Anda di halaman 1dari 9

SATUAN ACARA PENYULUHAN PENCEGAHAN TERHADAP DEKUBITUS

Disusun Oleh 1720061265

NIA YUROTHUL FATIMAH

AKADEMI KEPERAWATAN NOTOKUSUMO

YOGYAKARTA 2009

SATUAN ACARA PENYULUHAN


PROMOSI KESEHATAN Pokok bahasan Sasaran Pertemuan Waktu Pemberi Penyuluh : Pencegahan terhadap dekubitus : Keluarga pasien :I : 1 kali 15 menit : Nia Yurothul Fatimah

A. Tujuan Pembelajaran Setelah Mengikuti Penyuluhan Keluarga mampu memahami tentang cara mencegah terjadinya dekubitus. B. Tujuan Pembelajaran Khusus Setelah Mengikuti penyuluhan Keluarga mampu : 1. Mengerti tentang pengertian dekubitus 2. Mengetahui lokasi yang sering terjadi dekubitus 3. Mengetahui penyebab terjadinya luka dekubitus 4. Mengetahui cara mencegah terjadinya dekubitus A. Materi 1. Pengertian Dekubitus 2. Lokasi lokasi yang sering terjadi dekubitus 3. Penyebab terjadinya dekubitus 4. Cara mencegah terjadinya dekubitus

B. Kegiatan Penyuluhan N Prosedur O Penyuluhan 1 Pendahuluan Uraian Kegiatan Menjelaskan tujuan dan manfaat pambelajaran, kontrak waktu penyuluhan Menjelaskan rencana 2 Penyajian (inti kegiatan) penyuluhan Menjelaskan tentang pengertian dekubitus Menjelaskan tentang lokasi yang sering terjadi dekubitus Menjelaskan penyebab terjadinya dekubitus Menjelaskan cara mencegah terjadinya dekubitus Ceramah ceramah Ceramah Ceramah Alat bantu / leaflet Alat bantu / leaflet Alat bantu / leaflet Daftar pustaka Sunadi, perawatan luka.sagung seto.jakarta:2004 Metode Ceramah Media Sumber Bahan

Penutup

Memberi kesempatan bertanya pada Keluarga tentang materi yang telah di jelaskan dan di diskusikan Bersama keluarga membuat kesimpulan dari materi yang telah disampaikan

Diskusi

Diskusi

C. Evaluasi 1. Apa yang anda ketahui tentang dekubitus? 2. Coba sebutkan daerah mana saja yang sering terjadi dekubitus ! 3. Coba sebutkan penyebab terjadi dekubitus dan cara pencegahan dekubitus ! Indikator keberhasilan pasien dan keluarga mampu : 1. menjawab pertanyaan tentang apa itu dekubitus 2. menyebutkan minimal 3 lokasi dekubitus 3. menyebutkan minimal 3 macam faktor penyebab dekubitus Jawaban 1. Luka tekan 2. kepala, pinggang, lutut. 3. kelembapan, usia, kelemahan.

MATERI PENYULUHAN

APA PENGERTIAN LUKA DEKUBITUS? Luka Dekubitus adalah kerusakan jaringan lokal pada bagian tubuh dengan permukaan tulang yang menonjol akibat tekanan, pergesekan atau pergeseran dalam jangka waktu yang lama.

APA PENYEBAB LUKA DEKUBITUS? 1. Faktor Ekstrinsik a. Tekanan Tekanan terjadi dalam jangka waktu lama yang menyebabkan jaringan mengalami kematian.

b. Pergesekan dan Pergeseran Pergesekan dan Pergeseran biasanya terjadi apabila sering merosot dari atas tempat tidur dan kulit mengalami regangan dan tekanan. c. Kelembaban Kelembaban dapat akibat dari banyak keringat, dan lain-lain, yang kemudian dengan adanya gesekan dan pergeseran, kulit mengalami kerusakan. 2. Faktor Intrinsik a. Usia Usia lanjut terjadi perubahan kualitas kulit dimana adanya penurunan elastisitas dan kurangnya sirkulasi. b. Temperatur Dengan adanya peningkatan temperature akan beresiko terhadap kematian jaringan. c. Nutrisi Hipoalbuminemia, malnutrisi. Faktor lain : 1. Menurunnya persepsi sensori 2. Immobilisasi 3. Keterbatasan aktivitas.

BAGAIMANA CARA MENCEGAH LUKA DEKUBITUS? Hindari dari tekanan yang berlebihan di atas tempat tidur dan kursi. Lakukan perubahan posisi tidur dengan miring kiri dan kanan, secara bergantian paling kurang 1 jam kemudian terlentang posisi badan kira-kira 30 derajat. Sokong daerah lutut dan siku dengan bantal atau busa pada saat berbaring.

Pertahankan posisi daerah kepala tidak terlalu tinggi yang dapat menyebabkan terjadinya pergeseran dan pergesekan. Hindari kulit dari kelembaban. Hindari kulit dari kekeringan karena tidak mudah terjadi pergesekan dan pergeseran. Berikan pemasukan nutrisi yang cukup. Hindari menggosok kulit dengan keras, karena dapat mengakibatkan trauma pada kulit. Gunakan pelembab untuk mengembalikan kelembaban kulit.

Daftar pustaka Sunadi,perawatan luka.sagung seto.jakarta:2004

SALAH SATU CARA DALAM PENCEGAHAN DEKUBITUS, YAITU DENGAN MEMBERIKAN KASUR DEKUBITUS.