Anda di halaman 1dari 7

Latihan perhitungan untuk rangkaian alat proses untuk produksi asam nitrat 20 000 ton/tahun dari amoniak anhidrida.

Ada tiga macam proses, yaitu : 1. oksidasi dan absorbsi pada tekanan atmosfir 2. oksidasi dan absorbsi pada tekanan tinggi (sekitar 8 atm) 3. oksidasi pada tekanan atmosfir dan absorbsi pada tekanan tinggi Diagram alir balok dari proses pembuatan asam nitrat adalah :

udara

udara

air
gas terbuang

NH3
penguap reaktor

WHB

kondensor

absorber

produk 60 % as. nitrat ( HNO3)

(oksidator )

Asam Nitrat dari Amoniak

3 reaksi utama yg terjadi di reaktor oksidasi adalah : Reaksi 1. NH3 (gas) +


5 4 O2 (gas) NO

(gas)

H2O (gas)

Ho298 = - 226,334 kJ/kmol


Reaksi 2. NH3 (gas) +
3 4 O2 (gas) N2
(gas)

H2O (gas) Ho298 = - 316,776 kJ/kmol

Reaksi 3. NH3 (gas) +

2 O2 (gas)

4 N2 (gas)

H2O (gas)
Ho298 = - 452,435 kJ/kmol

Reaksi oksidasi berlangsung dengan adanya katalis Pt-Rh. Perolehan reaksi oksidasi 1 adalah 95 96 %

Asam Nitrat dari Amoniak

Dasar perhitungan untuk diagram alir proses produksi as. nitrat : 1. jam operasi : 8000 jam/tahun 2. perolehan produksi keseluruhan 94 % 3. perolehan reaksi oksidasi 96 % 4. Konsentrasi asam nitrat produk 58 % berat 5. gas yg dibuang (tail gas) mengandung 0,2 % NO Neraca massa
1

Dasar : 100 kmol umpan NH3 ke reaktor


3 4

reaktor

Reaksi 1. NH3 (gas) +

4 O2 (gas) NO

(gas)

H2O (gas)

dari reaksi 1, perolehan 96 %

Produk NO = 100 x (96/100) = 96 kmol oksigen yg diperlukan = 96 x 5 4 = 120 kmol produk air (H2O) = 96 x 3 2 = 144 kmol
Asam Nitrat dari Amoniak 3

Reaksi 2. NH3 (gas) +

4 O2 (gas) N2

(gas)

H2O (gas)

sisa NH3 yg tidak bereaksi ( 4 % = 4 kmol ) akan bereaksi menurut reaksi 2, menghasilkan N2 Produk reaksi 2 : N2 = x 4 kmol = 2 kmol 3 H2O = 2 x 4 kmol = 6 kmol Kebutuhan O2 untuk reaksi 2 :
3 4

x 4 kmol = 3 kmol

Jadi produk H2O total (dari reaksi 1 dan 2) = 144 + 6 = 150 kmol Kebutuhan oksigen untuk reaksi 1 dan 2 = 120 = 3 = 123 kmol Agar konsentrasi amoniak dibawah limit eksplosif ( 12 13 %), maka harus dipasok udara lebih (oksigen lebih), dan sekaligus untuk mengoksidasi NO menjadi NO2 menurut reaksi 4 : NO(gas) + O2 (gas) NO2 (gas) Ho298 = 57 120 kJ/kmol

Asam Nitrat dari Amoniak

Jika amoniak yang digunakan sebagai umpan konsentrasinya 11 % , maka udara yang dipasok :
100 11 x100

909 kmol

Komposisi udara, O2 = 21 % ; N2 = 79 % jadi, oksigen yg dipasok =

909 x 21 100 191 kmol

nitrogen = 909 x 79 100 718 kmol

Oksigen yg tidak bereaksi = 191 123 = 68 kmol

Nitrogen di aliran keluar : 718 + 2 = 720 kmol bersama sama udara masuk
produk reaksi 2.
5

Asam Nitrat dari Amoniak

amoniak

reaktor

udara Umpan ( 3 ) Keluaran ( 4 ) kmol Nol 96 150 2880 2700 kg

Komponen NH3 NO H2O

kmol 100 Nol diabaikan

kg 1700

O2
N2 Total

191
718

6112
20 104 27 916

68
720

2176
20 016 27 916

Waste Heat Boiler

WHB

kondensor

6 7

Karena keluaran entalpi suhunya tinggi, dipakai untuk membangkitkan kukus di WHB. Di WHB tidak terjadi pemisahan aliran, tetapi terjadi perubahan suhu dan komposisi aliran ( sedikit). Perubahan komposisi aliran dikarenakan pada saat suhu turun, NO akan teroksidasi menjadi NO2.. Oksidasi NO menjadi NO2 di WHB tergantung pada waktu tinggal dan suhu di WHB. Oksidasi ini akan berlanjut dan dituntaskan di pendingin/kondensor. Di kondensor air yang terdapat di aliran gas ( NO NO2 ) akan terkondensasi, sehingga akan terbentuk larutan encer asam nitrat sekitar 40 50 % berat Aliran 4 adalah keluaran reaktor, komposisi aliran 5 dianggap sama dengan komposisi aliran 4. Air pendingin yang dipakai suhu maksimumnya 30 oC, sedangkan suhu di aliran 6 adalah 40 oC
Asam Nitrat dari Amoniak 7

Beri Nilai