‫ﻪﺗﺎﻛﺮﺑﻭﷲﺍﺔﻤﺣﺭﻭﻡﻜﻴﻠﻋﻢﻼﺴﻟﺍ‬

3

‫ال أكبر ال أكبر ال أكبر‬ ً ‫ر و‬ ‫ة‬ َ ‫ك‬ ْ‫ب َح‬ ُ‫ل ْب‬ ِ ‫ن ا ُب‬ َ ‫حنا‬ َ ‫ب‬ ْ‫س َح‬ ُ‫و ْب‬ َ ‫ال أكبر كبيرا والحمد ل كثيرا‬ ُ‫دْب‬ ‫ه‬، َ ‫ب‬ ْ‫ع َح‬ َ ‫ر‬ َ َ ‫نص‬ َ ‫و‬ َ ‫ه‬، ُ‫دْب‬ َ ‫ع‬ ْ‫و َح‬ َ ‫ق‬ َ ‫د‬ َ ‫ص‬ َ ،‫ه‬،‫د‬ َ ‫ح‬ ْ‫و َح‬ َ ‫ل‬ ُ‫َال ا ْب‬ ّ‫إ‬ ِ ‫ه ُب‬ َ ‫ل‬ َ ‫إ‬ ِ ‫ال لُب‬ ً ‫ي و‬ ْ‫ص َح‬ ِ ‫أ ُب‬ َ ‫و‬ ّ ُ‫ب ْب‬ ‫د‬ ُ‫ع ْب‬ ْ‫ن َح‬ َ ‫َال‬ َ ‫و‬ َ ‫ل‬ ُ‫َال ا ْب‬ ّ‫إ‬ ِ ‫ه ُب‬ َ ‫ل‬ َ ‫إ‬ ِ ‫ه لُب‬، ُ‫دْب‬ َ ‫ح‬ ْ‫و َح‬ َ ‫ب‬ َ ‫َزا‬ َ ‫ح‬ ْ‫أل َح‬ َ ‫م ا‬ َ ‫َز‬ َ ‫ه‬ َ ‫و‬ َ ‫ه‬، ُ‫دْب‬ َ ‫ن‬ ْ‫ج َح‬ ُ‫َز ْب‬ ّ‫ع‬ َ ‫أ‬ َ ‫و‬ َ َ ‫ر‬ ‫ه‬، ِ ‫ك ُب‬ َ ‫و‬ ْ‫ل َح‬ َ َ ‫نو‬ َ ‫و‬ ْ‫ر َح‬ ُ‫ف ْب‬ ِ ‫كنا ُب‬ َ ‫ل‬ ْ‫ه ا َح‬، َ ‫ر‬ ِ ‫ك ُب‬ َ ‫و‬ ْ‫ل َح‬ َ ‫و‬ َ ‫ن‬ ُ‫َي ْب‬ ْ‫دَح‬ ّ‫ه ال ْي‬ ُ‫ل ْب‬ َ ‫ن‬ َ ‫ي‬ ْ‫ص َح‬ ِ ‫ل ُب‬ ِ ‫خُب‬ ْ‫م َح‬ ُ‫ه ْب‬، ُ‫َيناْب‬ ّ‫إ‬ ِ ‫َال ُب‬ ّ‫إ‬ ِ ‫ُب‬ َ ‫ع‬ ‫ل‬ َ ‫ج‬ َ ‫ي‬ ْ‫ذ َح‬ ِ ‫ل ُب‬ ّ‫ل ا‬ ِ ‫د ُب‬ ُ‫م ْب‬ ْ‫ح َح‬ َ ‫ل‬ ْ‫ ا َح‬. ‫ن‬ َ ‫و‬ ْ‫ق َح‬ ُ‫ف ْب‬ ِ ‫ننا ُب‬ َ ‫م‬ ُ‫ل ْب‬ ْ‫ه ا َح‬، َ ‫ر‬ ِ ‫ك ُب‬ َ ‫و‬ ْ‫ل َح‬ َ ‫و‬ َ ‫ن‬ َ ‫و‬ ْ‫ك َح‬ ُ‫ر ْب‬ ِ ‫ش ُب‬ ْ‫م َح‬ ُ‫ل ْب‬ ْ‫ا َح‬ ً ‫ف و‬ ‫ة‬ َ ‫ينا‬ َ ‫ض‬ ِ ‫ر ُب‬ ِ ‫فطَحْ ُب‬ ِ ‫ل ُب‬ ْ‫د ا َح‬ َ ‫ي‬ ْ‫ع َح‬ ِ ‫ل ُب‬ َ ‫ع‬ َ ‫ج‬ َ ‫و‬ َ ‫ن‬ َ ‫ي‬ ْ‫ن َح‬ ِ ‫م ُب‬ ِ ‫ؤ ُب‬ ْ‫م َح‬ ُ‫ل ْب‬ ْ‫ل َح‬ ِ ‫م ُب‬ ِ ‫ينا ُب‬ َ ‫ص‬ ّ‫ر ال ْي‬ ُ‫ه ْب‬ ْ‫ش َح‬ َ ‫ن‬ َ ‫ضنا‬ َ ‫م‬ َ ‫ر‬ َ ُ‫دْب‬ ‫ه‬، َ ‫ح‬ ْ‫و َح‬ َ ‫ل‬ ُ‫َال ا ْب‬ ّ‫إ‬ ِ ‫ه ُب‬ َ ‫ل‬ َ ‫إ‬ ِ ‫ن لُب‬ ْ‫أ َح‬ َ ‫د‬ ُ‫ه ْب‬ َ ‫ش‬ ْ‫أ َح‬ َ ،‫ن‬ َ ‫ي‬ ْ‫ق َح‬ ِ ‫َت ُب‬ ّ‫م‬ ُ‫ل ْب‬ ْ‫ل َح‬ ِ ‫ة ُب‬ ً ‫ح و‬ َ ‫ر‬ ْ‫ف َح‬ َ ‫و‬ َ ‫ن‬ َ ‫ي‬ ْ‫م َح‬ ِ ‫ئ ُب‬ ِ ‫صنا ُب‬ ّ ‫لل‬ ِ ‫ُب‬ ُ‫ل ْب‬ ‫ه‬ ُ‫وْب‬ ْ‫س َح‬ ُ‫ر ْب‬ َ ‫و‬ َ ‫ه‬، ُ‫دْب‬ ُ‫ب ْب‬ ْ‫ع َح‬ َ ‫دا‬ ً ‫م و‬ ّ‫ح‬ َ ‫م‬ ُ‫ننا ْب‬ َ ‫ي‬ ّ‫ب‬ ِ ‫ن ُب‬ َ ‫و‬ َ ‫ننا‬ َ َ ‫يد‬ ّ‫س ْي‬ َ ‫ن‬ ّ‫أ‬ َ ‫د‬ ُ‫ه ْب‬ َ ‫ش‬ ْ‫أ َح‬ َ ‫و‬ َ ‫ه‬ ُ‫ل ْب‬ َ ‫ك‬ َ ‫َي‬ ْ‫رَح‬ ِ ‫ش ُب‬ َ ‫َال‬ َ َ ‫عل‬ ‫ى‬ َ ‫ك‬ ْ‫ر َح‬ ِ ‫بنا ُب‬ َ ‫و‬ َ ‫م‬ ْ‫ل َح‬ ّ‫سْي‬ َ ‫و‬ َ ‫ل‬ ّ‫ص ْي‬ َ ‫ف‬ َ ‫ اللهم‬،‫ين‬ ْ‫م َح‬ ِ ‫أل ُب‬ َ ‫د ا‬ ِ ‫ع ُب‬ ْ‫و َح‬ َ ‫ل‬ ْ‫ق ا َح‬ ُ‫د ْب‬ ِ ‫صنا ُب‬ َ ‫منا‬ ً ‫ي و‬ ْ‫ل َح‬ ِ ‫سُب‬ ْ‫ت َح‬ َ ‫م‬ ْ‫ل َح‬ ّ‫سْي‬ َ ‫و‬ َ ‫م‬ ِ ‫را ُب‬ َ ‫ك‬ ِ ‫ل ُب‬ ْ‫ب ا َح‬ ِ ‫حنا ُب‬ َ ‫ص‬ ْ‫أ َح‬ َ ‫و‬ َ ‫ه‬ ِ ‫ى آل ُب‬ َ ‫عل‬ َ ‫و‬ َ ‫د‬ ٍ ‫م َو‬ ّ‫ح‬ َ ‫م‬ ُ‫ننا ْب‬ َ ‫د‬ ِ ‫ي ُب‬ ّ‫س ْي‬ َ ‫ل‬ ِ ‫و ى ا ُب‬ َ ‫ق‬ ْ‫َت َح‬ َ ‫ب‬ ِ ‫ي ُب‬ َ ‫َينا‬ ّ‫إ‬ ِ ‫وُب‬ َ ‫م‬ ْ‫ك َح‬ ُ‫ي ْب‬ ْ‫ص َح‬ ِ ‫و ُب‬ ْ‫أ َح‬ ُ‫ل ْب‬ ِ ‫د ا ُب‬ َ ‫بنا‬ َ ‫ع‬ ِ ‫ينا ُب‬ َ ‫ف‬ َ : ‫د‬ ُ‫ع ْب‬ ْ‫ب َح‬ َ ‫منا‬ ّ‫أ‬ َ ،‫را‬ ً ‫ي و‬ ْ‫ث َح‬ ِ ‫ك ُب‬ َ ‫ون‬ ْ‫ق َح‬ ُ‫َت ْب‬ ّ‫م‬ ُ‫ل ْب‬ ْ‫ز ا َح‬ َ ‫فنا‬ َ ‫د‬ ْ‫ق َح‬ َ ‫ف‬ َ ‫ه‬ ِ ‫َت ُب‬ ِ ‫ع ُب‬ َ ‫طنا‬ َ ‫و‬ َ

