STOL : - KAPSEL : - Tunica Serosa / Tun. Vaginal - Tunica Albuginea - Vasculosa - + 250 Lobuli @ berisi + 4 Tubul Seminiferous Tiap Tubul Seminiferous mengandung - Berbagai tingkat Germcell - Sel sertoli - Interstitium - Stroma - seliedyc

PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN TESTIS
1. 2. 3. Fase statis < 4 th Fase pertumbuhan 4 – 10 th Fase Maturasi 10 – pubertas Waktu lahir : Tanda – tanda sel – sel kuboid, belum berdiff sel leydig  kemungkinan menghilang 4 – 10 Th : Berkelok kelok, membentuk lumen 10 Th : Terdapat sekret, gonadotropin  17 ketosteroid dalam urine mulai tampak mitosis sel leydig muncul lagi 11 Th : Mitosis terbentuk spermatosit I 12 Th : Spermatid spermatozoa

.

10 10 .11 kuboid > 12 Matur .0-4 4 .

Seminoma 2. Yolk sac tumor ( embryonal carcinoma infantile type) .WHO Pathologic Classification of Testicular Tumors I. Spermatocytic seminoma 3. Tumors of one histologic type 1. Germ Cell tumors A. Embryonal carcinoma 4.

Teratomas a. Immature c. Polyembryoma 6. With malignant transformation . Mature b.5. Choriocarcinoma 7.

Other combination ( specify ) .B. Tumors showing more than one histologic pattern 1. Choriocarcinoma anda any other types (specify Types) 3. Embryonal carcinoma plus teratoma (teratocarcinoma) 2.

Well – differentiated form 1. Sex Cord – Stromal Tumors A.II. Sertoli cell tumor 3. Mixed form ( specify ) C. Incompletely differentiated form . Leydig cell tumor 2. Granulosa cell tumor B.

cepat Metas 90 % + dalam 2 tahun yang radiosens ad seminoma .TUMOR GERM CELL 90 / 95 % TUMOR SEX CORD STROMA TUMOR CAMP DIATAS TUMOR NON SPESIFIK TUMOR METASTASE .TUMOR TESTIS .TUMOR GERM CELL  Sangat ganas.

TUMOR BUKAN GERM CELL   Jinak  Beberapa menghasilkan hormon steroid  Gejala Endokrin TUMOR GERM CELL :  ½ .6 % Keganasan pada laki laki  Pada umumnya usia 25 – 29 tahun .

mirip embryogenesis normal sesuai diff nya dimana terdapat pembentukan 1 atau lebih struktur & komponen embryo memberikan gambaran : . Epitel Germinal ( Seminiferous pada testis matur.Klasifikasi Berdasarkan 3 tipe morfologi :  Seminoma  Dr.)  Non Seminomatous germ cell tumor ( NSGCT ) .

meso. Embryonal Ca : .terdiri dari element trofoblast  Yolk SAC ( endodermal sinus ) tumor terdiri dari endoderm extraembryonik & mesoderm  Pada Undescensus testis  kemungkinan T > > .terdiri dari sel-sel primitif . embryo berasal dari endo. ectodermal  Chorio Ca .minim/tanpa differensiasi  Adult ( mature ) dan imature teratoma mengandung str.

Embryonal Ca & Teratoma ( teratocarcinoma) .KLASIFIKASI TUMOR GERM CELL TESTIS (Ackerman 1989 ) Mostofi & Prince SGCT – Seminoma • Typical • Spermatocytic • Anaplastic .Embryonal cancinoma polyembyoma .Embryonal and carcinoma • Adult • Polyembryoma WHO .Seminoma Spermatocytic seminoma .

Embryonal Ca and teratoma ( teratocarcinoma) . infantile ( juvenile ) 2 – Teratoma • Mature ( adult ) • Immature • With malignant transformation 3 – Chorio Ca 4 – Yolk SAC tumor ( Endodermal Sinus Tumor ) ..Teratoma • Mature ( Adult ) • Immature 3 – Choric carcinoma 4 – Embryonal carcinoma.

