Anda di halaman 1dari 2

P.NO.1 Awas!

Obat Keras Bacalah aturan memakainya

KOMPOSISI Tiap sachet @5 ml mengandung: Pseudoefedrin hidroklorida: 7,5 mg Guaifenesin: 25 mg CARA KERJA OBAT Bekerja sebagai ekspektoran dan dekongestan hidung. BENTUK SEDIAAN FARMASI Sirup INDIKASI Triaminic ekspektoran diindikasikan untuk meringankan batuk berdahak dan pilek. CARA PEMAKAIAN Anak usia 2-5 tahun : 3x sehari @1 sachet KONTRA INDIKASI Penderita hipersensitif terhadapkomponenobatlnl. Penderita gangguan jantung dan diabetes mellitus.

PERINGATAN DAN PERHATIAN Hati-hati penggunaan pada penderita dengan gangguan fungsi hati dan ginjal, glaucoma, hipertrofi prostat, hipertiroid dan retensi urin. Tidak dianjurkan untuk anak dibawah 2 tahun, wanita hamil dan menyusui, kecuali atas petunjuk dokter. Hati-hati pada penggunaan bersamaan dengan obat-obat lain yang menekan susunan saraf pusat.

INTERAKSI OBAT Penggunaan bersamaan dengan inhibitor/ penghambat monoamin oksidase di kontraindikasikan. Penggunaan bersamaan dapat memperpanjang dan meningkatkan efek-efek pseudoefedrin hidroklorida pada perangsangan jantung dan vasopressor, yang berakibat pada krisis hipertensi dan/ atau krisis hiperpireksia. Interaksi ini masih mungkin berianjut sampai 2 minggu setelah penggunaan inhibitor/penghambat MAO. Pseudoefedrin hidroklorida dapat mengurangi efek beberapa zat/ obat antihipertensi (guanetidin dan turunannya). Pseudoefedrin hidroklorida dapat berinteraksi dengan obat-obat anestesi berhalogen.

Efek pengobatan yang bekerja sentral (simpatomimetika, antidepresi) dapat ditingkatkan oleh pseudoefedrin hidroklorida. Penggunaan bersama anti depresan tipe penghambat MAO dapat mengakibarkan hipertensi.

EFEK SAMPING Guaifenesin dapat membangkitkan/ menyebabkan gangguan saluran cema: muntah dan mual. Pseudoefedrin hidroklorida dapat menyebabkan perasaan mabuk/ gamang, nyeri kepala, mual, muntah, berkeringat, haus, takikardia, nyeri prekordial, palpitasi, kesulitan berkemih, kelemahan otot dan tremor, kecemasan, kegelisahan, insomnia (kesulitan tidur), hipertensi, mulut kering, midriasis (pembesaran pupil) dan permasalahan lambung. Aritmia ventrikular dapat terjadi pada pasien-pasien dengan pembesaran prostat, dapat menyebabkan kesulitan berkemih. OVER DOSIS/KELEBIHAN DOSIS Gejala-gejala yang paling sering (umum) terjadi adalah eksitasi (perangsangan) dan ataksia. Mual, pusing, muntah, takikardia. Pengobatan harus bersifat simptomatik (penghilang/penekan gejala).

CARA PENYIMPANAN Tidak boleh disimpan pada suhu di atas 25C. Jauhkan darijangkauan anak-anak. KEMASAN DAN NO REGISTRASI Dus, isi 12 sachet @ 5ml No. Reg. DTL0330411837A1

Dibuat oleh PT Army Farma, Bekasi, Indonesia