!‫ال أكبر ال أكبر ال أكبر ول الحمد‬
Ma’asyiral muslimin rahimakumullah, Segala puji hanyalah untuk Allah Subhanahu wa Ta’ala yang memiliki kesempurnaan pada seluruh nama dan sifat-Nya. Kita memuji-Nya dan memohon pertolongan-Nya, serta memohon ampunan-Nya. Kita berlindung kepada-Nya atas kesalahan diri-diri kita dan kejelekan amalan-amalan kita. Shalawat dan salam semoga senantiasa Allah Subhanahu wa Ta’ala curahkan kepada Nabi kita Muhammad, keluarganya dan para sahabatnya, serta kepada seluruh kaum muslimin yang benar-benar mengikuti petunjuknya. Khutbah Idul Fitri kali ini berjudul :

1

2

Memaafkan, Meminta Maaf dan Mendoakan

!‫ال أكبر ال أكبر ال أكبر ول الحمد‬
Hadirin-hadirat yang berbahagia. Sejak ufuk barat mulai menggelincir kemarin petang hingga pada pagi hari Idhul Fitri saat ini, kita mendengar gemuruh suara takbir yang tak henti-hentinya membahana ke seluruh dunia dan menyebar luas ke alam semesta, membesarkan dan mengagungkan Allah SWT. Namun, bersamaan dengan itu, jauh dalam lubuk hati kita, gemuruh perasaan kita mengharu-biru, gemuruh suara kepedihan dan kegembiraan, gemuruh tangis dan tawa kita yang menyatu rasa. Kita menangis karena mengenang Ramadhan, yang tiba-tiba meninggalkan kita, pada akhir

Marilah kita hirup wewangian surgawi yang memancar dari keberkahan Idul Fitri sambil menghayati dalam-dalam isi khutbah Idul Fitri di pagi ini. Sekarang kita duduk bersimpuh di halaman kebesaran Allah SWT. Baru saja kita melanjutkan takbir di mesjid ini. dari pagi sampai malam hanya untuk buah hatinya. Perlahan-lahan. dan tidak lupa dengan jasa-jasa mereka. tetangga. dan melahirkannya dengan susah payah (pula). berbicara. Al Ahqaaf : 15 !‫ال أكبر ال أكبر ال أكبر ول الحمد‬ Hadirin-hadirat. dalam kondisi fitrah –seperti bayi baru dilahirkan. Baru saja kita meninggalkan rumah kita dengan iringan takbir. Marilah kita rasakan hangatnya matahari pagi merambat pada setiap pori-pori kulit kita. ibunya mengandungnya dengan susah payah. kekasih. Baru saja kita meratakan dahi kita di atas sajadah sambil menggumamkan Subhana Rabbiyal 'Ala wa bi hamdih. Mereka hanya mengharapkan buah hatinya kelak akan menjadi anak yang shaleh. Mereka menyayangi kita dengan setulus hati. sukses. yang tidak ada batasnya. dan melahirkan kita ke dalam dunia ini. lagi terbaring sakit atau ada yang sudah dipanggil Allah untuk menghadap-Nya. Allah berfirman :                                                       Artinya : “Kami perintahkan kepada manusia supaya berbuat baik kepada dua orang ibu bapaknya. dan mengenali tentang 3 4 . Marilah kita rasakan semilir angin pagi mengusap muka kita. sahabat yang lebaran lalu masih mengirimkan kartu lebaran atau “SMS”.Marilah kita ingat orang-orang yang kita cintai dalam hidup ini. Ayah yang sudah bersusah payah mencari nafkah. yang mengantarkan kita pada curahan hujan kasih sayang Allah. sedikit demi sedikit marilah kita kosongkan pikiran kita sejenak. pada lebaran lalu gelak tertawa berbagi bahagia bersama kita? Kemanakah. Baru saja kita bersama-sama mengangkat tangan berulang kali mengucapkan Allahu Akbar. Hadirin-hadirat. kita tidak akan di dunia ini. Di hari yang fitri ini. Kenanglah ayah-ibu kita karena mencintai orang tua kita adalah utama.” Q. mengucapkan selamat hari raya idhul fitri dan masih sempat menyalami kita? Barangkali ada di antara mereka yang sekarang lagi di perantauan. Kita tertawa karena tibalah kita pada hari bersyukur. Jangan ada yang bersuara. pada ujung jangkanya. Kemanakah ayah atau ibu yang pada lebaran lalu masih memeluk dan menyambut uluran tangan kita dengan kasih sayangnya? Kemanakah kakek atau nenek. tanpa meminta balas budi. Jemaah Shalat Ied yang berbahagia. bahagia. Jemaah Shalat Ied yang berbahagia. dengan susah payah dan mempertaruhkan nyawa demi sang buah hati.waktunya.S. biarkan rasa hening itu mengalir membasuh relung hati kita yang selama ini terasa gersang dan tandus. Kasih sayang dan cinta mereka lah yang selalu memanjakan kita sampai kita tua. Mereka adalah guru pertama yang melatih kita berjalan. dikemaraukan oleh rasa galau . Ibu yang sudah mengandung kita selama 9 bulan. pada kesempurnaan bilangannya. yang pada lebaran lalu masih mencium kita? Kemanakah suami kita atau istri kita yang pada lebaran lalu masih bersama-sama dengan keluarga? Kemanakah kakak atau adik kita yang Tanpa mereka. tidak ada hingganya dan tidak ada henti-hentinya.

Kemalasan kita lebih banyak dari ketaatan kita. Mereka telah mencoba berusaha untuk menjadikan waktunya bersama kita penuh dengan makna kehidupan. ayah berkali-kali mengingatkan kita untuk tak lalai mengerjakan sholat di awal waktu. tandanya mereka bukan benci kepada kita. Yang Mengatur hidup kita selama ini. Mereka selalu ingin yang terbaik untuk buah hatinya. menyebut asma Allah. dari merasa hebat dan berkuasa. Apa akibat dari semuanya ini? Kita terus menerus dirundung musibah. Kealpaan kita lebih besar dari zikir kita. kita tahu banyak sekali kekurangan kita. malah menjadi silang sengketa dan malapetaka di antara anggota keluarga. Memang. Tetapi. MEMBUAT ONAR. Di sekolah. kita sering kali MEMBUAT ORANG TUA KITA MENETESKAN AIR MATA KESEDIHAN DAN KEKECEWAAN KARENA KITA MELAKUKAN BANYAK HAL YANG MEMBUAT ORANG TUA KITA MALU . kita telah berusaha mengisi Ramadhan dengan amal-amal kita. melainkan mereka sayang dan perhatian kepada kita. apa yang telah kita perbuat terhadap kedua orang tua kita? Justru setelah kita besar. Di masyarakat kita sering ribut dan rusuh. atau menghibur hamba-hamba-Nya. Ketika kita sudah diwajibkan untuk sholat. selalu menanamkan IMAN. Seluruh anggota badan kita lebih cepat memenuhi perintah hawa nafsu daripada menjemput panggilan Tuhan yang mengatur nafas kita selama ini. pangkat. Apa sesungguhnya yang ingin kita cari? Derajat. kita menjadi anak yang bandel dan pelawan serta penuh dengan umpatan dan caci maki. ayah tahu apa yang terbaik untuk kita. Pada akhirnya. kita menjadi pelajar yang sering bermasalah. “Aku tak mau dirimu memusuhiku kelak di akhirat karena telah lalai mengajarkanmu. Saat kita sakit.dunia luar. Lidahlidah kita lebih banyak bergunjing. memaki atau mengeluarkan kata-kata yang tidak patut ketimbang membaca Al-Quran. Kasih sayang mereka sangat tidak terhingga. Di hadapan Allah. 5 6 . ketenaran. selalu mengenalkan Allah SWT Sang Pencipta. Kata ayah. atau apa? !‫ال أكبر ال أكبر ال أكبر ول الحمد‬ Hadirin-hadirat yang berbahagia. Ayah menginginkan kebersamaannya dengan kita itu menjadi warisan yang terindah darinya untuk kita. dunia dan akhirat. di hari penuh kemuliaan ini. ” DAN renungkanlah dalam-dalam. kita sering mengerjakan perbuatan-perbuatan dosa. Sampai kita bisa merasakan bahwa kita terlalu banyak dosa dan penuh hina. Di rumah. Ayah yang terlalu khawatir sementara ibu selalu memperhatikan kita dengan lembut. Diri kita menjadi kesal karena ayah tak bosan-bosan mengingatkan dan menasihati kita. Dalam suasana hening dan lembutnya semilir angin berhembus di antara alunan takbir mengagungkan Asma Allah yang kita rasakan saat ini. Bahkan harta benda yang ditinggalkan orang tua untuk kita. sampai terasa sebuah pengakuan dalam jiwa kita terdalam bahwa kita sesungguhnya sangat lemah dan tidak ada apa-apanya di hadapan Allah SWT. Di jalanan kita sering KEBUT-KEBUTAN. Ketahuilah. kita merasakan segala kelemahan diri kita dan rupanya selama ini kita menggantungkan segalanya kepada Kasih Sayang Allah. marilah kita merendahkan hati kita dari rasa bangga dan sombong. Jika orang tua marah terhadap kita. Jasa-jasa mereka terlalu banyak untuk dijelaskan.