M. G. and Abell.Germ cell seminoma Extraembrionic tissues Trophoblast Yolk sac Embryonal Carcinoma embrionic tissues Ectoderm mesoderm endoderm Choriocarcinoma Yolk sac tumor Teratoma Figure 23 – 10 . p. 1970. New York Appleton – century – Crofts.C ( ed ) : Pathology Annual.B Jr.28 .A : Embryonal carcinoma Of the testis in Sommers.. S. Histogenesis of testicular tumors . ( adapted From pierce.

- Classic Seminoma Spermatocytic seminoma Seminoma dengan komponen sel tropoblast Seminoma anaplastik Campuran seminoma dengan NSGCT .

.

Bagian bagian hemoragik / kistik  curiga mengandung komponen nonseminomatous ( NSGTC ) . kekuningan homogen.kadang nekrosis .padat. kadang .SEMINOMA 30 – 40 % Tumor Testis classic spermatocytic Gross : .

MIKROSKOPIS . banyak Membran jelas Inti besar.Sel sel tumor uniform ( MONOMORF ) Sitoplasma . ikat infiltrasi limfosit dan sel plasma .bisa multipel.tersusun dalam sarang – sarang dipisah.cerah. mitosis ditemukan . chromatin jelas Anak inti prominent. sentral.

.

Placental alkali fosfatase (+) . sel sel epiteloid  Terjadi fibrosis >  sus cribriform at.angiotensin I converting enzim (+) .Vimentin (+) .Kadang – kadang :  Terjadi proses granulomatous : sel datia langhans.keratin (–) ( pada embryonal CA (+) ) . Trabekuler  menyulitkan  Sel sel mengandung glikogen ( dalam Cytopl ) dan reaksi positif dengan pem immunohistokomia : .ferritin (+) .

(Susunan kromatin inti pada sel tumor untuk sedang besar menyerupai fase meiosis pada spermatocytic primer) - 4 – 7 % seminoma, usia lebih tua gross : Lunak, galatinous MIKR : - untuk bervariasi - Inti bulat, banyak mitosis ( - ) sel data dengan inti bizzare (infiltrasi limfosit (-), ganuloma (-))

Bedanya dengan classic seminoma Pada spermatocytic seminoma : - tidak pernah disertai teratoma - tidak metafase  p/ lebih baik  Th/simple orchiectomy

.

Dapat menghasilkan HCG  HCG Walaupun tanpa chorio Ca . granulomatous ) atau sel seminoma yang pleomorfik .Sel trofobl ini harus dibedakan dengan sel datia langhans ( pada R.SEMINOMA + KOMPONEN SEL – SEL TROFOBLAST 10 – 20 % dari classic seminoma .

.

Gambar seperti tipe classic Seminoma Mitosis > 6  ( lebih agresif bila disertai nekrosis perubahan inti ( Pleomorf hiper kromatik perubahan nucleoli ) .

Embryonal Ca .HEPAR.KGB PARAILIACA.Chorio ca . PARAAORTA . PARU. GINJAL .CAMPURAN SEMINOMA DENGAN NSGTC 25 % NSGTC : .Teratoma .yolk SAC tumor METASTASE : .

Orchiectomy .Radiasi PROGNOSA :  CLASSIC  92 – 95 % BAIK  ANAPLASTIK  BURUK Karena .Radioresisten .Metastase lebih dini dan cepat .TERAPI : .

infantile type .Polyembryoma ..Chorio Ca .Adult type .Embryonal ca .

Teratoma .Benign cystic ( dermoid ) teratoma / kista dermoid ..mature ( differentiated ) solid teratoma .Immature atau embryonic ( undifferentiated ) solid teratoma .Kistik : .Solid : .

