Anda di halaman 1dari 17

PROSES PENGAMBILAN KEPUTUSAN DALAM KEPERAWATAN

MARSIANA ANGGRAENI

PENGAMBILAN KEPUTUSAN Merupakan proses kognitif yang kompleks Memilih satu dari beberapa alternatif

Ada solusi yang mengakhiri ketidak pastian

3 tahapan aktifitas dalam Pengambilan Keputusan (PK)


(Herbert A.Simon) 1. Intellegence Activity
meliputi kegiatan mengidentifikasi hal/lingkungan yg memerlukan PK

2. Design Activity Menginventarisir, menganalisa kemungkinan tindakan yang dapat dilakukan


3. Choice activity Memilih satu tindakan dari beberapa pilihan yang ada
3

TAHAPAN dalam PK (Mintzberg) 1. Tahap Identifikasi Mengenali masalah atau peluang yang ada, dan membuat diagnosis 2. Tahap Pengembangan Mencari stadar prosedur yang ada atau solusi yang pernah dilakukan atau merancang bentuk penyelesaian yang lain
4

3. Tahap Memilih
Lakukan pilihan 3 cara: * Dengan membuat Pertimbangan berdasarkan pengalaman atau intuisi * Dengan membuat analisa terhadap beberapa alternatif secara sistematis dan logis * Dengan tawar-menawar apabila proses memilih melibatkan sekelompok pengambil keputusan dan kebijakan sehingga keputusan dapat diterima semua pihak

Kewenangan

Proses Problem solving secara tradisional


1. Identifikasi Masalah 2. Kumpulkan data untuk menganalisa penyebab dan konsekuensi dari masalah tsb

3. Gali kemungkinan alternatif penyelesaian 4.Evaluasi alternatif


5. Pilih solusi yang tepat 6.Implementasikan solusi pilihan 7.Evaluasi hasil
6

Proses Decision Making Secara Managerial


1. Tentukan Tujuan 2. Gali kemungkinan alternatif untuk mencapainya 3. Evaluasi alternatif 4. Buat Pilihan

5. Implementasikan
6. Tindak lanjut dan kontrol
7

BAGAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN


Metoda grafis untuk membantu manager menggambarkan beberapa alternatif yang ada, hasil,resiko, dan informasi yang dibutuhkan untuk suatu masalah spesifik selama periode tertentu Untuk melihat arah dari suatu pilihan tindakan pada setiap poin tindakan dan untuk mengevaluasi konsekuensi terhadap serangkaian keputusan yang diambil

Proses dimulai dengan Keputusan yang paling tidak mempunyai 2 alternatif, kemudian prediksi hasil dari setiap alternatif dipertimangkan, dan kebutuhan untuk keputusan lebih lanjut dipertimbangkan
8

Alternatif tindakan

Kemungkinan konsekuensi Jumlah Perawat

Metoda Tim

Keberagaman kompetensi klinis Ketrampilan memimpin

Poin keputusan Metoda Kasus

Ketrampilan asuhan komprehensif Rasio Perawat: Pasien Kredibilitas klinis

Bagan PK dalam pengorganisasian asuhan keperawatan (organizing care delivery)


9

PERAN PENGAMBIL KEPUTUSAN tergantung pada:


Nilai suatu keputusan Pengalaman Hidup Pilihan individu dan Resiko Cara berpikir
10

Hal-hal kritis dalam Pengambilan Keputusan :


Tidak jelasnya tujuan Pengumpulan data yang tidak tepat Kurangnya kepekaan- kesadaran Keterbatasan alternatif kurang menggali Logika keliru : Overgeneralization, Affirming the consequences, Argument from Analogy Ketidak mampuan untuk memilih dan bertindak

11

ASPEK ETIKA DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN Etika


falsafah moral, ilmu untuk mempertimbangkan makna (hubungan), kiat mengontrol makna sehingga berfungsi baik bagi manusia Melibatkan konflik,pilihan ,kepentingan Konflik pilihan diantara alternatif yang berbeda (kepentingan)

Dipengaruhi oleh nilai-nilai Pilihan yang etis harus mempertimbangkan wants,needs & rights

12

JENIS PROSES PENGAMBILAN KEPUTUSAN 1. Autocratic I


Manajer memecahkan masalah atau mengambil keputusan sendiri, menggunakan informasi yang dipunyainya saat itu

2. Authocratic II
Manajer meminta informasi penting dari stafnya, kemudian mengambil keputusan sendiri

3. Consultive I
Manajer mendiskusikan masalah dengan stafnya secara individual, meminta informasi dan usulan darinya. Kmd manajer mengambil keputusan yang mewakili Atau tidak mewakili aspirasi staf 13

4. Consultive II Manajer mendiskusikan masalah dengan stafnya secara kelompok, untuk meminta ide dan usulan, kemudian manajer mengambil keputusan yang dapat menggambarkan atau tdk menggambarkan pengaruh stafnya

5. Group Manajer bertindak sebagai pemimpin diskusi, mendiskusikan masalah dg bawahannya secara kelompok , kelompok memutuskan tindakan apa yang akan dilakukan, dan manajer menerima solusi apapun yang didukung kelompok secara utuh 14

VARIABEL YANG MENENTUKAN JENIS PK MANA yang TEPAT


1. Pentingnya kualitas keputusan bagi keberhasilan organisasi 2. Kecukupan informasi yang dipunyai dan ketrampilan manajer dlm mengambil keputusan 3. Bantaknya struktur yang terlibat dlm pengambilan keputusan 4. Komitmen staf untuk mengimplementasikan keputusan 5. Kemungkinan adanya konflik bawahan sebagai akibat keputusan yang diambil 6. Kemungkinan penerimaan bawaan terhadap keputusan yang sifatnya autocratic 7. Komitmen staf terhadap tujuan unit/organisasi
15

AREA KRITIKAL dalam PENGAMBILAN KEPUTUSAN WAKTU Kualitas Keputusan Penerimaan terhadap Keputusan

16

Refferences
Gillies,Dee Ann (1989) NURSING MANAGEMENT 2ND.ED.,W.B.SAUNDERS Co. Luthans Fred (1995) ORGANIZATIONAL BEHAVIOR, 7th.ed, New York : McGraw-Hill,Inc

Marquis & Huston (1987) MANAGEMENT DECISION MAKING for Nurses, Philadelphia :J.B.Lippincott Company Marriner Ann-Tomey(1992) GUIDE TO NURSING MANAGEMENT, 4th.ed,St Louis :Mosby Year Book
17