Anda di halaman 1dari 25

PERHITUNGAN BUNGA, BIAYA TETAP, BIAYA VARIABEL DAB BIAYA TOTAL

Kewirausahaan

PRODI : KESEHATAN LINGKUNGAN POLTEKES KEMENKES TANJUNGPINANG

DISUSUN : MEIDI HEIBER HUTAGAOL

PERHITUNGAN BUNGA

 

Pengertian Bunga

Bunga Tunggal

 Bunga Majemuk

Defenisi Bunga (Interest) adalah tambahan uang sebagai jasa atas sejumlah modal yang ditanam atau kelebihan pembayaran dari yang seharusnya Bunga Bunga biasanya dinyatakan dalam bentuk persen (%) terhadap modal awal dan diperhitungkan untuk setiap jangka waktu tertentu dan disebut suku bunga. .

00 1 2 3 4 10.000.000.00 2.000.500.00 1.000.000.500.500.000.000.00 2.00 4.500.500.000. Maka bunga yang harus dibayar seperti berikut : Th.000.000.00 1.000. Pokok-pokok Pinjaman Rp Besarnya angsuran per Tahun Rp 2. Contoh : Perusahaan akan meminjam uang dari bank untuk membiayai proyek investasi sebesar Rp 10.00 3.00 Besarnya bunga per tahun Rp 1.000.000.500.00 1.Bunga Tunggal yang diperhitungkan dengan besarnya pokok yang sama dan tingkat bunganya juga sama pada setiap waktu.00 2.500.00 6.500.000.500.000.00 5.000.000.00 2.00 7.500.00 Jumlah Bunga Keseluruhan Rp 1.000.00 dengan bunga 15% per tahun dalam waktu 4 tahun dan diangsur 4 kali.000.500.000.00 .000.500.000.

I = interest (bunga) p = suku bunga dengan periode bunga 1 tahun t = periode pinjaman k = konstanta yang bergantung pada satuan t [k = 100 untuk t dalam tahun.500 untuk dalam hari ] .B.000 atau k = 36. Bunga Tunggal a.200 untuk t dalam bulan k = 36. k = 1. PERHITUNGAN BUNGA 1. Dengan Rumus I  M  p t k Keterangan : M = modal atau pokok pinjaman.

Perbedaan Bunga Tunggal dan Bunga Majemuk Bunga tunggal dihitung berdasarkan modal yang sama setiap periode sedangkan bunga majemuk dihitung berdasarkan modal awal yang sudah ditambahkan dengan bunga. .NILAI MAJEMUK (FUTURE VALUE) Nilai majemuk (compound value) adalah penjumlahan dari sejumlah uang permulaan/pokok dengan bunga yang diperolehnya selama periode tertentu. apabila bunga tidak diambil pada setiap saat.

00 Rp 17.725.00 Rp 13.000.00 Rp 13.000.509.500.000.623.000.490.00 Rp 2.983.000.208.000.500.500.225.571.50 Rp 11.00 Rp 1.00 Rp 1.312.062.00 Pokok +Bunga 1 2 3 4 5 Rp 10.00 Rp 15.750.000.50 Rp 20.00 Rp 15.208.490.225.000.113.750.50 .50 Rp 2.Contoh: Nilai Majemuk dari Pinjaman No Pokok pinjaman Bunga pada Akhir Tahun (15%) Rp 1.00 Rp 11.00 Rp 17.750.281.062.

Bunga Majemuk Nilai Akhir Modal Nilai Tunai Modal .

Nilai Akhir Modal Nilai Akhir Modal (Mn) adalah besar Modal (M) setelah dibungakan selama n periode berdasarkan suku bunga i = p% setiap periode. M n  M (1 i)n .

Nilai Tunai Modal Mencari Nilai Tunai Modal (NT) berarti mencari besarnya Modal Awal (M) 1 NT  M n (1 i) .b.

Seluruh beban keuangan yang dikeluarkan oleh produsen untuk memproduksi suatu barang atau jasa .

PRODUKSI .

EXPLICIT COST BIAYA IMPLICIT COST .

EXPLICIT COST adalah biaya yang mengharuskan perusahaan mengeluarkan uangnya CONTOH • Pembelian peralatan • Beban Gaji • Pembelian Bahan Baku • Beban Listrik dan Telepon .

• • • Beban Perlengkapan Beban Penyusutan Peralatan Dll .IMPLICIT COST adalah biaya yang tidak mengharuskan suatu perusahaan mengeluarkan uangnya CONTOH .

3.MACAM-MACAM BIAYA PRODUKSI: 1. 2. FIXED COST (TFC) * VARIABLE COST (TVC) * TOTAL COST (TC) * AVERAGE FIXED COST (AFC) AVERAGE VARIABLE COST (AVC) AVERAGE COST (AC) MARGINAL COST (MC) . 4. 5. 7. 6.

Biaya penyusutan 2.Biaya asuransi 5.Biaya Organisasi .Biaya alat-alat kantor 4. Contoh Dari Biaya Tetap adalah : 1.Biaya sewa rumah dan kantor 7.Biaya Pajak 6.Biaya gaji dan upah 3.TOTAL FIXED COST atau Biaya Tetap adalah biaya yang besarnya tidak tergantung jumlah produksi.

Contoh dari biaya variabel adalah : •Biaya pemakaian bahan baku •Biaya pemasaran dan produksi •Harga Pokok Penjualan •Biaya tenaga kerja tidak langsung .TOTAL VARIABLE COST (TVC) atau Biaya Tidak Tetap adalah biaya yang besarnya tergantung jumlah produksi.

... Besarnya Total Cost didapat dari: TC = FC + VC Artinya.TOTAL COST (TC) atau Biaya Keseluruhan adalah seluruh biaya yang dikeluarkan untuk memproduksi sejumlah. Total Biaya = Total Biaya Tetap + Total Biaya Variable .

250 .010 1.Q 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 TFC 200 200 200 200 200 200 200 200 200 200 200 TVC 0 30 80 150 250 350 460 600 800 1.

1400 1200 1000 800 600 400 200 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 Q TFC TVC .

450 .250 1.Q 0 1 2 3 4 5 6 7 TFC 200 200 200 200 200 200 200 200 TVC 0 30 80 150 250 350 460 600 TC 200 230 280 350 450 550 660 800 8 9 10 200 200 200 800 1.000 1.210 1.010 1.

1600 1400 1200 1000 800 600 400 200 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 Q TFC TVC TC .

... Setelah berapa lamakah uang itu diperbungakan.000.yang harus dibayar 2 tahun kemudian dengan bunga majemuk 30 % setahun. Carilah nilai akhir modal besarnya Rp 200.000 diperbungakan dengan bunga majemuk 3 ½ % setiap triwulan. Hitunglah nilai akhir modal itu setelah satu tahun. 3.yang harus dibayarkan 2 tahun 4 bulan kemudian.000.Evaluasi Perhitungan Bunga 1.yang diperbungakan dengan bunga majemuk 10 % tiap semester selama 1 tahun 3 bulan.88.. 5. Uang sebesar Rp 100.000. 2. Hitung nilai akhir modal yang besarnya Rp 20. Hitunglah nilai tunai dari Rp 16.978.diperbungakan selama 1 tahun 3 bulan atas dasar bunga majemuk 20 % tiap setengah tahun. 4. 6.disimpan dengan bunga majemuk 10 % tiap catur wulan. dengan bunga majemuk 30 % setahun. Modal sebesar Rp 50..900. . agar supaya uang itu jumlahnya menjadi Rp 198. Hitunglah nilai tunai dari Rp 185.900.