1. ADULT TYPE 2. INFANTILE TYPE . POLYEMBRYOMA 3.

trofoblast.EMBRYONAL CARCINOMA 20 – 25 %  Lebih agresif . fokus fokus perdarahan dan nekrosis  MIKR : sel sel berkembang atau berasal dari sel sel embryonal yang kurang berdiff. menjadi unsur ecto.glanduler Ada anggapan suatu teratocarcinoma . meso & endoderm extra embryonal ) yang tumbuh .papilifer atau . lebih ganas daripada Seminoma  Gross : Abu abu / putih. endo dan mesoderm ( STM embryonal .

tersusun glanduler. putih abu abu. fokus .fokus perdarahan dan necrosis . EMBRYONAL CA ADULT TYPE Gross : . tubuler kadang – kadang papilifer . mitosis kadang kadang sel datia ditemukan stroma tanpa infiltrasi limfosit ( beda dengan seminoma ) . alveoler. anak inti jelas.Sel – sel tumor ukurang besar.ukuran kecil.1.kadang – kadang epididymis dan funiculum spermaticum MIKR : . hiperkromatik.

.

.

2. Polyembrioma  Sangat jarang  Unsur-unsur embryonal multipel (embryoid-bodies) di seluruh bagian tumor .

homogen . putih kekuningan. Embryonal Ca Infantile Type (= Yolk sac T.3.. Adenocarcinoma of the infant testis.) Juvenile embryonal Ca. Testicular adenocarcinoma with clear cell dan Orchiblastoma) 80 % tumor testis pada anak dan bayi Gross : licin. Embryonal adenocarcinoma. Endodermal Sinus T..

dilapisi epitel kuboid.  Struma : seluler. spindle atau sep. . otot polos.Mikroskopis :  Campur baur elemen epitel dan elemen mesenchym komponen yolk sac  Struktur mikrokistik. glanduler-alveoler dan papilifer.

GIT). placenta. kista epidermal. Sel-sel tumor : Sangat anaplastik Sitoplasma dg vakuola dan granul berisi AFP  Bisa ditemukan tulang rawan. keratin (+) . sel-sel epitel. kista dilapisi sel-sel torak (unsur traktus respiratorius.

.

.

Diagnosis  Sulit dibedakan dengan tumor testis lainnya.  Yang membantu : AFP 85 % HCG Keratin (+) .

tulang  Infantile type Prognosis lebih baik Survival rate 5 th : + 75 % . paru. hepar. radioresisten Surival rate 5 th : 30 – 35 % Metastase ke KGB.PROGNOSA  Adult type Lebih ganas.

placenta. sisa selsel totipotensial dalam abdomen/mediastinum. . 5%  Asal dari 2 jenis sel : Cytotrofoblast Syncytiotrofoblast  Diagnosa : harus ditemukan sel-sel trofoblast  Bisa ditemukan pada ovarium.

 Gross : Ukuran kecil. kadangkadang metastase cepat. Kadang-kadang sebagai massa hemoragis ukuran besar tapi tumornya kecil (sulit ditemukan) . tersembunyi (occult).

2. vakuol. bentuk tidak teratur. inti atipik. Menghasilkan HCG dalam serum D/ . Bentuk poligonal. sitoplasma acidofil. Mikroskopis : Ditemukan sel-sel syncytio dan cytotrofoblast yang : 1. batas-batas sel jelas. Ukuran besar. berderet/berkelompok. Tersebar pada daerah-daerah hemorrhagik/ nekrotik. inti monomorf.

.

. Metastase Secara hematogen Bisa ditemukan hanya metastasenya (occult) Sifat lebih ganas daripada choriocarcinoma pada placenta meninggal dalam 1 tahun.

biasanya ganas . dan endoderm.  Awalnya dari sel-sel totipotensial yang berdiferensiasi menjadi elemen-elemen lapisan germinal yaitu ektoderm. mesoderm. Tumor dengan komponen-komponen berasal dari satu atau lebih lapisan germinal.  Teratoma : pada bayi dan anak pada dewasa 5 – 10 %.

