Anda di halaman 1dari 9

BAB 2 TINJAUAN PUSTKA

2.1

Penyakit YangSeringTerjadiPadaLansia Denganbertambahnyausia, makinmenurun. wajarsajabilakondisidanfungsitubuh semakinbanyakkeluhan pun yang

Takheranbilapadausialanjut,

dilontarkankarenatubuhtaklagimaubekerjasamadenganbaiksepertikalamudadulu. Nina Kemala Sari dariDivisiGeriatri, DepartemenIlmuPenyakitDalam RS CiptoMangunkusumo, dalamsuatupelatihan menyampaikanbeberapamasalah FakultasKedokteranUniversitas di yang Indonesia

kalangankelompokpedulilansia, kerapmunculpadausialanjut , yang

disebutnyasebagai a series of Is. Mulaidari immobility (imobilisasi), instability (instabilitasdanjatuh), incontinence (inkontinensia), intellectual impairment (gangguanintelektual), infection (infeksi), impairment of vision and hearing (gangguanpenglihatandanpendengaran), (malnutrisi), insomnia (ganguantidur), isolation hingga (depresi), immune Inanition deficiency

(menurunnyakekebalantubuh). Sumber lain menyebutkan, penyakitutama yang

menyeranglansiaialahhipertensi, gagaljantungdaninfarksertagangguanritmejantung, diabetes mellitus,

gangguanfungsiginjaldanhati.

Jugaterdapatberbagaikeadaan

yang

khasdanseringmengganggulansiasepertigangguanfungsikognitif, keseimbanganbadan, penglihatandanpendengaran. Selain gangguan-gangguan tersebut, Nina juga menyebut tujuh penyakit kronik degeratif yang kerap dialami para lanjut usia, yaitu: a. OsteoArtritis (OA) OA adalahperadangansendi yang yang

terjadiakibatperistiwamekanikdanbiologik

mengakibatkanpenipisanrawansendi, tidakstabilnyasendi, danperkapuran. OA merupakanpenyebabutamaketidakmandirianpadausialanjut, dipertinggirisikonyakarena trauma, penggunaansendiberulangdanobesitas. b. Osteoporosis Osteoporosis merupakansalahsatubentukgangguantulangdimanamasaataukepadatantulangberk urang.Terdapatduajenis osteoporosis, tipe I yang

merujukpadapercepatankehilangantulangselamaduadekadepertamasetelah menopause, sedangkantipe II

adalahhilangnyamasatulangpadausialanjutkarenaterganggunyaproduksi vitamin D. c. Hipertensi

Hipertensimerupakankondisidimanatekanandarahsistoliksamaataulebihtin ggidari 140 mmHg dantekanandiastoliklebihtinggidari 90mmHg, yang

terjadikarenamenurunnyaelastisitasarteripada proses menua. Bilatidakditangani, hipertensidapatmemicuterjadinya stroke, kerusakanpembuluhdarah

(arteriosclerosis), serangan/gagaljantung, dangagalginjal d. Diabetes Mellitus Sekitar darilansiamemilikigangguanintoleransiglukosadimanaguladarahmasihtetap normal meskipundalamkondisipuasa.Kondisiinidapatberkembangmenjadi 50%

diabetes melitus, dimanakadarguladarahsewaktudiatasatausamadengan 200 mg/dl dankadarglukosadarahsaatpuasa di atas 126 mg/dl. Obesitas, polamakan yang buruk, kurangolah raga danusialanjutmempertinggirisiko DM.

Sebagaiilustrasi, sekitar 20% darilansiaberusia 75 tahunmenderita DM. Beberapagejalanyaadalahseringhausdanlapar, banyakberkemih, mudahlelah,

beratbadanterusberkurang, gatal-gatal, mati rasa, danluka yang lambatsembuh. e. Dimensia Merupakankumpulangejala yang

berkaitandengankehilanganfungsiintelektualdandayaingatsecaraperlahan-lahan, sehinggamempengaruhiaktivitaskehidupansehari-hari. merupakanjenisdemensia yang paling Alzheimer

seringterjadipadausialanjut.

Adanyariwayatkeluarga, (hipertensi,

usialanjut,

penyakitvaskular/pembuluhdarah kolesteroltinggi), trauma

diabetes,

kepalamerupakanfaktorrisikoterjadinyademensia. Demensia juga kerap terjadi pada wanita dan individu dengan pendidikan rendah. f.Penyakitjantungkoroner Penyempitanpembuluhdarahjantungsehinggaalirandarahmenujujantungter ganggu.Gejalaumum yang terjadiadalahnyeri dada, sesaknapas, pingsan, hinggakebingungan. g. Kanker Kankermerupakansebuahkeadaandimanastrukturdanfungsisebuahselmeng alamiperubahanbahkansampaimerusaksel-sellainnya yang masihsehat.Sel yang berubahinimengalamimutasikarenasuatusebabsehinggaiatidakbisalagimenjalank anfungsinormalnya. mulaidari yang Biasanyaperubahanselinimengalamibeberapatahapan, (kanker).

ringansampaiberubahsamasekalidarikeadaanawal

Kankermerupakanpenyebabkematiannomorduasetelahpenyakitjantung.Faktorres iko yang paling utamaadalahusia. Duapertigakasuskankerterjadi di atasusia 65 tahun. Mulaiusia 40 tahunresikountuktimbulkankermeningkat. Secaraumum, menjadituaditandaiolehkemunduranbiologis yang

terlihatsebagaigejala-gejalakemuduranfisik, antaralain : 1. Kulitmulaimengendurdanwajahmulaikeriputsertagaris-garis yang menetap

2. Rambut kepala mulai memutih atau beruban 3. Gigi mulailepas (ompong) 4. Penglihatandanpendengaranberkurang 5. Mudahlelahdanmudahjatuh 6. Gerakan menjadi lamban dan kurang lincah Disamping itu, juga terjadi kemunduran kognitif antara lain : 1. Suka lupa, ingatan tidak berfungsi dengan baik 2. Ingatan terhadap hal-hal di masa muda lebih baik daripada hal-hal yang baru saja terjadi 3. Sering adanya disorientasi terhadap waktu, tempat dan orang 4. Sulit menerima ide-ide baru 2.2 Masalah Fisik Sehari-hari Yang Sering Ditemukan Pada Lansia 1. Mudah jatuh a. Jatuh merupakan suatu kejadian yang dilaporkan penderita atau saksi mata yang melihat kejadian, yang mengakibatkan seseorang mendadak terbaring/terduduk di lantai atau tempat yang lebih rendah dengan atau tanpa kehilangan kesadaran atau luka (Ruben, 1996). b. Jatuh dipengaruhi oleh berbagai faktor, diantaranya faktor intrinsik: gangguan gaya berjalan, kelemahan otot ekstremitas bawah, kekuatan sendi

dan sinkope-dizziness; faktor ekstrinsik: lantai yang licin dan tidak rata, tersandung oleh benda-benda, penglihatan kurang karena cahaya yang kurang terang dan sebagainya. 2. Mudahlelah, disebabkanoleh :

a. Faktor psikologis: perasaan bosan, keletihan, depresi b. c. 3. Gangguan organis: anemia, kurang vitamin, osteomalasia, dll Pengaruh obat: sedasi, hipnotik Kekacauan mental karena keracunan, demam tinggi, alkohol, penyakit metabolisme, dehidrasi, dsb 4. Nyeri dada karena PJK, aneurisme aorta, perikarditis, emboli paru, dsb

5. Sesak nafas pada waktu melakukan aktifitas fisik karena kelemahan jantung, gangguan sistem respiratorius, overweight, anemia 6. 7. Palpitasi karena gangguan irama jantung, penyakit kronis, psikologis Pembengkakan kaki bagian bawah karena edema gravitasi, gagal jantung, kurang vitamin B1, penyakit hati, penyakit ginjal, kelumpuhan, dsb 8. Nyeri pinggang atau punggung karena osteomalasia, osteoporosis, osteoartritis, batu ginjal, dsb. 9. Nyeri sendi pinggul karena artritis, osteoporosis, fraktur/dislokasi, saraf terjepit

10. Berat badan menurun karena nafsu makan menurun, gangguan saluran cerna, faktor sosio-ekonomi 11. Sukar menahan BAK karena obat-obatan, radang kandung kemih, saluran kemih, kelainan syaraf, faktor psikologis 12. Sukar menahan BAB karena obat-obatan, diare, kelainan usus besar, kelainan rektum 13. Gangguan ketajaman penglihatan karena presbiopi, refleksi lensa berkurang, katarak, glaukoma, infeksi mata 14. Gangguan pendengaran karena otosklerosis, ketulian menyebabkan kekacauan mental 15. Gangguan tidur karena lingkungan kurang tenang, organik dan psikogenik (depresi, irritabilitas) 16. Keluhan pusing-pusing karena migren, glaukoma, sinusitis, sakit gigi, dsb 17. Keluhan perasaan dingin dan kesemutan anggota badan karena ggn sirkulasi darah lokal, ggn syaraf umum dan lokal 18. Mudah gatal-gatal karena kulit kering, eksema kulit, DM, gagal ginjal, hepatitis kronis, alergi 2.3 Karakteristik Penyakit Lansia di Indonesia 1. Penyakit persendian dan tulang, misalnya rheumatik, osteoporosis,

osteoartritis 2. Penyakit Kardiovaskuler. Misalnya: hipertensi, kholesterolemia, angina, cardiac attack, stroke, trigliserida tinggi, anemia, PJK 3. 4. Penyakit Pencernaan yaitu gastritis, ulcus pepticum Penyakit Urogenital. Seperti Infeksi Saluran Kemih (ISK), Gagal Ginjal Akut/Kronis, Benigna Prostat Hiperplasia 5. 6. 7. 8. Penyakit Metabolik/endokrin. Misalnya; Diabetes mellitus, obesitas Penyakit Pernafasan. Misalnya asma, TB paru Penyakit Keganasan, misalnya; carsinoma/ kanker Penyakit lainnya. Antara lain; senilis/pikun/dimensia, alzeimer, parkinson, dsb

2.4

Batasan- Batasan Lansia Menurut Depkes RI

MenurutDepkes RI batasanlansiaterbagidalamempatkelompokyaitu : a. pertengahanumurusialanjut (virilitas) yaitumasapersiapanusialanjut yangmenampakkankeperkasaanfisikdankematanganjiwaantara 45-54 tahun, b. usialanjutdini (prasenium)

yaitukelompok yang mulaimemasukiusialanjutantara 55-64tahun, c. kelompokusialanjut (senium) yaitu usia 65 tahunkeatas d. usialanjutdenganresikotinggi yaitukelompok yang berusialebihdari 70 tahunataukelompokusialanjut yang hidupsendiri, terpencil, tinggal di panti, menderitapenyakitberat, ataucacat (Mutiara, 1996)