Anda di halaman 1dari 15

HASIL SURVEY PENDAHULUAN PT.

INTI LOUNDRY
A. Tujuan Tujuan dari survey pendahuluan adalah memberikan gambaran awal mengenai bisnis proses yang berjalan di PT. Inti Loundry dan personel yang terlibat di dalamnya. B. Waktu Pelaksanaan Pelaksanaan Survey pendahuluan dimulai tanggal 23 Maret 2009 sampai dengan 4 April 2009. Tim melakukan kunjungan selama 4 hari kerja selama masa pelaksanaan survey. Survey dilakukan dengan terlebih dahulu menyiapkan persiapan untuk melakukan survey pendahuluan. C. Metodologi Pelaksanaan Survey pendahuluan dilakukan dengan beberapa metode yaitu wawancara dan observasi. Wawancara dilakukan dengan personel yang terlibat di dalam bisnis prosesyang ada. Observasi dilakukan terhadap proses bisnis dan dokumentasi yang berlangsung. D. Hasil Survey Pendahuluan Hasil survey pendahuluan yang dilakukan adalah berupa gambaran struktur organisasi yang ada di Inti Loundry dan Flowchart atau alur proses bisnis berdasarkan prosedur yang ada di Inti Loundry. Proses bisnis yang ada berdasarkan survey yang dilakukan ada beberapa, antara lain : Prosedur Prosedur Prosedur Prosedur Prosedur Perencanaan Produksi Produksi pengiriman barang Penerimaan kas dan penjualan Pengeluaran kas dan pembayaran

Dan kami juga mengidentifikasi struktur organisasi yang ada di Inti Loundry, untuk lebih jelasnya Dapat dilihat di halaman berikutnya.

Struktur Organisasi Inti Loundry

Prosedur Perencanaan Produksi

Prosedur Produksi

Prosedur Produksi Untuk Handmade

Prosedur Produksi Untuk Pencucian

Prosedur Pengiriman Barang

Prosedur Penjualan dan Penerimaan Kas

Prosedur Pembelian dan Pembayaran Prosedur ini dibagi menjadi 5 yaitu :

Yang pertama Prosedur permintaan pembelian Chemical

Yang kedua Prosedur permintaan pembelian Residu

Yang ketiga Prosedur Permintaan Pengeluaran Kas PPN

Yang keempat prosedur Permintaan Pengeluaran kas untuk Gaji

Dan Yang kelima Prosedur Pembayaran ke Supplier dan Karyawan

E.

Kesimpulan

Hasil survey pendahuluan yang telah dibuat menjadi landasan tahap pengerjaan selanjutnya identifikasi risiko dari proses bisnis yang ada di perusahaan. Sebagai dasar juga untuk perancangan internal control.