kefakiran kita dengan kecukupan. hati yang terluka. Allah Swt masih memberikan tempo kepada kita untuk bertaubat. Al-Syura. Akui segala kesalahan dan kemaksiatan kita. Dan apa yang diampuni Allah sungguh banyak. Bersihkan dosa-dosa kita dengan meninggalkan dosa-dosa itu sekarang juga. maka sesungguhnya Allah terlalu mulia dan terlalu agung untuk mengulangi siksanya lagi pada hari akhirat. Allah selalu menanti hamba-hamba-Nya yang mau melabuhkan perahunya pada tepian lautan kasih sayang-Nya. kebodohan dengan pengetahuan. dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu). tongkat tertusuk. rezeki yang sempit. Datanglah kepada Allah dengan penuh penyesalan.                                              30. Allah akan mengganti ketakutan kita dengan rasa damai. Kecemasan kita bertambah setiap hari. 30). 45). musuh yang menyerang. 8                        "Kecuali orang yang bertaubat dan beramal shalih. tentu tidak akan tinggal dipunggung bumi ini satu makhluk pun ( yang hidup). Kita tak pernah tenang. Adalah Allah Maha Pengampun dan Maha Penyanyang. Imam Ali bin Abu Thalib a. Allah Swt berfirman. semuanya adalah akibat dosa. maka mereka akan Allah gantikan keburukannya dengan kebaikan. Tetapi Allah yang Maha Pengasih tidak selalu menghukum dosa-dosa kita. kecuali karena dosa. Segera setelah Dia Yang Maha Kasih menerima taubat kita. semua akibat buruk dosa itu akan dihapuskan.Kegelisahan begitu lama sambung-menyambung dengan kegelisahan dan kesusahan berikutnya. batu tergelincir. Kita kejar kebahagian tapi kita sering menemukan penderitaan. ( QS. "Tidaklah urat terkilir. Tubuh yang sakit. Barang siapa yang Allah dahulukan siksanya atas dosa-dosanya di dunia ini. 2: 445) Jadi apa pun yang menimpa kita berasal dari dosa-dosa yang kita lakukan." (QS. Bukan itu saja Allah juga akan mengganti seluruh keburukan kita dengan kebaikan. kesesatan dengan petujuk. bencana yang menimpa. Dan apa saja musibah yang menimpa kamu Maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri. tetapi Allah menangguhkan mereka sampai ke waktu yang ditentukan. Al Fatir.                                    "Sekiranya Allah menyiksa manusia karena apa yang mereka lakukan. " ( Ushul Al-Kafi. Dengan sabar Dia membiarkan kita dan menunggu kita untuk kembali pada-Nya. Maka apabila datang waktunya maka sesungguhnya Allah selalu mengawasi hamba-hamba-Nya. s bersabda. " ( Al-Furqan. Allah Swt berfirman. Allah berfirman. 70) 7 .

