500mg Ampicillin (gen) kapsul 250mg.5gr/vial.5mg dosis tunggal (per oral) Ciprofloxacin 500mg dosis tunggal (per oral) PPNG tinggi Ciprofloxacin Ceftriaxone 500mg/hari selama 5 hari (per oral) 250mg/hari selama 3 hari (IM) Ceftriaxone (gen) serbuk inj. 1gr/vial Tricefin serbuk inj. 0. Sirup kering 125mg/5mL C iprofloxacin (gen) tab 250mg. herpes labialis. 500mg Amoxycillin kapsul 250mg.4 juta IU/ vial. 2. 1gr/vial GO dengan komplikasi b.5gr/vial. 500mg Tiamfenikol ( gen) kapsul 250mg. PATEN) Benzatin penicillin G serbuk inj. 250mg/ v ial. 500mg. 1. 0. 500mg.Manajemen farmakologisnya OBAT Penisillin G + Probenesid DOSIS 4. 500mg Biothicol kapsul 250mg. yang d apat berlangsung primer atau rekuren Disebut juga fever blister. cold score.

berisi cairan jernih dan kemudian menjadi seropurulen. rasa terbakar Factor resiko: Penularan secara skin to skin contact Multipatner sex Pemeriksaan fisik Infeksi primer: Vesikel berkelompok di atas kulit yang sembab dan eritematosa.Essential diagnosis: Infeksi primer berupa gejala sistemik disertai vesikel berg eombol dan erosi pada penis. bias timbul pada tempat yang sama (loc o) atau berbeda (non loco) Pemeriksaan laboratorium percobaan T-zank dengan pewarnaan Giemsa pada bahan ves ikel. ditemukan sel datia berinti banyak . dapat me njadi krusta dangkal. b iasanya berlangsung 7 – 10 hari Sering diawali dengan gejala prodromal local berup a rasa panas. HSV tipe 2 di daerah pin ggang ke bawah terutama daerah genital Fase laten Tidak ditemukan kelainan klini s Infeksi rekuren Gejala klinis timbul lebih ringan disbanding infeksi primer. gatal dan nyeri pada kulit. biasanya sembuh tanpa sikatrik Kadang disertai infeksi sek under sehingga memberikan gambaran yang tidak jelas Daerah predileksi: HSV tipe 1 di daerah pinggang ke atas terutama mulut dan hidung. rectum atau vagina Rekurensi: vesikel nyeri Gejala prodromal: nyeri.

selama 5 hari Rekuren: 2x125mg. Antibodi yang terburuk dapat berupa Imunoglobulin M (IgM) dan Imunoglobulin G (IgG) Klasi fikasi TOXOPLASMA Infeksi Toxoplasma disebabkan oleh parasit yang disebut Toxopl asma gondi.200mg. 400mg Poviaral tab. Pada umumnya. tab. selama 7 hari 5m g/KgBB/hari. Jika wanita hamil terinfeksi Toxoplasma maka akibat yang dapat terjadi adala h abortus spontan atau keguguran (4%). TORCH Definisi TORCH adalah istilah untuk menggambarkan gabungan dari empat j enis penyakit infeksi yaitu TOxoplasma. selama 7 hari (bila gejala sistemik berat) Primer: 3x250 mg. terbagi 3.250mg Valasiklovir Valtex tab. 10 hari bila berat Rekuren: 2x500mg. bisa timbul rasa lelah. mirip gejala influenza. demam. dan umumny a tidak menimbulkan masalah. Rubella. 500mg c. Prinsip dari pemeriksaan ini adala h deteksi adanya zat anti (antibodi) yang spesifik taerhadap kuman penyebab infe ksi tersebut sebagai respon tubuh terhadap adanya benda asing (kuman). Kirakira hanya 10-20% kasus infeksi Toxoplasma yang disertai gejala ri ngan. Infeksi Toxoplasma berbahaya bila terjadi saat ibu sedang hamil atau pada orang dengan sistem kekebalan tubuh terganggu (misalnya p enderita AIDS. diagnosis untuk penyakit infeksi telah berkembang anta r lain ke arah pemeriksaan secara imunologis. selama 5 hari SEDIAAN (GENERIK. Cytomegalovirus dan Herpes. 400mg Famsiklovir Famvir tab. selama 5 hari Primer: 2x500mg. Pem eriksaan Diagnostik Kini. lahir mati (3%) atau bayi menderita . selama 5 hari . PATEN) Da novir. infeksi Toxoplasma terjadi tanpa disertai gejala yang spesipik. malaise.Penatalaksanaan farmakologis OBAT Asiklovir DOSIS 5x200mg/hari. 200mg. pasien transpalasi organ yang mendapatkan obat penekan respon imu n).

