SATUAN ACARA PENYULUHAN Pokok bahasan Hari/tanggal Waktu Tempat Sasaran Pelaksana : Gemeli : Jumat, 21 Juni 2013

: Pukul 09.30 – 10.10 WIB : Poli Hamil RSUD Dr. Soetomo Surabaya : Pasien di Poli Hamil : Mahasiswa Program Pendidikan Profesi Ners Angkatan B14 Kelompok 2C Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga I. Tujuan Umum Setelah diberikan penyuluhan selama 40 menit, diharapkan sasaran penyuluhan dapat memahami tentang Gemeli (Kehamilan Ganda). II. Tujuan Khusus Setelah diberikan penyuluhan diharapkan pasien dapat : 1. Menjelaskan pengertian Gemeli (kehamilan ganda) 2. Menjelaskan faktor pemicu kehamilan ganda 3. Menjelaskan jenis kehamilan ganda 4. Menjelaskan tanda kehamilan ganda 5. Menjelaskan diagnosis kehamilan ganda 6. Menjelaskan komplikasi kehamilan ganda 7. Menjelaskan perawatan ibu kehamilan ganda III. Materi. 1. Pengertian Gemeli (kehamilan ganda) 2. Faktor pemicu kehamilan ganda 3. Jenis kehamilan ganda 4. Tanda kehamilan ganda 5. Diagnosis kehamilan ganda 6. Komplikasi kehamilan ganda 7. Perawatan ibu kehamilan ganda Materi penyuluhan terlampir

S. Media Leaflet. Amd.. Mengucapkan salam dan memperkenalkan diri 2. Ns.IV.Kep. No. Menyampaikan topik penyuluhan yang akan diberikan 4. Menyampaikan maksud dan tujuan 3. Mendengarkan mekanisme kegiatan 5.Keb Observer dan Notulen : Septi Nursaninda Sasi Kirana : Ulum Mabruroh : Ayu Wulandari. Pengorganisasian Penyaji Fasilitator Prihatin Moderator Pembimbing : Ana Yuni : Retnayu Pradanie. Menjelaskan mekanisme kegiatan 5. Kontrak waktu Kegiatan Peserta 1. Pelaksanaan Tahap dan Waktu Pembukaan 5 menit Kegiatan Pemateri 1. Mendengarkan topik penyuluhan 4. Menggali pengetahuan peserta mengenai kehamilan ganda 2. Menjawab salam 2. Pengertian gemeli b. Fakrul Ardiansyah. VII.. Metoda Ceramah dan tanya jawab V. Flipchart VI. menjawab pengalaman & pengetahuan sebelumnya tentang gemeli (kehamilan Penyuluhan 30 menit 1. M. Mendengarkan maksud dan tujuan 3. Menyetujui kontrak waktu 1. Ahmad Kusairi. Menjelaskan materi: a. Faktor memicu .Kep Tutik Indarti.

mendengarkan materi yang diberikan 3. mendengarkan kesimpulan VIII Setting Tempat Keterangan: Moderator Penyaji Fasilitator Observer Pembimbing Pasien Penunggu pasien . menanyakan materi yang belum dipahami 1.3. 4. 2. Tanda kehamilan ganda e. Komplikasi kehamilan ganda g. Perawatan ibu hamil ganda Memberikan kesempatan peserta untuk bertanya Menjawab pertanyaan peserta mengevaluasi pemahaman peserta menyimpulkan kembali penjelasan yang telah diberikan membagikan leaflet Salam penutup c. 4. Diagnosis kehamilan ganda f. 3. menjawab pertanyaan pemateri 2. kehamilan ganda Jenis kehamilan ganda d. ganda) 2. Penutup 5 menit 1.

leaflet maksimal 2 hari sebelum acara c. Peserta mendengarkan dan memperhatikan penyuluhan c. Kriteria Hasil a. Peserta berada di tempat yang ditentukan d. Peserta dapat mengajukan pertanyaan kepada pembicara seputar materi . Pengorganisasian berjalan sesuai dengan job discription 3. Kriteria Struktur a. Kriteria Proses a. Kontrak waktu dan tempat diberikan 1 hari sebelum acara dilakukan b. Pelaksanaan kegiatan sesuai rencana d. Peserta antusias terhadap materi penyuluhan b. Pengorganisasian penyelenggaraan penyuluhan dilakukan sebelum dan saat penyuluhan dilaksanakan 2. Pembuatan SAP.IX Evaluasi 1. Peserta dapat menjawab pertanyaan evaluasi yang diberikan b.

Herediter (keturunan) 3. 1.Kehamilan Ganda (Gemeli) Materi Penyuluhan Kehamilan Gemeli 1. Faktor usia: makin tinggi usia ibu hamil.1 Gemeli Gemeli (kehamilan ganda) merupakan kehamilan dengan dua janin atau lebih didalam rahim (Manuaba. 1. Assisted reproduction technology (ART) (Bayi tabung): pengambilan dan penanaman selalu dilakukan lebih sekitar 3-4 hasil pembuahan sehingga menghasilkan kehamilan ganda lebih tinggi jumlahnya. makin besar kemungkinan mendapat kehamilan ganda 5. Etnis bangsa: negro Amerika lebih tinggi daripada kulit putih 4.2 Faktor pemicu kehamilan ganda Faktor-faktor pemicu kehamilan ganda menurut manuaba (2007): 1. Keadaan daerah: Finlandia lebih tinggi daripada Jepang 2. 2004). 1. Faktor paritas (kehamilan): kejadian pada multipara (ibu yang pernah hamil 2x atau lebih) 6. Faktor pemicu pelepasan sel telur: pemberian pemicu pelepasan sel telur dapat memberikan peluang terjadinya kehamilan ganda lebih besar 7.3 Jenis kehamilan ganda Jenis kehamilan ganda menurut Hidayati (2009). Kehamilan monozigot (identik) .

5 Diagnosis 1. Hidramnion (air ketuban lebih banyak dari normal atau lebih 2 liter) 4.Kehamilan yang berasal dari satu sel telur yang dibuahi dan membelah secara dini hingga membentuk dua calon janin yang sama. 2.4 Tanda kehamilan ganda Tanda kehamilan ganda menurut Manuaba (2001) 1. 1. Pemeriksaan tanda dan gejala 3. Hasil pemeriksaan USG tampak 2 janin dalam rahim 1. Teraba banyak pergerakan 2. Anamnesa (wawancara) 2. Besar rahim melebihi umur kehamilan 3.6 Komplikasi Komplikasi kehamilan ganda menurut Manuaba (2004): 1. Trimester pertama 1) Anemia 2) Emesis-hiperemesis gravidarum (mual dan muntah yang berlebih saat hamil) 3) Abortus (keguguran) . Kembar dizigot (dua sel telur) Kembar dizigot terjadi pembuahan terhadap dua sel telur pada hubungan seksual dengan waktu sama terhadap dua sel telur. Pemeriksaan USG 1.

Janin 1) Kematian janin . Trimester ketiga 1) Prematuritas (premature) 2) Preeclampsia-eklampsi (hamil dengan tekanan darah lebih dari 130/90 mmHg) 3) Hidramnion (produksi air ketuban lebih dari normal atau 2 Liter) 3. Postpartum (setelah melahirkan) 1) Perdarahan setelah melahirkan 2) Atonia uteri (tidak ada kontraksi rahim) 3) Retensio plasenta (plasenta tidak keluar) 5. Inpartu (saat persalinan) 1) Kelainan letak 2) Perut gantung 3) Persalinan memanjang 4) Ketuban pecah dini saat pembukaan kecil 5) Plasenta previa (plasenta yang letaknyan abnormal dan menutupi sebagian atau seluruh jalan lahir) 6) Solusio plasent (terlepasnya sebagian atau seluruh plasenta dari tempat implantasi normalnya setelah kehamilan 20 minggu dan sebelum janin lahir). 7) Persalinan dengan tindakan operasi 4.2.

Fe (zat besi) dan asam folat supaya tidak menimbulkan kecacatan dan mencapai IQ yang cukup 4) Kebutuhan protein ditingkatkan dengan tambahan satu telur setiap hari 2.2) Kelainan kongenital 3) Pertumbuhan janin terhambat 4) Cedera tali pusat 1. Diet 1) Memerlukan kalori lebih tinggi 300 kal/kg 2) Makan makanan empat sehat lima sempurna sehingga tumbuh kembang janin lebih baik 3) Pemberian vitamin. Pemeriksaan kehamilan 1) Jadwal pemeriksaan kehamilan: (1) 0-28 minggu setiap 3 minggu (2) 28-32 minggu setiap 2 minggu (3) 33-40 minggu setiap minggu 2) Pemeriksaan USG (1) Dilakukan untuk kepastian kehamilan ganda (2) Mengikuti tumbuh kembang janin di dalam rahim sehingga diketahui secara dini kemungkinan komplikasi hamil ganda .7 Perawatan ibu hamil ganda Perawatan ibu hamil ganda menurut Manuaba (2007): 1.

. Jakarta: EGC .. Pengantar Kuliah Obstetri. 2009. 2001. Jakarta: EGC Manuaba. Kapita Selekta Penatalaksanaan Rutin Obstetri Ginekologi dan KB. Asuhan Keperawatan pada Kehamilan Fisiologis dan Patologis.Daftar Pustaka Hidayati. Penuntun Kepaniteraan Klinik Obstetri dan Ginekologi. 2004. Jakarta: EGC Manuaba... 2007. Jakarta: Salemba Medika Manuaba.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful