Anda di halaman 1dari 2

OL AHRAGA bAN KESEHATAN Perkembangan tubuh manusia ditentukan oleh faktor bawaan (keturunan) dan faktor lingkungan.

Zaman dulu kala tubuh manusia dibentuk oleh slam, hanya manusia yang sehat, kuat, cerdas serta pintar yang mampu bertahan hidup. Demikian pada zaman perang berkepanjangan, hanya manusia yang sehat fisik, yang menjadi pemenang. Bagaimana dengan zaman sekarang? Tujuan dan nilai hidup masyarakat sudah berubah. Ambisi untuk menggapai kebahagiaan materi dan gengsi, mendominasi kehidupan. Bekerja keras tanpa mengenal Ielah dan waktu, mengabaikan tubuh dan kesehatan. Bergesernya nilai hidup itu mengubah pula pola penyakit di masyarakat. Dulu penyebab kematian tertinggi adalah penyakit infeksi. Kini terutama di Negara industri, lebih dari 50% penyebab kematian populasi masyarakat disebabkan oleh penyakit jantung koroner. Hasil penelitian tentang perubahan pola hidup masyarakat modern menunjuk pada tiga faktor yang sangat merugikan fisik maupun psikhis yaitu: kurang gerak, pola makan yang salak_dan stress.
KURANG GERAK

Perkembangan ilmu pengetahuan dan tehnologi membuat tubuh tidak dibiasakan untuk melakukan jenis gerak yang dinamis, rutin dan berat. Kehidupan scat ini didominasi oleh gerakan-gerakan pasif seperti duduk berjamjam di belakang meja atau di depan TV, atau komputer, naik kendaraan atau lift dari pada jalan kaki, penggunaan slat rumah tangga yang serba elektris mengurangi gerakan tangan dan kaki.

Kurang gerak akan mempengaruhi system alat gerak. Dalam hal ini otot, sendi dan tulang akan mengalami kemunduran fungsi. Kekuatan otot berkurang akibat kurang dibebani, elastisitas sendi menurun, tulang keropos akibat kurang mineral, mudah cedera karena tidak stabil. Pada orang yang pasif dan tidak berolah raga, aliran darah tidak selancar dan sederas mereka yang aktif. Berolah raga aerobic secara.rutin akan meningkatkan kolesterol baik (HDL) dan menurunkan kolesterol jahat (LDL). Kurang berolah raga akan mempengaruhi system metabolisme tubuh. Pada tubuh yang tidak aktif bergerak atau tidak berolah raga secara rutin, system metabolisme tidak bekerja secara optimal. Hanya dengan koordinasi yang baik antarsistem itu hidup manusia dapat dipertahankan.