Anda di halaman 1dari 2

Oklusi: Statiskontak dari tonjolan2 gigi dari RA RB saat mulut dalam keadaan tertutup Fungsional gerakan mandibula yang

g menyebabkan gigi geligi RA da RB saling berkontak Syarat/ciri: 1. 2. 3. 4. 5. 6. Inklinasi tepat pada bidang sagital Angulasi tepat pada bidang transversal Bidang oklusal mendatar atau sedikit miring Tidak ada rotasi gigi geligi Kontak akurat dari gigi geligi Hubungan yang tepat antara molar pertama pada bidang sagital

Jenis jenis maloklusi adalah: 1. 2. 3. 4. 5. 6. Protrusi Ekstruksi Open bite Deep bite Cross bite Intrusi

Oklusi gigi pada saat gerakan mastikasi madibula? Tonjol gigi pada arkus dentalis superior dan inferior terletak pada posisi yang normal, pada saat makanan berkonsentrasi keras dipotong gigi insisivus dalam hubungan edge to edge tetapi tidak pada kontak yang sebenarnya kemudian dihancurkan atau di giling oleh gigi posterior

Sebutkan akibat kehilangan satu atau beberapa gigi terhadap gigi geligi asli yang masih ada, jaringan pendukung gigi dan hubungan rahang !

- Gigi antagonis dapat elongasi/ ekstrusi akibat tidak adanya dukungan tulang pada gigi tersebut. - Pergeseran gigi tetengga - Terganggunya kebersihan mulut

- Migrasi dan rotasi gigi menyebabkan gigi kehilangan kontak dengan gigi tetangganya,demikian pula gigi yang kehilangan lawan giginya. Adanya ruang interproksimal ini,mengakibatkan celah antar gigi mudah disisipi sisa makanan. Dengan sendirinya kebersihan mulut terganggu dan mudah terjadi plak. Pada tahap berikut terjadinya karies dapat meningkat. - Kecendrungan midline bergeser bergeser kearah diastema - Penurunan fungsi pembersihan gigi selama mastikasi - Gigi yang hilang dapat mengurangi estetika seseorang

- Beban berlebih pada jaringan pendukung Bila penderita yang sudah kehilangan sebagian gigi aslinya, maka gigi yang masih ada akan menerima tekanan mastikasi lebih besar sehingga terjadi pembebanan berlebih (overloading). Hal ini akan mengakibatkan kerusakan membrane periodontal dan lama kelamaan gigi yang tidak akan menjadi goyang dan akhirnya terpaksa dicabut. - Terbentuknya poket gingival pada sisi diastema

- Mekanisme neuromuskular akan membentuk pola pergerakan baru rahang bawah untuk mengkompensasi posisi gigi yang baru akibat ketidakserasian dengan gigi lainnya dalam fungsi mulut. - Sisa gigi yang ada akan mencoba beradapatasi dengan pola pergerakan yang baru tersebut dengan kemungkinan akan menimbulkan ketidakharmonisan dalam pergerakan - Dan dengan adanya kontak premature akan menyebabkan deviasi pergerakan rahang bawah yang akhirnya akan terjadi disfungsi sendi temporomandibular dan spasme otot yang menyebabkan rasa nyeri.