Anda di halaman 1dari 2

(a) Earlier AICPA Standards: SAS No.

55 Sebelum SOx, AICPA bertanggung jawab untuk melepaskan standar audit eksternal melalui Pernyataan Standar Auditing (Sass). AICPA sering dikritik bahwa standar audit yang tidak memberikan bimbingan yang cukup baik untuk auditor eksternal atau pengguna laporan mereka. Untuk menjawab kritik ini, AICPA merilis Sas baru, Standar Pengendalian Audit Internal (internal control audit standards) antara tahun 1980 dan 1985. SAS No 55, memiliki 3 unsur kunci: 1. Pengendalian Lingkungan; 2. Sistem Akuntansi;dan 3. Prosedur Pengendalian. SAS No 55 mendefinisikan pengendalian internal dengan cara yang jauh lebih luas untuk auditor eksternal dan memberikan dasar untuk definisi laporan COSO. SAS No 55 mulai berlaku pada tahun 1990 dan mewakili langkah besar terhadap penyediaan auditor eksternal dengan definisi yang tepat dari pengendalian internal.

(b) Treadway Committee Report Selama 1970-an dan awal 1980-an, banyak perusahaan besar di AS gagal karena tingginya inflasi dan suku bunga. Banyak perusahaan melaporkan pendapatan yang memadai dalam laporan audit mereka, hanya untuk menderita kebangkrutan, tak lama setelah rilis laporan tersebut. Hal itu disebabkan karena adanya fraud pada laporan keuangan perusahaan. Sebagai tanggapan terhadap keprihatinan ini, Sektor swasta ini membentuk National Commission on Fraudulent Financial Reporting atau dikenal juga dengan The Treadway Commission di tahun 1985. Komisi ini disponsori oleh 5 professional association yaitu: AICPA, AAA, FEI,IIA, IMA. Tujuan komisi ini adalah melakukan riset mengenai fraud dalam pelaporan keuangan (fraudulent on financial reporting) dan membuat rekomendasi2 yang terkait dengannya untuk perusahaan publik, auditor independen, SEC, dan institusi pendidikan. Walaupun disponsori sama 5

professional association, tapi pada dasarnya komisi ini bersifat independen. Komisi ini mengeluarkan report pertamanya pada 1987.