Anda di halaman 1dari 6

Teaching Buffalos to Fly

Amri Tri Nugroho Fitri Amalinda Harahap (C1B011003) (C1B011086)

Johnsonsville Food
Johsonsville Food merupakan perusahaan yang bergerak di industri pangan.
Sebelumnya kepemimpinan dalam perusahaan ini sangat buruk. Sehingga diumpamakan sebagai kepemimpinan kerbau. Dengan gaya kepemimpinan seperti ini, mereka dapat dibilang berada dalam kondisi yang tidak menguntungkan bahkan dikatakan hampir bangkrut. Namun sekarang perusahaan ini sudah mampu untuk bangkit kembali dari keterpurukannya. Ada sosok CEO hebat, RalphC. Stayer, yang mampu membawa Johsonsville untuk kembali beroperasi dan memproduksi. Kepemimpinan beliau mampu memperbaiki sistem yang ada dalam perusahaan tersebut. Berbeda dengan kepemimpinan sebelumnya, kepemimpinan pada masa beliau dapat dikatakan sebagai gaya kepemimpinan angsa.

Gaya Kepemimpinan Kerbau


Pada tahun 1982, gaya kepemimpinan di Johnsonsville dapat dikatakan
sebagai gaya kepemimpinan kerbau. Mengapa demikian?

Dalam gaya kepemimpinan kerbau, anak buah sangat mematuhi dan

mengikuti apa yang dilakukan oleh pemimpinnya. Bahkan ketika pemimpin tersebut melakukan kesalahan, mereka cenderung akan membiarkan atau bahkan melakukan yang sama. Sehingga dengan hanya menumbangkan pemimpin maka akan dengan mudah mengacaukan kelompok tersebut. Tidak diragukan lagi bahwa untuk mengacaukan kelompok tersebut sangat mudah.

Gaya Kepemimpinan Angsa


Gaya kepempinan ini sangat berbeda dengan kepemimpinan kerbau. Formasi
angsa ketika mereka terbang akan membentuk huruf V. Dimana dalam formasi ini pemimpin akan berada di ujung barisan, sedangkan pengikutnya akan mengkuti di sisi sayap pemimpin. Ketika pemimpin tersebut memerlukan waktu luang, maka ia akan mundur ke barisan belakang, kemudian angsa yang lain akan secara otomatis menggantikan posisi ujung. Sehingga mereka selalu siap untuk memiliki pemimpin.

Gaya Kepemimpinan Angsa


Ketika mereka kehausan mereka juga akan mendarat bersama-sama. Formasi
juga terpecah namun tetap solid dan mampu beradaptasi dengan lingkungan yang ada. Hal yang sama juga terjadi ketika ada salah satu kawanan yang sakit dan harus mendarat. Beberapa kawanan yang lain akan menemaninya mendarat, sehingga angsa tersebut tidak akan mengalami kesusahan sendiri.

Mengajari Kerbau untuk Dapat Terbang


Johsonsville Food kemudian menerapkan gaya kepemimpinan angsa pada
perusahaan mereka. Mereka bekerja pada alur yang baru. Para pekerja mengerjakan tugasnya masing-masing dengan tanggung jawab penuh. Pekerja memiliki target pemberian bonus dan rencana keuangannya masing-masing, bekerja dengan kesungguhan dan ide untuk membuat hasil kerja mereka lebih baik.

Sekarang mereka bekerja secara bersama-bersama dan telah mengetahui


bagaimana bekerja dalam tim.