 ADA 2 MACAM : 1. Solid a. Immature/Embryonic (undifferentiated) solid teratoma Hampir selalu ganas . 2. dermoid cyst. Mature (Differentiated) solid teratoma sering ganas. Kistik Benign cystic teratoma. bisa jinak b.

terdapat appendages Kulit : folikel rambut. . sudorifera. Isi kista: rambut. sebacea. massa seperti keju / mentega (keratin. gigi. ectodermal  kista soliter Bag.Diff. lap. dalam dinding dilapisi epitel gepeng berlapis dari kulit. pulau2x tulang/tulang rawan (mesoderm). kel. sekresi sebacea).

.

.

. intestin. epitel gepeng berlapis. ikat atau jar. tiroid. epitel bronchus. otot. myxomatous. str. otak. tl. dalam stroma jar. rawan.T:  Sering pada bayi dan anak: tdd struktur2x organoid seperti syaraf.Mature (diff.) S. gl.

 Fokus-fokus ganas campur dg elemen-elemen matur (lebih sering) . Bisa sbb:  Elemen-elemen immature spt neuroectoderm atau entoderm.Bila terjadi pd dewasa: diagnosa harus hati-hati o.k bisa ditemukan fokus-fokus kecil tersembunyi berupa komponen2x immature yang bersifat ganas.

chorio ca. Ukuran testis lebih besar Pada teratoma ganas bisa ditemukan HCG atau AFP. Kadang-kadang sbg. seninoma. atau sarcoma anaplastik PA:  terd. . pulau2x tulang rawan / tulang diantara matrix padat putih abu-abu. Embryonal ca. Rongga2x kecil.

P/ baik  Pada dewasa  solid bisa mengandung fokus2x kecil keganasan  P/ sulit ditentukan.  Ada pendapat: T. solid pd dewasa  dipertimbangkan sbg suatu keganasan .Prognosa:  Pada anak  solid maupun kistik bersifat jinak.

iliaca. para aorta  Ke tulang  Ke viscera Mortalitas: 30% dlm 5 tahun .Metastase teratoma ganas:  Ke KGB.

1) Tumor sel leydig 2) Tumor sel sertoli .

androgen + estrogen Pada dewasa (sebagian besar)  gynaecomastia Pada anak  pseudopubertas precox (masculinisasi precox atau feminisasi): pertumbuhan rambut pubis dan penis tapi pematangan spermatosit (-) .1-3% 3% bilateral Menghasilkan androgen.

poligonal  Sitoplasma Acidofil / cerah  Inti bulat sampai oval  Kadang-kadang sel plasma .Gross:  Ukuran 1-10 cm (rata-rata 3 cm)   coklat kekuningan Mikroskopis:  Sel-sel tumor berbatas tegas.

reincke)  Kadang mengandung granula lipid.  Sel-sel tumor difus. Pada 50% pend. pigmen lipochrom. . ditemukan kristaloid berbentuk batang (kr. kadang-kadang dipisahkan septa-septa.

.

. pigmen lipochrom (-) . hepar  Ditemukan nekrosis. invasi ke P. paru. Pada bentuk yang ganas:  Biasanya lebih anaplastik  10% metastase ke KGB.D. banyak mitosis.

homogen . Menghasilkan androgen atau estrogen dalam jumlah sedikit  tidak cukup menyebabkan masculinisasi atau feminisasi precox  penderita sedikit.  Kadang-kadang ditemukan gynaecomastia  Gross: nodul kecil.  putih abu-abu sampai kuning.

tersusun berderet.Mikr:  Sel kolumner atau polihedral. sitoplasma banyak. .  Kadang-kadang sebagai fokus sel spindle  Kadang-kadang sebagai daerah-daerah dengan sel kuboid yang tersusun folikuler / tubuler  Biasanya jinak  Pada yang ganas  gambaran leb. anaplastik.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful