Anda di halaman 1dari 2

MODALITAS RASA DALAM RONGGA MULUT 3.1 3.1.

1 Dasar Teori Dasar Teori Modalitas Rasa di Rongga Mulut Indera pengecap adalah organ penting pada manusia yang membuat manusia memilih makanan yang sesuai dengan keinginannya dan kebutuhan jaringan, selain itu dapat juga berfungsi untuk menghindari tubuh dari substansi beracun. Beberapa faktor dapat mempengaruhi rasa, antara lain : 1) Sistem indera sperti penglihatan, pembau, dan pendengar 2) Makanan : tekstur makanan, suhu, kandungan bahan-bahan, kandungan air dan udara dalam makanan. Pengecapan merupakan fungsi utama dari tasted bud di dalam rongga mulut.reseptor perasa/taste buds ditemukan pada papila lidah ( papila sircumvalata, fungiformis, foliata, dan viliformis ).Taste buds adalah struktur kecil yang terdapat pada permukaan lidah, palatum, epiglotis, laring, faring.Disekitar dari sel perasa terdapat empat rangsang rasa primer, bila substansi rasa berada dalam konsentrasi rendah, tetapi pada konsentrasi tinggi, sebagian besar tasted bud dapat dirangsang oleh dua, tiga atau empat rangsang kecap primer dan juga oleh beberapa rangsang kecap lain ( non-primer).Sel-sel pengecap terus menerus digantikan melalui pembelahan mitosis dari sel- sel epitel di sekitarnya.Ketahanan ( umur ) setiap sel pengecap ini sekitar 10 hari. Hingga saat ini terdapat lima macam rasa yang dapat dikenali yaitu : 1) Asin, terletak di ujung lidah ; Rasa asin dibentuk oleh garam-garam yang terionisasi.Kualitas rasanya berbeda-beda antara garam yang satu dengan yang lain karena garam juga membentuk sensasi rasa lain selain rasa asin. 2) Manis, terletak di ujung lidah Rasa manis tidak dibentuk atas satu golongan kelas substansi kimia saja.Beberapa tipe substansi kimia yang menyebabkan rasa ini mencakup

gula, glikol, alcohoaldehid, keton, amida, ester, adam amino, beberapa protein kecil, asam sulfonat, asam halogenasi dan garam-garam dari timah dan berilium.Perubahan yang sangat kecil pada radikal sederhana, seringkali dapat mengubah substansi manis menjadi pahit. 3) Asam, terletak pada dua pertiga bagian samping lidah ; Rasa asam disebabkan oleh asam.Intensitas dari snesai rasai ini hampir sebanding dengan logaritma dari konsentrasi ion hidrogen, makin asam suatu asam makin kuat sensasi yang terbentuk. 4) Pahit, terletak pada bagian posterior lidah dan palatum molle. Rasa pahit tidak hanya dibentuk oleh satu tipe substansi kimia, tetapi substansi rasa pahit hampir seluruhnya bentuk oleh substansi organik.Dua golongan substansi tertentu yang cenderung menimbulkan rasa pahit adalah (a) substansi rasa organik rantai panjang yang mengandung nitrogen dan (b) alkaloid, seperti kina, kafein, striknin, dan nikotin. 5) Umami, terletak di ujung lidah; Rasa umami adalah rasa yang diperoleh karena rangsangan pada reseptor metabotropic monosodium glutamate glutamate receptor (mGluR4) yang sensitiv terhadap umumnya

(MSG).Monosodium

glutamate

ditambahkan pada makanan untuk menguatkan rasa. Berdasarkan penelitian bersifat psikofisiologik adan neurofisiologik, saat ini telah mengenali sedikitnya 13 macam reseptor kimia yang mungkin terdapat pada sel-sel pengecap, yaitu sebagai berikut : 2 reseptor natrium, 2 reseptor kalium, 1 reseptor klorida, 1 reseptor adenosine, 1 reseptor ionosin, 2 reseptor manis, 2 reseptor pahit, 1 reseptor glutamate, dan 1 reseptor ion hidrogen.