Infeksi ini disebabkan oleh virus Rube lla. Jika ternyata belu m memiliki kekebalan. diagnosis infeksi Rubella yang tepat perlu ditegakkan dengan bant uan pemeriksaan laboratorium. serta Aviditas Anti-Toxoplasma IgG. kejang-kejang dn ensef alitis. dianjurkan untuk divaksinasi. serta bayi baru lahir dari ibu yang terinfe ksi Toxoplasma. sedangkan jika infeksi tejadi trimester pertama maka risikonya menja di 25% (menurut America College of Obstatrician and Gynecologists. RUBELLA Infeksi Rubella ditandai dengan demam akut. ruam pada ku lit dan pembesaran kelenjar getah bening. Ji ka infeksi terjadi pada bulan pertama kehamilan maka risiko terjadinya kelainan adalah 50%. karena dapat menyebabkan kelainan pada bayinya. pemeriksaan laboratorium mutlak diperlukan untuk mendapatkan diagnosis yang tepat. Pemeriksaan yang lazim dilakukan adalah Anti-Toxoplasma IgG. Pemeriksaan Anti-rubella IgG dan IgM terutama sangat berguna untuk diagnosis infeksi akut pada kehamilan < 1 8 minggu dan risiko infeksi rubella bawaan. Ol eh karena itu. selanjutnya tiap trimeter). bahkan p ada beberapa pasien tidak dikenali. CYTOMEGALOVIRUS (CMV) . IgM da n IgA. Pada Toxoplasmosis bawaan. Oleh ka rena itu. 1981). retardasi mental. Pemeriksaan tersebut perlu dilakukan pada orang yang diduga terinfeksi Toxoplasma. Tanda tanda dan gejala infeksi Rubella sangat bervariasi untuk tiap individu. Pemeriksaan Laboratorium yang dilakukan meliputi p emeriksaan Anti-Rubella IgG dana IgM. Diagnosis Toxoplasmosis secara klinis sukar ditentukan karena gejala-gej alanya tidak spesifik atau bahkan tidak menunjukkan gejala (sub klinik). terutama apabila ruam merah tidak tampak. Pemeriksaan Anti-rubella IgG dapat digunak an untuk mendeteksi adanya kekebalan pada saat sebelum hamil. ibu-ibu sebelum atau selama masa h amil (bila hasilnya negatif pelu diulang sebulan sekali khususnya pada trimester pertma. Infeksi Rubella berbahaya bila t ejadi pada wanita hamil muda. gejala dapat muncul setelah dew asa. dapat menyerang anak-anak dan dewasa muda. misalnya kelinan mata dan telinga.Toxoplasmosis bawaan.

8. ekapuran otak. kun ing. tetapi hal ini tidak selalu muncul sehingga mungkin tidak d iketahui. dan lain-lain. serta Aviditas Anti-CMV IgG. retardasi mental. Pemeriksaan labor atorium sangat bermanfaat untuk mengetahui infeksi akut atau infeski berulang. Infeksi HSV II pada bayi yang baru lahir dapat berakibat fatal (Pada l ebih dari 50 kasus). yaitu Anti-HSV II IgG dan Igm san gat penting untuk mendeteksi secara dini terhadap kemungkinan terjadinya infeksi oleh HSV II dan mencaegah bahaya lebih lanjut pada bayi bila infeksi terjadi pa da saat kehamilan. HERPE S SIMPLEKS TIPE II Infeksi herpes pada alat genital (kelamin) disebabkan oleh Vi rus Herpes Simpleks tipe II (HSV II). Jika ibu hamil terinfeksi. virus CMV dapat ting gal secara laten dalam tubuh dan CMV merupakan salah satu penyebab infeksi yang berbahaya bagi janin bila infeksi yang berbahaya bagi janin bila infeksi terjadi saat ibu sedang hamil. Virus ini dapat berada dalam bentuk laten. maka janin yang dikandung mem punyai risiko tertular sehingga mengalami gangguan misalnya pembesaran hati. ketulian. menjalar melalui serabut syaraf sensorik dan berdiam diganglion sistem syaraf o tonom. dan virus ini temasuk golongan vir us keluarga Herpes.Infeksi CMV disebabkan oleh virus Cytomegalo. tidak disertai dengan proteinuria dan tekanan darah ke mbali normal < 12 minggu pasca persalinan. d imana infeksi akut mempunyai risiko yang lebih tinggi. Preeklampsia . Bayi yang dilahirkan dari ibu yang terinfeksi HSV II biasanya memperlihat kan lepuh pada kuli. Seperti halnya keluarga herpes lainnya. Pemeriksaan laboratorium. dibagi menjadi 4 macam: Hipertensi Gestas ional Dikatakan sang ibu mengalami hipertensi gestasional bila didapatkan tekana n darah > 140/90 mmHg untuk pertama kalinya dalam kehamilan yang diketahui normo tensif sebelum kehamilan. Hipertensi dalam Kehamilan. KEHAMILAN RESIKO TINGGI KARENA ADANYA KOMPLIKASI DARI KEHA MILAN10 a. Pemeriksaan laboratorium yang silakukan meliputi Anti CMV IgG dan IgM.

Nyeri kepala frontal atau gangguan penglihatan. Edema paru atau sianosis. 1992). Kriteria minimum: tekanan darah ≥ 140 mmHg setelah umur kehamilan 20 minggu disertai dengan proteinuria ≥ 300 mg/24 jam atau dipstick ≥+1 (J oseph HK dan M. Faktor Resiko primigravida riwayat preeklamsia tekanan darah yang meningkat pada awal kehamilan dan badan yang gemuk adanya ri wayat preeklamsia pada keluarga kehamilan ganda riwayat darah tinggi pada matern al diabetes pregestasional sindroma antifosfolipid penyakit vascular atau jaring an ikat usia maternal yang lanjut >35 tahun Manifestasi Klinis Preeklamsia Ringa n Tekanan darah > 140/90 mmHg atau tekanan darah sistolik naik > 30 mmHg atau ke naikan tekanan darah diastolik > 15 mmHg tetapi < 160/110 mmHg. Oliguria 500 ml/24 jam. . setelah kehamilan 20 minggu. Edema dan/atau P roteinuria. Proteinuria lebih 5 gram/24 jam atau kualitatif 3+/4+.Dikatakan Preeklamsia ialah timbulnya hipertensi disertai proteinuria dan/atau e dema akibat kehamilan. Pertumb uhan janin intrauterin yang terlambat (IUFGR). setelah umur kehamilan 20 minggu atau segera setelah pers alinan. Nugroho S. Gejala ini dapat timbul sebelum 20 minggu bila terjadi penyakit trofobla s (Hasdiana Hasan. Nyeri epigastrium. 2010). Preeklamsia Berat Kalau dijumpai satu a tau lebih tanda/gejala berikut : Tekanan darah 160/110 mmHg.

5 mL kgBB/jam 4. reflex patella (+) 3. lakukan ventilas i (masker balon. frekuensi pernafasan minimal 16x/menit 2. ventilator). urin m inimal 30 ml/jam dalam 4 jam terakhir atau 0. diberikan bila tensi ≥180/110 atau MAP ≥126 .HELLP syndrome (H = Hemolysis. beratnya hipovolemia Nitrogen Urea tanda menurunnya aliran darah ke ginjal darah (BUN) oligouria tanda preeklamsia berat Transaminasi serum Peningkatan transaminase serum menggambarakan (SGOT. LP = Low Platelet co unts) Pemeriksaan Diagnostik Pemeriksaan urin: menentukan adanya proteinuria Pem eriksaan darah: TES DIAGNOSTIK PENJELASAN Hemoglobin dan Peningkatan Hb dan Hmt berarti: hematokrit Adanya hemokonsentrasi yang mendukung diagnosis preeklamsia Menggambarkan adanya hipovolemia Penentuan Hb dan Hmt bila terjadi hemolisis Tro mbosit Trombositopenia menggambarkan preeklamsia berat Kreatinin serum.SPGT) pre eklamsia berat dengan gangguan fungsi hepar Lactid acid dengan Menggambarkan ada nya hemolisis dehydrogenase Albumin serum dan Menggambarkan kebocoran endotel da n kemungkinan factor koagulasi koagulopati Penatalaksanaan medis Infus Ringer La ktat atau Ringer Dextrose 5% Pemberian anti kejang/anti kovulsan magnesium sulfa t (MgSO4) sebagai pencegahan dan terapi kejang MgSO4 merupakan obat pilihan untu k mencegah dan mengatasi kejang pada preeklamsia dan eklamsia Syarat pemberian M gSO4 : 1. Peningka tannya menggambarakan: asam urat seru. siapkan ampul Kals iumGlukonas 10% dalam 10mL Antidotum: Jika terjadi henti nafas. beri kalsium glukonas 1 gram (12mL dan larutan 10% ) IV perlahan-lahan sampai pernafasan mulai lagi Antihipertensi. EL = Elevated Liver enzymes.

1992). Maksimum 120mg dalam 24jam. payah jantung kongestif. (bokong kiri 4 g dan bokong kanan 4 g). Maintenance dose : Tiap 4 ja m diberikan 4 g im. aspi rasi mulut dan tenggorokan jika perlu Pengobatan medisional: Loading dose : 4 g MgSO4 dalam larutan 20 ml (20%) iv. 8 g MgSO4 dalam larutan 10 m l (40%) im. diulangi setelah 20 menit. Bila tidak ada kontra indikasi (24jam setelah kejang terakhi r/pasca persalinan). breathing. Eklamsia merupakan tahap lanjutan dari pre-eklamsia. circulation) beri obat anti kejang beri oksigen 4-6 liter per menit lindungi pasien dari kemungkinan trauma. tekanan darah diturunkan mencapai < 160/105 a tau MAP <125 Diuretikum tidak dibenarkan secara rutin. tetapi jangan diikat terlalu keras bari ngkan psien pada sisi kiri untuk mengurangi resiko aspirasi setelah kejang. Nifedipine tidak dibenarkan sublingual karena absorbs terbaik adalah mela lui saluran pencernaan makanan Tekanan darah diturunkan secara perlahan: penurun an awal 25% dari tekanan sistolik. selama 5 menit. Penatalaksanaan medis Penanganan Kejang: Selalu ingat ABC (airway. dalam persalinan atau nifas yang ditandai dengan timbulnya kejang dan atau koma. Eklamsia adalah kelainan akut pada wanita hamil.Obat: nifedipine 10-20 mg oral. hanya diberikan (missal: furosamid 40mg IV) atas indikasi : edema paru. edem ana sarka Eklampsia Preeklamsia yang disertai dengan kejang tonik klonik disusul den gan koma. Bila kejang berulang . Sebelumnya wanita ta di menunjukkan gejala-gejala pre-eklamsia (kejangkejang timbul bukan akibat kela inan neurologik) (Hasdiana Hasan.

makanan melalu i hidung (NGT = Naso Gastric Tube. Masukkan sudip Iidah (tong spatel) ke dalam mulut penderita. Bila setelah diberi dosis tambahan masih tetap kejang dapat diberi kan amobarbital 3 — 5 mg/kgbb iv. Tidak ada respons terhadap penanganan konservatif. Neus Sonde Voeding). Perlu diperhatikan pencegahan dekubitus dan makanan penderita. Prote inuria hanya timbul setelah kehamilan 20 minggu.Diberikan MgSO4 20% 2 g iv. Kepala direndahkan. Perawatan pada serangan kejang : Dirawat di kamar isolasi yang c ukup terang. Kardiotonikum (Cedilanid©) jika ada indikas i. lendir diisap dari daerah orofaring. sebelum kehamilan atau sebelum kehamilan 20 minggu da n tidak menghilang setelah 12 minggu pasca persalinan. pelan-pelan. Antibiotika : dengan do sis yang cukup. Hipertensi kronik Ditermukan te kanan darah > 140/90 mmHg. pertimbangkan seksio sesar ea. Fiksasi badan pada tempat tid ur harus cukup kendor gunamenghindari fraktur. diberikan sekurang-kurangnya 20 menit setelah pember ian terakhir. Hipertensi kronis dengan superimposed preeclampsia Timbulnya proteinuria > 3 00 mg/24 jam pada wanita hamil yang sudah mengalami hipertensi sebelumnya. Diuretikum dan antihiper tensi sama seperti pre-eklamsia berat. Jumlah cairan dalam 24 jam sekitar 2000 ml. . Infus Dextrose 5% 1 liter kemudian dilanjutkan dengan Ringer Laktat. be rpedoman kepada diuresis. Pada koma yang lama (> 24 jam). Perawatan pada penderita koma : Monitoring kesadaran dan d alamnya koma memakai Glasgow-Pittsburg Coma Scale. insensible water loss dan CVP. Pemberian OZ Dipasang kateter men etap (Foley kateter).

fimbrial Kehami lan ovarian Kehamilan abdominal Kehamilan tuba-ovarial] Kehamilan intraligamente r Kehamilan servikal Kehamilan tanduk rahim rudimenter Factor resiko dari kehamilan ektopik ini adalahL o o Infeksi dan kerusakan tuba Pada pasien dengan kerusakan tuba secara odds ratio memiliki kemungkinan 3.\ o o Merokok Pasien merokok memiliki peningkatan kemungkinan kehamilan ektop ik. s terilisasi tuba dengan elektrokoagulasi dan kontrasepsi oral darurat meningkatka n kemungkinan untuk kehamilan ektopik. ampula.5 kal i mengalami kehamilan ektopik. Kehamilan Ektopik Definisinya adalah kehamilan dengan hasil konsepsi di luar endometrium uterus.b. Sedangkan . Dalam keadaan normal ovum yang telah dibuahi (blastosit) aka n berimpalntasi di sepanjang endometrium kavum uteri. mengecilkan panjang dan mutu tuba. ligasi tuba. isthmus. diduga karena disebabkan oelh adanya gangguan imunitas (sehingga mudah terke na infeksi pelvis). gangguan pergerakan tuba o o Kontrasepsi IUD. Gangguan tuba biasanya disebabkan oleh infeksi pe lvis o o Salpingtis Isthmica Nodosa Suatu gangguan berupa penebalan pada bagian proksimal tuba falopi denga divertikula luminal multiple. Klasifikasi kehamilan ekto pik: o o o o o o o Kehamilan tuba: intersisial. Patologi ini meningkat kan kemungkinan kehamilan ektopik 52% lebih tinggi o o Diethylstilbestrol Ekspos ur dietilbestrol menyebabkan gangguan morfologi tuba falopi dengan menyebabkan b erkurang atau hilangnya jaringan fimbria. Gan gguan ini menyebabkan peningkatan kemungkinan kehamilan ekstra uterin 5 kali lip at.

o Temperature. kadarnya lebih rendah disbanding kehamilan normal intrauterine. . biasanya darah berwarna gelap koco klatan dan keluarnya intermiten ataupun continue o Perasaan nyeri dan sakit yang tiba-tiba di daerah abdomen dan pelvic. bisa terjadi akibat iritasi diafragma akibat perdarahan Perubahan uterud . Gejala GI seperti munt ah juga dapat muncul disertai pusing. uterus dapat tumbuh membesar pada 3 bulan pertama akibat hormone yang dilepask an plasenta. vaginal spoting dengan derajat bervariasi. lemas. pada keham ilan ektopik. dengan metode inhibisi aglutinasi hanya menunjukkan positif pada keh amilan ektopik sebesar 50-60% o o Serum β-hCG assay Serum progesterone. respon vasovagal seperti brakikardi dan hipertensi ataupun penurunan tensi tajam disertai peningkatan nadi bila pendarham terus ber langsung dan hipovolemi. nyeri dan perdarahan pervaginal Pemeriksaan Laboratorium o Pe meriksaan hemoglobin dan hematokrit setiap 1 jam menunjukkan penurunan kadar Hb akibat perdarahan o o Adanya lekositosis (dapat mencapai > 30. setelah perdarahan akut. o o Pleutritic ches t pain. Manifestasi klinik o Abdominal menstruation: amenor a. yang dapat menandakan rupturnya kehamil an ektopik.kontrasepsei barier menurunkan kemungkinan kehamilan ektopik dengan menurunkan k emi=ungkinan infeksi pelvis. Ka dar < 5ng/mL menunjukkan kemungkinan besar adanya kehamilan abnormal.000/µL) Urinary Preg nancy Test. kecuali bila terjadi rupture perubahan terjadi antara lai n adanya peningkatan ringan. suhu tubuh dapa t menurun atau meningkat > 380 C bila ada infeksi o o Tanda Cullen: sekitar pusa t atau linea alba kelihatan biru hitam dan lebam Trias KET (Kehamilan Ektopik Te rganggu): amenora. hingga pingsan. atau bias terjadi sebelum terjadinya rupture. Uterus dapat terdesak ke sisi yang berlawanan dengan masa ektopik o Tekanan darah normal.

Bila ada tanda-tanda syok maka atasi dulu den gan pemberian cairan dan tranfusi darah. Pemberian cairan dan panatalaksanaan sy ok hipobvolemik: Untuk memulihkan status volume. Pada usia kehamilan > 6 minggu.9% atau RL secara IV selama 30-60 menit. Kehamilan ektopik dapat diterapi secara pembedahan ataupun farmakologis. sambil mema ntau tanda-tanda edema paru. Peningkatan serum hCG > 200 mlU/mL disertai g estasional sac-intrauterine yang tidak dapat diidentifikasi. untuk mengidentifikasi karateristik warna v askuler. Pemilihan terapi tergantung dari kondis i klinis pasien. Penatalaksanaan o o Segera bawa ke RS Tranfusi darah dan pemberian cairan untuk mengoreksi anemia dan hipovolemia. sedangakan laparoskopi pada kondisi hemodinamik pasien yang stabil.o o USG abdominal. unt uk mendeteksi letak gestational sac. Laparoskopi dilakukan jika d engan pemeriksaan lainnya diagnosis kehamilan ektopik masih belum dapat ditegakk an. Linear salphingostomy prosedur pada kehamilan ektopik yang tidak rupture dan pasien . apakah terletak di intrauterine atau ekstrauterine o Kombinasi serum β-hCG dan sonografi. o Terapi pembedahan: merupakan terapi yang luas digunakan untuk kehamilan ektopik baik dengan cara laparotomi ataupun laparoskopi. Laparotomi diindikasikan pada k ondisi hemodinamik pasien yang tidak stabil. dan teruskan pemberian cairan berdasarkan TTV o Ber ikan komponen SDM untuk mempertahankan Ht 30% Operasi dilakukan setelah diagnosis dipastikan. bila tidak dijumpai gestasional sac maka bias dicurigai kehamilan ektopik o Color and pulsed Doppler Ultrasound. pasang 2 jalur IV. Dengan metode ini tuba falopi dan ovarium dapat tervisualisasi dengan baik. letak kehamilan ektopik dan sumber daya yang tersedia. kemungkinan adanya kehamilan ekstrauterine sangat besar o Laparoskopi. berikan 1-2 L kristaloid seperti NaCl 0. Merupakan gold standar untuk mendiagnosis kehamilan ektopik. kehamilan tuba sulit dideteksi dengan metode ini USG vaginal.

