Anda di halaman 1dari 33

Self Expandable Esophageal Metalic Stents (SEEMS) Sebagai Terapi Paliatif Obstruksi Esophagus ec Signet Ring Cell Carcinoma

(a case report)

Oleh: dr.Hermawan Pembimbing: Sub Bagian Bedah Thorak Kardio Vaskular RS Dr Moewardi: 1. dr.Darmawan Ismail.Sp.BTKV 2. dr. Soebandrijo. Sp.B, Sp.BTKV Sub Bagian Bedah Digestif RS Dr Moewardi: 1. Dr.dr.Ida Bagus Metria.Sp.B(K)BD 2. dr.Agus Raharjo.Sp.B(K)BD Bagian Penyakit Dalam RS Dr Moewardi: dr.P.Kusnanto,Sp.PD.KGEH Bagian Penyakit Dalam RS Islam Surakarta: dr.H.Didit Novianto,SP.PD

PENDAHULUAN
• Kanker esofagus menempati urutan ke sembilan dari keganasan yang paling sering • menempati urutan ketiga di antara keganasan gastrointestinal • menempati urutan ke enam penyebab kematian. • Kebanyakan pasien dengan keluhan disfagia, dan lebih dari setengah pasien datang dalam keadaan tumor yang inoperable.

• Pemasangan self expandable esophageal metalic stent (SEEMS) telah menjadi salah satu modalitas pengobatan paliatif untuk mengatasi disfagia. • SEEMS dapat mengurangi disfagia dengan cepat dan meningkatkan status gizi pasien.

minimal morbiditas dan mortalitas meningkatkan kualitas hidup. .Tujuan utama dari minimal invasive surgery pada pasien ini  meringankan disfagia.

. USG Abdomen.• Pasien dengan disfagia menjalani pemeriksaan fisik menyeluruh. • Pemeriksaan Radiologi (Thoraks X-ray. OMD dan CT scan thoraks dan Abdomen)  menilai keadaan local dan penyebaran kanker. • Endoscopi GI atas dan biopsi dilakukan untuk mengkonfirmasi diagnosis.

• Grade 1: kemampuan untuk makan makanan padat • Grade 2: kemampuan untuk makan makanan semi padat • Grade 3: kemampuan untuk menelan cairan saja • Grade 4: Obstruksi lengkap.s Score: • Grade 0: kemampuan untuk makan diet normal. . Atkinson.Disfagia yang dinilai menurut.

. • Pada tumor stadium lanjut pengobatan hanya bersifat palliatif  by pass end to end esophagogastrostomy atau side to end esophagocolostomy.Operable Treatment • Tindakan operasi tujuan curatif dan palliatif • Pada tumor stadium dini dilakukan operasi End block esophagectomy.

Inoperable Treatment • • • • • • Pemasangan Stent Esophagus Gastroyeyunal feeding percutan Kemoterapi Radiasi Terapi Laser Photodynamic therapy (PDT) .

spray anestesi atau dengan sedasi intravena bila diperlukan.Teknik pemasangan stent: • Pasien ditempatkan pada posisi lateral kiri • Prosedur dilakukan dengan anestesi local atau umum. • Stent dimasukkan di bawah tuntunan endoskopi + Fluaroscopi + C-Arm • Pertama dilakukan endoskopi saluran cerna bagian atas untuk menggambarkan morfologi esophagus dan panjang striktur. .

Panjang stent dipilih setidaknya 2.5cm diatas dan bawah striktur. Stent yang digunakan jenis SEEMS Covered (cSEEMS) . pada bagian esophagus normal.

Posisi stent dikonfirmasi melalui endoskopi dan C.arm pada akhir prosedur.Kawat panduan dimasukkan melalui striktur dengan endoskopi masukan stent kemudian diletakan di tempat striktur. .

• Cairan peroral diberikan 4 jam setelah prosedur. secara bertahap meningkat makanan semipadat  makanan padat selama 24 jam pasca operasi • Dilakukan roentgen thorak komplikasi perforasi dan memeriksa posisi stent • Pasien dirawat di rumah sakit selama 24 jam  dipulangkan jika tidak ada komplikasi. • Kemudian difollow up setiap minggu selama satu bulan • Pada setiap kunjungan dinilai skor disphagia dan komplikasi .

Wonogiri .A B • Umur: 54th • Alamat: Kerdu kepik.A Case Report • Nama: Tn.

didapatkan massa di esophagus distal dan dilakukan biopsi. pasien hanya makan makanan cair. 1bulan SMRS Pasien berobat ke penyakit dalam. hanya dapat minum air.Mual(+). Muntah(+). kemudian di konsulkan ke bagian bedah digestif. 6 bln SMRS awalnya pasien hanya mengeluh sulit menelan dan disertai muntah apabila menelan makanan. kemudian di lakukan endoskopi. .Keluhan: Sulit dan nyeri menelan • RPS: 2bln SMRS pasien mengeluh sulit dan nyeri menelan.

kuning jernih .• Riwayat penurunan Berat Badan (+) 65kg 45kg dalam 6bln • Riwayat BAB: Kuning coklat kadang kehitaman • Riwayat BAB: Lancar.

Pre Op: Pemeriksaan OMD (15-12-2012): Kesan: Didapatkan obstruksi di 1/3 distal esophagus .

Pemeriksaan CT Scan: Kesan: Masa intra luminal di esophagus distal sampai ke gaster .

.Endoscopy: Kesan: Masa distal esophagus.

9 L: 2.88 T: 81 BT: 3 CT: 5 .Lab: Hb: 12.

.• Bedah Digestif raber dengan Bedah Thoraks Kardio Vaskular • BTKVThoracotomydurante operasi dinyatakan tumor bebas • BedahDigestif Laparotomydurante operasi didapatkan tumor di proksimal gaster sampai esophagus distal • Tumor tidak bisa di reseksi. warna kuning jernih • BTKV rencana pemasangan stent esophagus. tumor melekat dengan pancreas • Dilanjutkan pemasangan WSD karena didapatkan Pleura Esophagus Fistel • Evaluasi produk WSD 700ml/hari. untuk paliatif mengurangi disfagia.

didapatkan Chest tube di hemithorak(S) .Kesan: Efusi Pelura (S).

• Diberikan Marker .• Pre Operasi: Evaluasi Kondisi Esophagus dan Gaster dengan OMD. perdarahan minimal • Operasi selesai . obstruksi (-). pasang stent dengan diameter 22mm panjang 12cm (covered SEEMS/cSEEMS) • Evaluasi dengan endoscopy dan C-Arm  posisi baik. CT –Scan untuk menentukan Diameter dan panjang Stent • Operasi: Pemasangan SEMS. dilanjutkan procedure maping esophagus dan dilakukan biopsi • Masukan guide wire sampai lambung dengan panduan endoscopy dan C-Arm. tanggal 8-1-13 • Laporan operasi: • Posisi supine. dalam GA • Dilakukan endoscopy.

Endoscopy Kesan: Post pemasangan cSEMS. stent membuka obstruksi distal esophagus. migrasi(-) . perdarahan minimal. posisi di distal esophagus.

Kesan: Posisi stent setinggi Th VIII-XII. SEEMS terbuka ditempat obstruksi .

Intruksi Post OP: • Pasien diposisikan 45⁰ untuk mencegah aspirasi • Injeksi Antibiotik • Injeksi Analgetik • Inj PPI • Cek DR3 post operasi .

Evaluasi Post Op: • Pasien extube pada hari yang sama • Pasien sadar penuh bisa menelan • Produk WSD kurang dari 50cc. WSD Dicabut 24 jam setelah pemasangan stent .

72 .83 T: 60 Alb: 5.4 Ur: 58 Cr: 0.2 L: 3.Laboratorium hari ke 2 post operasi 10-1-13: HB:13.

s Score) mengalami peningkatan score disfagia menjadi grade 1 setelah pemasangan cSEEMS • Evaluasi Produk WSD(-) .HASIL • Pasien dengan grade 3 disfagia ( Atkinson.

Komplikasi: Pasien merasakan adanya sensasi benda asing didaerah dada DPH VII .

baik karena penyakit lanjut atau karena kondisi komorbiditas.PEMBAHASAN • Kanker esofagus adalah penyebab utama keenam kematian akibat kanker di dunia • Lebih dari 50% pasien dengan kanker esophagus yang tidak dapat dilakukan eksisi bedah pada saat diagnosis. .

dan penurunan kualitas hidup.s Score) disfagia mengalami peningkatan score dysfagia menjadi grade 1.• Disfagia merupakan gejala yang paling umum dari penyakit ini dan mengarah ke perburukan nutrisi. . nyeri. fistel pleuraesophageal tertutup setelah pemasangan SEEMS • Terapi Paliatif dengan SEEMS untuk mengatasi disfagia dengan cepat merupakan terapi pilihan. • Pada pasien ini dengan grade 3 (Atkinson.

. SEEMS merupakan cara yang efektif untuk menghilangkan disfagia secara cepat pada pasien dengan obstruksi esophagus inoperable dengan komplikasi minimal.KESIMPULAN Pada kasus ini.

Terimakasih .