durhaka kepada orang tua. Janganlah berputus asa. sebelum datang kepada kalian azab kemudian kalian tidak lagi dapat membela diri (QS Al-Zumar. yang sudah menghabiskan usia kita dalam kemaksiatan.!‫ال أكبر ال أكبر ال أكبر ول الحمد‬ Hadirin hadirat yang berbahagia. dan tidak berterimakasih kepada kebaikan orang lain. Yang disapa Allah Jika kita pernah merampas hak orang lain atau menggunjing dan memfitnah mereka atau memeras tenaga mereka untuk keuntungan kita .wahai hamba-hamba-Ku yang sudah melewati batas'. berserah dirilah kepada-Nya. Mohonkan kepada Allah agar Dia mengasihi kedua orangtua kita sebagaimana mereka mengasihi kita diwaktu kecil. ” Jika kita merasa kurang berkhidmat kepada orang tua. Bersimpuhlah di kaki mereka. Seungguhnya Dia Maha Pengampun dan Maha Penyanyang. Antarkan doa itu dengan amal shalih dan hadiahkan amal shalih itu kepada mereka. Hai hamba-hambaku yang telah melewati batas dalam berbuat dosa. adalah dengan penuh kasih adalah kita semua. Lalu bertaubatlah kepada Allah. Hai hamba-hambaku. Kembalilah kalian kepada Tuhanmu. Janganlah kalian berputus asa dari kasih sayang Allah. berbuat zalim kepada manusia. jika kita selama ini mengabaikan mereka. Yang dipanggil Allah untuk kembali kepangkuan-Nya adalah Ya 9 'Ibadiyalladzina asrafu 'ala anfusihim. 53-54) Siapakah yang dipanggil Allah dalam ayat ini? Allah tidak memanggil. Jika di antara keduanya sudah meninggalkan dunia. Kalian tidak layak menggapai kasih sayang Allah."Wahai hamba-hambaku yang mendirikan shalat" atau Ya 'Ibadiyalladzina 'amilush shalihat. Dosa-dosa kalian besar.wahai hamba-hambaku yang melakukan amal shaleh". cium tangan mereka. Yang dipanggil Allah adalah kita semua. Dengarkanlah juga bagaimana Allah yang maha Pengasih memanggil hamba-hamba-Nya yang berdoa dengan sapaan yang sangat mesra. " Ada tiga dosa yang akan disegerakan siksanya di dunia ini juga tidak akan ditangguhkan pada hari akhirat. jika kita tidak segan-segan menyakiti hati mereka. "Katakanlah. Yang dipinta Allah tidak banyak. Hadirin hadirat yang berbahagia Rasulullah Saw bersabda. Ziarahilah kuburan mereka. Ya 'Ibadiyalladzina aqamush shalat. tetapi kasih sayang Allah sangat layak untuk mencapai kalian karena kasih sayang Tuhan meliputi langit dan bumi. 10                                                                      Ya 'Ibadi. mintakan maaf atas kekurangan pengkhidmatan kita kepada mereka. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa seluruhnya. segeralah datang kepada keduanya. kirimkan doa yang tulus kepada mereka. dan basahi tangan yang pernah menimang kita dengan air mata. tetapi lebih besar lagi ampunan Allah. yang sudah membebani punggung kita dengan kedurhakaan. Mohonkan Rahmat-Nya agar Dia tidak menurunkan azab-Nya kepada kita.

atau kita mengabaikan mereka ketika mereka meminta pertolongan. kawan yang menolong kita. tetapi selama ini kita abaikan dan terlupakan. Mintalah maaf dengan tulus. ِ ‫س ُب‬ ‫ه‬ ِ ‫ف ُب‬ ْ‫ن َح‬ َ ‫ُب ُب ِل‬ ّ ِ‫ح ل‬ ِ ‫َي ُب‬ ُ‫منا ْب‬ َ ‫ه‬ ِ ‫ي ُب‬ ْ‫ُب ِ َح‬ ‫ألخ‬ َ ‫ُب‬ ّ ِ‫ح ل‬ ِ ‫َي ُب‬ ُ‫َتى ْب‬ ّ‫ح‬ َ ‫د‬ ٌ ‫ب ح‬ ْ‫ع َح‬ َ ‫ن‬ ُ‫م ْب‬ ِ ‫ؤ ُب‬ ْ‫َي َح‬ ُ‫َال ْب‬ َ "Tidak sempurna iman seorg hamba sampai ia dpt mencintai saudaranya spt ia mencintai dirinya sendiri" Allah Swt berfirman:                                                              Artinya : “Dan orang-orang yang menyakiti orang-orang yang mukmin dan mukminat tanpa kesalahan yang mereka perbuat. pegawai yang melaksanakan perintah kita dan telah melayani kita dengan baik. yang lewat mereka Allah mengalirkan nikmatnya kepada kita. yaitu ‫يبب ر‬ ْ‫خ ُل‬ َ‫ل‬ ْ‫وا ُل‬ َ ‫ة‬ ِ ‫ع ب و‬ َ‫ف‬ َ‫ن‬ ْ‫م ُل‬ َ‫ل‬ ْ‫ل ا ُل‬ ُ ‫ذ ا‬ ْ‫ب ب ُل‬ َ atau memberi manfaat dan kebaikan serta membahagiakan orang lain di sekitar kita. . Berbuat baiklah kepada mereka setelah kita berbuat jahat kepada mereka. istri atau suami yang berkhidmat kepada kita. Rasulullah bersabda : ucapkan doa buat mereka. Muliakanlah kehormatan mereka yang telah kita rendahkan. lalu kita tidak membalas kebaikan itu dengan kebaikan. sadarilah bahwa kita sesungguhnya telah berbuat zalim kepada mereka. atau kita tidak sedikitpun menampakkan terima kasih kita kepada mereka. Mereka yang berbuat baik kepada kita tidak terhitung jumlahnya. . Di di antara mereka ada orangtua yang membesarkan kita. Marilah kita mulai hidup kita ini sekarang dengan berusaha untuk berbuat ihsan. atau tidak memaafkan mereka ketika mereka meminta maaf. Lalu bertaubatlah kepada Allah. atau menyakiti hati mereka dengan penghinaan atau makian. atau mendengki mereka dan berusaha menjatuhkan kehormatan mereka dengan tuduhan keji. Kembalikanlah segala hak orangorang yang telah kita rampas dan kita ambil untuk keuntungan kita 11 pribadi. Maka Sesungguhnya mereka Telah memikul kebohongan dan dosa yang nyata. itu berarti kita juga telah mengundang azab Allah. guru yang mengajarkan ilmu kepada kita. Jika mereka sudah meninggal dunia. Mohonkan Rahmat-Nya agar Dia Yang Azabnya Amat Pedih tidak menurunkan azabnya kepada kita dan kepada orang-orang yang telah kita aniaya. Sebutkan nama-nama mereka dalam doa-doa kita. !‫ال أكبر ال أكبر ال أكبر ول الحمد‬ Hadirin-hadirat yang dirahmati Allah . Mari kita isi sisa hidup kita di dunia ini dengan sedapat mungkin meninggalkan perilaku dan kebiasaan 12 yang dapat menyakiti hati orang lain. Maafkanlah . Jika kita pernah menerima kebaikan dari makhluk Allah. atau menyiksa mereka dengan lisan atau tindakan.sendiri. Ada juga orang-orang kecil yang secara tidak langsung membesarkan kita. Hadiahkan amal shaleh kepada mereka.” Kita telah mengundang azab Allah.

