Anda di halaman 1dari 3

BAB III METODOLOGI

3.1 Alat a. Mesin tablet single punch b. Cube mixer c. Ayakan 14 dan 16 mesh d. Oven

3.2 Bahan a. Salbutamol b. Laktosa c. Mg Stearat d. Xanthan gum e. HPMC f. CMC Na g. Aquadest

3.3 Formulasi 3.3.1 Formula Asli Formulasi yang dijadikan rujukan pada penelitian ini adalah formulasi yang diperoleh dari penelitian Agus dan Sri, 2006, yaitu sebagai berikut. R/ Teofilin HPMC CMC Na Xanthan gum Laktosa Mg stearat 200 mg 3,49 mg 27,91 mg 118,60 mg 46 mg 4 mg

3.3.2

Modifikasi Sediaan Berdasarkan beberapa pertimbangan dari hasil studi literatur yang telah dilakukan maka perlu dilakukan modifikasi pada formulasi yang ada. Adapun formulasi yang diusulkan oleh peneliti yaitu ; R/ Salbutamol HPMC CMC Na Xanthan gum Laktosa Mg stearat 8 mg 3,49 mg 27,91 mg 118,60 mg 46 mg 4 mg

3.4 Cara Kerja

Salbutamol dan bahan matrik (HPMC, Na CMC dan xanthan gum) dan laktosa dicampur hingga homogen Ditambahkan akuades sebanyak 74,0 mL ke dalam campuran bahan sehingga terbentuk massa granul basah

Massa granul basah diayak dengan ayakan 14 mesh

Dikeringkan dalam oven pada suhu 60C selama 3 jam

Granul kering diayak dengan ayakan 16 mesh

Dicampur dengan magnesium stearat dalam cube mixer selama 5 menit dengan kecepatan putar 90 rpm

Massa tablet dicetak dengan berat 400 mg dan kekerasan yang dikendalikan 7 8 kg.