Anda di halaman 1dari 4

Gambar 2.

1 Meningioma pada gambaran CT scan

Gambar 2.5 slide Patologi (Hematoksilin-eosin, X400 perbesaran asli). A, Meningiomadengan fitur ganas, nukleolus (titik kuning) dan mitosis (panah). B, intranuklear intnisisitoplasma (pseudoinclusion).

Patogenesa Seperti banyak kasus neoplasma lainnya, masih banyak hal yang belum diketahuidari meningioma. Tumor otak yang tergolong jinak ini secara histopatologis berasal dari sel pembungkus arakhnoid ( arakhnoid cap cells ) yang mengalami granulasi dan perubahan bentuk. Patofisiol ogi terjadinya meningioma sampai saat ini masih belum jelas . Kaskadeeikosanoid diduga memainkan peranan dalam tumo rogenesis dan perkembangan edema peritumoral Faktor-faktor terpenting sebagai penyebab meningioma adalah trauma, kehamilan, danvirus. Pada penyelidikan dilaporkan 1/3 dari meningioma mengalami trauma. Pada beberapakasus ada hubungan langsung antara tempat terjadinya trauma dengan tempat timbulnya tumor.Sehingga disimpulkan bahwa penyebab timbulnya meni ngioma adalah trauma. Beberapa penyelidikan berpendapat hanya sedikit bukti yang menunjukkan adanya hubungan antarameningioma dengan trauma

PENEGAKAN DIAGNOSIS Diagnosis meningioma dapat ditegakkan melalui anamnesis, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang.Tanda dan gejala meningioma tergantung pada lokasi timbulnya meningioma,adanya penekanan pada otak atau Nn. Kranialis, ada tidaknya hiperostosis dan atau invasi ke jaringan lunak lainnya, dan ada tidaknya cedera vaskuler p ada otak. Meningioma jarangmenyebabkan nyeri kepala

Pemeriksaan penunjang meliputi pemeriksaan neuroimaging, PA danimunohistokimia.Peme riksaan neuroimaging yang dapat membantu diagnosis meningioma adalah:1. X foto polos kepalaX foto polos kepala dapat menunjukkan adanya hiperostosis, sunbrust dan peningkatanvaskuler.2. CT-Scan kepalaPada umumnya meningioma dasarnya adalah dura. Tujuh puluh sampai tujuh puluh lima persen hiperdens. Menyangat homogen setelah penyuntikan dengan kontras. Udemadi sekitar lesi dapat luas. Dapat juga tampak adanya hiperostosis dan kalsifikasi intratumor.Kalsifikasi deitemukan pada 20-25% kasus. Kista peritumoral dapat ditemukan pada 2%-3% kasus. Tumor menekan otak tanpa menginvasinya.3. MRIBiasanya isointens dengan kortex. Meningioma menyangat homogen setelah penyuntikankontras (95%), jarang heterogen. Udem lebih terlihat pada MRI disbanding CT Scan (50%-65%). Dapat terlihat adanya penyangatan tail yang melibatkan dura (35%-80%).4. MRSRatio Cholin/Creatin berhubungan dengan potensi proliferasi, bila puncaknya pada 1.5 ppmdicurigai meningioma.5. DSAPembuluh pial memperdarahi bagian perifer, pembuluh dura memperdarahi inti lesi.Ta mpak pola Sunburst dari pembesaran dural feeders dan prolong vascular stain.6. SPECT ( Single-Photon Emission Computed Tomography )Terdapat uptake yang tinggi dari analog somatostatin.Angiografi endovaskular penting dilakukan untuk melihat vaskularisasi tumor dangangguan pada struktur vaskuler vital. Embolisasi endovaskuler preoperative pada vascular feeders dari sirkulasi eksterna dapat menguntungkan. Reseksi harus dilakukan secepatnyasetelah embolisasi untuk menurunkan kemungkinan revaskularisasi tumor