Kita juga tidak tahu. Kita juga akan diantarkan oleh kaum kerabat kita kekuburan. amien. Allahu Akbar walillahil hamd Ma’asyiral Muslimin wal Muslimat Rahimakumullah. tergolek seperti seonggok tubuh yang tak berguna dan terlupakan. di atas pusara ayah-ibu. ‫د‬ ٌ ‫ي ح‬ ْ‫ج َح‬ ِ ‫م ُب‬ َ ‫د‬ ٌ ‫ي ح‬ ْ‫م َح‬ ِ ‫ح ُب‬ َ ‫ك‬ َ ‫ن‬ ّ‫إ‬ ِ ‫ ُب‬،‫م‬ َ ‫ي‬ ْ‫ه َح‬ ِ ‫را ُب‬ َ ‫ب‬ ْ‫إ َح‬ ِ ‫ل ُب‬ ِ ‫لى آ ُب‬ َ ‫ع‬ َ ‫و‬ َ ‫م‬ َ ‫ي‬ ْ‫ه َح‬ ِ ‫را ُب‬ َ ‫ب‬ ْ‫إ َح‬ ِ ‫ُب‬ ُ‫ي س ْب‬ ‫ُب‬ ْ‫ج َح‬ ِ ‫م ُب‬ ُ‫ُب ْب‬ ٌ ‫َي س ح‬ ْ‫رَح‬ ِ ‫ق ُب‬ َ ‫ع‬ ٌ ‫ي ح‬ ْ‫م َح‬ ِ ‫س س ُب‬ َ ‫ك‬ َ ‫ن س‬ ّ‫إ‬ ِ ‫ ُب‬،‫ت‬ ِ ‫وا ُب‬ َ ‫م س‬ ْ‫أل َح‬ َ ‫ا‬ ْ‫و َح‬ َ ‫م‬ ْ‫ه س َح‬ ُ‫ن ْب‬ ْ‫م َح‬ ِ ‫ء ُب‬ ِ ‫يسسنا ُب‬ َ ‫ح‬ ْ‫أل َح‬ َ ‫ا‬ ْ‫ت َح‬ ِ ‫نسسنا ُب‬ َ ‫م‬ ِ ‫ؤ ُب‬ ْ‫م َح‬ ُ‫ل ْب‬ ْ‫وا َح‬ َ ‫ن‬ َ ‫ي‬ ْ‫ن َح‬ ِ ‫م ُب‬ ِ ‫ؤ ُب‬ ْ‫م س َح‬ ُ‫ل ْب‬ ْ‫وا َح‬ َ . kita ziarahi kuburan orang-orang terdekat kita atau kepada orang-orang yang pernah kita sakiti. Kenanglah bahwa kita juga akan berbaring di bawah tanah seperti mereka dibungkus dengan kain kafan. mungkin saja setelah shalat Id nanti atau besok kita yang akan dipanggil Allah untuk menghadap-Nya. Mohonkan kepada Allah supaya Dia memberikan rahmat dan kasih sayang-Nya kepada mereka. berkunjunglah kita kekuburan. Berikanlah ganjaran kepada mereka karena telah memuliakan kami. kakek-nenek. Amin Ya Rabbil 'Alamin.segala kesalahan yang pernah mereka lakukan terhadap kita. Merenunglah di sana. Allahu Akbar. ‫ت‬ ِ ‫وا ُب‬ َ ‫دع‬ ّ ‫السسسسسسسسسسسسسسسسسسسسسسسسسسسسسسسسسسسسسسسسسسسسسسسسسسسسسسسسسسسسسسسسسسسسسسسسسسسسسسسسسسسسسسسسسسسسسسسسسسسسس‬ “Robbanar fighlana waliwaa lidayya warhamhumaa kamaa rabbayaanaa shaghiiraa” Ya Allah ya Tuhan kami. Allahu Akbar. Jagalah mereka sebagaimana mereka telah memelihara kami pada masa kecil kami. Ya Allah balaslah kebaikan mereka karena telah mendidik kami. untuk setiap hak mereka yang kami abaikan. jadikanlah itu semua sebagia penghapus KHUTBAH KEDUA ‫ الله أكبر‬،‫ الله أكبر‬،‫الله أكبر‬ ‫ الله أكبر‬،‫ الله أكبر‬،‫ الله أكبر‬،‫الله أكبر‬ 13 . ampunilah dosa kedua orangtua kami… Sayangilah mereka sebagaimana mereka menyayangi kami sejak kecil…. untuk setiap derita yang menimpa mereka karena kami. dengan selalu meninggalkan apa yang dilarang Allah dan melaksanakan apa yang diperintahkan-Nya. ‫د‬ ٌ ‫ي ح‬ ْ‫ج َح‬ ِ ‫م ُب‬ َ ‫د‬ ٌ ‫ي ح‬ ْ‫م َح‬ ِ ‫ح ُب‬ َ ‫ك‬ َ ‫ن‬ ّ‫إ‬ ِ ‫ ُب‬،‫م‬ َ ‫ي‬ ْ‫ه َح‬ ِ ‫را ُب‬ َ ‫ب‬ ْ‫إ َح‬ ِ ‫ُب‬ ،‫ت‬ ِ ‫منا ُب‬ َ ‫ل‬ ِ ‫س سُب‬ ْ‫م َح‬ ُ‫ل ْب‬ ْ‫وا َح‬ َ ‫ن‬ َ ‫ي‬ ْ‫م َح‬ ِ ‫ل ُب‬ ِ ‫س سُب‬ ْ‫م َح‬ ُ‫ل ْب‬ ْ‫ل َح‬ ِ ‫ر ُب‬ ْ‫ف َح‬ ِ ‫غ ُب‬ ْ‫م ا َح‬ ّ‫ه‬ ُ‫ل ْب‬ ّ‫ال‬ َ . Untuk itu mulai saat ini marilah kita mengingat akan kematian. Setelah shalat Id nanti. balaslah dengan memberi kebaikan sekecil apapun. 14 Ya Allah. serta dengan selalu membahagiakan hamba-hamba Allah di muka bumi ini. atau orang-orang yang kita cintai. untuk setiap hal yang tidak enak mengenai mereka karena kami. ‫ﻦﻴﻨﻣﻻﺍﻦﻳﺰﺋﺎﻔﻟﺍﻦﻣﻢﻛﺎﻳﺍﻭ ﷲﺍﺎﻨﻠﻌﺟ‬ ‫ﻦﻴﳊﺎﺼﻟﺍﻩﺩﺎﺒﻋﺓﺮﻣﺯﰲ ﻢﻛﺎﻳﺍﻭﺎﻨﻠﺧﺩﺍﻭ‬ ‫ﻦﻴﻤﺣﺍﺮﻟﺍﺮﻴﺧﺖﻧﺍﻭﻢﺣﺭﺍﻭﺮﻔﻏﺍﺏﺭﻞﻗﻭ‬ ‫سه‬ ‫سبحان اللس‬ ‫الله أكبر كبيرا والحمد لله كثيرا وسس‬ ‫سبر‬ ‫سه أكس‬ ‫ اللس‬،‫بكرة وأصيل للإله لإل الله والله أكبر‬ ‫ولله الحمد‬ ‫يَئنات‬ ِ ‫ُب‬ ّ‫س س‬ َ ‫و‬ َ ‫ننا‬ َ ‫س س‬ ِ ‫ف ُب‬ ُ‫ن ْب‬ ْ‫أ َح‬ َ ‫ر‬ ِ ‫و ُب‬ ْ‫ر َح‬ ُ‫ش ْب‬ ُ‫ن ْب‬ ْ‫م َح‬ ِ ‫ل ُب‬ ِ ‫بنا ُب‬ ِ ‫ذ ُب‬ ُ‫و ْب‬ ْ‫ع َح‬ ُ‫ن ْب‬ َ ‫و‬ َ ‫ه‬، ُ‫رْب‬ ُ‫ف ْب‬ ِ ‫غ ُب‬ ْ‫َت َح‬ َ ‫س‬ ْ‫ن َح‬ َ ‫و‬ َ ‫ه‬ ُ‫ن ْب‬ ُ‫ي ْب‬ ْ‫ع َح‬ ِ ‫َت ُب‬ َ ‫س‬ ْ‫ن َح‬ َ ‫و‬ َ ‫ه‬، ُ‫دْب‬ ُ‫م ْب‬ َ ‫ح‬ ْ‫ن َح‬ َ ‫ل‬ ِ ‫دُب ِ ُب‬ َ ‫م‬ ْ‫ح َح‬ َ ‫ل‬ ْ‫ن ا َح‬ ّ ‫إ ا‬ ِ ‫ُب‬ ّ ‫إ ا‬ ‫َال‬ ِ ‫ه ُب‬ َ ‫إلس‬ ِ ‫َال ُب‬ َ ‫ن‬ ْ‫أ َح‬ َ ‫د‬ ُ‫ه ْب‬ َ ‫شس‬ ْ‫أ َح‬ َ ‫ه‬ ُ‫لس ْب‬ َ ‫ي‬ َ ‫د‬ ِ ‫هسنا ُب‬ َ ‫ال‬ َ ‫ف‬ َ ‫ل‬ ْ‫ل َح‬ ِ ‫ضُب‬ ْ‫َي َح‬ ُ‫ن ْب‬ ْ‫م َح‬ َ ‫و‬ َ ‫ه‬ ُ‫ل ْب‬ َ ‫ل‬ ّ ‫ض ا‬ ِ ‫م ُب‬ ُ‫ال ْب‬ َ ‫ف‬ َ ‫ل‬ ُ‫ه ا ْب‬، ِ ‫دُب‬ ِ ‫ه ُب‬ ْ‫َي َح‬ َ ‫ن‬ ْ‫م َح‬ َ ‫ننا‬ َ ‫ل‬ ِ ‫مناُب‬ َ ‫ع‬ ْ‫أ َح‬ َ ‫را‬ ً ‫ي و‬ ْ‫ث َح‬ ِ ‫ك ُب‬ َ ‫منا‬ ً ‫ي و‬ ْ‫ل َح‬ ِ ‫سُب‬ ْ‫ت َح‬ َ ‫لم‬ ّ‫س‬ َ ‫و‬ َ ‫ه‬ ُ‫ل ْب‬ ُ‫وْب‬ ْ‫س َح‬ ُ‫ر ْب‬ َ ‫و‬ َ ‫ه‬، ُ‫دْب‬ ُ‫ب ْب‬ ْ‫ع َح‬ َ ‫مدا‬ ّ‫ح ًد‬ َ ‫م‬ ُ‫ن ْب‬ ّ ‫أ ا‬ َ ‫د‬ ُ‫ه ْب‬ َ ‫ش‬ ْ‫أ َح‬ َ ‫و‬ َ ‫ل‬ ُ‫ا ْب‬ ِ ‫لسسى آ ُب‬ ‫ل‬ َ ‫ع‬ َ ‫و‬ َ ‫م‬ َ ‫يس‬ ْ‫ه َح‬ ِ ‫را ُب‬ َ ‫ب‬ ْ‫إ َح‬ ِ ‫لسسى ُب‬ َ ‫ع‬ َ ‫ت‬ َ ‫ي‬ ْ‫ل َح‬ ّ‫صس‬ َ ‫مسسنا‬ َ ‫ك‬ َ ‫د‬ ٍ ‫مس َو‬ ّ‫ح‬ َ ‫م‬ ُ‫ل ْب‬ ِ ‫لسسى آ ُب‬ َ ‫ع‬ َ ‫و‬ َ ‫د‬ ٍ ‫مس َو‬ ّ‫ح‬ َ ‫م‬ ُ‫لى ْب‬ َ ‫ع‬ َ ‫ل‬ ّ‫ص ْي‬ َ ‫م‬ ّ‫ه‬ ُ‫ل ْب‬ ّ‫ال‬ َ ‫لسسى‬ َ ‫ع‬ َ ‫ت‬ َ ‫ك‬ ْ‫ر َح‬ َ ‫بنا‬ َ ‫منا‬ َ ‫ك‬ َ ‫د‬ ٍ ‫م َو‬ ّ‫ح‬ َ ‫م‬ ُ‫ل ْب‬ ِ ‫لى آ ُب‬ َ ‫ع‬ َ ‫و‬ َ ‫د‬ ٍ ‫م َو‬ ّ‫ح‬ َ ‫م‬ ُ‫لى ْب‬ َ ‫ع‬ َ ‫ك‬ ْ‫ر َح‬ ِ ‫بنا ُب‬ َ ‫و‬ َ .

Sedangkan kami hanyalah hamba-hamba-Mu yang berlumuran . jika Engkau hanya mengasihi orang-orang yang taat. Selamatkan anak-anak kami. tidak bisa kami ulurkan tangan kami untuk meminta maaf atas dosa-dosa kami kepada mereka. Ringankan beban yang menimpa mereka di alam kubur. . . Harumkanlah kuburan mereka dengan wewangian doadoa kami. kelebihan dalam kebaikan mereka. Kuatkan imannya. di surga-Mu. ya Tuhan kami. " Ampuni Ya Allah. Ampuni jikalau kami salah mendidik keluarga dan anakanak kami Ya Allah. Selamat sejahteralah orang-orang yang ikhlas. . maka siapa lagi yang akan menyayangi pendosa yang kurang beribadah seperti kami ini. juga ampuni para istri kami yang kurang dapat melayani keluarganya. keagungan agama-Mu ya Allah Jadikan. Engkau hanya menyayangi orang yang menjalankan puasa dan shalat malam dengan penuh keikhlasan. Ya "Ya Ilahi. maka siapa lagi yang akan mengasihi orang yang durhaka seperti kami. kehadiran kami di manapun menjadi penyejuk bagi ummat-Mu. Sekiranya Engkau hanya akan menerima orang-orang yang banyak amalnya saja.terhadap dosa-dosa mereka. Ya Allah. berikan kesempatan bagi kami. 16 menjadi penggelora semangat bagi hamba-hamba-Mu. hanya engkaulah Yang Maha Tahu sisa umur kami. keindahan agama-Mu ya Allah Pancarkan dari pribadi diri kami. Sayangilah kami dengan kasih sayang-Mu. wahai Zat Yang Paling Pengasih dari Segala Yang Mengasihi. " Ya Allah. Sampaikanlah salam kami yang tulus kepada mereka. kehadiran kami di manapun menjadi cahaya bagi ummat-Mu. yang tenggelam dalam lautan dosa dan kemaksiatan. Wahai Zat Yang Mengubah Keburukan Dengan Kebaikan Secara Berlipat Ganda. Ampuni dosa-dosa kami dengan kasih-Mu. . jadikanlah itu ketinggian dalam derajat mereka. . Tidak bisa kami undang mereka untuk berkumpul di rumah kami. maka siapa lagi yang akan menerima orang sedikit amalnya. Ya Allah hari ini mereka tidak dapat berlebaran bersama kami. Duhai Allah yang maha Agung. Berbahagialah orang-orang yang shalat malam. Utuhkan kami di dunia. jadikan mereka hamba-hamba yang Engkau banggakan di singgasana-Mu yang mulia itu. Tetapi kami mohon Ya Allah masukkanlah rasa bahagai kepada mereka. Jadikan. utuhkan kami di akhirat. . . beruntunglah orang-orang yang berpuasa. jika pada hari yang mulia ini. muliakanlah akhlaknya . Ya Allah hanya engkaulah Tempat kembali kami. Karuniakanlah kepada kami keindahan Akhlak. ya Tuhan kami. kami para suami yang telah mendzalimi istri-istri kami. Bebaskan kami dari api neraka dengan maaf-Mu. . berilah mereka yang lebih baik daripada yang kami dapatkan. kesejukan qalbu Pancarkan dari diri kami. Kelembutan hati. " " Ya Allah. " 15 dosa.