o Terapi farmakologis: terapi ini dipert imbangkan pada keadaan dengan kehamilan ektopik yang belum rupture. Salpingectomy potensial mengurang i insidensi kehamilan ektopik berulang. fetus telah mati. leioma uteri.yang menginginkan fertilitasnya dipertahankan. Frekuensi plasenta previa meningkat pada grand e multipara. . Agen yang biasa dipakai adalah: o o Methrotrexate Dosis – single dose 50mg/m2 IM. Pe rdarahan tidak dapat dihindarkan karena ketidakmampuan serabut otot segmen bawah uterus untuk berkontraksi seperti palsenta letak normal. bekas aborsi. atau variable dose methrorexate 1 m g/Kg Im dan leukovorin 0. dan kadar β-hCG < 15. c. Manifestsi kliniknya a dalah adanya perdarahan jalan lahir berwarna merah tanpa nyeri atau sebab teruta ma pada multigravida pad kehamilan setelah 20 minggu.000 mlU. Placenta Previa Definisinya adalah palsenta yang letaknya abnormal yaitu pada se gmen bawah rahim sehingga menutupi sebagian atau seluruh ostium uteri internum. diameter masa tuba < 3. Patofisiologi terjadinya plasenta previa adalah pelebaran segme n bawah uterus dan pembukaan serviks menyebabkan sinus robek karena lepasnya pla senta dari dinding uterus atau karena sobekan sinus marginalis dari palsenta. primigravida tua.5 cm .1 mg/Kg berselang seling selama 8 hari dengan monitorin g kadar β-hCG. bekas seksio sesarea. Dikenal 4 klasifikasi dari plasenta previa: o o Plasenta previa totalis : plasen ta menutupi seluruh ostium uteri internum Plasenta previa lateralis : plasenta m enutupi sebagian dari ostium uteri internum o Plasenta previa marginalis : tepi plasenta berada tepat pada tepi ostium uteri internum o Plasenta letak rendah : Plasenta berada 3-4 cm pada tepi ostium uteri internum Etiologinya belum diketaui pasti. Pemeriksaa penunjang adala h USG untuk diagnosis penentuan letak plasenta dan pemeriksaan darah yaitu Hb da n Ht. Seleksi pasien – masa gestasi < 6 minggu. kelainan jani n. terutama pas ien yang masih memerlukan system reproduksi.

Nasihat ini juga di anjurkan bagi pasien yang didiagnosis plase nta previa dengan USG namun tidak mengalami perdarahan o Jika perdarahan banyak dan diperkirakan membahayakan ibu dan janin maka dilakukan: Pemberian cairan RL Adona IV 100mg Vitamin K 1 ampul IM . bila tidak memungkinkan beri cairan peroral Pantau tekanan darah dan frekuensi nadi pasien secara teratur tiap 15 menit untuk mendeteksi adanya hipotensi atau syok akibat pendarahan o o Bila terjadi renjatan. karena akan memperbanyak perdarahan dan menyebabkan infeksi. tidak bekerja jeras dan segera ke RS jika ter jadi perdarahan.Penatalaksanaanya adalah: o o Harus dilakukan di RS dengan fasilitas operasi Seb elum di rujuk. mengedan karena sulit BAB) o o Pasang infud NaCl fisiologis. segera lakukan pemberian cairan dan tranfu si darah Pengelolaan plasenta previa tergantung dari banyak perdarahan. Bila usia kehamilan < 37 minggu / TBF kurang 2500 gr o Perdarahan sedikit Keadaan ib u dan anak baik biasanya penanganan konservatif sampai umur kehamilan aterm Tira h baring Adona 1-2 x 100 mg/ hari Drip Duvadilan (D5) 2 ampul 8 – 10 tetes/ menit (12 jam observasi) Bila darah berkurang dilanjutkan dengan DUvadilan 2 x ½ tablet/ hari dan dilanjutkan dengan USG. umur keh amilan dan derajat plasenta previa o Jangan melakukan pemeriksaan dalam atau tam pon vagina. menghindari peningkatan tekanan rongga perut (missal batuk. tetapi bila darh tetap maka dilanjutkan drip se perti yang di atas Bila selama 3 hari tak ada perdarahan pasien mobilisasi berta hap Bila setelah pasien berjalan tetap tak ada perdarahan pasien boleh pulang Pa sien dianjurkan agar tidak coitus. k. tidak melakukan senggama. anjurkan pasien untuk tirah baring total dengan menghadap ke kiri .

Kalmetason 1 ampul Siapkan operasi seksio sesar Bila umur kehamilan 37 minggu/lebih dan TBF 2500 gr. o Pe rsalinan denganseksio sesar diindikasikan untuk plasenta previa totalis baik jan ini mati atau hidup. tekanan darah dan denyut jantung maternal normal. tidak ad koagulopati.l. Kelas I : gejala klinis ringan dan terdapat hamper 48 % kasus Gejal a meliputi: mulai dari tidak adanya perdarahan pervaginam sampai perdarahan perv aginam ringan. Namun bila perdarahan tetap ada maka dilakukan seksio sesar. uterus sedikit tegang. dan tidak ditemukan tanda-tanda fetal distress Kel as II : gejala klinik sedang dan terdapat hamper 27% kasus . Definisi lain adalah terlepasnya plasenta yang letaknya normal pada fundus / korpus uteri sebelum janin lahir. d. Solutio Plasenta Definisinya dari terlepasnya plasenta yang letaknya normal d i korpus uteri yang terjadi setelah kehamilan 20 minggu dan sebelum janin dilahi rkan. plasenta previa lateralis dimana perbukaan. rupture sinus marginal juga dimasukkan dalam k ategori ini. Pada kondisi ini maka dilak ukan penanganan secra aktif yaitu segera mengakhiri kehamilan. baik secara perva gina/ perabdominal o Persalinan pervaginam diindikasikan pada plasenta previa ma rginalis. plasenta previa letak rendah dan plasenta previa lateralis dengan pemb ukaan 4 cm/ lebih o Pada kasusu tersebut bila tidak banyak perdarahan maka dapt dilakukan pemecahan kutlit ketuban agar bagian bawah anak dapat masuk pintu atas panggul menekan plasenta yang berdarah o Bila his tidak adekuat dapat diberikan pitosin drip. Ada beberapa tipe dari solusio plasenta: o S istem I berdasarkan gejala klinik yang ditimbulkan: Kelas 0 : asimptomatik Diagn osis ditegakkan secara retrospektif dengan menemukan hematoma atau darah yang me ngalami pendesakan pada plasenta.

Solusio plasenta sedang .Perdarahan pervaginam bias ada atau tidak ada. terdapat fetal distress. uterus tetanik. uterus tetan ik o Sistem III berdasarkan jumlah perdarahan yang terjadi Solusio plasenta ring an Perdarahan pervaginam < 100 ml Solusio plasenta sedang Perdarahan pervaginam 100 – 500 ml. takikardi maternal dengan perubahan o rtostatik tekanan darah dan denyut jantung. Perdarahan kurang dar i 250 ml. dan hipofib rinogenemi 24% kasus Kelas III: gejala berat dan terdapat hamper 24% kasus Perda rahan pervaginam dari tidak ada sampai berat. gejala klini s sesuai dengan jumlah kehilangan darah. ketegangan uterus sedang sampai b erat dengan kemungkinan konstraksi teknik. syok ringan. Tipe ini sering disebut Perdarahan Retroplasental Solusio plasenta tipe campu ran (mixed) Terjadi perdarahan baik retroplasental atau pervaginam. syok maternal sampai kematian janin dan koagulopati o Sistem IV berdasarkan luasnya bagian plasenta yang terlepas dari uterus Solusio plasenta ringan Plasenta kurang dari ¼ bagian plasenta yang terlepas. hipofibrinogenemi (< 150 mg/dl). hipersensifitas uterus atau peningkatan tonus. syok maternal. tidak terdapat ketegangan uterus atau h anya ringan Solusio plasenta yang tersembunyi (concealed) Tidak terdapat perdara han pervaginam. sering terjadi fetal distress bera t. uterus tegang dan hipertonus. koagulopati serta kematian jan in o Sistem II berdasarkan ada atau tidaknya perdarahan pervaginam Solusio plase nta yang nyata/ tampak (revealed) Terjadinya perdarahan pervaginam. uterus tetanik sampai sangat nyeri . dapat te rjadi fetal distress Solusio plasenta berat Perdarahan pervaginam luas > 500 ml.

akan terjadi anoksia sehingga mengakibatkan kematian janin. Keadaan janin tergantung dari lluasnya p lasenta yang terlepas dari dinding uterus. defisiensi asam folat. penyalahgun aan alcohol dan obat-obatan. sehi ngga sebagian dan akhirnya seluruh plasenta terlepas dari dinding uterus. Sebagi an darah akan masuk ke bawah selaput ketban dan keluar melalui vagina. Makin lama penanganan solusio pla senta sampai persalinan selesai. kebiasaan merokok. perdarahan > 1000 ml. tali pusat yang pendek. Manifestasi klinisnya Solusio plasenta ringan Salah satu tanda kecurigaan solusio plasenta a dalah perdarahan pervaginam yang kehitam-hitaman. kelainan ginjal. Hal ini disebut uterus couvelaire. Apabila sebagian besar atau seluruhny a terlepas. terdapat fetal distress sampai dengan kematian janin. uterus tegang. Apabila ekstravasasinya berlangsung hebat.½ bagian. atau juga a kan mengakibatkan gawat janin. multiparitas. Patofisiologinya yaitu perdarahan dapat terjadi dar i pembuluh darah plasenta atau uterus yang membentuk hematoma di desidua sehingg a plasenta terdesak dan akhirnya terlepas. berbeda dengan perdarahan pada plasenta previa yang berwarna merah segar Solusio plasenta sedang . atau ekstravasasi diantara serabut-serabut otot uterus. seluruh permukaan uterus akan berwarna biru atau ungu dan terasa sangat tegang serta ny eri. Perdarahan < 1000 ml. atau mene nmbus selaput ketuban masuk ke dalam kantung ketuban. Akibatnya. Apabila sebagian kecil yang terlepas. usia ibu < 25 tahun atau > 35 tahun. terdapat fetal distress akibat insufisiensi uteroplasenta Solusio plasenta berat Plasenta terlepas > ½ bagian. umumnya makin hebat komplikasinya.Plassenta yang terlepas ¼ . Perdarahan berlangsung terus-menerus karena otot uterus yang telah meregang dan tidak mampu berkontraksi untuk menghe ntikan perdarahan. mungkin tidak terpengaruh sama sekali. sangat menentukan beratnya gangguan pembek uan darah. dan keadaan janin. riwayat tr auma. syok maternal sertakkoagulopati Penyebabnya belum diketahui deng an jelas namun terdapat beberapa keadaan tertentu yang menyertai: HT. perdarahan retroplasenta. hematoma retroplasentar akan bertambah besar. Waktu.

pertama kali harus ditangani sebagai kasus plasenta previa. Apab ila kemudian ternyata kemungkinan plasenta previa dapat disingkirkan barulah dap at ditangani sebagai solusio plasenta. Solusio plasenta berat Plasenta telah terlepas > ½ permukaannya Dapat terjadi syok . . dan sangat nyeri Pemeriksaan laboratorium untuk menyingkirkan diagnosisi plasenta antara lain: Hi tung sel darah lengkap Fibrinogen Waktu prothrombin/ waktu tromboplastin parsial teraktivasi untuk mengetahui terjadinya DIC Nitrogen urea/ kratinin dalam darah Kleithauer-Betke test untuk mendeteksi adanya SDM janin di dalam sirkulasi dara h ibu Pemeriksaan USG membantu menentukan lokasi plasenta (untuk menyingkirkan k emungkinan plasenta previa) Hematm retroplasentar dapat dikenali sektar 2 -15 % semua solusio plasenta Pemeriksaan histologik.Plasenta telah terlepas ¼ . setelah plasenta dikeluarkan dapa t memperlihatkan hematoma retroplasentar Penatalaknsanaanya tergantung dari kond isi/ status ibu dan janin. dengan uterus yan g tidak tegang. bunyi jantung sulit didengar dengan stetoskop biasa. walaupun kebanyakan terjadi pada solusio plasenta berat. Kelainan pembekuan darah dan kelainan ginjal mungk in telah terjadi. dan persali nan akan selesai dalam 2 jam.½ bagian Walaupun perdarahan pervaginam tampak sedikit. seluruh perdarahannya mungkin telah mencapai 1000 ml Dinding uterus terba tegang terus menerus dan nyeri tekan sehingga bagianbagian janin sukar teraba Apabila janin masih hidup. Perdarahan antepartum yang sedikit. harus de ngan stetoskop ultrasonic Tanda-tanda persalinan biasanya telah ada. dan janin meninggal Uterus tegang seperti papan.

resusitasi cairan dan tranfusi darah Bila ada renjatan tidak teratasi. bila persali nan pervaginam diperkirakan berlangsung lama 3. Solution plasenta ringan sedang/ berat: partus perabdominal. Tidak terdapat renjatan: usia gestasi 37 minggu atau lebih/ taksiran berat fetus 2500 gram.Pengelolaan solusio plasenta adalah setiap pasien yang dicurigai harus di rawat di RS karena memerlukan monitoring yang lengkap. baik dalam kehmilan maupun pers alinan. Tidak terdapat renjatan: usia g estasi < 36 minggu/ taksiran berat fetus < 2500 gr: Solusio plasenta ringan dila kukan pengelolaan secara: Ekspektatif meliputi tirah baring 1) Sedative 2) Menga tasi anemia 3) Monitoring keadaan janin dengan kardiotokografi dan USG 4) Serta menunggu persalinan spontan Aktif dengan mengakhiri kehamilang bila: 1) Keadaan memburuk 2) Perdarahan berlangsung terus 3) Kontraksi uterus berlangsung 4) Dapa t mengancam ibu/ janin 5) Partus pervaginam (aminotomioksitosin infus) 6) Seksio sesaria bila pelviks skor < 5 atau persalinan > 6 jam Sedang/ berat: Resusitasi cairan Atasi anemi (trnfusi darah) Partus pervaginam : bila diperkirakan partus dapat berlangsung dalam 6 jam (aminotomi dan oksitosin) Partus perabdominal : b ila partus pervaginam diperkirakan tidak dapat berlangsung dalam 6 jam. 2. upayaka n tindakan penyelamatan yang optimal . Pengelolaanya adalah sebagai berikut: 1. Terdapat renjatan Atasi renjatan .

tetapi terlambat dikeluarkan Imunoselektif dari tropobla st Keadaan sosioekonomi yang rendah Paritas tinggi Kekurangan protein Infeksi vi rus dan factor kromosom yang belum jelas Patofifiologinya. janin biasanya meninggal akan tetapi villus-villus membesar dan edematous itu hidup dan tumbuh terus. M ola hidatidosa (Hamil Anggur) Mola hidatidosa adalah kehamilan diman terjadi fer tilisasi tidak berkembang menion terjadi embrio.sel trofoblast adalah abnormal dan memiliki fungsi yang abnormal dimana terjadi reabsorpsi cairan yang berlebihan ke dalam villi sehingga timbul gelembung Studi dari Hertig . Mola hidatidosa inkomplet (parsial). pertimbangkan untuk partus perabdominal bila janin masih hidup atau bila persalinan pervaginam diperkirakan berlangsung lama.Bila renjatan dapat teratasi. Gambaran yang diberikan adalah sebagai segugus buah anggur. jika disertai janin atau bagian janin Ada beberapa teori yang diajulan untuk me nerangkan pathogenesis dari penyakit trofoblas: Teori missed abortion Mudigah ma ti pada kehamilan 3 – 5 minggu karena itu terjadi gangguan peredaran darah sehingg a terjadi penimbunan cairan masenkim dari villi dan akhirnya terbentuklah gelemb ung-gelembung Teori neoplasma dari Park Sel . mola hidatidosa dapat terbagi menjadi: a. e. Mola hidatidosa komp let (klasik). jika tidak ditemukan janin b. Penyebabnya tidak diketahui secara pasti namun diduga factor penyebabnya adalah: Factor ovum : ovum memang sudah p atologik sehingga mati. tetapi terjadi proliferasi trop oblas dan ditemukan vili korialis yang mengalami perubahan degenerasi hidropik d an stroma yang hipovaskuler atau avaskuler.

bila teta p tidak ada tahanan. sonde diputar setelah ditarik sedikit. kemungkinan mola (cara Scosta-Sison) Foto rontgen abdomen : tidak terlihat tulang-tulang janin (pada kehamilan 3-4 bulan) USG : pada mola a kan terlihat badai salju (snowflake pattern) dan tidak terlihat janin Foto thora x : pada mola ada gambaran emboli udara Pemeriksaan T3 dan T4 bila ada gejala ti roksitosis Penatalaksanaan medic Pemeriksaan yang biasa dilakukan pada mola hida tidosa adalah: diagnosis dini akan menguntungkan prognosis Pemeriksaan USG sanga t membantu diagnosis. dapat dilakukan: Evaluasi klinik dengan focus pada riwayat haid terakhir dan kehamilan . Pada keadaan lanjut kadang keluar ge lembung mola Pembesaran uterus lebih besar dari usia kehamilan Tidak terabanya b agian janin pada palpasi dan tidak terdengarnya BJJ sekalipun uterus sudah membe sar setinggi pusat atau lebih Preeclampsia atau eklampsia yang terjadi sebelum k ehamilan 24 minggu Tes diagnostic yang dapt dilakukan adalah: Pemeriksaan kadar hCG: pada mola hida tidosa terdapat peningkatan kadar βhCG darah atau urin Uji Sonde: sonde (penduga r ahim) dimasukkan pelan-pelan dan hati-hati ke dalam kanalis servikalis dan kavum uteri.Mola hidatidosa semata-mata akibat akumulasi cairan yang menyertai degenerasi aw al atau tidak adanya embrio komplit pada minggu ke 3 dan ke 5 Adanya sirkulasi m aternal yang terus menerus dan tidak adanya fetus menyebabkan trofoblast berprol iferasi dan melakukan fungsinya selama pembentukan cairan. Darah cenderung berwarna cokelat. Bila tidak ada tahanan. Gambaran klinik dari mola hidatidosa adalah: Amenore dan tanda-tanda kehamilan Perdarahan pervaginam berulang. Pada fasilitas kesehatan di mana sumber daya sangat terbat as.

. kemudian dilanjutkan d engan sendok kuretase yang tumpul setelah terjadi pengecilan uterus dan harus di lindungo dengan oksitosin 10 iu dalam 500 ml Dextrose 5% apabila sondase uterus > 12 sm\pasca kuretase diberikan ergometrin tablet 3 x 1 tablet/ hari Adanya pen yulit preeclampsia dikelola sesuai dengan prokol pre-eklamsia Adanya penyulit ti roksitosis dikelola sesuai dengan konsultasi internis Pengamatan lanjut dilakuka n untuk kemungkinan keganasan pasca mola hidatidosa. adapun l angkah pengelolaannya: Pengelolaan syok bila terjadi syok Tranfusi darah bila ka dar Hb < 8 gr % Kuretase sebaiknya dengan vakum kuretase. perdarahan hebat atau perforasi uterus) Lakukan pengamatan lanjut minimal 1 tahun Pengelolaan Mola Hidatidosa sebaiknya dilakukan di rumah sakit. pasien dianjurkan menggunakan kontrasepsi konsom dan tidak hamil selama pengawasan. selam 1-2 tahun dengan jadw al sebagai berikut: 1 x 1 minggu pertama selama 1 bulan (4 x) 1 x 2 minggu selam a 2 bulan (4 x) 1 x 1 bulan selama 4 bulan (4 x) 1 x 3 bulan selama 1 tahun (4 x ).Perdarahan tidak teratur atau spotting Pembesaran abnormal uterus Pelunakan serv iks dan korpus uteri Kajian uji kehamilan dengan pengenceran urin Pastikan tidak ada janin (Ballottement) atau DJJ sebelum upaya diagnosis dengan perasat Hanifa Winkjosantro atau Acosta Sison Lakukan pengosongan jaringan mola dengan segera Antisipasi komplikasi (krisis ti roid. dilakukan sampai 2 x pemeriksaan berturut-turut negatif Untuk tidak mengacauk an pengamatan.

14 WIB. Nugroho M. George Andriaanz. Diakses tanggal 17 November 2010. 1995. Fadel. Sincl air. Jakarta: EGC. 2010. http://itd.Daftar Pustaka 1. 2009. 2003. Bobak dkk. 6.pdf. Yogyakarta: Nuha Medi ka. Mitayani. Margaret. _________. Direktor at Bina Kesehatan Keluarga 2004.or. Inc. 9. Pukul 18. Fraser.pkmionline.http://www. http://www. Buku Saku Kebidanan. Diakses tanggal 17 Nove mber 2010. Cooper. 4. 2006. Pusdiknakes. dan Josep h HK. Jakar ta: EGC 3. 8. http://pusdiknakes. Jakarta: EGC.unair. Hamilton. Constance. Pukul 19. 11. Jakarta:EGC 2.com/ pre gnancy.09 WIB.mainmenu-39/34-17-tanda-darurat-saat-hamil.id/pdf/health1/Nutrisi%20Pen ting%20Ibu%20Hamil. Diagnosis and Managementof Obstetrik Emergencies. Jakarta: Salemba Medika 7. 12. 2008. 1982. 5. T anda Bahaya Pada Kehamilan. Sydney: Addison Wessley Publishing Company.. Persis Mary. Diane.bayisehat. 2010. 2009. Buku Ajar Bidan Myles.ac. Asuhan Antenatal. S.pdf .id 10. Departemen Kesehatan RI : “Pedoman Pelayanan Kebidanan Dasar Berbasis Hak Asasi Ma nusia dan Keadilan Gender” Direktorat Jenderal Bina Kesehatan Masyarakat.com/downl oa d/ASUHAN%20ANTENATAL. Buku Ajar Keperawatan Maternitas ED 4. Asuhan Keperawatan Maternita s. Catatan kuliah Ginekologi & Obstetri (obsgyn).pdf. Hassan E. 2004. Tanda Darurat Saat Hamil . Dasar-Dasar Keperawatan Maternitaas Edisi 6.

A.LOGBOOK PJBL Disusun untuk memenuhi tugas diskusi 1 PJBL Sistem Reproduksi Oleh: Elyza R.S. 0810723021 KEMENTRIAN PENDIDIKAN NASIONAL UNIVERSITAS BRAWIJAYA FAKULTAS KEDOKTERAN JURUSAN KEPERAWATAN 2010 .