Anda di halaman 1dari 11

ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA TN P DENGAN DIAGNOSA HIPERTENSI DI DUSUN SINGOSAREN WUKIRSARI IMOGIRI

Di Susun Oleh : Nur HIdayah 10101064

AKADEMI KEPERAWATAN KARYA BAKTI HUSADA BANTUL YOGYAKARTA 2013

LAPORAN PENDAHULUAN
ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA Tn. P DENGAN DIAGNOSA HIPERTENSI DI DUSUN SINGOSAREN WUKIRSARI IMOGIRI BANTUL

Nama mahasiswa Kunjungan Tanggal Materi

: Nur Hidayah :I : 16 April 2013 : BHSP dan Pengkajian

A. LATAR BELAKANG Hipertensi merupakan penyakit yang sudah tidak asing lagi di masyarakat, oleh karena itu pengetahuan mengenai penyakit hipertensi dan perawatannya di rumah merupakan informasi yang sudah selayaknya diketahui oleh masyarakat. Insiden hipertensi tinggi dan terus meningkat di masyarakat, selain itu komplikasi akibat penyakit hipertensi dapat berakibat fatal bagi penderita jika tidak mendapatkan pengobatan dan perawatan yang adekuat.

B. PROSES KEPERAWATAN a. Diagnosa Keperawatan Belum dapat ditegakkan. b. Tujuan Umum: Terbina hubungan saling percaya dan bersama-sama dapat mengidentifikasi permasalahan kesehatan keluarga pada kegiatan praktek keperawatan keluarga. c. Tujuan Khusus: 1. Mahasiswa dan keluarga dapat saling mengenal dan terjalin silaturahmi 2. Mahasiswa dan keluarga mendapat informasi tentang permasalahan kesehatan yang terjadi pada keluarga Tn. P 3. Mahasiswa dan keluarga dapat bersama-sama menyimpulkan permasalahan kesehatan yang terjadi dan mampu mengatasi permasalahan yang ada.

C. IMPLEMENTASI TINDAKAN KEPERAWATAN 1. Metode Metode yang digunakan adalah diskusi dan tanya jawab. 2. Media: Media yang digunakan adalah format pengkajian keluarga 3. Waktu dan Tempat Hari / Tanggal : 17 April 2013 Waktu Tempat 4. Rencana kegiatan Membina hubungan saling percaya dan kontrak waktu untuk dilakukan pengkajian dalam rangka mencari data tentang masalah kesehatan keluarga. : 13.00 14.15 : Rumah Tn.P di dusun Singosaren

D. KRITERIA EVALUASI 1. Evaluasi Struktur: Tersedia format pengkajian 2. Evaluasi Proses: 1) Komunikasi sesuai 2) Keluarga kooperatif dengan bersedia mengutarakan semua permasalahan kesehatan yang terjadi pada dirinya. 3. Evaluasi hasil: 1. Mahasiswa mampu berinteraksi baik dengan keluarga 2. Mahasiswa mampu membina hubungan saling percaya dengan keluarga 3. Mahasiswa dan keluarga mampu menemukan permasalahan kesehatan yang terjadi pada diri.

ASUHAN KEPERAWATAN KLIEN DENGAN HIPERTENSI


A. Pengertian Hipertensi Hipertensi adalah terjadinya kenaikan darah sistolik (atas) 140 atau lebih dan tekanan darah diastolik (bawah) 90 atau lebih. Disebut hipertensi apabila seseorang yang terkena: Telah berumur 18 tahun atau lebih. Bila 2 kali kunjungan berbeda tekanan diastolik 90 atau lebih. Beberapa kali pengukuran dengan hasil tekanan sistolik menetap 140 atau lebih. B. Penyebab Berdasarkan penyebab hipertensi dibagi dalam dua golongan yaitu: 1. Hipertensi primer atau essensiel. Dimana hipertensi ini tidak diketahui penyebabnya, biasanya dihubungkan dengan faktor keturunan atau lingkungan. 2. Hipertensi sekunder, penyebabnya diketahui secara pasti seperti gangguan pembuluh darah dan penyakit ginjal.

C. Tanda dan Gejala 1. Sakit kepala dan pusing 2. Nyeri kepala berputar 3. Rasa berat di tengkuk 4. Kadang mimisan 5. Marah/emosi tidak stabil 6. Mata berkunang kunang 7. Telinga berdengung 8. Sukar tidur 9. Kesemutan 10. Kesulitan bicara 11. Rasa mual/muntah

D. Pencegahan 1. Primer a) mengatur diit agar berat badan menjadi idea b) menjaga agar tidak terjadi hiperkholesterolemia, diabetes mellitus dan lainlain. c) tidak merokok d) perbanyak konsumsi buah-buahan dan sayuran e) hindari makanan berlemak f) mengendalikan stress emosi 2. Sekunder Untuk pengendalian tekanan darah pada penderita hipertensi tanpa komplikasi dianjurkan untuk : a) sama dengan pencegahan primer diatas b) mengontrol tensi secara teratur sehingga tensi dapat stabil dan senormal mungkin dengan atau tanpa obat-obatan

E. PENGOBATAN Pengobatan hipertensi meliputi beberapa langkah yang terdiri dari : 1. Langkah Pertama : pemberian obat pilihan pertama yang digunakan dalam pengobatan hipertensi ini adalah menggunakan diuretika, beta blocker, Ca antagonis, ACE inhibitor. 2. Langkah Kedua : Alternatif yang bisa diberikan dalam langkah ini yaitu dengan dosis obat pertama dinaikan, diganti jenis lain dari obat pilihan pertama dan yang selanjutnya ditambah obat ke 2 jenis lain, dapat berupa obat diuretika , beta blocker, Ca antagonis, Alpa blocker, clonidin, reserphin, vasodilator. 3. Langkah Ketiga : Alternatif yang bisa ditempuh yaitu dengan obat ke-2 diganti dan ditambah obat ke-3 jenis lain. 4. Langkah Keempat : Alternatif pemberian obatnya ditambah obat ke-3 dan ke-4, mengevaluasi kembali dan konsultasi, follow up yang bertujuan untuk mempertahankan therapi.

F. Alasan Hipertensi harus diobati Jika hipertensi dibiarkan saja dan terjadi lebih jauh maka akan membawa beberapa penyakit komplikasi Karena Hipertensi dapat menyebabkan banyak komplikasi antara lain: 1. 2. 3. 4. stroke penyakit jantung penyakit ginjal kebutaan

G. Perawatan Klien dengan hipertensi 1. Cukup Istirahat 2. Makanan sebaiknya ditumis, digoreng, atau dipanggang karena akan lebih enak walaupun tanpa garam/sedikit garam 3. Rasa tawar dapat diperbaiki dengan bumbu penyedap (vetsin) atau moto, pengawet buah, dan soda kue 4. Hindari makanan jadi yang mengandung bahan natrium atau sodium 5. Lebih banyak makan makanan yang segar seperti buah-buahan daripada makanan yang diproses seperti: telur asin, ikan asin, pindang, dll.

LAPORAN PENDAHULUAN ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA Tn. P DENGAN HIPERTENSI DI DUSUN SINGOSAREN WUKIRSARI IMOGIRI BANTUL

Nama mahasiswa Kunjungan Tanggal Materi

: Nur Hidayah : II : 17 April 2013 : Pendidikan Kesehatan Tentang Hipertensi

A. LATAR BELAKANG Hipertensi merupakan penyakit yang sudah tidak asing lagi di masyarakat, oleh karena itu pengetahuan mengenai penyakit hipertensi dan perawatannya di rumah merupakan informasi yang sudah selayaknya diketahui oleh masyarakat. Insiden hipertensi tinggi dan terus meningkat di masyarakat, selain itu komplikasi akibat penyakit hipertensi dapat berakibat fatal bagi penderita jika tidak mendapatkan pengobatan dan perawatan yang adekuat.

B. PROSES KEPERAWATAN a. Diagnosa Keperawatan Kurang pengetahuan b.d Ketidakmampuan keluarga mengenal masalah.

b. Tujuan Umum: Setelah dilakukan pendidikan kesehatan di rumah Tn. P RT 05 Dusun Singosaren diharapkan keluarga dapat mengetahui tentang penyakit hipertensi.

c. Tujuan Khusus: 1) Memahami dan mengetahui pengertian hipertensi 2) Menjelaskan penyebab hipertensi 3) Menjelaskan tanda dan gejala hipertensi. 4) Menjelaskan klasifikasi hipertensi. 5) Menjelaskan faktor factor penyebab hipertensi 6) Menjelaskan pengobatan bronkitis.

C. IMPLEMENTASI TINDAKAN KEPERAWATAN 1. Metode: Metode yang digunakan adalah diskusi dan tanya jawab. 2. Media : Metode yang digunakan adalah leaflet 3. Waktu dan Tempat: Hari / Tanggal : Selasa, 14 April 2013 Waktu Tempat 4. Rencana kegiatan: Melakukan pendidikan kesehatan kepada keluarga Tn. P : 13.00 13.30 : Rumah Tn. P Singosaren RT 05

D. KRITERIA EVALUASI 1. Evaluasi srtuktur: Tersedianya leaflet hipertensi 2. Evaluasi proses: 1) Komunikasi sesuai 2) Keluarga kooperatif dengan bersedia mengutarakan semua permasalahan kesehatan pada dirinya. 3. Evaluasi hasil: a. Keluarga mampu memahami dan mengetahui hipertensi. b. Keluarga mampu menjelaskan kembali penyebab hipertensi c. Keluarga mampu menjelaskan tanda dan gejala hipertensi. d. Keluarga mampu menjelaskan klasifikasi hipertensi e. Keluarga mampu menjelaskan factor factor penyebab hipertensi f. Keluarga mampu menjelaskan perawatan dan pencegahan hipertensi.

LAPORAN PENDAHULUAN ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA Tn. P DENGAN HIPERTENSI DI DUSUN SINGOSAREN WUKIRSARI IMOGIRI BANTUL

Nama Mahasiswa : Nur Hidayah Kunjungan ke Tanggal Materi : III : 16 Februari 2012 : Evaluasi

A. LATAR BELAKANG Hipertensi merupakan penyakit yang sudah tidak asing lagi di masyarakat, oleh karena itu pengetahuan mengenai penyakit hipertensi dan perawatannya di rumah merupakan informasi yang sudah selayaknya diketahui oleh masyarakat. Insiden hipertensi tinggi dan terus meningkat di masyarakat, selain itu komplikasi akibat penyakit hipertensi dapat berakibat fatal bagi penderita jika tidak mendapatkan pengobatan dan perawatan yang adekuat.

B. Proses Keperawatan 1. Diagnosa Keperawatan Keluarga a. Kurang pengetahuan b.d Ketidakmampuan keluarga mengenal masalah.

2. Tujuan Umum Setelah dulakukan evaluasi kegiatan penyuluhan di rumah Tn. P RT 05 Dusun Singosaren diharapkan keluarga dapat mengetahui dan mampu menjelaskan kembali tentang hipertensi.

3. Tujuan Khusus a. Memahami dan mengetahui pengertian hipertensi. b. Menjelaskan kembali peyebab hipertensi. c. Menjelaskan kembali tanda dan gejala hipertensi.. d. Menjelaskan kembali klasifikasi hipertensi e. Menjelaskan kembali factor factor yang mneyebabkan hipertensi f. Menjelaskan kembali pengobatan bronkitis.

C. IMPLEMENTASI TINDAKAN KEPERAWATAN 1. Metode : Metode yang digunakan diskusi dan tanya jawab 2. Media : Media yang di gunakan adalah format evaluasi. 3. Watu dan Tempat Hari / Tanggal Waktu Tempat 4. Rencana Kegiatan Melakukan evaluasi kegiatan pendidikan kesehatan kepada keluarga Tn. P : Rabu, 17 Aprikl 2013 : 14.00 -14.30 : Rumah Tn P RT 05

D. Kriteria Evaluasi 1. Evaluasi struktur Tersedianya format evaluasi 2. Evaluasi Proses a. Komunikasi baik / sesuai b. Keluarga kooperatif dengan bersedia mengutarakan semua permasalahan kesehatan yang terjadi pada dirinya. 3. Evaluasi Hasil a. Keluarga mampu memahami dan mengetahui hipertensi. b. Keluarga mampu menjelaskan kembali penyebab hipertensi c. Keluarga mampu menjelaskan tanda dan gejala hipertensi. d. Keluarga mampu menjelaskan klasifikasi hipertensi e. Keluarga mampu menjelaskan factor factor penyebab hipertensi f. Keluarga mampu menjelaskan perawatan dan pencegahan hipertensi.

LEMBAR PENGESAHAN

Asuhan Keperawatan Keluarga Tn. P dengan hipertensi di Dusun Singosaren Wukirsari Imogiri, telah di sahkan pada :

Hari Tanggal Tempat

: : :

Mengetahui

Pembimbing Lapangan

Praktikan

Nur Hidayah

Pembimbing Akademik

Dian Kumalasari. S.Kep, Ners