a’idzin wal ‫والسل م عليكم ورحمة الله وبركاته‬ 17 . ‫ننار‬ ّ‫ب الْي‬ َ ‫ذا‬ َ ‫ع‬ َ ‫ننا‬ َ ‫ق‬ ِ ‫و ُب‬ َ ‫ة‬ ً ‫ن و‬ َ ‫س‬ َ ‫ح‬ َ ‫ة‬ ِ ‫ر ُب‬ َ ‫خ‬ ِ ‫أل ُب‬ َ ‫ا‬ ْ‫ف ي َح‬ ِ ‫و ُب‬ َ ‫ة‬ ً ‫ن و‬ َ ‫س‬ َ ‫ح‬ َ ‫ينا‬ َ ‫ن‬ ْ‫د َح‬ ّ ‫ف ي ال ا‬ ِ ‫ننا ُب‬ َ ‫ت‬ ِ ‫ءا ُب‬ َ ‫ننا‬ َ ‫ب‬ َ ‫ر‬ َ . masyarakat kami. ‫العنالمين‬ Wa shollalahu ‘ala nabiyyina muhammad. Ya Allah ya Bihaa. wattabi’in. ‫ والحمد لسس رب‬. hajat kami kepada-Mu amatlah banyak dan Engkau Maha Tahu tentang hal itu. Walham dulillahi robbil ‘alamiin . Ya Allah yang tak memerlukan penjelasan dan tafsiran. Ya Allah ya Bihaa.. kullu amin wa antum bi khair. Akhirnya... wa ‘ala aalihi wa shohbihi ajma’in. bangsa kami.. Ya Allah bi Khusnil Khatimah . Taqabbalallahu minna wa minkum. selamat hari Raya Idul Fitri. dan utamanya bagi agama-Mu yang lurus.Allah… mempersembahkan yang terbaik bagi keluarga kami. wa mantabi ‘ahum bi ihsaanin ilaa yau middin. minal faaidzin.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful